Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Saat Teduh tentang Dialah yang memimpin kita

 Dialah yang memimpin kita!-saat teduh 6 hari berturut-turut



1. Mazmur 48:15 (TB) Sesungguhnya inilah Allah, Allah kitalah Dia seterusnya dan untuk selamanya! Dialah yang memimpin kita!

 

Pagi ini Tuhan berbicara kepada saya melalui Firman-Nya bahwa Dialah Allah yang Kekal dan abadi, selain Dia tdk ada yg lain, Sifat kekekalan ini yg membuat saya sadar bahwa dunia bukan tempat saya, ini hanya sementara. Namun Allah mau saya mempergunakan waktu yg sisa di alam fana ini untuk bekerja bagi Dia.

 

Hubungan dengan Pemuridan

Saya sebagai murid punya Alfa dan omega point kepada Allah yg kekal, inilah Sistem nilai yg kekal itu saya punya visi jelas kepada hal2 yg bersifat kekal bukan yg duniawi.

 

Penerapan

Saya mau mempergunakan kesempatan yg sisa ini untuk bekerja bagi Dia, dengan sepenuh hati dan sepenuh waktu. Saya menyerahkan diri seutuhnya untuk Tuhan pakai sebagai alat untuk kemuliaan-Nya.

 

2. Mazmur 50:15 (TB)  Berserulah kepada-Ku pada waktu kesesakan, Aku akan meluputkan engkau, dan engkau akan memuliakan Aku." Sela

 

Hari ini Tuhan berbicara kepada saya melalui Firman-Nya bahwa Tuhan berfirman dan memerintahkan kepada saya untuk berseru kepada Dia saat dalam kesesakan, Tuhan merekomendasikan bahwa diri-Nya akan menolong, meliputkan, membebaskan dan melegakan dari segala kesesakan. Dan akhirnya Allah akan dimuliakan melalui kehidupan saya.

 

Hubungan dengan Pemuridan

Saya sebagai murid tidak hanya saat kesesakan berseru kepada Allah, namun di segala situasi dan kondisi apapun.

 

Penerapan

Saya senantiasa mengandalkan kekuatan Tuhan bukan kekuatan saya, karena Dia yg sanggup memberikan kelegaan.

 

3. Mazmur 51:10, 12 (TB)  (51-12) Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh! (51-14) Bangkitkanlah kembali padaku kegirangan karena selamat yang dari pada-Mu, dan lengkapilah aku dengan roh yang rela!

 

Subuh ini Tuhan berbicara kepada saya melalui Firman-Nya melewati kisah pemazmur yakni Daud saat sampai di pasal 51 ini sebuah Mazmur yg terkenal dengan sebuah pengakuan dosa setelah ia melakukan dosa terhadap Allah.

Melewati kisah pengakuan dosa ini saya belajar bahwa perlu adanya perubahan, setelah itu. Tidak boleh saya tetap di posisi yg sama, yakni dalam keberdosaan.

Saya juga harus seperti pemazmur yg siap dan bermohon kepada Allah agar diberikan dan diperbaharui batin yg teguh, dan jiwa yg rela. Artinya punya cara pandang dan kesadaran baru. Yakni sampai ada titik penyerahan diri yg total kepada Allah, dan siap berubah dan diubahkan oleh Allah.

 

Hubungan dengan Pemuridan

Saya sebagai seorang murid wajib punya kehidupan yg diubahkan oleh Allah dan punya cara pandang baru, serta siap untuk diubahkan.

 

Penerapan

Saya terus berdoa supaya Tuhan memberikan batin yang teguh dan jiwa yg rela untuk Dia pakai bagi kemuliaan Nama-Nya.

 

4. Mazmur 52:11(TB)   Aku hendak bersyukur kepada-Mu selama-lamanya, sebab Engkaulah yang bertindak; karena nama-Mu baik, aku hendak memasyhurkannya di depan orang-orang yang Kaukasihi!

 

Pagi ini Tuhan berbicara kepada saya melalui Firman-Nya bahwa bersyukur kepada Tuhan karena Dia bertindak dan Nama-Nya yg baik. Pemazmur tentu punya alasan tersendiri mengapa dia bersyukur kepada Tuhan, pemazmur punya pengalaman pribadi dengan Tuhan, pemazmur mengalami kasih dan kebaikan Tuhan dalam perjalanan hidupnya. Bahkan dikatakan lebih lanjut pemazmur ingin memasyhurkan nama Tuhan di depan org lain.

Ini bukti nyata bahwa pemazmur ingin menunjukkan siapa Tuhan yg dia percayai itu.

 

Hubungan dengan Pemuridan

Saya sebagai murid senantiasa bersyukur kepada Allah dalam situasi apapun, entah itu baik atau tidak.

Penerapan

Saya terus berdoa supaya dalam kehidupan, Nama Tuhan senantiasa dipermuliakan melewati kehidupan saya.

 

5. Mazmur 54:4, 6 (TB) Ya Allah, dengarkanlah doaku, berilah telinga kepada ucapan mulutku!

Sesungguhnya, Allah adalah penolongku; Tuhanlah yang menopang aku.

 

Pagi ini Tuhan berbicara kepada saya melalui Firman-Nya mengenai berdoa, lewat kisah pemazmur, bagaimana dia bergumul dengan Allah dalam doa-doanya, dalam permohonan dan permintaannya.

Dan itu terbukti doa Daud didengar oleh Tuhan dikatakan di ayat 6 Allah menolong, Tuhan menopang. Daud tau persis bahwa saat dia berdoa, Tuhan menjadi jawaban Dari doanya.

 

Hubungan dengan Pemuridan

Saya sebagai seorang murid harus juga punya kehidupan doa yg baik, rutin, dan menjadi gaya hidup.

 

Penerapan

Saat berdoa tidak selalu doa dijawab, tetapi saya mau belajar untuk terus menanti janji Tuhan itu, saya ttp setia dg kehidupan doa.

 

6. Mazmur 55:23 (TB)  Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah.

 

Pagi ini Tuhan berbicara kepada saya melalui Firman-Nya melewati kisah pemazmur bahwa saat saya khawatir saya berserah sepenuhnya kepada Tuhan, maka Dia akan memelihara. Tuhan tidak membiarkan orang benar goyah tanpa harapan.

 

Hubungan dengan Pemuridan

Sebagai seorang murid tentu banyak kekhawatiran yang muncul tentang pelayanan di hari depan. Namun satu hal yg saya tau Allah punya janji yg layak untuk diimani.

 

Penerapan

Saat saya mulai khawatir dan ragu, saya akan terus ingat kembali janji Tuhan, saya ingat kembali penyertaan Tuhan yg sudah lewat. Dia juga sekarang yg menyertai perjalanan kehidupan saya ke depan.

Posting Komentar untuk "Saat Teduh tentang Dialah yang memimpin kita"