Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

wawasan

 






Ketika terancam oleh tentara Israel dan Aram (Yesaya 7: 1-7), Raja Ahas dari Yehuda menolak untuk mempercayai Allah dan justru meminta pertolongan Asyur (2 Raja-Raja 16: 7-9). Namun, Allah memuji kemenangan kepada Ahas dengan memberikannya bukti yang utama: “Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel [Allah menyertai kita]” (Yesaya 7:14). 

Allah mendukung umat-Nya seandainya saja mereka mau percaya kepada-Nya. Beberapa ahli percaya bahwa tanda itu pertama kali digenapi pada zaman Ahas dan digenapi sepenuhnya dalam diri Yesus sekitar tujuh ratus tahun kemudian (Matius 1:23). 

Yesaya 9: 5-6 menggambarkan anak itu dengan gelar kerajaan: “Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. ”Para raja sering memakai gelar-gelar yang menggambarkan peran mereka. Sebagai contoh, kita melihatnya dalam gelar “Pembela Iman” yang diberikan kepada monarki Inggris sebagai kepala Gereja Inggris. Nabi Yesaya menubuatkan bahwa seorang keturunan Daud kelak akan memerintah seluruh dunia “dengan keadilan dan kebenaran”. –KT Sim


(Santapan Rohani, 21 Des 2020)

Posting Komentar untuk "wawasan"