Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya-saat teduh 6 Hari berturut-turut





                          Ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.

Mazmur 139:2, 4, 6, 14 (TB)  Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh.

Sebab sebelum lidahku mengeluarkan perkataan, sesungguhnya, semuanya telah Kauketahui, ya TUHAN.

Terlalu ajaib bagiku pengetahuan itu, terlalu tinggi, tidak sanggup aku mencapainya.

Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.

 

Pagi ini Tuhan berbicara kepada saya melalui Firman-Nya melewati kisah pemazmur yakni Daud di pasal 139 ini ungkapan syukur yg keluar dari lubuk hati terdalam, tentang karya dan karsa Allah bagi kehidupan, terlalu Ajaib dan sempurna apa yg Tuhan rancangkan, saya menyadari bahwa pekerjaan Tuhan dalam hidup saya terlalu indah, itulah yg membuat saya bersyukur.

 

Hubungan dengan Pemuridan

Sebagai seorang murid saya harus paham bahwa Tuhan yg merancang sebuah kisah dalam Rencana-Nya bagi hidup saya. Dia juga yg membuat saya mampu mensyukurinya

 

Penerapan

Saya akan selalu bersyukur dalam keadaan apapun di hidup saya, baik maupun tidak baik .

Karena saya tau, Allah sedang bekerja di balik kisah hidup saya.

 

Mazmur 141:8 (TB)  Tetapi kepada-Mulah, ya ALLAH, Tuhanku, mataku tertuju; pada-Mulah aku berlindung, jangan campakkan aku!

 

Pagi ini Tuhan berbicara kepada saya melalui Firman-Nya melewati kisah pemazmur bahwa hanya kepada Tuhan mataku tertuju, dan hanya kepada Tuhan aku berlindung. Hal ini menunjukkan sebuah kesadaran diri betapa rapuh dan tidak berdayanya, saya sebagai manusia, sehingga Tuhan menjadi Pusat perhatian utama yg harus diandalkan.

 

Hubungan dengan Pemuridan

Pengandalan terhadap kekuatan Allah adalah hal yang mutlak bagi saya sebagai seorang murid.

 

Penerapan

Saya tidak akan menjadikan Tuhan sebagai tempat pelarian tetapi tempat sandaran utama, keberserahan Kepada kuasa dan kehendak-Nya dalam hal apapun.

 

Mazmur 143:8, 10 (TB)  Perdengarkanlah kasih setia-Mu kepadaku pada waktu pagi, sebab kepada-Mulah aku percaya! Beritahukanlah aku jalan yang harus kutempuh, sebab kepada-Mulah kuangkat jiwaku.

Ajarlah aku melakukan kehendak-Mu, sebab Engkaulah Allahku! Kiranya Roh-Mu yang baik itu menuntun aku di tanah yang rata!

 

Pagi ini Tuhan berbicara kepada saya melalui Firman-Nya melewati kisah pemazmur yakni Daud, yg dengan rendah hati berkata kepada Allah untuk memberitahukan jalan yg harus ditempuh dalam kehidupan, karena sering kali bukan jalan Tuhan yg ditempuh, dilalui, melainkan jalan lain yg membawa pada kesesatan.

Pemazmur juga dg rendah hati berkata ajarlah aku melakukan kehendak-Mu, bagian ini ini ingin memberitahu kepada saya bahwa hanya dengan penyerahan diri kepada Allah, saya bisa melakukan kehendak-Nya, tidak ada cara yg lain.

Karena keberserahan Kepada Allah adalah modal utama untuk hidup berkenan kepada Dia.

 

Hubungan dengan Pemuridan

Saya sebagai seorang murid terus mau dituntun oleh Allah, untuk melakukan kehendak dan rencana-Nya

 

Penerapan

Setiap hari saat saya mempelajari Alkitab saat teduh, saya akan melakukan satu hal sesuai dengan apa yg sudah saya pelajari saat itu dari saat teduh saya.

 

Mazmur 145:18 (TB)  TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan.

 

Pagi ini Tuhan berbicara kepada saya melalui Firman-Nya bahwa Tuhan dekat dengan orang yang berseru kepada-Nya, yg berseru kepada Allah dalam kesetiaan, Allah mengerti, paham dan mengetahui apa yang terjadi dalam kehidupan saya, bahkan saat situasi seakan tidak menentu Dia Allah ada di setiap musim kehidupan saya.

 

Hubungan dengan Pemuridan

Saya sebagai seorang murid paham bahwa Tuhan punya cara tersendiri dalam kehidupan saya, jadi saya tidak perlu mendikte Allah untuk melakukan perbuatan-perbuatan baik pada saya, karena Dia lebih tau.

 

Penerapan

Saya setia dan terus berharap kepada Tuhan saja, walaupun waktu-Nya berbeda dengan waktu saya.

Namun Waktu-Nya tetap yg terbaik.

 

Mazmur 147:11 (TB)  TUHAN senang kepada orang-orang yang takut akan Dia, kepada orang-orang yang berharap akan kasih setia-Nya.

 

Pagi ini Tuhan berbicara kepada saya melalui Firman-Nya bahwa tidak ada cara lain untuk membuat Tuhan senang dan respect dengan saya, selain dengan cara saya hidup takut akan Dia, saya juga berharap akan kasih dan setia-Nya.

Betapa bahagianya kehidupan saya saat Tuhan menaruh perhatian khusus kepada saya, ada kebahagiaan tersendiri yg sulit untuk dijelaskan.

 

Hubungan dengan orang

Saya sebagai seorang murid wajib punya hubungan yg indah dg Allah, melalui Firman-Nya melewati doa2 dan kualitas kehidupan rohani yg baik.

 

Penerapan

Saya akan terus berharap akan kasih dan setia Tuhan, hidup takut akan Dia.

 

Mazmur 150:2 (TB)  Pujilah Dia karena segala keperkasaan-Nya, pujilah Dia sesuai dengan kebesaran-Nya yang hebat!

 

Pagi ini merupakan final dan puncak dari saat teduh seri kitab Mazmur, di bagian akhir ini firman Tuhan mengingatkan saya bahwa pujilah Tuhan karena keperkasaan-Nya dan kebesaran-Nya yg hebat, artinya sifat Tuhan inilah yg menjadi dasar pengagungan saya terhadap diri-Nya, Dia peribadi yg layak menerima-Nya.

 

Hubungan dengan orang

Sebagai seorang murid, saya harus paham bahwa keperkasaan kebesaran  Tuhan adalah Titik Pokok dari apa saya ketahui dan imani tentang Pencipta.

 

Penerapan

Saya akan memuji-muji Tuhan saat berdoa dengan sifat-sifat Tuhan yakni keperkasaan dan kebesaran-Nya.

Posting Komentar untuk "Ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya-saat teduh 6 Hari berturut-turut"