Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

RENUNGAN Yeremia 29:11 Tentang MASA DEPAN KITA SECERAH JANJI-JANJI TUHAN

 

MASA DEPAN KITA SECERAH 

JANJI-JANJI TUHAN

 

Masa depan adalah sebuah kesempatan yang belum terpenuhi,

sebuah jalan yang belum di lalui, ‎kehidupan belum di jalani.

 

Masa depan yang akan kita jalani tergantung dari Prioritas dan Tujuan Hidup kita hari ini,

sebab arah yang kita ambil sekarang, menentukan di mana kita akan berada di masa depan.

 

Kita mungkin takut dengan masa depan yang tidak pasti,

tapi sebagai orang yang mengerti akan Kebenaran Firman Tuhan,

kita tidak perlu takut.‎

Sebagai contoh:

Apabila kita di berikan uang jajan 20 ribu oleh orang tua kita untuk makan,‎

tentu kita akan mencari rumah makan yang menyediakan makan seharga 20 ribu. ‎(kalau lebih mahal dari itu, ‎ada ketakutan kita gak sanggup bayar)

 

Tapi pada saat kita di ajak oleh orang tua kita untuk makan di restaurant mewah, ‎apakah kita masih memilih makanan yang seharga 20 ribu? Tentu tidak kan?.

BERSIAP MENGAWALI TAHUN 2022 DENGAN LANGKAH BARU UNTUK SUATU TEROBOSAN BARU

 

 

Di sepanjang tahun 2021,‎

Bagaimana anda mengevaluasi diri sendiri?

Apakah anda adalah tipe yang "mengikuti arus" sambil ber-harap² ada perubahan ke arah yang lebih positif?

atau anda adalah tipe yang mengupayakan perubahan tersebut dari dalam diri anda sendiri?

 

Berubah dari dalam diri sendiri atau di ubah atau di paksa berubah secara menyakitkan oleh sekeliling anda?

 

Manapun yang anda pilih,

yang pasti adalah Perubahan itu selalu terjadi.

 

Menyadari bahwa segala sesuatu pasti berubah, maka‎ kita akan selalu BERBAHAGIA dalam menghadapi setiap Perubahan, sekalipun‎ Perubahan itu sesuatu yang tidak di inginkan.

 

PERJALANAN RIBUAN MIL SELALU DIAWALI DENGAN LANGKAH PERTAMA,‎

PERUBAHAN HIDUP HANYA BISA TERJADI PADA SAAT ANDA BERTINDAK.‎

 

• Apapun perubahan yang anda inginkan terjadi,‎

• Apapun arah hidup yang anda ingin tempuh,‎

• Apapun masa depan yang anda ingin wujudkan dalam hidup,‎

• Apapun warisan yang anda ingin tinggalkan,

• Apapun kesan atau pengaruh yang anda ingin buat,‎

• Apapun impian yang anda ingin raih,‎

• Apapun perjalanan hidup yang anda ingin lakukan,‎

 

DID YOU HAVE JESUS IN YOUR HEART?‎

“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” (Kisah Para Rasul 4:12)

 

DIA tidak kirimkan kita Salesman,‎

Karena kita tidak butuh produk.

DIA tidak kirimkan kita Politisi,

Karena kita tidak butuh diplomasi.

 

DIA tidak kirimkan kita Ilmuwan,

Karena kita tidak butuh informasi.

 

Tetapi ALLAH mengirimkan kita SANG JURUSELAMAT,

Karena kita membutuhkan "PENYELAMAT".‎

 

“Sebab seorang anak telah lahir untuk kita,

seorang putera telah diberikan untuk kita;

lambang pemerintahan ada di atas bahunya,

dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.”

(Yesaya 9:5)‎

 

DIA bersedia lahir di kandang yang kotor dengan makna:

Tak peduli bagaimana kelamnya kehidupanmu,

bila kau bersedia menerimanya,‎

DIA akan membuat semuanya menjadi baru.

 

DIA lahir di kandang yang hina dengan maksud:

supaya tak ada orang yang merasa terlalu hina untuk datang kepada-NYA.

DIA Lahir di kandang yang bau dan pengap,

memberi arti kepada kita supaya jangan suka meremehkan dan menghina mereka yang lemah dan miskin.

DIA Lahir di kandang domba yang kecil,

memberi arti kepada kita bahwa Karya Besar dapat di mulai dengan Hal² Kecil.

 

DIA tidak di lahirkan di istana mewah dengan makna:‎

supaya kita hidup sederhana agar Fokus pada Tujuan Hidup.‎

 

Kita patut bersyukur kepadaNYA, sebab‎ telah di berikan kepada kita bukan hanya Berkat dan AnugerahNYA,‎ tetapi di berikan AnakNYA sendiri untuk menebus dosa dan pelanggaran kita.

 

“Tetapi karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi kasih karunia Allah dan karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya atas semua orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus. Dan kasih karunia tidak berimbangan dengan dosa satu orang. Sebab penghakiman atas satu pelanggaran itu telah mengakibatkan penghukuman, tetapi penganugerahan karunia atas banyak pelanggaran itu mengakibatkan pembenaran.” (Roma 5:15-16)

 

Siapapun yang menerimaNYA tidak hanya menerima keselamatan jiwanya, tetapi‎ juga menerima seorang pribadi yang akan beserta kita, yaitu:

Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

 

ANDA HANYA DAPAT MEMAKNAI ARTI NATAL JIKA ANDA MEMBERI RUANG DALAM HATIMU UNTUK KELAHIRAN SEORANG "RAJA".

Christmas is not about santa, rudolf deer,‎

Christmas tree, Christmas gift, and etc…‎

Christmas about a gift from Heaven, a birth of JESUS CHRIST, THE SON OF GOD, who save the world…

 

Did you have JESUS in your heart?

 

“Dan sesudah yang dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat binasa dan yang dapat mati ini mengenakan yang tidak dapat mati, maka akan genaplah firman Tuhan yang tertulis: "Maut telah ditelan dalam kemenangan. Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?" Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat. Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.” (1Korintus 15:54-57)

 

 

.

. ¸.'´*`'.¸

. ☆♬♪♬☆

. ¸/•'´ `'\¸

. ¸.•'´ ☆♬♬☆`'.¸

¸. •'´)¸.•'´ * `'•.¸(`'•.¸

̣´`̣̣•.¸¸.•*̣̣̣̥·̣̥·̣̥̣̣̣̥•.¸¸.•̣̣´`*̣‎

єґґy Ƈћґiς†мας 2021‎

. ‎

 

SEMUANYA DI MULAI DENGAN LANGKAH PERTAMA...

 

BERSIAPLAH MENGAWALI TAHUN 2022 DENGAN LANGKAH BARU

UNTUK SUATU TEROBOSAN BARU DALAM HIDUP ANDA.

 

“Sesungguhnya Aku menyertai engkau dan Aku akan melindungi engkau, ke manapun engkau pergi, dan Aku akan membawa engkau kembali ke negeri ini, sebab Aku tidak akan meninggalkan engkau, melainkan tetap melakukan apa yang Ku janjikan kepadamu.” (Kejadian 28:15)

 

 

HARI ESOK DI TANGAN TUHAN

 

Amsal 27:1  "Janganlah memuji diri karena esok hari, karena engkau tidak tahu apa yang akan terjadi hari itu."

 

Tahun 2021 sudah kita tinggalkan. 

 

Hanya karena penyertaan dan anugerah Tuhan semata kita bisa melewati hari-hari yang berat di sepanjang tahun 2021. 

 

Tanpa campur tangan Tuhan kita tidak akan bisa hidup sampai hari ini.  "Aku ada saat ini semuanya karena kasih-Mu, aku hidup hari ini semua berkat kemurahan-Mu." 

    

Banyak orang menyambut malam pergantian tahun dengan menggelar berbagai pesta.  Itu boleh-boleh saja!  Tapi jangan sampai hal itu membuat kita terlena karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi di esok hari,  "Karena manusia tidak mengetahui waktunya. Seperti ikan yang tertangkap dalam jala yang mencelakakan, dan seperti burung yang tertangkap dalam jerat, begitulah anak-anak manusia terjerat pada waktu yang malang, kalau hal itu menimpa mereka secara tiba-tiba."  (Pengkhotbah 9:12). 

 

Hal terbaik yang harus kita lakukan adalah mengoreksi dan mengevaluasi diri.  Flashback ke belakang sejenak! 

 

Di sepanjang tahun 2021 apakah kehidupan Saudara sudah berkenan kepada Tuhan dan menyenangkan hati-Nya?  Apakah selama ini kita hidup mengandalkan kekuatan sendiri dan tidak pernah melibatkan Tuhan?

 

Maka dari itu  "Janganlah memuji diri karena esok hari, karena engkau tidak tahu apa yang akan terjadi hari itu." 

 

Kita tidak tahu apa yang terjadi di tahun 2022 nanti karena hari esok berada di luar kendali kita.  Tak perlu takut menghadapi hari esok karena Tuhan adalah jaminan hidup kita, asalkan kita mau hidup dipimpin Roh Kudus dan berjalan bersama-Nya hari lepas hari.

 
"Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!"  (Ratapan 3:22-23).

”Hari esok adalah hari yang penuh harapan bagi orang-orang yang senantiasa hidup mengandalkan Tuhan.”

 

Renungan tahun baru

 

"Anak-anakku, akhir zaman sudah dekat! Kamu diberitahu bahawa Musuh Kristus akan datang. Sekarang banyak orang yang memusuhi Kristus telah muncul. Oleh itu kita tahu bahawa akhir zaman sudah dekat."

(1Yoh. 2:18) Saat ini sudah berakhir dlm tahun 2021,

 

Ada banyak hal yang sudah terjadi dan dialami sepanjang tahun yang akan berlalu, baik hal-hal positif, mau pun yang negatif.

 

Baik yang menyedihkan atau membahagiakan, baik perjumpaan mau pun perpisahan atau kehilangan.

 

Lalu, apa yang harus kita lakukan sebelum memasuki tahun yang baru? Jawabannya:

 

"Delete, Cut, Copy and Paste."

 

Delete (menghapus) ialah membuang segala yang buruk pada diri kita.

 

Cut (memotong) ialah menghentikan kita dari perbuatan-perbuatan yang tidak terpuji dengan maksud supaya kita berubah.

 

Copy (menyalin) ialah menulis kembali apa yang baik dalam diri kita agar terus dimiliki.

 

Paste (menyisipkan) ialah memasukkan apa yang baik untuk dipertahankan.

 

Untuk berubah, terlebih dahulu kita perlu menghapus hal-hal yang buruk dalam diri kita, menghentikan kebiasaan-kebiasaan tidak terpuji dan mahu berubah menjadi lebih baik.

 

Apa yang sudah baik kita tuliskan dan masukkan kembali untuk kita kembangkan agar menjadi manusia yang semakin sempurna.

 

Demikian pula, Yesus hadir bagi kita sebagai Firman yang menjadi manusia untuk menghapus dosa-dosa kita, memotong perbuatan-perbuatan  jahat kita, serta mewariskan dan memasukkan keutamaan-keutamaan hidup-Nya menjadi integral dalam diri kita.

 

Sambil mensyukuri tahun yang akan berlalu, mari kita melangkah secara pasti dan antusias, memasuki tahun yang baru dengan penuh optimisme​, kerana yakin bahawa, Allah diam di antara kita" dan dalam Dia  ada hidup, dan hidup itu adalah terang bagi manusia".

 

TUNTUNAN TUHAN DI TAHUN 2022

 

Keluaran 33:15 "Jika Engkau sendiri tidak membimbing kami, janganlah suruh kami berangkat dari sini." 

 

Segudang rencana, harapan dan keinginan kita bawa memasuki hari baru di tahun yang baru ini.  Kita berharap semua kegagalan di hari-hari yang lalu takkan terulang lagi. 

 

Hari ini adalah waktu yang tepat untuk berefleksi dan melakukan kontemplasi:  mengapa aku gagal?  Mengapa rencanaku berantakan?  Mengapa keinginanku belum juga terwujud? 

 

Mungkin selama ini kita menjalani hidup dengan mengandalkan kekuatan sendiri, merasa mampu tanpa perlu bimbingan Tuhan, merasa tak membutuhkan campur tangan Tuhan.

 

Memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir menuju ke tanah Kanaan adalah tugas yang tak mudah bagi Musa.  Karena itu Musa sangat membutuhkan bimbingan dan penyertaan Tuhan, dan sejak awal penyertaan Tuhan atas mereka sungguh nyata. 

 

Namun di tengah perjalanan, bangsa Israel berubah tidak setia terhadap Tuhan dengan membuat patung anak lembu emas untuk disembah  (Keluaran 32:1-4);  mereka lupa dengan pertolongan Tuhan, penyertaan-Nya, kasih-Nya dan perbuatan ajaib-Nya. 

 

Perbuatan mereka benar-benar menyakitkan hati Tuhan dan menimbulkan kemarahan-Nya!  "...Aku tidak akan berjalan di tengah-tengahmu, karena engkau ini bangsa yang tegar tengkuk, supaya Aku jangan membinasakan engkau di jalan."  (Keluaran 33:3). 

    

Kita tak tahu apa yang terjadi esok, yang pasti tantangan yang akan kita hadapi di tahun 2022 ini semakin berat.  Setiap hari adalah perjalanan hidup yang baru, karena itu kita membutuhkan uluran tangan Tuhan untuk menuntun langkah kita!

 

”Penyertaan Tuhan adalah yang terutama dalam hidup ini, tanpa-Nya kita takkan mampu.”

 

MILIKILAH IMPIAN BERSAMA TUHAN, SUMBER SEGALA BERKAT DAN KEHIDUPAN

 

Semua orang Sukses selalu mengawalinya dengan memiliki sebuah IMPIAN.

Sudahkah anda memiliki Impian yang ingin anda capai di tahun 2022 ini?

Segeralah menuliskan IMPIAN Hidup anda, meskipun‎ saat ini anda belum mencapainya,‎

Apapun IMPIAN anda itu ‎(mobil, rumah, motor, penghargaan, dan lainnya), ‎tuslikanlah segera...‎

 

Jangan pernah berpikir bahwa anda harus sukses terlebih dahulu sebelum menentukan IMPIAN Hidup yang ingin anda capai,‎

Pemikiran yang seperti itulah yang keliru dan banyak menjerat calon pemecah rekor sukses di setiap bidang yang mereka geluti.

 

Ketika anda ingin mewujudkan IMPIAN anda yang sudah anda tulisan itu, ‎maka segera tentukan tanggal dan waktu yang jelas,kemudian‎ deklarasikan di depan orang terdekat anda.

 

Tidak masalah apakah anda di dukung atau justru di hina,‎

Keduanya terbukti akan selalu menguatkan anda.

 

Jangan merasa terbeban dengan hal itu, sebab‎ hari ketika anda Sukses bukanlah ketika anda menaiki podium kemenangan, ‎melainkan hari ketika anda memutuskan bahwa anda harus Sukses.

 

Sengsaralah sekarang, maka‎ nanti anda akan menjalani seluruh Hidup anda sebagai seorang juara.

 

Beranilah merencanakan IMPIAN² anda, ‎sekalipun anda menuai hinaan,

maka teruslah berjalan.

 

Bila ada satu orang menyangsikan IMPIAN anda,

maka kabar baiknya, anda telah kehilangan satu saingan.

 

MILIKILAH IMPIAN BERSAMA TUHAN, SUMBER SEGALA BERKAT DAN KEHIDUPAN.‎

“Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan.”

(Roma 15:13‎​)

 

I Wish You A...

��Fantastic January��

��Lovable February��

��Marvelous March��

��Foolish April��

Enjoyable May

��Successful June��

Wonderful July

�� Happy August��

��Powerful September��

��Tastiest October��

��Beautiful November��

Independent December

��Have A Victorious Year!��

I Wish You Happy 12 Months Of 2022‎

 

 

TAHUN BARU :Mengandalkan Tuhan

 

Yesaya 31:1 "Celakalah orang-orang yang pergi ke Mesir minta pertolongan, yang mengandalkan kuda-kuda, yang percaya kepada keretanya yang begitu banyak, dan kepada pasukan berkuda yang begitu besar jumlahnya, tetapi tidak memandang kepada Yang Mahakudus, Allah Israel, dan tidak mencari TUHAN." 

 

Saat ini kita sudah mulai menjalani hidup di tahun 2022.  Jika memperhatikan apa yang sedang terjadi di dunia saat ini, secara manusia kita pasti mengalami ketakutan dan kekuatiran. 

 

Pandemi Covid 19 masih ada, bencana alam, goncangan terjadi bukan hanya di bidang ekonomi saja, tapi hampir di segala aspek kehidupan terjadi goncangan. 

 

Apa yang akan terjadi esok hari?  Keadaan akan semakin membaik atau bertambah buruk tak seorang pun manusia yang tahu.  Kita hanya bisa menebak, menerka dan mereka-reka.  Karena itu  "Janganlah memuji diri karena esok hari, karena engkau tidak tahu apa yang akan terjadi hari itu."  (Amsal 27:1).”

 

Menghadapi masa-masa sukar seperti ini apa yang harus kita lakukan?  Apakah kita tetap mengeraskan hati dengan bersandar kepada kekuatan dan kemampuan diri sendiri, atau berharap kepada sesama yang mungkin dapat diandalkan? 

 

Alkitab memperingatkan dengan keras:  "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN! Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk."  (Yeremia 17:5-6). 

 

Kekuatan manusia sangat terbatas dan kita pasti akan kecewa bila berharap kepadanya.  "Jangan berharap pada manusia, sebab ia tidak lebih dari pada embusan nafas, dan sebagai apakah ia dapat dianggap?"  (Yesaya 2:22).

Mengapa kita tidak memusingkan harga makanan dan tidak takut untuk memilih makanan yang lebih enak dan mewah?

Karena kita percaya, ‎orang tua kita akan mampu untuk membayar.‎

 

Begitu juga dengan kehidupan kita,

kita tidak perlu kuatir, ‎karena Kasih TUHAN selalu menyertai kita.‎

 

Kita dapat menyambut Tahun Baru 2022 ini dengan menantikan apa yang akan TUHAN lakukan dalam diri kita dan melalui kita,‎

Masa depan kita sebagai anak²NYA adalah secerah janji²NYA.

 

Jika kita pernah merasa se-olah² kita di lupakan TUHAN,‎

Jika kita pernah merasa se-olah² TUHAN berlawanan dengan kita,

Jika kita pernah takut akan masa depan kita,

maka kata² TUHAN untuk bangsa Israel ini berlaku juga untuk kita:

“Sebab Aku ini mengetahui Rancangan-Rancangan apa yg ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera & bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yg penuh harapan.”

(Yeremia 29:11)

TETAPLAH BERPEGANG TEGUH PADA FIRMAN TUHAN,

KETAHUILAH BAHWA TUHAN SENANTIASA MENYERTAI KITA.

“tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.” (Efesus 4:15)

CUACA KEHIDUPAN‎

Hujan atau Panaskah atau Terangkah cuaca sepanjang hari ini?

 

Yang Hujan pasti menggerutu,

karena Hujan membuat segala kegiatan atas aktivitas terhenti.

 

Yang Panas dan Terang juga pasti menggerutu,

karena panas sepanjang tahun belakangan ini memang sudah berbeda dari sebelumnya.

 

Suhu bumi sudah sangat panas, ‎bahkan amat panas,‎

Apapun situasinya selalu banyak menimbulkan ketidakpuasan berbagai pihak, ‎karena cuaca tak smua menguntungkan bagi manusia.

 

Bagaimana dengan Panas dan Terang?

 

Biarlah Terang, ‎agar peluh kita menjadi BERKAT bagi sesama,

menjadi TERANG dalam keyakinan bahwa tidak ada yang SIA-SIA dengan peluh kita, ‎dengan keringat kita.

Bahwa selalu ada berkah tersembunyi di balik cuaca apapun dan situasi apapun;‎

Mendung tak berarti akan turun hujan,‎

Kenyataannya pada setiap dugaan tak selalu menyimpan kebenaran, dan‎ tidak setiap jatuh pada persoalan pertanda hidup kita buruk.

 

Kita saja yang sering berspekulasi atas berbagai hal dalam cerita di kehidupan ini,

karena pada dasarnya kehidupan selalu ber-ubah² menjadi penuh kemungkinan,

tak baik bila kita langsung menggunakan logika, ‎tanpa memperhitungkan ketidak terdugaan.

 

So sahabatku,

yang sedang mengalami persoalan dalam hidup, ‎sadarilah bahwa dalam mendung di kehidupan kita,

ini tak akan mengartikan bahwa akan turun hujan besar yang memporak-porandakan hidup kita menjadi lebih hancur lagi.

 

Bila hari ini Hujan lebat, ‎jadikan Hujan hari ini atau yang akan datang sebagai HUJAN yang akan membawa BERKAT tersendiri,

inilah HUJAN BERKAT.

 

Ingatlah,

Ada satu Keajaiban Mujizat yang ada di tengah Keterpurukan dan Kepasrahan,‎

Jadi apapun cuaca hari ini, ‎mari jalani saja dengan tanpa keluhan.

 

“Mata Tuhan ada di segala tempat,‎

mengawasi orang jahat dan orang baik.”

(Amsal 15:3)‎

INSPIRASI

(Asal percaya selamat ?)

 

Pada umumnya orang memiliki pemahaman asal percaya Yesus selamat masuk sorga. Selamat itu anugerah, bukan karena perbuatan. Ya itu benar. Bukti bahwa dia sudah diselamatkan makanya dia berbuat sesuatu, bukan menjadi  Orang  yang tidak perlu berbuat apa-apa.

Mari kita cermati pemahaman tentang keselamatan, sebab hal ini penting karena berhubungan dengan hidup kekal.

Pengertian keselamatan yang tidak tepat akan menghasilkan sikap dan perilaku yang menyimpang. Apakah keselamatan di dalam Yesus hanya diartikan selamat dari api neraka, lalu masuk sorga ?

Keselamatan di dalam Yesus bukan ungkapan perkataan percaya di mulut, bukan juga sekadar keyakinan.

Pengertian keselamatan adalah proses Allah mengembalikan manusia ke rancangan semula yaitu menjadi segambar dengan Allah _(Kej 1:26) di dalam pikiran dan perasaan, dan serupa dengan Yesus di dalam perbuatan, memiliki kodrat ilahi (2 Petrus 1:3-4), mengambil bagian dalam kekudusan Allah (Ibrani 12:9-10), sempurna seperti Bapa (Mat 5:48), hidup tidak bercacat cela.

Hal ini dimungkinkan hanya melalui penebusan dan pengudusan oleh korban Yesus Kristus di kayu salib. Maka panggilan menjadi orang percaya merupakan anugerah kasih karunia Allah, di mana manusia boleh masuk ke dalam karya keselamatan Ilahi.

Sehingga keselamatan sesungguhnya merupakan proses panjang perubahan manusia batiniah yang di dahului oleh penebusan Yesus Kristus, selanjutnya mengalami metamorfosis untuk kembali menjadi manusia yang sesuai dengan rancangan Allah,

-sehati sepikir -seperasaan dengan Bapa di Sorga.

Orang yang telah menerima anugerah keselamatan di dalam Yesus, wajib hidup seperti Kristus.

Harus berubah batiniahnya sehingga memiliki karakter Kristus. Tidak lagi hidup bagi diri sendiri karena telah menjadi milik Kristus.

Mewujudkan ini perlu kerelaan dari pihak  manusia untuk memberi diri masuk ke dalam proses pembentukan dan didikan Roh Kudus,

-Mau rendah hati, -menyangkal diri, -berjuang didalam ketaatan

-dan menjaga kesucian hidup.

-Belajar dari setiap kejadian,

-Baik kesukaan maupun penderitaan, berbagai kesulitan dan tempaan kehidupan.

Konsep keselamatan yang dangkal dan pemahaman yang salah akan menghasilkan pribadi-pribadi yang tidak bertumbuh dewasa secara rohani, tidak mau berubah dan merasa tidak perlu berubah. Menganggap semua sudah ditebus oleh Tuhan Yesus Kristus, merasa pasti selamat, tidak perlu berbuat apa apa, tidak perlu ada perjuangan untuk berubah ke arah karakter Kristus.

Konsep ini menghasilkan orang-orang yang pasif, dan tidak bertanggung jawab. Inilah produk dari pengajaran yang tidak tepat yang membawa orang menyimpang dari tujuan Allah di dalam hidupnya.

Tuhan Yesus mengajarkan untuk

-Pikul salib,

-Berjuang melalui jalan yang sempit. Barangsiapa telah menjadi milik Kristus, wajib hidup seperti Kristus.

Perkataan Tuhan Yesus,

"Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya.”

(Matius 7:13-14 TB)

"Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan ! akan masuk ke dalam Kerajaan S0rga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di s0rga."

(Matius 7:21 TB.)

Nasihat Rasul Paulus didalam Roma 12:2 "berubahlah oleh pembaharuan budimu supaya kamu mengerti kehendak Allah, apa yang baik yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna."

Oleh karena keselamatan adalah suatu proses perubahan kodrat dari kodrat dosa ke kodrat Ilahi, maka hal ini menjadi sangat sukar. Memang tidak mudah menjadi pengikut Kristus sejati. Harus terus menerus berjuang untuk berubah sesuai dengan standar Allah.

Jelaslah bahwa bukan asal percaya selamat melainkan percaya yang disertai perbuatan ketaatan kepada Bapa.

Konsep keselamatan yang benar dan iman Kristen sejati akan menghasilkan orang-orang yang seperti Tuhan Yesus Kristus.

 

INSPIRASI

(Hidup memang seperti roda)

 

Hidup memang seperti roda berputar,

-kadang di atas,

-dan kadang di bawah.

Jika kita dalam sukses dan kelimpahan,

-jangan pernah sombong, 

-jangan merendahkan orang lain,

-dan jangan merasa ego,

karena segala sesuatu boleh berubah.

Orang yang kita rendahkan bisa saja satu ketika di atas kita.

Jika kita dalam keadaan sulit,

ingatlah bahwa kita punya kesempatan untuk berjuang dan melihat keadaan  berubah.

Jangan pernah iri hati melihat kesuksesan orang lain,

jadilah pribadi yang baik.

Jika kita dipuji-puji ingatlah pujian boleh saja membuat kita besar kepala dan menjadi awal kehancuran.

Jika kita dihina dan direndahkan,

ingatlah bahwa Yesus-pun dihina dan direndahkan. Kenapa kita harus menyimpan sakit hati ?,

buktikan saja bahwa kita pribadi yang baik dan boleh menjadi lebih baik lagi.

Hidup adalah perjalanan, jangan pernah putus asa,

karena kalau nafas kita belum berhenti pastinya selalu ada harapan.

Berjuang dan jadilah pahlawan iman.

"Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya." (Ibrani 10: 38).

 

INSPIRASI

(Seolah-olah hanya merekalah orang yang paling suci di dunia)

 

Di zaman sekarang ini banyak orang-orang yang sok suci,

-yang merasa dirinya paling benar,

-merasa paling bersih di dalam masyarakat,

-merasa paling suci di hadapan Tuhan,

Mereka suka mengatakan orang-orang yang tidak sefaham dengan alirannya, dengan,

- kata-kata kafir, 

-pendosa

-atau kata-kata jahat lainnya.

Mereka seenak mulutnya saja mengatakan kafir, pendosa, seolah-olah merekalah hakim dari surga.

Orang-orang yang seperti itu, bukan hanya ada pada zaman sekarang saja, sebab pada zaman sewaktu Tuhan Yesus Kristus ada di bumi, Ahli Taurat dan golongan farisi juga suka mengatakan orang lain pendosa.

Kemudian ketika Yesus makan di rumah orang itu, banyak pemungut cukai dan orang berdosa makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya, sebab banyak orang yang mengikuti Dia.

Pada waktu ahli-ahli Taurat dari golongan Farisi melihat, bahwa Ia makan dengan pemungut cukai dan orang berdosa itu, berkatalah mereka kepada murid-murid-Nya: “Mengapa Ia makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa ?”

(Markus 2: 15-16)

Janganlah pernah seperti orang golongan farisi dan ahli taurat tersebut.

Tidak seorang pun yang 'benar dan suci' di hadapan TUHAN,

janganlah pernah mengatakan orang lain pendosa atau kafir, mungkin orang yang yang di hina itu lebih bersih dan benar di hadapan TUHAN.

Tuhan Yesus Kristus datang ke dunia ini bukan menebus orang-orang yang 'benar' tetapi Tuhan Yesus Kristus datang untuk menebus orang-orang berdosa, sesuai perkataan-Nya.

Yesus mendengarnya dan berkata kepada mereka: “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.”

(Markus 2: 17)

Kita adalah manusia yang penuh pelanggaran dosa.

Tuhan Yesus Kristus datang untuk menebus dosa dan pelanggaran kita.

Jadi jangan pernah mulut kita mengucapkan kata kata pendosa, kafir bagi orang lain, karena kita tidak punya hak untuk mengambil 'hak TUHAN' untuk menghakimi orang, sebab penghakiman adalah milik TUHAN.

"Orang yang berbuat jahat memperhatikan bibir jahat, seorang pendusta memberi telinga kepada lidah yang mencelakakan." (Amsal 17: 4).

BERSYUKUR MENDATANGKAN KEBAHAGIAAN HIDUP

KEBAHAGIAAN TERDALAM KITA BUKAN DATANG DARI HARTA DUNIAWI.‎

 

Apakah kita terbang dengan first class atau ekonomi class,

saat pesawat terbang jatuh maka kamu pun ikut jatuh bersamanya.

 

Apakah kita membawa tas atau dompet seharga 300.000 rupiah atau 300.000 dollar, ‎jumlah uang yang ada di dalamnya tetaplah sama.

 

Apakah kita tinggal di rumah seluas 30 m² atau 300 m²,

kesepian yang kita alami tetaplah sama.

 

Memakai jam tangan seharga 300.000 rupiah atau 300.000 dollar,

keduanya menunjukkan waktu yang sama.

 

Dengan memiliki sedikit uang, ‎kita cukup bertanya kepada orang lain, ‎"jam berapa sekarang?" atau ‎hanya bisa membeli arloji yang murah dan imitasi.

Kekayaan memampukan kita membeli dan memiliki arloji original yang mahal semahal apapun, namun‎ sayangnya kekayaan tak pernah dapat membuat kita membeli sejumlah waktu dalam kehidupan ini.

 

Jadi Berhentilah Men-sia²kan Waktu Kehidupan yang TUHAN percayakan, karena‎ Waktu akan terus berjalan dan tak akan dapat di putar mundur kembali.

 

Kekayaan juga tak dapat mengantar atau menemani kita dalam kematian.

 

Jadi tak ada yang patut di banggakan dan di sombongkan dengan kekayaan kita,‎

BE SMART... BE WISE...

 

Jadi ketika kamu memiliki pasangan, sahabat, teman jauh, teman lama, saudara saudari ngobrol, ketawa -» itulah KEBAHAGIAAN HIDUP.

 

Semua orang punya Definisi KEBAHAGIAAN, namun ‎sedikit sekali yang mengatakan,

“HIDUP DENGAN KASIH SAYANG DAN RASA SYUKUR ITULAH KEBAHAGIAAN HIDUP.”‎

 

KEBAHAGIAAN HIDUP HANYA ADA DALAM KASIH SAYANG & RASA SYUKUR.‎

 

Hanya KASIH SAYANG dan RASA SYUKUR yang mendatangkan Sukacita, Kedamaian, dan Keceriaan.

Hanya KASIH SAYANG dan RASA SYUKUR yang mendatangkan KEBAHAGIAAN dalam Hidup.

 

Tersenyumlah untuk hari yang sudah kita jalani,

Hanya dengan MENSYUKURI, maka s‎egalanya Menjadi Indah.

 

”Berbahagialah orang-orang yang hidupnya tidak bercela, yang hidup menurut Taurat Tuhan.”

(Mazmur 119:1).

 

MENGHADAPI TANTANGAN HARI INI DENGAN PENUH SUKACITA

 

Setelah istirahat semalam, kini aku bangun dengan kekuatan baru,‎

Kembali ku gendong tas di pundak ku.

 

Tas ini selalu membebaniku, tas ini berisi:

-PEKERJAAN

-STUDI

-KELUARGA

-PELAYANAN

 

Memang tas ini setiap hari terasa berat bagiku dan pagi ini saat ku berdoa sebelum memulai aktifitas TUHAN berkata dalam hatiku,

"Letakkan dahulu tas-mu, anak-KU..."

 

"TUHAN mana bisa ku letakkan tas ku ini?‎

Semua sudah kewajibanku menanggungnya..." jawabku

 

"Memang semua isi tas itu adalah tugasmu, namun‎ percayalah pada-KU, letakkan dahulu tas-mu" TUHAN meyakinkanku.‎

 

Lalu DIA kembali berkata,‎

"Bahan tas yang engkau pakai sekarang adalah 'KETERPAKSAAN' sebagai rutinitas, ‎sehingga engkau merasa berat.‎

Serahkan pada-KU dan AKU akan mengganti tas-mu dengan bahan 'KASIH', ‎sehingga bebanmu pun akan ringan..."

 

Aku menerima tas baru ku dari tanganNYA, ‎lalu memindahkan semua isi tas lamaku ke dalam tas yang berbahan KASIH itu.

Aku mencoba mengangkatnya, ‎ternyata TUHANku benar,‎

Tas itu kini terasa ringan dan sungguh nyaman di pundakku.

 

"Terima kasih TUHAN,

Aku sungguh mengasihiMU,

Terima kasih untuk pelajaranMU hari ini..."

 

Pagi ini aku mau memulai hari dengan senyuman,

Istirahatku sudah cukup, dan‎ aku siap untuk menghadapi tantangan hari ini dengan penuh sukacita.

 

“Segala perkara dapat kita tanggung di dalam TUHAN karena Dia yang memberi kekuatan.” (Filipi 4:13).

 

SONGSONGLAH MASA DATANG DENGAN PENUH KEBAHAGIAAN

 

Kalau kita tidak mampu menjadi beringin yang tegak di puncak bukit,

Jadilah saja belukar, tetapi ‎belukar yang baik yang tumbuh di tepi danau.

 

Kalau kita tidak sanggup menjadi belukar,

Jadilah saja rumput, tetapi rumput yang memperkuat tanggul pinggiran jalan.

 

Kalau kita tidak mampu menjadi jalan raya,

Jadilah saja jalan kecil, tetapi  jalan setapak yang membawa orang ke mata air.

Bukan besar kecilnya tugas yang menjadikan tinggi rendahnya nilai diri kita, tetapi ‎apakah BERGUNA bagi orang lain yang kita kerjakan?

 

Siapakah pendorong yang baik untuk kita?‎

PENDORONG TERBAIK ADALAH DIRI KITA SENDIRI.‎

Hanya diri kita saja yang bisa mengubah siapa kita di masa sekarang dan siapa kita pada masa depan.

 

Peristiwa yang telah berlalu, ‎biarkan jadi pengalaman yang akan membuat kita lebih tabah dan matang dalam kehidupan yang mendatang.

 

Ketika kehidupan memberikan seribu masalah untuk membuat kita bersedih dan menangis, maka ‎tunjukkan pada Kehidupan bahwa kita punya sejuta alasan untuk berusaha tetap tersenyum.

 

TINGGALKAN MASA LALU TANPA PENYESALAN...‎

TINGGALKAN MASA LALU TANPA KESEDIHAN...‎

JALANI MASA SEKARANG DENGAN PENUH KEYAKINAN...‎

HADAPI MASA DEPAN DENGAN PENUH HARAPAN...‎

SONGSONGLAH MASA DATANG DENGAN PENUH KEBAHAGIAAN.

 

Walaupun perjalanan hidup terkadang membawa kita jatuh bangun dalam berbagai cobaan dan kesulitan yang terasa begitu berat,‎

Terkadang membikin dada terasa begitu sesak,‎

Bumi yang terhampar begitu luas seakan menjadi sempit,

Maka jangan sampai keadaan tersebut membuat kita berputus asa,‎

Berusahalah untuk tetap bersabar dan tegar dalam berbagai macam cobaan dan ujian, seb‎ab tangan TUHAN selalu menopang kita...

‎‎

“Karena TUHAN memberi ajaran kepada yang dikasihi-Nya, seperti seorang ayah kepada anak yang disayangi.” (Amsal 3:12)‎.

 

JADILAH ORANG YANG BERMAKNA

Umur yang sering kali di jadikan ukuran sukses tidaknya seseorang adalah 40 tahun,‎

Bagaimana keadaan kita di usia itu menentukan apakah kita bisa di sebut orang yang sukses atau tidak.

 

Buku "Half Time" tulisan Bob Buford memberikan pencerahan yang luar biasa bagi siapapun yang memasuki usia paruh baya atau 40 tahun,‎

Kesimpulannya, Bob sangat sukses.

Sebagai CEO dari sebuah perusahaan TV kabel, tentu ia sukses dalam pekerjaan,‎

Bob memiliki pernikahan yang harmonis,‎

Bob juga di karunia anak yang luar biasa.

 

Meski hampir mendapatkan semua yang ia dapatkan, ‎tetap ada saja yang mengganggu hatinya,‎

Ia merasa ada yang kurang.

 

Berawal dari kegelisahan hatinya itu,‎

Bob melakukan ziarah batin bersama TUHAN,‎

hingga akhirnya ia menemukan bahwa masih ada satu lagi yang belum ia dapatkan.

 

Apa itu? ‎

Kehidupan yang Bermakna.

 

Apakah Kehidupan yang Bermakna itu?

 

Hidup Bermakna bukan sekedar Sukses, tetapi‎ juga hidup yang berarti bagi sesama.

Berhasil tidaknya hidup kita, ‎bukan hanya di ukur dari pencapaian² kita saja, tetapi‎ juga dari apakah hidup kita berarti untuk sesama?

 

Dari awal menciptakan manusia, ‎TUHAN sudah mensetting manusia dengan kebutuhan untuk berbagi dengan sesamanya.

 

Jika kebutuhan ini tidak di penuhi, maka‎ manusia akan mengalami kegelisahan batin dan akan selalu merasa ada yang kurang dari hidupnya.

 

Amatilah orang² sukses macam Bill Gates dan Warren Buffet,

pada akhirnya mereka lebih konsentrasi kepada yayasan sosialnya daripada bisnisnya.

 

Mereka bahkan menyumbangkan sebagian besar kekayaannya untuk kemanusiaan.

 

Bagaimana dengan kita?‎

Evaluasilah kembali hidup kita,‎

Jangan hanya jadi sukses, tetapi‎ JADILAH ORANG YANG BERMAKNA.

 

HIDUP KITA MENJADI BERARTI DI SAAT KITA BERSEDIA BERBAGI HIDUP DENGAN SESAMA.

 

“Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.” (Yohanes 13:35).

 

APA YANG KITA UCAPKAN ‎MENENTUKAN ‎APA YANG KITA TERIMA‎

 

MEMANCING AMARAH seseorang itu Mudah, namun‎ MEREDAM AMARAH itu sangat Sukar.

 

BERBICARA itu semudah Mengajarkan, ‎namun untuk Melakukan adalah hal paling Tersulit untuk di Terapkan.

 

JATUH PADA DUNIA itu Sangat Mudah dan Indah, namun‎ PAHAM PADA TUJUAN AKHIR HIDUP di dunia Sangatlah Panjang, Sukar, dan Penuh Liku pada tiap prosesnya.

MENCARI KESALAHAN orang lain itu Mudah dan Sangat Ahli, namun‎ MENGUKUR KESALAHAN diri tampaknya Lebih Rumit.

 

Buatlah HIDUP kita SEIMBANG, ‎sehingga pergolakan batin tak sering terjadi,‎

Bedakan antara yang kita lihat dan dengar dengan apa yang kita pikiran untuk di kelola dalam hati.

 

Percayai bahwa Naluri kita adalah tentang Kebenaran Sejati, sehingga ‎Akal Sehat dari Hati dan Pikiran akan selalu seimbang demi menghasilkan buah kebaikan positif pada akhirnya.

 

Kurangi kata² yang mendendam,

PERBANYAK ucapan yang MENGASIHI.

 

Kurangi kata² yang mengejek,

PERBANYAK kata² yang MENGHARGAI.

 

Kurangi kata² yang melemahkan,

PERBANYAK kata² yang MENDORONG.

 

Kurangi perkataan yang menolak,

PERBANYAK perkataan yang MEMPERHATIKAN.

 

Kurangi kata² kritik,

PERBANYAK perkataan yang MEMBANGUN.

 

Kurangi kata² sia-sia,

PERBANYAK kata² yang MENDATANGKAN INSPIRASI.

 

Kurangi kata² yang kasar,

PERBANYAK perkataan yang LEMAH LEMBUT.

 

Berhati-hatilah mulut itu berkuasa,

apa yang kita ucapkan sangat sering menentukan ARAH HIDUP kita.

Apa saja yang kita ucapkan pada orang lain dan pada diri sendiri sangat berpengaruh terhadap KEJADIAN² YANG AKAN KITA ALAMI KEMUDIAN,‎

Sebab itu ‎APA YG KITA UCAPKAN SERINGKALI MENENTUKAN APA YANG KEMUDIAN KITA TERIMA.‎

 

”Manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman.”

(Yakobus 2:24).

 

SIKLUS WAKTU MENGAJARKAN AGAR KITA BERLAKU ADIL TERHADAP HIDUP,

SUPAYA KITA DI PERLAKUKAN ADIL OLEH KEHIDUPAN

 

Ada kalanya kita merasa bahwa hidup ini memang tidak adil,

antara yang datang dan pergi seolah terus berganti.

 

JANGAN TERPANCING EMOSI MENGHADAPI PERLAKUAN YANG TIDAK MENYENANGKAN, TERIMA DENGAN KESABARAN DAN BIJAKASANA.‎

Simak kisah berikut ini:‎

Suatu hari seorang hartawan akan melangsungkan pesta pernikahan anaknya.

 

Dia mempunyai seorang famili miskin yang tidak ingin di undang, ‎karena tak mungkin mampu memberi hadiah,‎

Namun demi menghargai adat istiadat, ‎dia tetap harus mengundang.

 

Dia mengirim kartu undangan dengan menambahkan 2 kalimat:

Jika datang, berarti rakus.

Jika tidak datang, berarti pelit.

 

Si Hartawan tertawa di dalam hati...

 

Pada hari "H", ‎si hartawan melihat familinya itu datang,‎

Setelah mengucapkan selamat dan menyodorkan sebuah amplop merah (angpao),

famili miskin itu duduk dan menyantap makanan lezat yang tersaji.

 

Si Hartawan membuka angpao yang di terimanya dan di dalamnya hanya terlihat 1 lembar uang us dolar (sekitar Rp 16.000) dengan selembar tulisan,

Jika terima, berarti tamak.

Jika tolak, berarti menghina.‎

 

Tak perlu kecil hati jika kita tidak cantik atau tampan, kaya, pintar, atau tidak terkenal, ‎semua itu hanya hiasan dunia yang sementara.

Di dunia ini banyak orang yang memiliki hiasan raga yang bagus dan mewah, tetapi tidak memiliki MORAL yang terpuji terhadap sesama,‎ karena Hidup dalam keegoisan hanya untuk diri sendiri.

 

Semua hiasan dunia akan pudar dan musnah, ‎termasuk materi akan sirna semua, ‎di dunia tak ada yang abadi...

 

Beruntunglah kita yang memiliki hiasan dunia juga bisa bersimpati terhadap sesama, dan‎ akan sangat luar biasa lagi bagi kita yang dalam kekurangan juga tetap peduli terhadap sesama.

 

SIKLUS WAKTU MENGAJARKAN AGAR KITA BERLAKU ADIL TERHADAP HIDUP,

SUPAYA KITA DI PERLAKUKAN ADIL OLEH KEHIDUPAN.‎

“Hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan.”

(2 Korintus 8:14).

 

WASPADA JEBAKAN KEKAYAAN

 

Banyak orang tanpa sadar terkena Jebakan Kekayaan, ‎mulai dari penetapan cita² yang selalu bersifat materi, ‎penentuan tujuan hidup yang selalu bersifat materi, ‎kebanggaan dan kepercayaan diri jika memiliki jumlah kekayaan tertentu,‎ hingga pemaknaan kesuksesan yang selalu di ukur dari banyaknya materi.

 

Kadang² tanpa sadar kita sudah terjerumus dalam Jebakan Kekayaan ini dengan lebih mengutamakan kesuksesan dalam perolehan harta lebih daripada Pertumbuhan dan Pengenalan kita akan TUHAN dan KebenaranNYA. ‎Mengapa?

 

Sebab secara manusiawi kita lebih suka berjalan dalam kepastian mendapatkan hal² jasmani daripada berjalan dalam iman dan mendapatkan kepastian akan hal² yang rohani.

 

Alkitab dengan jelas mengatakan,

“Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu.”

(Lukas 12:15)

 

Kekayaan itu baik, ‎asal tidak di peroleh dengan cara yang berdosa.

 

Harta yang cepat di dapat, seperti kemeja yang cepat di buat, sebentar saja sudah lepas. »Douglas Jerrold«

 

“Harta yang cepat di peroleh akan berkurang, tetapi siapa mengumpulkan sedikit demi sedikit, menjadi kaya.”

(Amsal 13:11)

 

Saking kepingin cepat kaya, ‎manusia sering tanpa sadar memakai segala cara untuk mencapainya,‎

Walaupun melanggar Firman Tuhan, ‎etika dan norma² kehidupan tetap saja di tabraknya, ‎se-olah² harta duniawilah yang terpenting.

 

“Roti hasil tipuan sedap rasanya,

tetapi kemudian mulutnya penuh dengan kerikil.”

(Amsal 20:17)

 

Lihat saja para koruptor, terlihat enak hidupnya, padahal ‎hidup mereka penuh dengan ketakutan,

bila tersenyum dan tertawapun hatinya tawar.

 

Harta yang paling berharga ialah ketika kita hidup penuh dengan ucapan Syukur, Damai Sejahtera dan Sukacita.

 

“Masa keamanan akan tiba bagimu; kekayaan yang menyelamatkan ialah hikmat dan pengetahuan; takut akan TUHAN, itulah harta benda Sion.”

(Yesaya 33:6).

 

KAWAN SEJATI‎ ADALAH ORANG YANG MEMIKIRKAN DAN BERSEDIA

MENUNJUKKAN KEKURANGAN DAN MEMBANTU KITA

Sebatang pohon berbuah sangat lebat, b‎uahnya terlihat kuning keemasan,‎

Seekor burung jalak hinggap di pohon tersebut dan dengan lantang memuji,

"Pohon yang amat subur dan terlihat indah sekali dengan buah yang cantik..."

 

"Kawan, tinggallah di tempatku ini..."

 

Lalu seekor burung kenari terbang ke pohon tersebut, menghadap ke arah pohon ini, sambil bernyanyi,

"Pohon ini sangat hijau, ‎buahnya sangat wangi, ‎sangat bagus bak bidadari..."

 

"Jika dikau ingin memakan buahku, ambil saja kawan..."

 

Seekor burung pelatuk hinggap juga ke pohon yang subur ini, i‎a me-matuk² di seluruh badan pohon, ‎membuat pohon amat kesakitan,

"aku melihat di dalam tubuhmu ada seekor ulat yang menjijikkan,

aku ingin mematuknya keluar,‎

Jika tidak, ‎maka kau akan kesakitan di makan oleh ulat..."

 

"Omong kosong, kamu mematukku, sengaja ingin membunuhku kan?"

 

Burung pelatuk akhirnya pergi...

 

Tak berapa lama, si pohon menderita sakit, daunnya berubah kuning berguguran,‎

Sembari itu, dahannya juga layu, tidak bisa berbuah lagi,‎

Burung jalak dan Burung kenari pergi meninggalkannya.

 

Suatu hari burung pelatuk menghampirinya lagi,

walau pohon menjerit kesakitan, ‎ia tidak peduli,

mematuk terus sampai seluruh ulat di tubuh pohon termakan habis.

 

Dua minggu kemudian, ‎daun pohon ini tumbuh kembali,

hijaunya mulai terlihat, ‎lebat lalu berbuah lagi seperti semula.

 

Dengan perasaan terharu sang pohon berkata,

"TERNYATA YANG BERNYANYI DAN MEMUJI KITA BELUM TENTU KAWAN,

TETAPI YANG MEMIKIRKAN DAN BERSEDIA MENUNJUKKAN KEKURANGAN DAN MEMBANTU KITA, ‎ITULAH KAWAN SEJATI."

 

Seorang Kawan Memukul dengan Maksud Baik, tetapi Seorang Lawan Mengelus untuk Memanipulasi.

 

Orang yang berbuat baik pada kita saat kita sedang dalam Kejayaan blum tentu akan terus ada di saat kita dalam Penderitaan,‎

Marilah kita BELAJAR MELIHAT mana yg benar² teman dan mana yang sekedar memanfaatkan...

 

“Seperti air mencerminkan wajah,

demikianlah jenis sahabat yang ia pilih mencerminkan manusia itu.”

(Amsal 27:19).

 

KEHENDAK TUHAN ITU BAIK

 

Instead of asking, “Why me?”  We need to ask, “What do You want me to do in this situation, Lord?”

(Jon Walker)

 

Daripada bertanya, ”Mengapa saya?”

 

Kita perlu bertanya,

“Apa yang ENGKAU ingin saya lakukan dalam situasi ini, TUHAN?”

 

Manusia itu sebenarnya rentan, karena‎ begitu mereka mengalami sedikit saja masalah, ‎selalu bertanya, ”mengapa hal ini terjadi ?“

 

Pernahkah kita bertanya pada TUHAN,

"TUHAN apa yang harus saya lakukan?",‎

pertanyaan yang keluar sebagai wujud cinta kasih kita kepadaNYA.

 

Jika kita mau menjadi orang yang berkenan kepadaNYA,

ubahlah jenis pertanyaan yang keluar dari mulut kita.

 

Rindukan perkenanan TUHAN turun atas kita,‎

mulai pagi ini juga hati kita di penuhi damai sejahtera dan sukacita, sehingga apapun yang kita lakukan semuanya menjadi Berhasil.

 

Hidup di dalam TUHAN bukan hanya mendengar, tetapi ‎mengalami atau melakukan,‎

Jika kita hidup hanya mengerti tetapi tidak mengalami, ‎itu suatu kerugian yang besar.

 

Contoh :

Makanan di tempat ini enak, tetapi ‎kita tidak pernah merasakannya,‎

Untuk menikmati makanan yang enak itu ada harga yang harus di bayar;‎

Begitu juga dengan mengikut TUHAN, ‎ada harga yang harus di bayar.

 

Saat kita mengalami pengalaman dengan TUHAN,‎

kita pasti melihat kemuliaan-NYA,‎

kita akan tahu bawa yang kita bayar itu tidak sebanding dengan yang kita terima.

 

Ikutilah TUHAN dengan apapun kondisi kita saat ini, maka‎ TUHAN akan membawa kita untuk mengalami kemuliaanNYA.

 

“There are always uncertainties ahead, but there is always one certainty - God's will is good.”

(Vernon Patterson)

 

“Selalu ada ketidak pastian di depan,

tetapi selalu ada yang pasti - Kehendak TUHAN itu baik.”

 

Renungkanlah dan Jadilah Bijak...

 

“Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya, supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya.“

(Efesus 1:5-6).

 

 

 

 

JANGANLAH BERKECIL HATI KARENA PENILAIAN ORANG LAIN

Dr. Joseph Lister adalah seorang Dokter Bedah asal Inggris yang merasa tertekan karena banyak pasien yang di tanganinya meninggal dunia.

 

Dia tidak tahu penyebabnya,‎

Namun dia yakin bahwa jika mikroba dapat di musnahkan, ‎maka ada banyak pasien yang akan tertolong,‎

Akhirnya, dia berhasil menemukan senyawa yang dia namakan sebagai Asam Karbolik.

 

Awalnya, dia di cemooh dan di katakan bahwa dia tak akan berhasil, ‎namun dia mengambil resiko,‎

Lister menggunakan temuannya untuk membersihkan Drainase di kota London.

 

Dan suatu hari, dia mencobanya pada seorang pasien yang menderita patah tulang,‎

Selama pembedahan, ‎Lister juga menggunakan cairan itu untuk mencuci peralatan bedah,‎

Ternyata pasien itu tidak terinfeksi, ‎sebaliknya dia lebih cepat sembuh.

 

Lister kemudian di anggap sebagai Pahlawan di bidang Kedokteran,‎

Pada tahun 1897 dia di beri Gelar sebagai "Baron" oleh Kerajaan Inggris.

Ibarat buah yang belum matang,‎ tak seorangpun mau memakannya;‎

Setiap orang akan mengatakan bahwa buah itu Pahit dan Asam,

Barulah ketika buah itu matang, ‎orang akan Mengatakan bahwa Buah itu Manis dan Lezat.

 

Demikian pula dengan Prestasi seseorang,‎

Orang yang blum Membuahkan Hasil akan sering Mendapatkan Celaan dan Penghinaan dari orang lain,‎

Barulah ketika Hasil itu Nyata, o‎rang lain baru akan Mengakuinya,

Orang lain akan Menghargai dan Memuji Prestasi itu.

 

Jadi apabila Hasil yang kita dapatkan blum Maksimal dan orang lain Mencemooh kita, ‎janganlah kita menjadi Berkecil Hati.

Jangan Menyerah hanya karena Penilaian orang lain,‎

Namun, Berfokuslah dan Teruslah Berusaha Semaksimal mungkin,‎

Ukirlah Prestasi dan Buktikan bahwa mereka tlah Salah Menilai kita, dengan Hasil Kerja kita.

 

JANGANLAH KITA BERKECIL HATI KARENA PENILAIAN ORANG LAIN,

FOKUSLAH DAN TETAPLAH BERTEKUN, MAKA  KITA AKAN MELIHAT HASILNYA.

“Rancangan di dalam hati manusia itu seperti air yang dalam,

tetapi orang yang pandai tahu menimbanya.”

(Amsal 20:5).

 

TAK ADA HAL YANG MUSTAHIL BAGI ORANG YANG MAU TERUS BERUSAHA‎

 

Pada tahun 1878, ‎Thomas Alfa Edison jatuh sakit karena kelelahan,‎

Untuk menyehatkan diri dan mendapatkan ilham, ‎Edison berlibur ke Rocky Mountains.

 

Saat berlibur itulah dia mendapatkan ide untuk mengembangkan eksperimen lampu pijar.

 

Dengan seluruh tim yang bekerja bersamanya,

mulailah Edison membuat satu benda ganjil plus mustahil bernama lampu pijar.

Segera saja cibiran dan ejekan datang dari segala penjuru,

tak terkecuali dari ahli² elektro yang waktu itu cukup kondang namanya.

 

Edison di cap cari sensasi, menentang hukum elektro, kurang kerjaan dan orang gagal,‎

Kenyataan berbicara apa yang orang² hujatkan pada Edison benar.

 

Edison tak hanya gagal sekali dua kali, ‎tapi ribuan kali,‎

Orang yang membantunya bereksperimenpun sudah patah arang,‎

Namun melihat keuletan Edison, ‎mereka tetap setia membantunya.

 

Pada akhirnya Edison berhasil menemukan kawat halus PB yang tahan suhu tinggi untuk di coba pada lampu pijarnya,‎

Akhirnya lampu pijar berhasil menyala dan tanggal 21 Oktober 1879 Edison berhasil mematahkan apa yang mustahil bagi ahli elektro pada jaman itu.‎

 

Edison mengajarkan kepada kita untuk jangan takut gagal dan mengucap syukur kepada kegagalan, ‎karena itu membuat kita tahan uji.

 

Dengan mengalami kegagalan,

kita akan semakin tahu di area mana harus berubah dan di area mana bisa mempertahankan karakter² baik kita.

 

Edison sampai hari ini terkenal di dunia dan mendapat julukan raja penemu bukan dengan cara yang instan, namun dengan‎ USAHA terus dan SEMANGAT yang tak pernah padam.

 

Dalam Alkitab pun mencatatkan 365 kata jangan takut,‎

Dalam setahun ada 365 hari, ‎itu berarti TUHAN inginkan setiap harinya tidak ada rasa takut dalam diri kita.

TAK ADA HAL YANG MUSTAHIL BAGI ORANG YANG MAU TERUS BERUSAHA.‎

 

“Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana.” (Amsal 24:16).

 

SETIAP BERKAT HARUSNYA MEMBAWA KEBAHAGIAAN, ‎BUKAN MALAH MENJADI JERAT

 

“Oleh sebab itu, kamu orang-orang yang berakal budi, dengarkanlah aku:

Jauhlah dari pada Allah untuk melakukan kefasikan,

dan dari pada Yang Mahakuasa untuk berbuat curang.”

(Ayub 34:10)

 

Dalam ceramahnya di depan mahasiswa Institute Technology of California,

Albert Einstein menyesal dengan berbagai temuan yang di ciptakannya.

Einstein menggugat lirih,‎

"Mengapa ilmu yang sangat Indah ini, ‎yang bisa menghemat kerja dan yang membuat hidup lebih mudah hanya membawa kebahagiaan yang sedikit kepada kita?"

 

Einstein menjawab sendiri,

"Karena kita belum Belajar bagaimana menggunakannya secara Bijak."

Apa yang di katakan Einstein itu Benar...‎

Tidak sedikit kesulitan² yang kita hadapi sekarang ini merupakan akibat dari berkembangnya ilmu yang pada awalnya di ciptakan untuk membuat hidup lebih mudah, Ironis bukan?

 

Salah satunya adalah teori tentang Atom yang di ciptakan Einstein,

berujung pada Hancurnya Hiroshima dan Nagasaki,‎

Manusia menyalah gunakan ilmu...

Hal yang sama terjadi dalam kehidupan banyak orang,

ketika mereka di berkati secara Luar Biasa, ‎seharusnya Berkat itu menjadi Indah, Membuat Hidup Lebih Mudah, dan‎ bisa Menikmati Kebahagiaan,‎

Namun karena BELUM BELAJAR BAGAIMANA MENGGUNAKANNYA DENGAN BIJAK, ‎maka kita seperti yang di katakan Einstein, "Hanya Membawa Sedikit Kebahagiaan" kepada kita.

 

Apapun yang TUHAN percayakan kepada kita, ‎baiklah kita belajar untuk menggunakannya dengan Bijak,‎

Jika bisa, maka Berkat itu akan Mendatangkan Kebahagiaan kepada kita.

 

Sesungguhnya Berkat Kekayaan, Kekuasaan, Kedudukan, Popularitas, dan semua Berkat Terbaik yang kita terima merupakan Hadiah dari TUHAN untuk Membawa Kebahagiaan kepada kita.

 

SETIAP BERKAT HARUSNYA MEMBAWA KEBAHAGIAAN, ‎BUKAN MALAH MENJADI JERAT,‎

SEMUANYA DI AWALI DARI BAGAIMANA BELAJAR MENGGUNAKAN BERKAT DENGAN BIJAK DAN BERTANGGUNG JAWAB.‎

 

“Siapa memperoleh akal budi, mengasihi dirinya;

siapa berpegang pada pengertian, mendapat kebahagiaan.”

(Amsal 19:8).

 

LINGKUNGAN ANDA MENCERMINKAN HARGA ANDA‎

Ada 3 kaleng coca cola,

ketiga kaleng tersebut di produksi di pabrik yang sama.

Ketika tiba harinya, sebuah truk datang ke pabrik,

mengangkut kaleng² coca cola dan menuju ke tempat yang berbeda untuk pendistribusian­­­.

 

Pemberhentian pertama adalah supermarket lokal,‎

Kaleng coca cola pertama di turunkan di sini,‎

Kaleng itu di pajang di rak bersama dengan kaleng coca cola lainnya yang di beri harga Rp 5.000,00.‎

 

Pemberhentian kedua adalah pusat perbelanjaan besar,‎

Di sana, kaleng kedua di turunkan,‎

Kaleng tersebut di tempatkan di dalam kulkas supaya dingin & di jual dgn harga Rp 10.000,00.

 

Pemberhentian terakhir adalah hotel bintang 5 yang sangat mewah,‎

Kaleng coca cola ketiga di turunkan di sana‎

Kaleng ini tidak di tempatkan di rak atau di dalam kulkas,‎

Kaleng ini hanya akan di keluarkan jika ada pesanan dari pelanggan.

 

Ketika ada yang pesan,

kaleng ini di keluarkan bersama dengan gelas kristal berisi batu es,‎

Semua di sajikan di atas baki dan pelayan hotel akan membuka kaleng coca cola itu, menuangkannya ke dalam gelas dan dengan sopan menyajikannya ke pelanggan, h‎arganya Rp 50.000,00.

 

Sekarang pertanyaannya adalah m‎engapa ketiga kaleng coca cola tersebut memiliki harga yang berbeda, padahal di produksi dari pabrik yang sama, di antar dengan truk yang sama dan bahkan mereka memiliki rasa yang sama?‎

 

LINGKUNGAN ANDA MENCERMINKAN HARGA ANDA.‎

 

Lingkungan berbicara tentang RELATIONSHIP,‎

Apabila anda berada di lingkungan yang bisa mengeluarkan terbaik dari diri anda, maka ‎anda akan menjadi cemerlang,‎

Tapi bila anda berada di lingkungan yang mengkerdilkan diri anda, maka anda akan menjadi kerdil.

 

ORANG YANG SAMA, BAKAT YANG SAMA, KEMAMPUAN YANG SAMA + LINGKUNGAN YANG BERBEDA = NILAI YANG BERBEDA

 

“Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak,

tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang.”

(Amsal 13:20).

 

MEMBERI YANG TERBAIK YANG DAPAT KITA LAKUKAN‎

KEHIDUPAN tidak menuntut anda untuk selalu sampai ke Puncak.

KEHIDUPAN hanya meminta anda MELAKUKAN YANG TERBAIK,

yang dapat anda lakukan pada setiap tahap Pengalaman.

 

KEHIDUPAN memberi anda KESEMPATAN setiap hari untuk mengembangkan segenap KEMAMPUAN dan POTENSI yang anda miliki hingga ke Puncak.

 

KEBERHASILAN adalah Meraih Bagian Tertinggi yang ada dalam diri anda.

 

Di manakah bagian tertinggi itu?

 

Ketika anda MEMBERI YANG TERBAIK,

yang anda miliki di situlah Bagian Tertinggi, ‎di situlah KEBERHASILAN.‎

Anda tak perlu membandingkan pencapaian anda dengan orang lain,

sebab setiap orang memiliki bagian tertinggi yang berbeda.

 

Bagian tertinggi yang anda miliki boleh jadi adalah bagian terendah orang lain, ‎namun Tolak Ukur Keberhasilan ada dalam diri anda masing²,

yaitu apakah anda tlah MEMBERIKAN YANG TERBAIK yang anda miliki ??

Bagian Terbaik yang anda berikan adalah Bagian Terindah yang akan menjadi KEBAHAGIAAN DAN KEMULIAAN HIDUP anda.

 

Orang yang telah MEMBERIKAN YANG TERBAIK untuk KEBAHAGIAAN ORANG BANYAK,

akan menikmati KEDAMAIAN dan SUKACITA nurani yang tak berkesudahan.

 

KITA TAK PERLU BERSUSAH HATI DENGAN PENILAIAN ORANG LAIN,

TAPI BERSUSAH HATI LAH KARENA KITA TAK PERNAH BERUPAYA MEMBERI YANG TERBAIK YANG DAPAT KITA LAKUKAN.‎

 

”Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.” (Filipi 4:7).

 

 

 

"JAGALAH MULUT DAN ARIF LAH DALAM PERILAKU KITA‎"

 

Amsal 13:3

Siapa menjaga mulutnya, memelihara nyawanya, siapa yang lebar bibir, akan ditimpa kebinasaan.

 

Dari mulut yang satu bisa keluar kata² pujian dan doa,

dan dari mulut yang satu ini juga bisa keluarkan kata² caci makian dan sumpah serapah.‎

 

Amsal 10:11

Mulut orang benar adalah sumber kehidupan, tetapi mulut orang fasik menyembunyikan kelaliman.

 

Kata² kasar yang tidak terkendali di sertai emosi bisa menimbulkan percekcokan atau pertengkaran, hingga‎ mendatangkan antipati serta menuai musuh, tapi‎ sebaliknya Kata² yang Lembut bisa Meredakan Emosi seseorang serta Menuai Simpatik dan teman.

 

Sebuah kata² yang kasar akan membuat orang patah semangat dan menaruh dendam serta akan berdampak negatif,

sebaliknya sebuah kata² Nasehat yang Bijak dan Positif bisa Menentukan Langkah Hidup seseorang, karena‎ dia bisa termotivasi dengan ucapan yang bijak itu, hingga‎ berjuang untuk meraihnya, serta ‎mendatangkan HAL² YANG POSTIF.

 

Amsal 12:18

Ada orang yang lancang mulutnya seperti tikaman pedang, tetapi lidah orang bijak mendatangkan kesembuhan.

 

JAGALAH MULUT DAN ARIF LAH DALAM PERILAKU KITA,

SERTA BIJAKLAH DALAM SETIAP UCAPAN YANG AKAN DI SAMPAIKAN.

 

Kolose 3:8

Tetapi sekarang, buanglah semuanya ini, yaitu marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu.

 

 

TUHAN MENGERTI SEMUANYA‎

“Jikalau si pencemooh kaupukul, barulah orang yang tak berpengalaman menjadi bijak,

jikalau orang yang berpengertian ditegur, ia menjadi insaf.”

(Amsal 19:25)‎

Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia²,

TUHAN tahu betapa keras kau sudah berusaha.

 

Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih,

TUHAN sudah menghitung air mata mu.

Jika kau pikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa berlalu begitu saja,‎

TUHAN sedang menunggu bersama denganmu.

 

Ketika kau merasa sendirian dan teman²mu terlalu sibuk dengan urusannya,

TUHAN selalu berada di sampingmu.

 

Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi,

TUHAN punya jawabannya.

 

Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan,

TUHAN dapat menenangkanmu.

 

Jika tiba² kau dapat melihat jejak² harapan,

TUHAN sedang berbisik kepadamu.

 

Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap syukur,

TUHAN telah memberkatimu.

Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau di penuhi ketakjuban,

TUHAN telah tersenyum padamu.

 

Ketika kau memiliki tujuan untuk di penuhi dan mimpi untuk di genapi,

TUHAN sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu.

“Siapa yang bijaksana, biarlah ia memahami semuanya ini; siapa yang paham, biarlah ia mengetahuinya; sebab jalan-jalan TUHAN adalah lurus, dan orang benar menempuhnya, tetapi pemberontak tergelincir di situ.”

(Hosea 14:9)

 

INGATLAH b‎ahwa di manapun kau dan ke manapun kau menghadap,

TUHAN tahu keberadaanmu,‎

TUHAN tidak akan terlambat, ‎juga tidak akan lebih cepat,‎

TUHAN tahu beberapa hal yang dapat mendorongmu untuk tetap bertahan.

 

“Dalam takut akan TUHAN ada ketentraman yang besar, bahkan ada perlindungan bagi anak-anakNYA.

Takut akan TUHAN adalah sumber kehidupan sehingga orang terhindar dari jerat maut.”

(Amsal 14:26-27).

 

"MENJADIKAN HIDUP KITA BERARTI"

‎°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°

 Pohon pisang adalah salah satu jenis tanaman tropis yang mudah di tanam di mana saja.

 

Pohon pisang punya banyak manfaat,‎

️ Pelepahnya bisa di jadikan bahan kerajinan seperti tas, keranjang, dan peredam suara  ‎(dalam bentuk anyaman tertentu),‎

🧡 Daunnya biasa di gunakan sebagai pembungkus aneka makanan,‎

💛 Jantung pisang bermanfaat dalam program diet dan mencegah diabetes,‎

💚 Buahnya mempunyai kandungan nutrisi yang bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan otak, ‎melancarkan peredaran darah, ‎mengurangi stress, dan ‎masih banyak yang lainya.

💙 Batang pohon pisang jika di tebas melintang berapa kalipun, ‎ia tidak akan mati sebelum berbuah,‎

Dari bagian tengah barangnya, ‎ia akan tumbuh lagi menjadi tunas² baru.

 

Seperti itulah seharusnya kita dalam menjalani hidup ini,‎

mau Berapa kali pun masalah datang silih berganti seakan ingin menebas habis diri kita,‎

Hidup ini tak akan menyerah untuk bangun dan bangkit lagi dan tumbuh lagi, sehingga‎ menghasilkan BUAH.

 

Memang Pohon pisang bila berbuah hanya sekali saja,

meskipun hanya berbuah sekali, tapi‎ Buah yang di hasilkan pohon pisang berjumlah Puluhan yang hampir sama rata rasa dan ukurannya.

 

Begitulah pula dengan Hidup kita,‎

Jangan berhenti berusaha sebelum menghasilkan Karya,

Walaupun hanya sekali, tetapi ‎setidaknya bisa di nikmati oleh orang banyak atau orang² di sekeliling kita.

 

Setelah berbuah, ‎pohon Pisang itu akan MATI,‎

tapi sebelum MATI, ‎dia sudah menyiapkan banyak tunas di sekelilingnya yang SIAP menggantikannya,‎

Pohon Pisang menghasilkan tunas pohon² pisang yang lain.

"BEGITU JUGA DENGAN HIDUP KITA YANG BERARTI,

APABILA KITA JUGA BISA MENJADIKAN ORANG LAIN BERARTI."

 

Filipi 1:22, 25

Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah. Jadi mana yang harus kupilih, aku tidak tahu. Dan dalam keyakinan ini tahulah aku: aku akan tinggal dan akan bersama-sama lagi dengan kamu sekalian supaya kamu makin maju dan bersukacita dalam iman,

 

HIDUP HARUS BERIMAN DI DALAM TUHAN‎

BERIMAN itu tidak sekedar berdoa tiada henti, tetapi‎ menyertakan KASIH dalam tiap TINDAKAN kita.

BERIMAN itu tidak sekedar pasrah pada nasib dan mengharapkan belas kasihan TUHAN, tetapi ‎secara AKTIF MENGUPAYAKAN KEBAIKAN bagi diri sendiri dan orang lain.

BERIMAN itu tidak sekedar apa yang keluar dari mulut, tetapi‎ yang TERWUJUD DALAM PERBUATAN.

 

BERIMAN itu tidak sekedar hubungan vertikal kita dengan TUHAN, tetapi ‎juga hubungan antar sesama manusia.

Sesuatu tentang IMAN adalah untuk di laksanakan dengan PERBUATAN KEBAIKAN dan di ajarkan penuh KEBIJAKAN,

serta di pikirkan dengan suatu NIAT menjadi lebih baik lagi sebagai bekal di kehidupan yang akan datang.

Terkadang manusia melihat dahulu, baru percaya,

sementara IMAN adalah percaya sebelum melihat.

IMAN kita menjadi goyah di karenakan masalah yang di hadapi,

sehingga benarlah yang di katakan oleh Yakobus bahwa IMAN tanpa PERBUATAN adalah MATI,‎

namun kalau IMAN di sertai dengan PERBUATAN, maka‎ IMAN itu menjadi SEMPURNA.

 

“Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.”

(Yakobus 2:22)

 

Agar TUHAN menjadi pembela dalam hidup kita,

maka haruslah kita mengandalkan DIA di dalam seluruh aspek kehidupan kita.

 

Agar kita dapat mengandalkanNYA dan tahu bahwa DIA dapat di andalkan,

maka haruslah kita MENGENAL DIA secara pribadi.

 

Kalau kita sudah MENGENAL DIA secara pribadi,

maka kita akan tahu rencanaNYA terhadap hidup kita.

 

Bagaimana kita mengenal DIA secara pribadi?‎

Yaitu lewat Firman yang di baca tiap hari dan minta pimpinan Roh Kudus,

agar Roh Kudus membawa kita kepada pengenalan akan TUHAN secara benar.

 

“Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus.”

(Galatia 3:26)

 

MENGISI PIKIRAN KITA DENGAN PIKIRAN YANG POSITIF‎

 

  Pikiran positif cenderung mengarah pada hasil yang POSITIF, ‎itulah yang di sebut dengan ”SELF-FULFILING PROPHECY”, ‎yang berarti terjadi seperti yang anda inginkan.

   Kalau anda sering TAKUT mengalami sesuatu, ‎kekuatiran akan sesuatu,

justru itu yang akan TERJADI,

karena sadar atau tidak, ‎anda akan melakukan tindakan yang NEGATIF.

 

  Tindakan yang NEGATIF sudah tentu akan membawa pada hasil yang NEGATIF,‎

Hasil NEGATIF akan di respon NEGATIF oleh orang lain dan hal itu hanya akan merugikan diri anda sendiri.

 

  Maka itu kita HARUS selalu berpikir POSITIF, karena‎ dengan selalu berpikiran POSITIF hati akan BERGEMBIRA.

 

1 Samuel 25:17

Oleh sebab itu, pikirkanlah dan pertimbangkanlah apa yang harus kauperbuat,....

 

  Negative thinking -» dapat menyebabkan penyesalan seumur hidup.

 

  Think Positive -» Berpikirlah bijak sebelum bertindak, penyesalan selalu datang terakhir.

 

  PIKIRAN adalah sumber dari terbentuknya sebuah KARAKTER;‎

Dari PIKIRAN akan timbul PERBUATAN,‎

PERBUATAN yang di lakukan Ber-ulang² akan Menjadi KEBIASAAN,‎

Dari KEBIASAAN itu, maka‎ Terbentuklah KARAKTER.‎

 

  Jika kita ingin Membentuk KARAKTER yang baik,‎

MULAILAH kita Mengisi PIKIRAN kita dengan pikiran yang POSITIF.

 

Bagaimana dengan PIKIRAN kita Hari ini?‎

 

Roma 12:3b

••Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing.••

 

THIS TOO, WILL PASS...‎

 

Seorang raja meminta tukang emasnya yang sudah tua renta untuk menuliskan sesuatu di dalam cincinnya, ‎Raja berpesan,

“Tuliskanlah sesuatu yang bisa kau simpulkan dari seluruh pengalaman dan perjalanan hidupmu, ‎supaya itupun bisa menjadi pelajaran untuk hidup saya.”

Ber-bulan² si tukang emas yang tua itu membuat cincinnya, ‎tapi lebih sulit menuliskan apa yang penting di cincin emas yang kecil itu,‎

Akhirnya setelah berdoa dan berpuasa, ‎si tukang emas itupun menyerahkan cincinnya pada sang raja.

 

Dengan tersenyum, sang raja membaca tulisan kecil di cincin itu,

“THIS TOO, WILL PASS.”

(DAN YANG INIPUN AKAN BERLALU)

 

Awalnya sang raja tidak terlalu paham dengan apa yang tertulis di sana,‎

‎tapi suatu ketika, ‎tatkala menghadapi persoalan kerajaan yang pelik,‎ akhirnya ia membaca tulisan di cincin itu & ia pun menjadi lebih tenang,

“Dan inipun akan berlalu.”

 

Tatkala ia sedang ber-senang², ‎ia pun tak sengaja membaca tulisan di cincin itu, ‎lalu ia menjadi rendah hati kembali.‎

 

Ketika kita punya masalah besar ataupun sedang dalam kondisi terlalu gembira, ingatlah kalimat itu,  ‎"Dan inipun akan berlalu."

 

Kalimat ini ‎kalau di renungkan dengan bijak akan mengantarkan diri kita pada keseimbangan hidup, ‎Tak ada satupun yang langgeng;‎

Jadi ketika kita punya masalah, ‎tidaklah perlu terlalu bersedih,‎

Tapi saat kita sedang senang, ‎nikmatilah...

APAPUN YANG KITA HADAPI SAAT INI,

SEMUANYA AKAN BERLALU.

“Hiduplah dengan penuh hikmat terhadap orang-orang luar, pergunakanlah waktu yang ada.”

(Kolose 4:5).

 

"MEMBERSIHKAN HATI 💞"

 

 

Mungkinkah selembar daun yang kecil dapat menutupi bumi yang luas ini?‎

Menutupi telapak tangan saja sulit...‎

 

 Tetapi kalau daun kecil ini menempel di mata kita, maka‎ tertutuplah bumi...

 

 Begitu juga bila HATI di tutupi PIKIRAN BURUK sekecil apapun, maka‎ kita akan melihat keburukan di mana², b‎umi ini pun akan tampak buruk...

 

 Jangan menutup MATA kita, w‎alaupun hanya dengan daun yang kecil,

 Jangan menutupi HATI kita dengan sebuah PIKIRAN BURUK, w‎alaupun hanya seujung kuku,‎

Bila HATI kita TERTUTUP, maka‎ TERTUTUPLAH SEMUA...

 

 Air yang banyak di lautan luas yang dalam takkan sanggup menenggelamkan sebuah perahu kecil yang ada di atasnya,

kecuali kalau air itu mulai masuk ke dalam perahu.

 

 Demikian juga dengan hidup ini, g‎osip dan segala penilaian negatif akan selalu ada di sekeliling kita,‎

namun semuanya itu takkan sanggup menenggelamkan kita, ‎kecuali kita membiarkan semua itu masuk ke dalam bejana hati kita.

 

Menjaga hati itu bukanlah tanggung jawab TUHAN, ‎melainkan adalah tanggung jawab kita masing².

 

 Kita tidak bisa menyalahkan TUHAN untuk setiap masalah yang hadir dalam hidup kita bila kita sendiri tidak bertanggung jawab,

karena sudah membiarkan "sampah" masuk dan mengotori hidup kita,

  Janganlah SESAT...

 

 TUHAN BUKANLAH seorang pembantu rumah tangga yang berkewajiban membersihkan rumah kita, ‎sehingga saat kita bangun tidur, ‎segalanya sudah beres bagi kita,‎

saat kita memgambil tanggung jawab untuk membersihkan hati kita dan menyaring apapun yang akan masuk ke dalamnya, maka‎ saat itu juga TUHAN baru akan melakukan tanggung jawab-NYA untuk memproteksi hidup kita dengan Damai Sejahtera.

 

Lukas 2:14

"Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya."

 

RANCANGAN TUHAN SELALU MENDATANGKAN KEBAIKAN

Jalan TUHAN memang kerap kali sukar di pahami dengan pikiran manusia yang terbatas.

Kisah Yusuf adalah contohnya, ‎sebagai anak kesayangan bapaknya,‎

Yusuf kecil yang penuh percaya diri tentu tak pernah menduga akan di jual saudara²nya sendiri. (Lihat Kejadian 37)

 

Tiga belas tahun yang sulit di lalui, ‎sebelum akhirnya Yusuf di percaya sebagai wakil raja. (Lihat Kejadian 39-41)

 

Ia mungkin ber-tanya² mengapa TUHAN mengizinkan semua itu terjadi,‎

hanya setelah menyelamatkan bangsanya dari kelaparan, ‎barulah ia paham bagaimana TUHAN berdaulat Mendatangkan Kebaikan melalui berbagai kesulitan yang ia alami.

 

Bukan hanya itu, ‎Yusuf pun di bentuk agar dapat menerima tanggung jawab yang besar dan mengasihi mereka yang dulu menyakitinya.

Mungkin anda mengalami salah satu atau beberapa masalah seperti Yusuf,‎

anda tidak paham mengapa TUHAN memberikan "ulat" dan bukannya "kupu-kupu",‎

Ingatlah bagaimana TUHAN berkarya melalui hidup Yusuf,

Mendatangkan Kebaikan yang jauh melampaui pikirannya.

 

Setiap keadaan dapat di pakai TUHAN untuk Mendatangkan Kebaikan, bahkan‎ bila orang lain semula berniat untuk menjahati kita,‎

Maukah kita Tetap Percaya dan Taat padaNYA?

 

“Pertolongan kita adalah dalam nama Tuhan,

yang menjadikan langit dan bumi.”

(Mazmur 124:8)

 

“Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.”

(Roma 8:28).

 

"RAHASIA BERKAT" --> KEIKHLASAN DAN KETULUSAN DALAM HIDUP‎

 

Bukan masalah berapa yang kita beri, namun‎ tentang KEIKHLASAN yang kita punya

 

Jangan melihat MATA dari apa yang kita lihat, namun‎ lihat dengan RASA, karena‎ TITIK JENUH terjadi saat ia melihat sekeliling hanya dengan MATA‎

Kuncinya adalah KEIKHLASAN.‎

 

Pujian manusia mungkin lebih kepada berapa juta, milyar atau berapa barang yang kita beri, ‎dan kita akan beroleh perlakuan tanpa batas seperti Raja, ‎semua akan menuruti kita,‎

kita akan berjalan di atas jubah keangkuhan kita.‎

 

Berbeda tentunya ketika kita memberi dengan KEIHKLASAN,

Bukan masalah berapa, karena‎ apa yang kita berikan adalah jumlah yang tak seberapa, tetapi pemberian kita sangat luar biasa meski di tengah kekurangan kita, dan bahkan tak seorangpun boleh tahu.

 

Tak masalah pujian dan kekaguman sesama kita, karena‎ bisa berbagi di tengah kekurangan tanpa pamrih adalah bukti bahwa kita tulus dalam memberi, itulah‎ RAHASIA BERKAT sesungguhnya.

 

3️   hal tidak pernah kembali:

WAKTU,

PERKATAAN,

PENGALAMAN.

 

3️   hal yang menghancurkan:

KEMARAHAN,

KESOMBONGAN,

KESERAKAHAN.

 

3️    hal yang tak boleh hilang:

KASIH,

SUKACITA,

DAMAI SEJAHTERA.

3️   hal yang tak pernah kekal:

HARTA,

JABATAN,

CINTA MANUSIA.

 

 

 

3️    hal yang membuat kita berharga:

KOMITMEN,

KERENDAHAN HATI,

KEJUJURAN.

 

3️ hal yang membuat kita bertahan dalam hidup:

IMAN,

PENGHARAPAN,

KASIH.

 

Setiap waktu yang telah kita habiskan dalam hidup ini, ‎tak akan terulang kembali, namun‎ ada satu hal yang masih tetap bisa kita lakukan, yaitu:

👉 BELAJAR dari masa lalu untuk hari esok yang lebih baik,

👉 BELAJAR dari pengalaman sendiri dan orang lain juga.

 

Jika kita hidup hanya untuk kepentingan diri sendiri,

meski berumur panjang sekali pun, ‎hidup seperti itu akan menjadi tidak berarti,‎

HENDAKNYA SETIAP ORANG BERSUMBANGSIH DENGAN TULUS UNTUK MEMPERKAYA ARTI KEHIDUPAN.‎

Titus 2:10-11

Jangan curang, tetapi hendaklah selalu tulus dan setia, supaya dengan demikian mereka dalam segala hal memuliakan ajaran Allah, Juruselamat kita.Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata.

 

BERGAUL DENGAN ORANG BERPRESTASI

 

Pelikan adalah burung penangkap ikan yang ulung,‎tapi di kota Monterey, California hal seperti ini tidak terjadi.

Di kota ini, ‎pelikan tak perlu bersusah payah untuk mendapatkan ikan,

karena banyak sekali pabrik² pengalengan ikan,‎

Tapi hal yang menakutkan terjadi, ‎ketika ikan di sepanjang pesisir mulai habis dan pabrik² pengalengan mulai tutup, ‎maka burung² tersebut mengalami kesulitan.

 

Karena sudah ber-tahun² tidak menangkap ikan, ‎mereka menjadi gemuk dan malas,‎

Ikan² yang dulu mereka dapatkan dengan mudah sudah tak ada, ‎sehingga satu persatu dari mereka mulai sekarat dan mati.

 

Para pencinta lingkungan hidup berusaha keras untuk menyelamatkan mereka,‎

Berbagai cara di coba untuk mencegah populasi burung ini agar tidak punah,‎

Sampai suatu saat terpikirkan oleh mereka untuk mengimport burung² pelikan dari daerah lain, ‎yaitu pelikan² yang berburu ikan setiap hari.

 

Pelikan² tersebut lalu bergabung bersama pelikan² setempat,‎

Hasilnya luar biasa, ‎per-lahan² pelikan² yang kelaparan tersebut tergerak untuk berburu ikan juga,‎

Akhirnya pelikan² di daerah tersebut hidup dengan memburu ikan lagi.‎

 

Les Giblin, seorang pakar hubungan manusia menjelaskan bahwa manusia belajar sesuatu dari panca inderanya:‎

1% dari rasa,‎

1½ % dari sentuhan,

3½ % dari penciuman,‎

11% dari pendengaran,‎

83% dari penglihatan.

 

John C Maxwel, seorang pakar kepemimpinan dalam sebuah surveinya membuktikan bahwa,

“Bagaimana seorang menjadi pemimpin?‎

5% akibat dari sebuah krisis,‎

10% adalah karunia alami,‎

85% adalah di karenakan pengaruh dari pemimpin mereka.”

Demikian halnya jika kita ingin semakin maju, maka‎ salah satu cara terbaik adalah BERGAUL dengan ORANG² YANG BERPRESTASI yang bisa kita temui.

 

PERHATIKAN CARA mereka BEKERJA,‎

LIHAT HIDUP mereka,‎

PELAJARI CARA BERPIKIR mereka,‎

LIHAT bagaimana mereka MENGAMBIL KEPUTUSAN² PENTING DALAM HIDUP mereka.

 

“Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.”

(1Korintus 15:33).

 

 

°°HIDUP YANG MENGASIHI TUHAN°°

 

Mazmur 31:23 (31-24)

"Kasihilah TUHAN, hai semua orang yang dikasihi-Nya! TUHAN menjaga orang-orang yang setiawan, tetapi orang-orang yang berbuat congkak diganjar-Nya dengan tidak tanggung-tanggung."

 

 

Jika dalam HIDUP ini:‎

🏓• Selalu memancarkan CINTA KASIH, maka ‎akan di SAYANGI.

 

Selalu BERMURAH HATI, maka‎ akan MURAH REJEKI.

 

🏈• Selalu BERBELAS KASIH, maka‎ di manapun pergi akan TERLINDUNGI.

 

🏀• Selalu JUJUR, maka‎ akan menjadi orang yg DI PERCAYA.

 

🥎• Selalu RENDAH HATI, maka‎ akan menjadi orang yg DI SEGANI.

 

🎱• Selalu SEMANGAT, maka‎ akan selalu MENGINSPIRASI.

 

🏐• Selalu BIJAKSANA, maka‎ akan banyak meraih SIMPATI.

 

🏉• Selalu ada SUARA yang tidak terdengar oleh telinga, ‎itulah SUARA HATI.‎

 

🎾• Selalu ada BENTUK yang tidak terlihat oleh mata, ‎itulah PIKIRAN.

 

🏸• Selalu ada AROMA yang tidak tercium oleh hidung, ‎itulah KEBAJIKAN.

 

🏒• Selalu ada RASA yang tidak terkecap oleh lidah, ‎itulah KETULUSAN.

 

🏹• Selalu ada SENTUHAN yang tidak teraba oleh kulit, ‎itulah KASIH SAYANG.

 

🎯• Selalu ada KONDISI BATIN yang tidak terpikir oleh pikiran, ‎itulah KESADARAN.

 

🎳• Selalu Sabar terhadap rencana TUHAN, ‎itulah IMAN.

 

🥊• Selalu Sabar terhadap diri sendiri, ‎itulah PENGHARAPAN.

 

🥋• Selalu Sabar terhadap orang lain, ‎itulah KASIH.

Kadang HIDUP memberi 100 alasan untuk menangis, tetapi‎ TUHAN memberi 1000 alasan untuk tersenyum, ‎hingga hari² kita di penuhi KEBAHAGIAAN dan BERKAT² TUHAN.

Tak ada seorang yang benar² bertobat tanpa memiliki "HATI YANG MENGASIHI TUHAN", ‎oleh sebab itu arahkanlah hati kita pada DIA, agar hati ini di perbaharui terus untuk mengasihi DIA.

 

 

Efesus 6:23-24

"Damai sejahtera dan kasih dengan iman dari Allah, Bapa dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai sekalian saudara.Kasih karunia menyertai semua orang, yang mengasihi Tuhan kita Yesus Kristus dengan kasih yang tidak binasa."

 

 

 

 

UNGKAPAN RASA SYUKUR DARI HATI YANG TERDALAM

ADALAH SUMBER DARI KEBAHAGIAAN ABADI‎

 

Sering kita bertanya pada diri kita sendiri:‎

 

Kenapa kita harus mengalami kesulitan, sementara orang lain bisa senang?

 

Kenapa kita harus bekerja keras sampai harus lembur, sementara orang lain sudah pulang ke rumah?

 

Kenapa kita selalu menjadi karyawan, sementara orang lain bisa jadi usahawan sukses?

 

Kenapa kita harus ber-hujan² naik angkutan umum, sementara orang lain merasa nyaman di kendaraan pribadinya?

 

Tetapi pernahkah kita bertanya:

 

🎱 Adakah orang lain yang lebih susah daripada kita malah tidak pernah tahu apa yang namanya senang?

 

🥎 Adakah orang lain yang tidak punya pekerjaan sama sekali sampai rela bekerja apapun?

 

🏀 Adakah orang yang bahkan untuk naik angkutan umum saja tidak mampu bayar?

 

🏈 Kenapa kita selalu melihat ke atas, dan‎ tidak pernah melihat ke bawah?

 

Kenapa saat kita susah kita menyalahkan TUHAN, tetapi‎ saat senang kita lupa pada TUHAN?

 

🏓 Kenapa kita selalu komplain, tetapi‎ Tidak Pernah Bersyukur?

 

Jawabannya:

tak ada di buku mana pun, tak ada di siapa pun, tetapi‎ di dalam HATI kita sendiri...

 

Bersyukurlah selagi mampu bersyukur,

Sebelum segalanya terlambat dan di ambil dari kita,‎

Ucapkanlah RASA SYUKUR atas berkat dan nikmat yang telah kita dapati hari ini.

 

UNGKAPAN RASA SYUKUR DARI HATI YANG TERDALAM ADALAH SUMBER DARI KEBAHAGIAAN ABADI.‎

 

Kolose 2:7

Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.

 

SIKAP BERTANGGUNG JAWAB ADALAH MODAL KEBERHASILAN DI BIDANG APAPUN

 

Karena kesalahannya, ‎Perdana Menteri Lithuania, Gediminas Kirkilas harus membayar denda sebesar 290 euro atau sekitar 4 juta rupiah,‎

Ia tertangkap basah merokok di sebuah bar di Klaipedia.

 

Pemerintah Lithuania memang memberlakukan larangan merokok di tempat² umum sejak tahun 2006,‎

Lucunya, orang yang mengusulkan larangan itu justru adalah Kirkilas sendiri.

Kirkilas tidak memungkiri kesalahannya, ‎ia langsung membayar denda tersebut.‎

 

Setiap manusia di dunia ini pasti pernah melakukan kesalahan, namun ‎tidak banyak yang mau mengakuinya, apalagi meminta maaf dan bertanggung jawab atas perbuatan yang sudah di lakukannya,‎

Gengsi merupakan alasan terbesarnya.

 

Pepatah lama mengatakan, ‎"BERANI BERBUAT, BERANI BERTANGGUNG JAWAB",‎

Sikap itulah yang di praktekkan Kirkilas,

Ia tidak membuat dalih apalagi melemparkan kesalahannya kepada orang lain, s‎ebuah sikap yang patut di teladani.

 

Dalam dunia kerja ,

kesalahpahaman, gesekan, benturan dapat terjadi kapan saja.

 

Lalu bagaimana respon kita?

 

Beranikah kita meminta maaf,‎

mengakui kelalaian yang sudah di buat,‎

dan berkomitmen untuk tidak melakukannya lagi?

SIKAP BERTANGGUNG JAWAB ADALAH MODAL KEBERHASILAN DI BIDANG APAPUN.‎

O.J Simpson pernah mengatakan,

"Hari di mana anda menerima tanggung jawab dan berhenti mencari alasan,

di hari itulah anda mulai melangkah menuju Sukses."

 

Hari ini mari kita belajar membiasakan diri bertanggung jawab terhadap tugas dan pekerjaan, agar‎ Karakter tersebut menjadi ciri khas dan memberi manfaat terhadap hidup kita,‎

Karena orang lain mungkin meragukan PERKATAAN Anda, tetapi ‎mereka selalu mempercayai PERBUATAN Anda.

 

Matius 25:20b-21a

Tuan, lima talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba lima talenta. Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar.

 

(Lihatlah, betapa baiknya TUHAN)

 

"Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!"

(Mazmur 34:9)

Pagi ini ketika kita bangun dan membuka mata, katakan perkataan ini “Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu !”  

-Lepaskanlah kegentaranmu, 

-lepaskankah segala kuatirmu,

 -dan lepaskanlah segala kesesakan serta kecemasan hatimu,

Mari

kecap dan lihatlah betapa baiknya TUHAN itu!

Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!

Daud mengatakan Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!  Orang yang berlindung kepada Tuhan mendapatkan kekuatan yang datangnya dari TUHAN. Setiap orang yang berlindung didalam TUHAN terimalah segala berkat-berkat yang datangnya dari TUHAN.

Percayailah TUHAN sepenuhnya, karena TUHAN itu baik bagi kita, rancangan-Nya bagi kita adalah rancangan damai sejahtera dan bukanlah rancangan kecelakaan untuk memberikan kepada kita hari depan yang penuh dengan harapan (Yeremia 29:11) Dan rancangan kebaikan serta pertolongan-Nya selalu dinyatakan kepada setiap orang yang berlindung kepadaNya.

 

CUMA 3 KATA....

 

Kehadiran seorang atasan yg selalu rendah hati akan memberi pembelajaran yg tergores dan sukar dilupakan dalam hati mereka yg dipimpinnya...

 

Keteladanan yg baik akan mampu membimbing..., membina..., dan mengembangkan para anak buah sehingga tercipta kerja sama yg sangat manis dan berakhir dengan mulusnya pencapaian yg maksimal dan memuaskan...

 

Buah bibir yg sederhana seperti : TERIMA KASIH..., MAAF .., dan TOLONG...adalah kata2 pendek, t e t a p i mempunyai dampak yg sangat Positif...

 

N a m u n sayangnya kata2 membangun seperti ini sudah menjadi barang yg sangat langka dikalangan para Bozz...,mereka kelihatannya sangaaattt alergi dan terlalu suliiiittt untuk dilontarkan dari mulutnya....

 

Orang2 yg merasa dirinya sudah hebat dan berkuasa kebanyakan mengeluarkan omelan..., caci maki.., ancaman..., dan kemarahan..., mereka adalah orang yg berjiwa Kerdil dan perlu banyak belajar lagi...

 

S e d a n g k a n orang yg berjiwa besar dan profesional akan tampak dari kata2 Positif yg dikeluarkannya, s e k a l i p u n ia sedang berada dalam suasana hati yg tidak mengenakkan...

 

Biasakanlah mengucapkan kata2 sederhana tetapi sangat membangun seperti : terima kasih.., maaf dan tolong.., k a r e n a hanya dengan menghargai orang lain, berarti kita telah menaikkan citra diri kita sendiri.

 

M u l a i l a h melakukannya saat ini juga..., daaan Lihat apa yg akan terjadi !

                 DO IT NOW !

 

(Motivasi penyemangat hidup‎)

 

Kita di lahirkan dengan otak tersembunyi di kepala,‎

sehingga bagaimanapun miskinnya kita, kita tetap kaya,

karena tak ada yang dapat mencuri otak kita.

 

Jika kita terlahir dalam kemiskinan, itu bukanlah kesalahan kita;

tapi jika kita meninggal dalam kemiskinan, itu adalah kesalahan kita.

Jangan rendahkan diri kita untuk mendapatkan sesuatu,‎

tapi rendahkan hati kita untuk memberikan sesuatu;‎

Tangan di atas lebih mulia daripada tangan di bawah.

 

Jika kita merasa bahwa kita tak pernah melakukan kesalahan selama hidup kita,‎

Maka sebenarnya kita tidak pernah mencoba hal-hal baru dalam hidup kita.

Jika kita lelah oleh karena masalah hidup,

t‎etap jangan mengeluh;‎

Diamlah sejenak untuk Instropeksi dan Istirahat sebelum berjuang lebih keras lagi,‎

sebab di dalam setiap masalah hidup yang kita anggap buruk,

terkandung ada Kebaikan yang harus kita temukan.

TUHAN memberikan makanan kepada burung2 diudara,‎

tapi DIA tak pernah melemparkan makanan itu ke dalam sarangnya.

TUHAN lebih peduli tentang karakter kita daripada kenyamanan kita;‎

Sasaran-Nya bukanlah untuk memanjakan kita secara fisik,‎

melainkan untuk menyempurnakan kita secara rohani.

Keadaan dan Situasi memang memberi warna pada kehidupan,‎

tapi anda telah di berikan fikiran untuk memilih warna yang di gunakan.

Jika kemampuan kita berasal dari TUHAN,‎

kita tidak akan pernah mampu, tanpa campur tangan Tuhan.

“Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.”

(Lukas 1:37)

 

TIDAK ADA WAKTU...

 

Terkadang ada begitu banyak orang tua yg hanya mementingkan Kebutuhan anak secara materi, n a m u n mengabaikan Perhatian dan Kedekatan dengan anak , karena kesibukan dalam bekerja sehingga ' Tidak Ada Waktu ' untuk mereka....

 

P a d a h a l kedekatan dengan orang tua sangat didambakan oleh sang anak...

 

Hendaknya kita juga memahami dan peka terhadap apa yg mereka butuhkan...

 

Tidak terpenuhinya kebutuhan anak secara jiwani bisa menimbulkan berbagai masalah dalam dirinya ketika ia bertumbuh dewasa...

 

Jangan sampai menyesal nanti, karena kita tidak memberikan waktu kepada mereka..., s e b a b kita tidak bisa memutar waktu dan mengulangi masa2 lalu kembali

 

Perlakuan kita terhadap anak ketika mereka masih kecil a k a n Menentukan menjadi anak2 seperti apa mereka kelak.....

 

S e b a b itu, jangan sia2 kan kesempatan yg ada untuk mengukir Kenangan Indah dengan anak, d e m i untuk membentuk  karakter mereka menjadi anak2 yg baik...

 

     BE A WISE PARENTS  !

 

(Mempersiapkan hari akhir ziarah di dunia)

 

Kehidupan kita adalah sebuah persiapan, baik untuk hidup abadi bersama Allah maupun menghadapi segala penderitaan dan godaan yang mendahuluinya. Peperangan rohani sungguh nyata,

-entah kita sadar atau tidak,

-entah menghendaki atau tidak.

Maka apa saja yang membuat kita terlena, harus dihindari. Yang sering membuat terlena adalah; -kesenangan-kesenangan duniawi yang menggoda dan menggiurkan,

-kerja tiada henti tanpa istirahat sehingga tidak pernah berdoa,

-cemas akan segala sesuatu tetapi tidak pernah cemas dan risau ketika kehidupan rohani benar-benar parah.

Tidak seorang pun dari kita dapat menghindari hari akhir.  

-Bagi beberapa orang, hari akhir akan terasa tiba-tiba dan sangat menyakitkan,

-bagi yang lain terasa menyesakkan.

-Bagi orang beriman, ia hanya ingin sampai pada tujuan akhir, yaitu Allah. Kematian tidak menakutkan, tetapi menjadi sebuah refleksi untuk sampai pada kepenuhan hidup. Kematian merupakan pintu untuk memasuki kehidupan yang sebenarnya.

Yang dituntut dari kita adalah hidup dalam cinta.

Hidup hari ini akan menentukan hidup pada saat nanti, iaitu kehidupan abadi bersama Allah.

Tuhan mengingatkan untuk selalu berjaga-jaga dan berdoa agar kita tidak masuk ke dalam pencobaan (Mat 26:41). Kita harus berjaga-jaga dan berdoa, karena begitu banyaknya musuh dan ancaman di sekitar kita dan karena kita ini lemah.

Lewat doa kita boleh membetengi diri dari pengaruh jahat.

Maka doa harus menjadi prioritas dalam kehidupan kita.

Tanpa doa kita akan tercekik oleh polusi dunia. Apakah doa sudah menjadi prioritas dalam hidupku ?

 

AYAH BIJAK

 

Rasanya tidak adil, jika hanya anak2 saja yg disuruh untuk menghormati orang tua mereka, anak2 juga punya 'hak' untuk dihargai.

 

Karena bagaimana mungkin anak2 dapat bertumbuh menjadi orang2 yg dapat menghormati orang lain, k a l a u ia hidup dalam lingkungan yg tidak memberikan contoh bagaimana cara menghargai orang lain...

 

Bagaimana mungkin anak2 akan menghormati orang lain, j i k a ia sendiri sudah mengalami berbagai macam perlakuan yg menyakitkan...

 

Itulah sebabnya , anak2 harus merasakan lebih dahulu apa yg namanya 'dihargai' oleh kedua orang tuanya, k h u s u s n y a oleh Ayahnya, karena biasanya sang Ayah lebih suka berlaku sebagai 'diktator' atau 'penguasa' jika sedang berada di rumah...

 

Tuhan ingin 'meminjam' tangan..., kaki...,mata...,telinga..., dan khususnya hati sang Ayah untuk menyalurkan KasihNya kepada anak2...

 

Para ayah hendaknya menghargai anak2 , supaya nantinya si anak akan bertumbuh dengan baik dan hormat serta menghargai orang lain...

 

   LOVE and CARE THEM !

 

(Tuhan Sumber Segala Jawaban Doamu)

 

Setiap orang pasti memiliki pergumulannya masing-masing.

-Ada yang berat,

-ada yang ringan, semua itu tergantung dengan kesanggupan mereka. Kamu pun tentu juga memiliki pergumulan. Seberapa berat pergumulanmu hanyalah dirimu dan Tuhan yang tahu.

Mungkin kamu tidak dapat membagi bebanmu kepada orang lain. Namun kamu masih memiliki Tuhan Yesus yang siap mendengar setiap keluh kesahmu. Saat kamu memberikan kesesakanmu kepada Tuhan, Dia akan menggantinya dengan kelegaan.

-Apapun masalahmu, Tuhan memiliki solusinya.

-Apapun penyakitmu, Tuhan sanggup menyembuhkannya.  

-Apapun pergumulan doamu, Tuhan pasti akan menjawabnya.

-Apapun keperluanmu, Tuhan mampu mencukupkan.

Jangan ragu untuk meminta kepada-Nya karena Ia akan memberikan yang terbaik kepadamu.

"Terpujilah Tuhan! Hari demi hari Ia menanggung bagi kita; Allah adalah keselamatan kita."

(Mazmur 68: 20)

 

RELA BERKORBAN

 

Kalau kita perhatikan pengorbanan seorang bapak selaku pemimpin dalam rumah tangga, m a k a ia adalah seorang yg rela berkorban bagi kepentingan keluarganya

 

Ia rela bangun lebih awal dan tidur lebih malam..., ia rela hujan - kehujanan..., panas -kepanasan..., bekerja keras..., membanting tulang..., memeras keringat..., d e m i untuk mencari nafkah bagi keluarganya...

 

Begitu juga seorang Pemimpin yg baik dalam suatu organisasi ataupun lingkungan daerah.., t e r l e b i h suatu negara, seharusnya memiliki sifat yg sama seperti yg telah ditunjukkan oleh seorang bapak tadi, yaitu Rela Berkorban...

 

Sikap rela berkorban tidak tumbuh secara instan atau seketika, t e t a p i melalui proses yg didasarkan pada sikap yg rela melepaskan hak dan kenyamanan pribadinya...

 

K e t i k a seorang dipercaya sebagai Pemimpin, m a k a ia harus sudah mempersiapkan dirinya dengan sikap yg rela Melepaskan banyak hak nya.., b a h k a n rela Tidak Memikirkan Kepentingan Dirinya...

 

B u k a n bersikap sebaliknya menjadi seorang Bozz atau Diktator yg bertindak semau gue dan se wenang2 sehingga akan menyusahkan dan menyengsarakan orang2 yg berada dibawahnya...

 

K a l a u saja sikap Rela Berkorban yg seperti ini dimiliki oleh setiap Pemimpin, m a k a semua yg dipimpinnya akan bisa merasakan Kedamaian dan Kesejahteraan..

 

Buanglah sifat yg hanya mau mementingkan diri sendiri, karena Tuhan h a n y a akan mengangkat dan membela pada orang2 yg rela berkorban dan tidak mempertahankan hak nya.

 

      BE A WISE LEADER !!!

 

(Hiduplah dalam Kasih & damai serta rendah hati)

 

Jika kita percaya bahwa Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan...;

-Yang Maha Kasih,

-Maha Kuasa,

-Maha Tahu

-dan Maha Pengampun,

maka kita harus hidup taat dan takut kepada-Nya,

sebab mata-Nya setiap saat mengawasinya;

jalani hidup ini dengan rendah hati dan penuh kasih,

sebab Dia juga sangat mengasihi kita:

lakukan apa yang benar di mata-Nya serta berkenan dihati-Nya;

hidup lebih indah -jika dihadapi dengan bijak,

-belajar menerima apa adanya,

-dan berfikir positif,

maka

-jalanilah hidup ini dengan keinsafan hati nurani dan ikhlas,

-dibingkai dengan sabar,

-taat dan sabar menantikan janji-janji Tuhan,

sebab apa yang telah Dia firmankan pasti akan digenapi-Nya,

-disampul dengan kebaikan,

-dan dibaluti hati yang penuh kasih sayang,

belajarlah tiada hari tanpa kasih,

-hidup ceria bebas leluasa,

-selalu berlapang dada dan mengalah !

Hidup ini singkat, maka jangan membuatnya lebih singkat lagi dengan sesuatu yang sia-sia;

-jangan membalas kejahatan dengan kejahatan,

-jangan iri hati dengan milik orang lain,

tapi

-syukuri apa yang kita miliki,

~

-jangan menghalalkan berbagai cara untuk mencari keuntungan tapi merugikan orang lain,

-jangan merencanakan sesuatu yang jahat untuk ? mencelakai orang lain,

-jangan bersumpah palsu untuk mencelakai orang benar,

jauhi semua kejahatan dan kelaliman serta kemaksiatan,

hargai kasih dan pengorbanan yang telah Dia berikan,

peliharalah Anugerah Keselamatan hidup kekal yang telah Tuhan beri, Amin !

Hidup ini adalah belajar...

-Belajar bersyukur meski tak cukup,

-belajar memahami meski tak sehati,

-belajar memberi meski tak seberapa,

-belajar bersabar meski terbebani,

-belajar mengasihi meski disakiti,

-belajar setia meski tergoda,

-belajar tenang meski gelisah,

-belajar percaya meski susah,

-belajar senyum meski hati ingin menangis,

 -belajar ikhlas meski berat,

tetap

taat dan bersyukur kepada-Nya,

teruslah berbuat kebaikan meski tak dikenal orang,

seperti jantung yang tidak terlihat namun terus berdenyut memberikan kehidupan,

maka Tuhan yang tak terlihat tapi setia akan terus menyertai dan memberkati kita,

ingatlah !

Tuhan tidak berkenan kepada pelaku kejahatan,

tapi Tuhan berkenan kepada orang-orang yang taat dan takut kepada-Nya.

"Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya."

(Yak 5 : 16b ).

 

HORMATILAH MEREKA

 

S e r i n g k a l i terjadi kalau orangtua punya kedudukan.., perusahaan.., kaya.. dan warisannya banyak.., m a k a si anak menjadi orang yang penurut.., tidak  berani kurang ajar.., tetap hormat kepada orangtuanya..,    s e k a l i p u n mereka sudah tua dan tidak berdaya lagi... 

 

S e b a l i k n y a kalau orangtuanya miskin.., tidak punya apa-apa.. dan tidak terhormat.., seringkali si anak kurang peduli.., meremehkan.., b a h k a n kadang-kadang ada yang tega menelantarkan dan menghina mereka.

 

S e k a l i p u n orangtua kita tidak punya apa-apa dan tidak bisa diharapkan, kita harus tetap menghormati mereka dengan penuh cinta dan kesungguhan hati .

 

Setiap anak yang sungguh-sungguh menghormati orangtuanya, hidupnya akan diberkati Tuhan jasmani & rohani. 

 

Jangan sekali-kali kurang ajar.., jangan pernah hitung-hitungan..,  ketika kita memberi sesuatu kepada orangtua, karena Tuhan yang akan membalas memberkati kembali dengan limpahnya...

 

Sudahkah kita menghormati mereka ?

 

Lakukanlah saat ini juga, s e b a b esok mungkin kan terlambat...

 

(Belajar jangan suka mabuk-mabukan)

 

Seorang pemabuk, pencinta minuman keras yang sedang mabuk atau lupa diri, ketika dia di tegur akan mengatakan 'aku tidak mabuk' atau akan marah atau mengatakan bahwa kitalah yang mabuk.

Di hati seorang pemabuk tidak ada rasa rendah hati, sebab ketika dia sedang mabuk, maka dia menganggap dirinyalah yang paling jagoan atau paling kuat dan hebat.

Bermacam-macam perilaku boleh terjadi ketika seorang sedang mabuk karena semua di luar kendalinya.

Penagih alkohol berlebihan atau minuman yang memabukkan dan semacamnya tidak akan pernah berhenti mencari minuman keras tersebut, walaupun minuman keras itu membuat dia menderita atau jungkir balik sekalipun.

Pasti ke esok pagi harinya dia akan tetap mencari minuman yang boleh memabukkan dirinya. Itulah ketagihan atau kecanduan minuman keras namanya.

"Celakalah mereka yang bangun pagi-pagi dan terus mencari minuman keras, dan duduk-duduk sampai malam hari, sedang badannya dihangatkan anggur!"

(Yesaya 5: 11)

Anggur atau minuman keras memang sangat baik untuk kesehatan, tetapi jika sudah berlebihan akan membuat seseorang akan mabuk, lupa diri.

Seorang pemabuk tidak akan pernah merasa puas diri karena dia ingin dipuji dan kerap sekali dia membanggakan diri kerana sudah mabuk.

Ketidakpuasan diri, mau dianggap jago, seorang pemabuk terkadang mencampur-campur minuman alkohol dengan bahan-bahan lain, agar minumannya lebih keras lagi dan mempercepat dia mabuk.

Seorang pemabuk tidak akan sadar minuman campuran atau minuman yang tidak sesuai standard akan membahayakan dirinya, bahkan kita sering kita dengar orang meninggal karena minuman yang tidak diketahui standardnya.

"Celakalah mereka yang menjadi jago minum dan juara dalam mencampur minuman keras;"

(Yesaya 5: 22)

Salah satu sifat seorang Pemabuk akan merasa bangga jika dia benar-benar sedang mabuk.

Orang yang mabuk kadang ada yang seperti orang kurang waras, suka berbuat kacau, keributan, onar, berteriak-teriak dengan suara keras, merusak dan lain lainnya, karena semua itu di lakukannya di luar kontrol pikirannya.

Mari kita belajar menjauhkan keluarga kita dari minuman keras atau minuman-minuman yang memabukkan, sebab minuman itu tidak baik untuk kesehatan dan perkembangan jiwa dan terlebih-lebih TUHAN melarang umat-Nya yang selalu hidup di dalam kemabuk-mabukan.

Orang yang sedang di dalam keadaan mabuk sukar untuk berlaku bijaksana, sebab pikirannya dibawah kendali minuman keras.

"Anggur adalah pencemooh, minuman keras adalah peribut, tidaklah bijak orang yang terhuyung-huyung karenanya."

(Amsal 20: 1)

 

SAYANGI MEREKA

 

Ketika kita masih muda dan memiliki anak2 yg masih kecil, m a k a mereka menjadikan kita seperti BOLA BASKET 🏀... yg selalu menjadi rebutan k a r e n a ada sesuatu yg mereka ingin dapatkan dari kita....

 

T e t a p i ketika kita telah menjadi tua, m a k a kita akan seperti BOLA VOLI  🏐 yg dioper ke sana ke mari..., dari satu anak ke anak yg lain...,k a r e n a mereka anggap orang tua hanya bisa menyusahkan dan membatasi kebebasan mereka untuk beraktifitas...

 

Daaaan....ketika kita telah menjadi semakin tua, m a k a anak2 memperlakukan kita seperti BOLA SEPAK yg ditendang kesana kemari k a r e n a  semakin menyusahkan dan hanya dianggap sebagai beban....

 

Daaan ketika sudah jompo..., anak2 memperlakukan kita seperti bola golf 🏌dibuang sejauuuuhhh mungkin .

Kalau bisa sesegera mungkin agar masuk lubang....

 

INGAT, sebagai anak-anak yg memiliki orang tua, kita pun akan menjadi tua seperti mereka, dan apa yg kita telah tabur didalam kehidupan ini , akan kita tuai hasilnya dikemudian hari....

 

Oleh sebab itu jadikanlah org tuamu seperti BOLA RUGBY 🏈m e s k i p u n berlumuran lumpur n a m u n tetap dipeluk dan didekap dengan eratnya ...

 

Sayangi orang tua kita selama masih ada kesempatan,    s e b a b esok mungkin kan terlambat....

 

(Kasih Allah yang tanpa syarat)

 

Apa yang dapat kita katakan mengenai Kasih Allah ?

Kita dapat mengatakan bahwa Kasih Allah itu tanpa syarat.

Allah tidak bersabda, "Aku mencintaimu asal...".

Tidak ada syarat-syarat dalam hati Allah.

Kasih Allah tidak tergantung pada apa yang kita kerjakan atau katakan,

-pada kecantikan

-ketampanan

-atau kepandaian kita, -pada keberhasilan -atau popularitas kita. Kasih Allah bagi kita sudah ada sebelum kita dilahirkan,

dan akan terus mengalir sesudah kita meninggal.

Kasih Allah itu dari kekal sampai kekal, tidak terikat pada waktu maupun tempat.

Apakah itu berarti bahwa Allah tidak memperhatikan apa yang kita kerjakan atau katakan ?

Tidak,

karena Kasih Allah tidak akan menjadi nyata kalau Dia tidak mempunyai perhatian.

Mengasihi tanpa syarat tidak berarti mengasihi tanpa keprihatinan-keprihatinan

Allah berkehendak untuk masuk ke dalam hubungan dengan kita dan mengharapkan agar kita membalas kasih Allah itu.

Marilah kita memberanikan diri untuk masuk ke dalam hubungan yang intim dengan Allah tanpa takut, tetapi dengan keyakinan bahwa kita akan menerima Kasih dan menerimanya semakin banyak.

 

PAPA Vs MAMA        

 

Papa adalah orang yang tdk pernah ada di foto, ketika kita bertanya, dimanakah papa ??? Karena papa adalah orang yang memotret foto tersebut

 

Papa adalah orang yang selalu 'kejam', ketika dia memarahi kita, supaya kita menjadi dewasa.

 

Papa adalah orang yang selalu menjadi orang sibuk yg tdk pernah menemani kita2.

Karena dia bekerja untuk keperluan kita  se hari2.

 

Disaat mama sedang bersama anaknya, papa juga kepingin bersama, tetapi beliau harus bekerja untuk kepentingan anaknya.

 

Papa adalah orang yang selalu dimarahi oleh Boss perusahaannya bekerja yang  kata2 nya selalu kasar,  ketika memarahi pegawainya.

 

Papa mempertaruhkan harga dirinya d e m i untuk menghidupi keluarganya.

 

Papa adalah orang yang tdk akan pernah kelihatan ketika bayi pertama kali membuka matanya dimuka bumi, karena saking bahagianya , dia mencoba untuk menjauhkan diri supaya tetesan air mata bahagianya tdk kelihatan orang lain...

 

Papa adalah orang yg selalu disalahkan  dalam setiap permasalahan rumah tangga.

Karena papa selalu mencoba untuk diam, supaya anak tdk menyalahkan siapapun dalam hal tsb.

 

Papa selalu 'salah' ketika tdk dibelikan mainan/makanan yg kita  inginkan, padahal papa selalu ingin memenuhinya .

 

Beliau akan berusaha, dan dalam hati papa, akan bersedih bila melihat anaknya bersedih.

 

Dalam semua masalah tanggung jawab keluarga, selalu saja Papa lah yg disalahkan bila tidak mencukupi...

 

Padahal kita  juga harus berpikir, tanpa beliau , maka kita tdk ada apa2 nya  didunia ini.

 

Disaat semua lagu didunia dan puisi dimana saja selalu mengumandangkan nama Mama. Papa juga tdk akan mengeluh, karena Beliaulah pahlawan tanpa tanda jasa.

 

Sayangilah beliau saat ini juga, s e b a b esok mungkin kan terlambat... ( Maleakhi 4 : 6 ).

 

MASIH ADA TUHAN

 

“Sebab itu janganlah kamu bodoh,

Tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak TUHAN.”

(Efesus 5:17)

 

Saat HATI berkata INGIN,

namun TUHAN berkata, “TUNGGU...”

 

Saat AIR MATA menetes semakin deras,

TUHAN berbisik dengan lembut, ‎“TERSENYUMLAH...”

 

Saat smua terasa MEMBOSANKAN,

TUHAN berkata, “BERTAHANLAH...”

 

Saat PUNDAK terasa LELAH memikul BEBAN,

TUHAN menguatkan dengan berkata, ‎“TERUSLAH MELANGKAH...”

 

Saat KEMARAHAN menguasai diri,

TUHAN menenangkan dengan berkata, ‎“BERSABARLAH...”

 

Saat KEEGOISAN memuncak,

TUHAN meluluhkan HATI dengan berkata, ‎“MENGALAHLAH...”

 

Seorang yang DEKAT dengan TUHAN, bukan berarti tidak ada AIRMATA,

Suatu saat TUHAN akan ubahkan AIRMATA menjadi MATA AIR.

 

Seorang yang TAAT pada TUHAN, bukan berarti tidak ada KEKURANGAN,

Suatu saat TUHAN gantikan kekurangan itu menjadi KELIMPAHAN.

 

Seorang yang TEKUN berdoa, ‎bukan berarti tak ada masa² SULIT,

Suatu saat pasti ada KELEGAAN.

 

Yang pasti orang tersebut akan selalu mengalami PENYERTAAN TUHAN;‎

Walau BERGUMUL pasti ada HARAPAN,‎

Walau di padang Gurun pasti DI PELIHARA oleh TUHAN,‎

Walau masih dalam PROSES suatu saat pasti DI PROMOSIKAN TUHAN,‎

Biarlah TUHAN yang berdaulat sepenuhnya atas hidup kita, k‎arena TUHAN TAU waktu yang TEPAT untuk memberikan yg TERBAIK.

 

MASIH ADA TUHAN DI DALAM HIDUP INI,‎

JANGAN PERNAH MENYERAH...

 

“Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak;

Takutlah akan TUHAN & jauhilah kejahatan.”

(Amsal 3:7)

 

JADILAH ORANG PERTAMA YANG MENGHORMATI DIRI KITA SENDIRI

 

 

Van Bernard adalah anak usia 6 tahun yang ceria dan punya selera humor tinggi.

 

Apakah keistimewaan Van Bernard hingga ia nongol di YouTube dan banyak orang menyemangatinya?

 

Van Bernard di diagnosa menderita spinal muscular atrophy tipe 2 sejak usianya masih 10 bulan,‎

alhasil sejak usia 18 bulan ia harus menghabiskan waktunya dengan duduk di kursi roda.

 

Penyakit yang di alaminya membuat Bernard tak bisa berlari atau main lompat²an seperti anak² seusianya, ‎namun soal SEMANGAT, ‎jangan sepelekan,‎

Bernard masih sama cerianya seperti anak² lainnya,‎

ia sempat menyanyikan lagu di YouTube berjudul Ho Hey dengan guru terapi musiknya, Tom Curry.

 

Video tersebut di upload untuk membantunya memperoleh sumbangan dana yang di gunakan untuk kepentingan penelitian penyakit yang serupa,

serta membeli alat² yang memudahkan Bernard beraktivitas.

Jika anak seperti Bernard yang hidup dalam kekurangan fisiknya saja masih punya SEMANGAT sedemikian besar,‎

bagaimana dengan kita yang punya banyak kesempatan bergerak bebas ke sana kemari?

 

Tanamkan SEMANGAT Bernard di dalam diri kita dan buat hidup kita lebih BAHAGIA.

 

“Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya,

tetapi siapa akan memulihkan semangat yang patah?” (Amsal 18:14)

 

Seorang OPTIMIS hanya punya satu kekuatiran, ‎yaitu dia tidak cukup menyiapkan diri bagi tantangan yang lebih besar di masa depan,‎

Seorang PESIMIS memiliki lebih banyak alasan untuk berkecil hati, ‎bahkan mengenai hal² yang berpotensi sangat baik.

 

Orang lain boleh saja menganggap enteng kita sekarang, ‎tapi kita TIDAK BOLEH menganggap enteng ‎diri kita sendiri,‎

JADILAH ORANG PERTAMA YANG MENGHORMATI DIRI KITA SENDIRI.‎

 

“Dia memberi kekuatan kepada yang lelah

dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.”

(Yesaya 40:29)

IMAN DAN PENGHARAPAN YANG TIDAK MUDAH PADAM‎

 

 

 

Terkadang KASIH bersembunyi di balik TEGURAN,

untuk dapat menemukannya di perlukan HATI YANG MAU DI AJAR.

 

Terkadang KEBAIKAN bersembunyi di balik tongkat DIDIKAN,

untuk dapat melihatnya di perlukan TINDAKAN KETAATAN.

 

Seringkali KEBERHASILAN bersembunyi di balik KEGAGALAN,

untuk mendapatkannya di perlukan KETEKUNAN DAN SIKAP PANTANG MENYERAH.

 

Seringkali MUJIZAT bersembunyi di balik KEMUSTAHILAN,

untuk dapat mengalaminya di perlukan IMAN DAN PENGHARAPAN YANG TIDAK MUDAH PADAM.

 

Kita perlu menyadari bahwa KESEMPATAN BESAR sering menyamar di dalam TUGAS KECIL.

 

KARAKTER YANG KUAT sering menyamar di dalam PROSES YANG MENYAKITKAN,

sbab di balik KEKURANGAN tersimpan segala KELIMPAHAN-NYA,

 

Di balik PENDERITAAN tersimpan KEMULIAAN-NYA,‎

Di balik AIRMATA tersimpan ANUGERAH-NYA,‎

Di balik RASA SAKIT tersimpan PEMULIHAN-NYA,‎

Di balik PELANGGARAN tersimpan PENGAMPUNAN-NYA,‎

Sekalipun sang fajar tertutup awan gelap, tetapi‎ fajar tidak pernah terlambat bersinar,‎

Begitu pula dengan JANJI TUHAN, ‎tidak datang terlalu cepat atau lambat, tetapi ‎SELALU TEPAT WAKTUNYA.‎

 

Seperti sungai yang terus mengalir, ‎begitu pula Kasih Sayang TUHAN tak dapat di hentikan dan di pisahkan oleh apapun, ‎sekalipun itu kesalahan dan pelanggaran umat²NYA.‎

 

Dan ketika kita mulai merasa lelah dan ingin berhenti, t‎aruhlah JANJI TUHAN di dalam hati kita,‎

Ingatkanlah jiwa kita bahwa di balik setiap hal yang terjadi, ‎menyenangkan dan membawa kepedihan, ‎tak satu hal pun yang sia² dan tak berarti di dalamNYA,‎

Karena di dalam rencanaNYA, ‎tersembunyi banyak hal yang mendatangkan kebaikan bagi setiap orang yang mengasihi DIA.

 

‎“Kasih karunia menyertai semua orang, yang mengasihi Tuhan kita Yesus Kristus dengan kasih yang tidak binasa.”

(Efesus 6:24)

‎KUASA TUHAN NYATA

 

 

TUHAN menyertai dan hadir di dalam setiap jejak langkah di mana saja kita berada dan ke mana saja kita pergi.

 

“Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”

(Matius 28:20)

 

Kesadaran akan kehadiran KUASA TUHAN yang demikian menolong kita untuk menyelaraskan hidup ini pada Kehendak dan Rencana-NYA, ‎tak perlu takut kepada apapun juga yang mengganggu kedamaian,

meskipun kita tau ada banyak tingkah seperti keledai liar di sekitar kita.

 

Simak cerita berikut ini:‎

Ada seorang anak kecil yang sangat sayang dengan tanamannya,‎

anak itu benar² sangat menjaga tanaman itu karena takut terserang hama,‎

mulailah ia memasukkan tanaman itu pada sebuah kotak dan menutupnya.‎

 

Seminggu kemudian ia mencoba melihat tanamannya, betapa kagetnya saat di dapati tanamannya tidak tumbuh seperti yang ia harapkan,‎

tanaman miliknya begitu kerdil dan tidak subur.

 

Kotak miliknya membuat sinar matahari terhalang, sehingga ‎tanaman itu tidak bisa bertumbuh dengan baik.

Begitu juga dengan kehidupan kita, ‎terkadang kita begitu takut dengan berbagai macam masalah yang ada,‎

kita mulai mencari perlindungan diri, ‎agar hidup kita tidak tersakiti.

 

Ketakutan membuat kita lupa untuk berserah,‎

Ketakutan membuat kita menjadi kurang percaya kepada TUHAN,‎

Biarkan KUASA TUHAN bekerja dalam Kehidupan kita.

 

Saat TUHAN sudah turun tangan dalam hidup kita, maka ‎bersiaplah untuk menjadi anak² yang berkemenangan dalam setiap permasalahan yang kita hadapi.

“Orang-orang benar diselamatkan oleh TUHAN;

Ia adalah tempat perlindungan mereka pada waktu kesesakan; TUHAN menolong mereka dan meluputkan mereka, Ia meluputkan mereka dari tangan orang-orang fasik dan menyelamatkan mereka, sebab mereka berlindung pada-Nya.”

(Mazmur 37:39-40)

 

BERSYUKUR DENGAN APAPUN YANG KITA MILIKI

 

 

Berawal ada seorang pria buta yang membenci dirinya sendiri karena kebutaannya itu,‎

tidak hanya terhadap dirinya sendiri, ‎tapi dia juga membenci semua orang, ‎kecuali kekasihnya seorang.

Kekasihnya itu selalu berada di sampingnya untuk menemani dan menghiburnya,‎

dia berjanji akan menikahi kekasihnya bilamana suatu ketika dia sudah bisa melihat dunia.

 

Suatu hari ada seseorang yang dengan sukarela mendonorkan sepasang mata kepadanya, ‎sehingga akhirnya dia bisa melihat dunia ini lagi dan termasuk bisa melihat kekasihnya juga.

 

Kekasihnya bertanya, ‎"Sekarang kamu sudah bisa melihat dunia, a‎pakah kamu mau menikah denganku?"

 

Pria itu terguncang hatinya saat melihat bahwa kekasihnya ternyata buta,‎ dan dia menolak untuk menikahinya.

 

Kekasihnya begitu kecewa dan akhirnya pergi meninggalkannya dengan hati yang hancur dan berlinang air mata,

kemudian dia dengan susah payah menulis secarik kertas yang isinya singkat kepada pria itu,‎

"Sayangku, tolong jaga baik² kedua bola mataku..."‎

 

Kisah di atas memperlihatkan bagaimana Pikiran Manusia begitu cepat sekali berubah di saat apabila Status Hidupnya sudah berubah menjadi baik.

 

Hanya sedikit orang yang ingat bagaimana keadaan hidup sebelumnya,‎

dan lebih sedikit lagi yang ingat terhadap siapa dia harus berterima kasih, karena‎ telah menopang dia pada saat dia dalam kesusahan.

 

• Hari ini sebelum kita berpikir untuk mengucapkan kata² kasar,

Ingatlah akan seseorang yang tak "bisa berbicara".

 

• Sebelum kita mengeluh tentang hidup kita,

Ingatlah akan seseorang yang begitu cepat sudah "di panggil kembali ke surga".

 

Hidup ini adalah Anugerah, ‎sebab itu Bersyukurlah dengan apapun yang kita punyai.

“Kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan. Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah.”

(Kolose 3:14-15)

 

 

KEKUATAN HIDUP‎

 

 

Ada KEKUATAN di dalam KASIH,

dan orang yang MENGASIHI adalah orang yang KUAT,

karena ia bisa mengalahkan keinginannya untuk tidak mementingkan diri sendiri.

Ada KEKUATAN di dalam SUKACITA,

dan orang yang memiliki SUKACITA adalah orang yang KUAT,

karena ia tidak pernah terlarut dengan Tantangan dan Cobaan.

Ada KEKUATAN di dalam DAMAI SEJAHTERA,

dan orang yang penuh DAMAI SEJAHTERA adalah orang yang KUAT,

karena ia tidak pernah Tergoyahkan dan tidak mudah di Ombang-ambingkan.

Ada KEKUATAN di dalam KESABARAN,

dan orang yang SABAR adalah orang yang KUAT,

karena ia Sanggup Menanggung segala sesuatu dan ia tidak pernah merasa di sakiti.

Ada KEKUATAN di dalam KEMURAHAN,

dan orang yang MURAH HATI adalah orang yang KUAT,

karena ia tak pernah menahan mulut dan tangannya untuk MELAKUKAN YANG BAIK bagi sesamanya.

Ada KEKUATAN di dalam KEBAIKAN,‎

dan orang yang BAIK adalah orang yang KUAT,‎

karena ia SELALU MAMPU MELAKUKAN YANG BAIK bagi semua orang.

 

Ada KEKUATAN di dalam KESETIAAN,

dan orang yang SETIA adalah orang yang KUAT,

karena bisa Mengalahkan Kedagingan dengan ‎KESETIAANNYA kepada TUHAN dan sesama.‎

 

Ada KEKUATAN di dalam KELEMAH LEMBUTAN,

dan orang yang LEMAH LEMBUT adalah orang yang KUAT,

karena ia bisa Menahan Diri untuk TIDAK MEMBALAS DENDAM.‎

 

Ada KEKUATAN di dalam PENGUASAAN DIRI,

dan orang yang bisa MENGUASAI DIRI adalah orang yang KUAT,

karena ia bisa MENGENDALIKAN hawa nafsunya.

“Ketahuilah, Allah itu perkasa, namun tidak memandang hina apapun, Ia perkasa dalam kekuatan akal budi. Ia tidak membiarkan orang fasik hidup, tetapi memberi keadilan kepada orang-orang sengsara; Ia tidak mengalihkan pandangan mata-Nya dari orang benar, tetapi menempatkan mereka untuk selama-lamanya di samping raja-raja di atas takhta, sehingga mereka tinggi martabatnya.”

(Ayub 36:5-7)

 

 

KEKUATAN HIDUP DAN MATI ADA DI LIDAH

 

 

Sekelompok kodok sedang ber-jalan² melintasi hutan, 2‎ di antara kodok jatuh ke dalam sebuah lubang,‎

Semua kodok² yang lain mengelilingi lubang tersebut.

 

Ketika melihat betapa dalamnya lubang tersebut,

mereka berkata pada kedua kodok bahwa mereka lebih baik mati.

Kedua kodok tidak menghiraukan komentar itu dan mencoba melompat keluar dari lubang itu dengan segala kemampuan yang ada.

Kodok yang lainnya tetap mengatakan agar mereka berhenti melompat dan lebih baik mati,‎

Akhirnya salah satu dari kodok yang ada di lubang itu mendengarkan kata² kodok yang lain dan menyerah.

 

Dia terjatuh dan mati, sedangkan ‎kodok yang satunya tetap meneruskan untuk melompat sedapat mungkin,‎

Sekali lagi kerumunan kodok² tersebut berteriak padanya agar berhenti berusaha dan mati saja,‎

Dia bahkan berusaha lebih kuat, dan‎ akhirnya berhasil.

 

Ketika dia sampai di atas, ada kodok yang bertanya,

“Apa kau tak mendengar teriakan kami?”

 

Lalu kodok itu (dengan membaca gerakan bibir kodok yang lain) menjelaskan bahwa ia tuli,‎

Akhirnya kodok² sadar bahwa saat di bawah tadi kodok tuli itu menganggap mereka telah memberikan semangat kepadanya.‎

KEKUATAN HIDUP DAN MATI ADA DI LIDAH.

 

KEKUATAN KATA² yang di berikan pada seseorang yg sedang “jatuh” justru dapat membuat orang tersebut BANGKIT dan membantu mereka dalam menjalani hari².

 

KATA² BURUK yang di berikan pada seseorang yang sedang “jatuh” dapat MEMBUNUH mereka,

MAKA HATI²LAH DENGAN APA YANG AKAN KITA UCAPKAN.‎

 

Suarakan ‘Kata-Kata Semangat (Optimis)’ kepada mereka yang sedang menjauh dari jalur hidupnya,‎

Kadang memang sulit di mengerti bahwa ‘Kata-Kata Semangat’ itu dapat membuat kita BERPIKIR dan MELANGKAH lebih jauh dari yang kita PERKIRAKAN.

 

SEMUA ORANG DAPAT MENGELUARKAN ‘KATA-KATA SEMANGAT’,‎

UNTUK MEMBUAT BANGKIT DARI ‎PUTUS ASA, KETERPURUKAN DAN KEMALANGANNYA.

 

“Lidah lembut adalah pohon kehidupan, tetapi lidah curang melukai hati.”

(Amsal 15:4)

 

 

BERTAHAN DI DALAM IMAN DAN DOA

 

 

 

Ketika begitu banyak kegelisahan menggelembung menjadi satu dan memenuhi isi kepalamu,‎

Ketika kau tak tahu harus berbuat apa sementara begitu banyak persoalan menghantammu sekaligus,‎

Ketika seolah kau kehilangan keyakinanmu untuk berdiri tegar di antara semua badai kehidupan yang terjadi,‎

Bertahanlah satu hari lagi, ‎Jangan menyerah hari ini,‎

Karena kau tak pernah tahu apa yang esok hari akan di tawarkan kepadamu.

 

Jangan terlalu "cengeng" ketika menghadapi kesulitan, ‎benarlah ungkapan kuno yang berkata,

”MUSUH TERBESAR DALAM KEHIDUPAN KITA ADALAH DIRI KITA SENDIRI.“

 

INGATLAH,

Kesulitan, Masalah, dan Tantangan seperti apapun,‎

tak akan bisa menghalangi kita menjadi seorang PEMENANG,‎

sebab ada Tangan TUHAN yang senantiasa menopang kita.

 

Bertahanlah satu hari lagi di dalam Iman,‎

Bertahanlah satu hari lagi di dalam Doa,‎

Bertahanlah satu hari lagi bersama-NYA;

Dengan demikian akan kau dapati,‎

kau sudah jalani hari² bersama-NYA,‎

kau sudah jalani minggu demi minggu, ‎Bulan demi bulan, ‎Tahun demi tahun, ‎Dalam penyelenggaraan-NYA.

 

Jangan menyerah karena keadaan hari ini,‎

Hidup ini harus optimis, karena‎ kita tak pernah tahu ‎Rencana masa depan macam apa yang sudah di siapkan-NYA bagi kita.

 

“Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.”

(1Korintus 2:9)

 

MENYIKAPI PUJIAN DENGAN PENGUASAAN DIRI‎

 

 

Pujian ibarat pedang bermata dua, b‎isa PRODUKTIF kalau kita sikapi dengan  RENDAH HATI, s‎ebagai MOTIVASI DAN ALASAN UNTUK BERBUAT LEBIH BAIK,‎

Akan tetapi b‎isa juga KONTRAPRODUKTIF kalau kita sikapi dengan BESAR KEPALA, s‎ebagai bentuk KEMENANGAN dan KEBANGGAAN DIRI,

Maka penting sekali menyikapi PUJIAN dengan PENGUASAAN DIRI.

 

Tanpa PENGUASAAN DIRI,

kita akan mudah di mabukkan oleh PUJIAN.‎

 

Simak kisah berikut ini:‎

Sepasang angsa bersiap meninggalkan danau yang airnya mulai mengering.

Seekor kodok memohon untuk bisa ikut dengan mereka pindah ke danau lain, namun ‎angsa bingung bagaimana cara membawa si kodok.

 

Si kodok punya ide brilian,

"Kalian gigit kedua ujung akar rumput ini, ‎saya akan mengigit bagian tengahnya, ‎kemudian bawalah saya terbang."

 

Angsa setuju, ‎mereka pun terbang.

 

Di angkasa, sekelompok burung memuji kecerdikan mereka dan bertanya,

"Kalian sungguh cerdik, siapa yang punya ide secemerlang ini?"

 

Kodok menjawab dengan bangga, ‎"Ide saya...",‎

Saat itu terlepaslah gigitannya, ia pun jatuh ke bawah dan mati.

MABUK PUJIAN MERUPAKAN AWAL KEHANCURAN,

Seperti yang terjadi pada si kodok.‎

 

“Tinggi hati mendahului kehancuran,

tetapi kerendahan hati mendahului kehormatan.”

(Mazmur 18:12)

 

PENGUASAAN DIRI ADALAH DARI HIDUP YANG DI PIMPIN TUHAN,‎

sedangkan GILA HORMAT dan MABUK PUJIAN adalah bagian dari Hidup yang di pimpin DAGING.

 

Hidup yang di pimpin TUHAN berbuahkan hal² yang INDAH,

Hidup yang di pimpin DAGING berbuahkan hal² yang BURUK.

 

“Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing.”

(Roma 12:3).

 

FOKUS PADA HAL YANG TERPENTING ‎

 

 

 

BERHARAP adalah hal yang menyenangkan, ‎membuat kita semangat dan jauh dari rasa ragu,

tapi‎ terlalu banyak BERHARAP pada orang lain untuk MENGERTI dan MENERIMA kita, pada akhirnya hanya KEKECEWAAN yang kita dapat,

ada kalanya kita harus berhenti BERHARAP pada orang lain dan lebih FOKUS pada hal² yang lebih penting untuk kehidupan kita sendiri.

 

Melakukan berbagai Kegiatan dan Pekerjaan dalam waktu bersamaan akan membuat kita tampak begitu sibuk, namun ‎seringkali hal itu tidak bisa membuat kita menghasilkan PENCAPAIAN yang OPTIMAL.

 

Melakukan berbagai Kegiatan dan Pekerjaan dalam waktu bersamaan juga sangat mungkin membuat kita Berhadapan dengan Kekacauan dan Situasi yang tidak terkendali serta Rasa Frustasi,

tetapi memFOKUSkan diri pada satu TARGET PENCAPAIAN, kemudian memFOKUSkan berbagai STRATEGI dan CARA untuk MENCAPAINYA, akan mengantar kita pada KESUKSESAN.

 

Bagaimana dengan anda?

 

Tak ada salahnya memiliki banyak Bisnis,‎

Tak ada salahnya Aktif di berbagai Aktivitas,‎

Tapi kita juga harus memiliki PRIORITAS, dan‎ ada saatnya kita perlu menentukan mana FOKUS kita.

 

FOKUSlah yang membuat TARGET yang kita buat semakin Jelas,

sehingga bisa kita BIDIK dengan BAIK.

 

Ada banyak orang yg tergoda mendapatkan semuanya sekaligus, namun‎ faktanya saat kita FOKUS dan mau SABAR menjalankan satu persatu,

hasilnya seringkali akan LEBIH BAIK daripada mengerjakan semua hal sekaligus.‎

 

SATU TEMBAKAN YANG MENEMUI SASARAN LEBIH BAIK DARIPADA BERONDONGAN TEMBAKAN YANG TAK TERARAH.‎

 

”Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.”

(Filipi 4:9).

 

TUHAN MEMBERIKAN BERKAT SESUAI DENGAN PORSI KITA

 

 

Sudahkah kita memperhatikan hewan ataupun tumbuhan yang ada di sekitar kita?

 

Pernahkan muncul pertanyaan benak kita tentang bagaimana mereka dapat Bertahan Hidup?‎

 

Burung² di udara masih dapat terbang bebas dan hidup sampai detik ini, ‎padahal mereka tak pernah menabur dan menuai,‎

Rumput pun masih tetap tumbuh dengan subur tanpa bekerja;‎

Burung dan Rumput pun TUHAN pelihara, terlebih lagi kita adalah anak² TUHAN...

 

Dua ilustrasi di atas menggambarkan bahwa kita Janganlah Kuatir terhadap apapun juga.

 

Jangan Kuatir untuk mengalami kekurangan, karena‎ TUHAN selalu mencukupkan,‎

Di dalam alkitab di katakan bahwa biarlah kesusahan sehari cukup untuk hari ini saja.

 

“Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari esok,

Karena hari esok mempunyai kesusahannya sendiri,

Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.”

(Matius 6:34)

 

Berkat TUHAN selalu baru setiap pagi...‎

Sebagian orang mengganggap bahwa berkat adalah hal² yang menyenangkan saja, akan‎ tetapi sebuah ujian yang TUHAN ijinkan terjadi dalam hidup kita juga merupakan berkat yang tak ternilai harganya.

 

Seorang petani akan menuai setelah ia menabur,

Demikian juga kita‎ akan mendapat berkat berlimpah bila kita telah bekerja dan berusaha dengan baik,‎

TUHAN yang menumbuhkan kebun para petani dan TUHAN juga yang memberikan buahnya.

 

Begitu juga dengan kita,

TUHAN AKAN MEMBERIKAN BERKAT SESUAI DENGAN PORSI KITA, KARENA‎ TUHAN TAHU YANG TERBAIK DALAM HIDUP KITA.

 

“Alangkah limpahnya kebaikan-Mu

yang telah Kausimpan bagi orang yang takut akan Engkau,

yang telah Kaulakukan bagi orang yang berlindung pada-Mu,

di hadapan manusia!”

(Mazmur 31:9)

 

SELALU ADA SEGI POSITIF DALAM HIDUP KITA‎

 

 

 

Jan Koun, pendiri WhatsApp, ‎lahir dan besar di Ukraina dari keluarga yang miskin,‎

Saat usia 16 tahun ia nekat pindah ke Amerika, demi mengejar apa yang kita kenal sebagai "American Dream".

 

Di usia 17 th, ia hanya bisa makan dari jatah pemerintah,‎

Ia nyaris menjadi gelandangan dan t‎idur beratap langit, beralaskan tanah.

 

Untuk bertahan hidup, ‎dia bekerja sebagai tukang bersih² supermarket,‎

Hidup kian terjal saat ibunya di diagnosa kanker, m‎ereka lalu hidup hanya dengan tunjangan kesehatan seadanya.

 

Koun lalu kuliah di san jose university, ‎tetapi ia milih drop out,‎

Ia lebih suka belajar programming secara otodidak.

 

Karena keahliannya sabagai programer,

Jan Koun di terima bekerja sebagai engineer di Yahoo dan i‎a bekerja di yahoo selama 10 tahun.‎

 

Di sana ia berteman akrab dengan Brian Acton,‎

Mereka berdua bikin WA tahun 2009 setelah keluar dari Yahoo, dan ‎mereka berdua sempat melamar ke Google, namun di tolak.

Google mungkin menyesal selamanya menolak lamaran mereka,‎

Setelah whatsApp resmi di beli dengan harga 19 miliar dolar AS atau sekitar Rp. 228 triliun.

 

Jan Koun melakukan ritual yang mengharukan,‎

Ia datang ke tempat di mana ia dulu setiap pagi antri untuk dapat jatah makan,‎

Pelan² air matanya meleleh, sebab i‎a tak pernah menyangka perusahaannya di beli dengan harga Rp 228 triliun.

Ia lalu terkenang ibunya yang sudah meninggal,‎

Ia menyesal tak pernah bisa mengabarkan berita ini kepada ibunya.

 

"Di tempat ini, nasib hidup saya pernah di pertaruhkan", begitu mungkin Jan Koun berbisik dalam hati.‎

 

Selalu ada Segi Positif dari semua hal yang terjadi,‎

Daripada sedih, ‎bukankah jauh lebih baik Bersuka cita dengan Berpikir secara Positif dan Optimis?

 

Rejeki mungkin datang dari arah yang tak terduga,

BAGI ORANG YANG BERPIKIRAN POSITIF, SELALU ADA JALAN,

WALAU SEMPIT, NOTHING IMPOSSIBLE.

 

”Orang malas tidak akan menangkap buruannya, tetapi orang rajin akan memperoleh harta yang berharga.”

(Amsal 12:27)

 

 

 

BELAJAR RENDAH HATI DAN TIDAK SOMBONG

 

 

 

Ada seorang pemuda sedang ber-jalan² di tepi sungai seorang diri,‎

dia melihat ada seorang gadis sedang mengamati aliran air di sungai.

 

Pemuda itu pun mendekatinya sampai pada akhirnya terlibat suatu pembicaraan sederhana.

 

"Apa yang sedang kau amati?" tanya pemuda itu

 

"aku sedang memikirkan tentang arti hidup dan bagaimana aku harus bersikap saat menjalani kehidupan ini," jawab gadis itu

 

Pemuda itu pun jongkok,‎sehingga tubuhnya sejajar dengan gadis itu dan berkata,

"MILIKILAH HIDUP SEPERTI AIR DAN JANGAN HIDUP SEPERTI AWAN..."

 

Gadis itu tampak kebingungan,‎

Ber-kali² dia melihat ke atas untuk menatap awan dan melongokkan wajahnya ke bawah untuk melihat air.

 

"Tak ada air yang bergerak ke atas,‎

Air mengajarkan kepada kita untuk selalu RENDAH HATI.

 

Air selalu mencari cara untuk bergerak ke bawah,

Sedangkan awan, ia sangat tinggi, s‎emakin ringan dan tinggi, maka‎ semakin tidak berbobot.

 

Saat kita hidup, mak‎a Hiduplah dengan penuh KERENDAHAN HATI,‎

Jangan hanya melihat ke atas, namu‎n PEDULI lah juga terhadap orang² yang berada di bawah.

 

Saat kita bersikap sombong, maka ‎orang akan memperbincangkan kita dengan negatif, k‎ita tak akan di hargai oleh mereka." Jawab pemuda itu

 

Hiduplah seperti air mengalir,‎

kalau sedang lancar, ya ok,

kalau sedang tersumbat, ya menunggu,

kalau harus terjun, ya lakukan saja semuanya dengan santai,‎

Hendaknya hidup kita seperti air yang selalu menjadi saluran berkat bagi sesama.

 

Jadikan hidup kita berharga dengan peduli terhadap orang² di sekitar kita,‎

Bersikap TENANG dan lebih SABAR jauh lebih baik,

nikmati saja apa yang datang dan apa yang pergi seperti melihat debu beterbangan di udara,‎

Mari kita sama² Belajar KERENDAHAN HATI dan TIDAK SOMBONG dalam hidup ini.

 

”IA membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum,

dan IA mengajarkan jalan-NYA kepada orang-orang yang rendah hati.”

(Mazmur 25:9).

 

TETAP ANDALKAN TUHAN DALAM HIDUP KITA

 

 

 

”Tuhan itu penopang bagi semua orang yang jatuh

dan penegak bagi semua orang yang tertunduk.”

(Mazmur 145:4)

Tahukah anda, orang BODOH dapat TUHAN jadikan PINTAR ??‎

Tahukah anda, orang MISKIN dapat TUHAN jadikan KAYA ??‎

Tahukah anda, orang SAKIT dapat TUHAN jadikan SEHAT ??‎

Tahukah anda, orang yang GAGAL dapat TUHAN jadikan BERHASIL ??‎

Tahukah anda, orang yang TAK MAMPU dapat TUHAN jadikan MAMPU ??‎

Lalu kenapa tidak andalkan TUHAN dalam segala perkara ??‎

 

Saat TERTEKAN dan BERBEBAN BERAT, ‎menangislah di bawah kaki TUHAN,‎

Ada banyak KELUHAN yang tak terkatakan, namun‎ TUHAN MENGERTI bahasa tiap tetes air mata,‎

BERSERAHLAH dan BIARKANLAH TUHAN memberi KELEGAAN dalam hidup kita.

 

Sesulit apapun beban kita, ‎Percayalah TUHAN itu BAIK, sebab‎ DIA tak akan membiarkan kita menanggungnya sendiri;

 

Seberat apapun jalan hidup kita, ‎Percayalah TUHAN itu BAIK, sebab‎ DIA tak akan membiarkan kita melaluinya sendiri;

 

Serumit apapun masalah kita, ‎Percayalah TUHAN itu BAIK, sebab‎ DIA tidak akan membiarkan kita menghadapinya sendiri.

“Sebab TUHAN mencintai hukum, dan Ia tidak meninggalkan orang-orang yang dikasihi-Nya.”

(Mazmur 37:28a)

 

Jadilah pribadi yang TEGAR,

meski yang lain TERKAPAR...

 

Jadilah pribadi yang KOKOH,‎

meski yang lain ROBOH...

 

Jadilah pribadi yang TETAP TERMOTIVASI,

meski yang lain FRUSTASI...

 

Jadilah pribadi yang BESAR HATI,

meski yang lain PATAH HATI...

 

Jadilah pribadi yang TANGGUH,

meski yang lain TERJATUH...

 

10 orang membenci kita,

TUHAN menyediakan 100 orang MENGASIHI kita.

 

100 orang yang tidak suka kepada kita,

TUHAN menyediakan 1.000 yang SUKA pada kita.

 

1.000 orang tidak mau menolong kita,

PERCAYALAH 1 tangan TUHAN yang SIAP MENOLONG dan MENOPANG kita,‎

TETAP ANDALKAN TUHAN DALAM HIDUP KITA‎.‎

 

“Kerahkanlah kekuatan-Mu, ya Allah,

tunjukkanlah kekuatan-Mu, ya Allah, Engkau yang telah bertindak bagi kami.”

(Mazmur 68:28)

 

 

JANGAN SOMBONG SAAT MEMBANDINGKAN ‎DENGAN ORANG LAIN‎

 

 

 

”Orang yang kurang ajar dan sombong pencemooh namanya,

ia berlaku dengan keangkuhan yang tak terhingga.”

(Amsal 21:24)

 

Apa yang membuat seseorang menjadi Sombong?

 

Apakah karena ia Kaya, Cantik, Tampan, Terkenal, Punya Talenta Hebat, Berkuasa?

 

Kita umumnya berpikir karena hal² itu, namun‎ sebenarnya persepsi itu keliru.

Ada orang yang cukup Kaya, tetapi ‎tidak Sombong,‎

Ada orang yang Berkedudukan Tinggi, tetapi ‎Tidak Arogan,‎

Tidak semua Wanita Cantik selalu Sombong, bukan?

 

Sebaliknya,

Ada yang berpenghasilan pas²an, ‎tapi lagaknya sangat Angkuh,‎

Ada Prajurit pangkat Kopral, ‎tapi Arogansinya seperti Jenderal,‎

Ada Wanita yang wajahnya biasa² saja, tapi merasa diri paling Cantik sedunia.

Lalu apa yang membuat orang menjadi Sombong?

 

KITA MENJADI SOMBONG KETIKA KITA MULAI MEMBANDINGKAN DIRI DENGAN ORANG YANG ADA DI BAWAH KITA.

 

Seseorang menjadi Sombong karena ia merasa Lebih Kaya, Lebih Pintar, Lebih Hebat, Lebih Berkuasa, Lebih Cantik di bandingkan orang lain.

 

Karena jika smua orang menjadi sama kaya, sama pintar, sama hebat, sama berkuasa, sama cantik, maka ‎tak ada lagi hal yang ia dapat Sombongkan.

 

Lepas dari apakah kita Kaya atau Miskin, ‎Cantik atau Tidak, ‎Atasan atau Bawahan,

ketika kita sudah membandingkan diri kepada orang lain yang berada di bawah kita, maka‎ kita sudah menjadi Sombong, ‎sebab itu terimalah keberadaan kita apa adanya tanpa harus membandingkannya dengan orang lain.

 

SEGALA BERKAT YAN TUHAN PERCAYAKAN SEHARUSNYA KITA PERTANGGUNG JAWABKAN,

BUKAN KITA PAKAI MENJADI ALAT KESOMBONGAN.

 

”Manusia yang sombong akan ditundukkan

dan orang yang angkuh akan direndahkan.”

(Yesaya 2:17)

 

MEMPERSIAPKAN DIRI SEBAIK MUNGKIN ‎

 

 

“Baiklah orang bijak mendengar dan menambah ilmu

dan baiklah orang yang berpengertian memperoleh bahan pertimbangan.”

(Amsal 1:5)

 

Seorang bijak mengatakan,

“DALAM HIDUP INI, ‎PERSIAPKAN DIRI KITA SEBAIK MUNGKIN,

DARIPADA MENUNGGU KESEMPATAN DATANG, ‎LEBIH BAIK KITA MENCIPTAKANNYA.”

Tahun itu ibarat sebuah pohon,‎

Bulan laksana cabangnya,‎

Hari sebagai rantingnya,‎

Jam sebagai daunnya,

Nafas kita sebagai buahnya.

Barangsiapa yang nafasnya selalu dalam ketaatan pada TUHAN, ‎selalu berusaha dengan SEMANGAT dan IKHLAS, maka‎ orang itu telah menanam pohon yg BAIK.

 

Belajarlah dari Masa Lalu,

Bersiaplah untuk masa depan,

Berikanlah yang terbaik untuk Hari ini,

Karena kenyataan Hari ini adalah mimpi Hari kemarin, dann‎ mimpi Hari ini adalah kenyataan esok Hari.

Hidup itu Indah, ‎Berusahalah sebisa mungkin mengambil waktu:‎

Untuk BERPIKIR,

karena itu adalah sumber KEKUATAN.

 

Untuk BERMAIN,

karena itu adalah RAHASIA dari MASA MUDA yang abadi.

 

Untuk BERDOA,

karena itu adalah sumber KETENANGAN.

 

Untuk BELAJAR,

karena itu adalah sumber KEBIJAKSANAAN.

 

Untuk BERSAHABAT,

karena itu adalah jalan menuju KEBAHAGIAAN.

 

Untuk TERTAWA,

karena itu adalah musik yang menggetarkan HATI.

 

Untuk MEMBERI,

karena itu adalah membuat HIDUP terasa LEBIH BERARTI.

 

Untuk BEKERJA,

karena itu adalah nilai KEBERHASILAN.

 

Untuk BERAMAL,

karena itu adalah kunci KEBAHAGIAAN ABADI.

Apapun yang terjadi,

Apapun yang kita hadapi,

kita selalu mempunyai PILIHAN.

 

PILIHAN yang menciptakan diri kita, dan‎ kita selalu bisa memilih untuk melakukan apa yang BAIK dan BENAR.

 

Hidup ini Indah dan akan indah, ‎semua tergantung pada PILIHAN kita,

Memilih untuk:‎

Tersenyum atau Cemberut?‎

Bersyukur atau Mengeluh?‎

Bahagia atau Bersedih?‎

Keep smiling and enjoy our Life,

Because Life is Wonderful...

 

“Jalan orang bodoh lurus dalam anggapannya sendiri,

tetapi siapa mendengarkan nasihat, ia bijak.”

(Amsal 12:15)

 

MENGISI HIDUP DENGAN HAL-HAL YANG BERGUNA

 

 

 

Seekor laba² menyombongkan diri karena tenunan sarangnya yang banyak,‎

ia menghina ulat sutra dgn membandingkan hasil tenunannya,

“Hai, ulat sutra, lambat sekali kau bekerja, p‎antas saja sarang yang kau buat tidak jadi²,

sedangkan aku dalam waktu singkat saja dapat menenun tenunan yang hampir tak terhitung banyaknya.”

 

Dengan tenang ulat sutra menjawab,

“Memang benar aku bekerja dengan lambat, ‎tapi lihatlah hasil akhirnya,‎

Tenunan ku sangat berkualitas, ‎bahkan manusia menjualnya dengan harga yang tinggi,‎

Bagus atau tidaknya sesuatu tidak di lihat dari JANGKA WAKTUnya, tetapi ‎dari MUTUnya...”‎

 

Laba² pun terdiam dan pergi entah ke mana, dan‎ ulat sutra kembali meneruskan pekerjaannya,‎

di benaknya, ulat sutera bergumam,

“Jika kita tidak bisa memahami keputusan orang lain,

hendaknya janganlah menghina atau menyalahkannya, menghormatinya dan menjadikan diri kita lebih baik.”‎

 

Abraham Lincoln pernah mengatakan, “Karangan yang bernilai,

bukan terletak pada berapa panjang atau pendeknya, melainkan pada isinya.”

 

Demikian juga NILAI HIDUP MANUSIA,

BUKAN TERLETAK PADA BERAPA PANJANG ATAU PENDEK UMURNYA,

MELAINKAN BAGAIMAN IA MENGISI KEHIDUPANNYA DI DUNIA INI.‎

 

Mungkin sebagian orang berpikir bahwa hidup ini hanya perlu di jalani saja,‎

Hidup ini akan menjadi lebih hidup jika mengisinya dengan hal² yang Berarti bagi orang lain dan Peduli dengan orang² sekeliling kita.

“Sebab jika kita hidup, kita hidup untuk TUHAN,

dan jika kita mati, kita mati untuk TUHAN.

Jadi baik hidup atau mati, kita adalah milik TUHAN.”

(Roma 14:8).

 

SPIRIT IS HOPE, ‎HOPE MAKE YOU SURVIVE

 

 

 

”Tuhan memelihara orang-orang sederhana;‎

aku sudah lemah, tetapi diselamatkan-Nya aku.”

(Mazmur 116:6)

 

Apapun yang terjadi terhadap kita, ‎tidak akan membuat kita lemah apabila kita tidak mengijinkannya,‎

Mulai dari sekarang jadilah manusia yang mampu MENEGASKAN DIRI ‎bahwa TAK ADA HAL YANG TAK MUNGKIN TIDAK BISA KITA CAPAI,‎

Asalkan kita tahu dan mau menjalankan apa yang kita impikan secara konsisten dan selalu bergantung kepada TUHAN,

kehidupan yang baik pasti akan kita capai.

 

SPIRIT IS HOPE, ‎HOPE MAKE YOU SURVIVE.‎

Orang lain kadang bertindak tidak masuk akal, tidak logis dan mementingkan diri sendiri,‎

Bagaimanapun maafkanlah mereka.

Kalau anda BAIK,

orang lain akan menuduhmu egois,

mempunyai maksud tersembunyi,

Bagaimanapun tetaplah BAIK.

 

Kalau anda SUKSES,

anda akan mendapatkan beberapa teman palsu dan musuh sejati,

Bagaimanapun tetaplah SUKSES.

 

Kalau anda TULUS dan JUJUR,

Orang lain akan berlaku curang padamu,‎

Bagaimanapun tetaplah TULUS dan JUJUR.

 

Apa yang anda usahakan bertahun-tahun,

Seseorang dapat menghancurkannya dalam semalam,‎

Bagaimanapun tetaplah BERUSAHA.

 

Kalau anda mendapatkan KETENTRAMAN dan KEBAHAGIAAN,

Orang lain mungkin cemburu,

Bagaimanapun tetaplah BERBAHAGIA.

 

Kebaikan yang anda buat hari ini,

Mungkin akan di lupakan orang lain besok,

Bagaimanapun tetaplah berbuat baik.

 

Berikan dunia ini yang terbaik yang anda bisa, dan‎ itu mungkin tidak akan pernah cukup,‎

Bagaimanapun tetaplah berikan dunia yang terbaik yang anda bisa.

 

P‎ada hari penghakiman terakhir, h‎al ini hanyalah antara anda dan TUHAN,‎

Bagaimanapun tidaklah pernah antara anda dan orang lain,

Maka JANGAN HIRAUKAN orang lain yang MENGHAMBAT HIDUP anda,

TETAPLAH BERIKAN YANG TERBAIK DARI DIRI ANDA.‎

“Baiklah tiap-tiap orang menguji pekerjaannya sendiri; maka ia boleh bermegah melihat keadaannya sendiri dan bukan melihat keadaan orang lain.”

(Galatia 6:4).

 

MENGOLAH KEBAHAGIAAN

 

 

“Orang berdosa dikejar oleh malapetaka, tetapi Ia membalas orang benar dengan kebahagiaan.”

(Amsal 13:21)

 

Sesuatu yang di awali dengan KEBURUKAN, KECURANGAN atau pun KEJAHATAN, ‎tak akan menjadikan manusia tenang di sepanjang hidupnya,‎

Ke mana pun bersembunyi, ‎di tempat tersudut di mana pun di kolong langit ini tak akan dapat menjamin KEBAHAGIAANNYA di dunia ini,

tak juga menjamin keselamatannya di akhirat.

 

BAHAGIA tak perlu di cari,

BAHAGIA juga tak perlu di usahakan sedemikian rupa hingga mengabaikan banyak hal dalam hidup ini;‎

BAHAGIA itu tak akan lari ke mana²,

karena BAHAGIA tersebut selalu menetap di HATI masing² pribadi manusia,‎

Hanya tergantung cara kita sebagai manusia bisa tidaknya, ‎mengolah KEBAHAGIAAN itu dengan satu dasar KEIKHLASAN di sertai RASA SYUKUR.

Bila rusak batin kita karena sesuatu hal, maka‎ berilah ruang untuk kita INTROPEKSI,‎

Pada dasarnya BATIN manusia BERSIH, namun‎ sering kita gores dengan KEPAHITAN, ‎sehingga membuatnya ternoda hingga rusak.

 

Maka MAKNAILAH HIDUP, karena:‎

» Lewat AIRMATA,

KEBAHAGIAAN kita terbentuk...

 

» Lewat PENOLAKAN,

KASIH kita di bentuk...

 

» Lewat MASALAH,

KARAKTER kita terbentuk...

 

» Lewat KESUSAHAN,

KEIKHLASAN kita terbentuk...

 

KEBAHAGIAAN datang dari dalam HATI YANG BERSIH.

 

Hati yang di penuhi KASIH,‎

Penuh Ucapan SYUKUR,‎

PENGHARAPAN akan TUHAN,‎

Dan IMAN bahwa TUHAN pegang kendali atas hidup kita...

 

KEBAHAGIAAN dapat di nikmati pada saat ini,‎

karena sudah BERDAMAI dengan masa lalu, dan‎ PENUH HARAPAN yang BAIK untuk masa depan.

“Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-KU, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti.”

(Yesaya 48:18)

 

KEBIASAAN AKAN MEMBENTUK KARAKTER

 

 

 

PERBEDAAN mendasar antara orang yang GAGAL dan SUKSES hanyalah terletak pada KEBIASAAN yang di lakukannya setiap hari.

 

Baik di sadari maupun tidak, ‎apa yang kita lakukan setiap harinya,‎

lama-kelamaan akan menjadi sebuah KEBIASAAN.

Jika kita kerap datang terlambat, ‎bangun siang, mengeluh, berpikir negatif, maka‎ lambat laun hal ini akan menjadi KEBIASAAN.

Apabila sudah menjadi KEBIASAAN,‎

secara perlahan namun pasti akan membentuk KARAKTER kita.

 

Jadi...

KEBIASAAN SESEORANG SANGAT BERPENGARUH PADA KEMAJUAN DIRINYA.

 

ORANG yang BERHASIL memiliki KEBIASAAN yang BERBEDA dari kebanyakan orang.

 

Mereka begitu KONSISTEN menjalankan perannya:

• BERFOKUS pada TUJUAN,‎

• Mengisi diri dengan TERUS BELAJAR,‎

• Memprogram PIKIRAN tiap pagi untuk selalu POSITIF dan BERSYUKUR,‎

• DISIPLIN dan berpegang teguh pada KOMITMEN untuk keberhasilan.

 

Bagaimana dengan kebiasaan Anda?‎

Silahkan cek kebiasaan Anda...

 

Jika Anda merasa bahwa apa yang biasa Anda lakukan, bicarakan, pikirkan selama ini, ternyata ‎tidak memberi nilai manfaat, ‎sekaranglah saatnya bagi Anda untuk berubah.

 

MENGUBAH KEBIASAAN ITU PERLU SEBUAH KOMITMEN DAN KONSISTENSI UNTUK TERUS MENERUS MENGUPAYAKAN PERUBAHAN YANG LEBIH BAIK DAN BERMANFAAT UNTUK TUHAN, ORANG BANYAK, DAN DIRI SENDIRI.

 

”Siapa mengabaikan didikan membuang dirinya sendiri,

tetapi siapa mendengarkan teguran, memperoleh akal budi.”

(Amsal 15:32)

BELAJAR MENGGUNAKAN LIDAH UNTUK MENGASIHI

 

 

 

“Lidah orang bijak mengeluarkan pengetahuan, tetapi mulut orang bebal mencurahkan kebodohan.”

(Amsal 15:2)

 

Orang Bijak tlah sering mengajarkan pentingnya untuk MENGENDALIKAN LIDAH,‎

Salah satu caranya adalah dengan tidak menyebarluaskan atau membicarakan masalah dan keburukan seseorang pada orang lain yang tak perlu mengetahuinya.

 

Jika saudara kita berbuat salah,

kita di minta untuk menegurnya dengan KASIH, bukan mempergunjingkannya',‎

Tapi yang terjadi di masyarakat sekarang sudah tidak sesuai dengan yang kita dengarkan.

 

Saat ini kita sedang hidup di tengah dunia yang begitu mudah membicarakan masalah dan keburukan orang lain,‎

Lihat saja tayangan televisi atau ambillah lembaran koran,‎

maka kita akan dengan sangat mudah mendapati banyak liputan gosip yang tidak sedap.

 

Hal ini tanpa sadar telah membuat kita jadi mulai terbiasa dan ikut terseret dalam arus kebiasaan itu,‎

Betapa sering kita menilai seseorang hanya sebatas apa yang kita liat dan kita ketahui.

 

Ahli² mencari fakta yang sebenarnya, mendoakan, dan menjaga nama baik orang itu, ‎tapi kita malah cenderung mempergunjingkannya,‎

Hal Ini terjadi karena sudah berkurangnya keyakinan yang lurus dalam NORMA² MORAL, ‎sehingga menyebabkan rusaknya masyarakat.

 

Salah satu contoh kisah berikut ini:‎

Charles Spurgeon dan istrinya suatu saat menjual telur ayam peliharaan mereka.

 

Mereka benar² menjualnya, ‎tidak memberikan secara cuma²,

bahkan kepada saudara atau kerabat dekat.

 

Beberapa orang menganggap mereka pelit, s‎uami-istri itu membiarkan saja berita itu beredar tanpa berusaha membela diri,‎

Ternyata hasil penjualan telur itu di gunakan Spurgeon dan istrinya untuk menyokong hidup dua janda lanjut usia,‎

Mereka bersepakat untuk menolong tanpa di ketahui orang lain.

 

Nah, sebagai manusia, ‎kita sepatutnya BELAJAR MENGGUNAKAN LIDAH UNTUK MENGASIHI, ‎BUKAN UNTUK MENYAKITI SATU SAMA LAIN.‎

 

“Mulut orang benar mengeluarkan hikmat, tetapi lidah bercabang akan dikerat.”

(Amsal 10:31).

 

JANGAN PESIMIS !

 

Memasuki tahun 2022 yg belum kita ketahui apa yg akan terjadi didalamnya , kita tidak usah terlalu pesimis, m e s k i p u n banyak kabar burung yg menyatakan bahwa suasana dan keadaan bukan menjadi lebih baik, m a l a h sebaliknya akan semakin memburuk dan terpuruk...

 

Lebih2 di tengah situasi krisis global yg saat ini melanda seluruh dunia.., harga barang kebutuhan pokok se hari2 ikut2 semakin membengkak.., yg tentunya kita juga akan ikut terkena imbasnya , dimana roda kehidupan di masa mendatang akan lebih berat lagi...

 

Menyikapi hal2 yg sedemikian itu,kita tidak perlu takut ataupun gentar, k a r e n a apapun yg terjadi , semua itu sudah ada dalam Rencana Tuhan..

 

Satu hal yg harus kita yakini , bahwa Tuhan TIDAK PERNAH merancangkan yg Jelek bagi orang2 yg selalu berharap kepadaNya, t e t a p i HARI DEPAN yg PENUH HARAPAN...

 

Biarlah kita mau semakin dekat dan melekat kepadaNya, agar b i l a m a n a  masa2 sukar itu tiba, kita akan selalu AMAN dan NYAMAN, seperti anak2 ayam yg senantiasa tenang ketika sedang berada dalam perlindungan kepak sayap induknya...

 

MENJALANI TAHUN BARU 2022, ANDALKAN TUHAN

 

2 Tawarikh 20:20 "Dengar, hai Yehuda dan penduduk Yerusalem! Percayalah kepada TUHAN, Allahmu, dan kamu akan tetap teguh! Percayalah kepada nabi nabi Nya, dan kamu akan berhasil!"

 

Untuk menyatakan kehendak dan rencana Nya Tuhan dapat memakai siapa pun yang karib dengan Dia, seperti tertulis:

 

"TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian Nya diberitahukan Nya kepada mereka." (Mazmur 25:14).

 

Ketika berhadapan dengan musuh, Yosafat dan rakyatnya melakukan tindakan yang secara manusia tidak masuk akal. " ia berunding dengan rakyat, ia mengangkat orang orang yang akan menyanyi nyanyian untuk TUHAN dan memuji TUHAN dalam pakaian kudus yang semarak pada waktu mereka keluar di muka orang orang bersenjata, sambil berkata: "Nyanyikanlah nyanyian syukur bagi TUHAN, bahwasanya untuk selama lamanya kasih setia Nya!"" (2 Tawarikh 20:21).

 

Ketika mereka bersorak sorai memuji Tuhan perkara ajaib pun terjadi. Ada kuasa dalam puji pujian karena Tuhan bersemayam di atas pujian umat Nya!

 

Jika Tuhan di pihak kita siapakah lawan kita? Jika Tuhan berperang bagi kita, adakah yang mustahil bagi Dia?

 

Tidak! Tuhan sanggup mengubah air mata menjadi sukacita, penderitaan menjadi kemenangan yang gilang gemilang.

 

Banyak orang Kristen ketika menghadapi masalah mudah sekali berputus asa dan tawar hati.

 

Mulut mereka serasa terkunci dan enggan memuji Tuhan. Ada pula yang nekat mengambil jalan pintas dan menyelesaikan masalah dengan kekuatan sendiri. "Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri." (Amsal 3:5).

 

Orang dunia boleh saja merasa pesimis menghadapi tahun 2022, tetapi sebagai anak anak Tuhan " hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat " (2 Korintus 5:7).

 

"Mari jalani hari hari di tahun 2022 dengan penuh iman, karena tidak ada yang mustahil bagi setiap orang yang senantiasa berjalan bersama Tuhan!"

 

EVALUASI DIRI..

 

Suatu hari ,seorang bocah laki2 menghampiri telepon umum dekat sebuah toko.

 

Si pemilik toko menguping percakapan teleponnya.

 

Bocah: Ibu, bisakah saya mendapat pekerjaan memotong rumput di halaman Ibu ?

 

Ibu (di ujung telepon sebelah sana): Saya sudah punya orang untuk mengerjakannya.

 

Bocah: Ibu bisa bayar saya setengah upah dari orang itu.

 

Ibu: Saya sudah sangat puas dengan hasil kerja orang itu.

 

Bocah (dengan sedikit memaksa): Saya juga akan menyapu pinggiran trotoar Ibu dan saya jamin di hari Minggu halaman rumah Ibu akan jadi yang tercantik di antara rumah2 yg berada di kompleks perumahan ibu.

 

Ibu: Tidak, terima kasih.

 

Dengan senyuman di wajahnya, bocah itu menaruh kembali gagang telepon. Si pemilik toko, yang sedari tadi mendengarkan, menghampiri bocah itu.

 

Pemilik Toko: Nak, aku suka sikapmu, semangat positifmu, dan aku ingin menawarkan pekerjaan.

 

Bocah: Tidak. Makasih.

 

Pemilik Toko: Tapi tadi kedengarannya kamu sangat menginginkan pekerjaan.

Bocah: Oh, itu, Pak. Saya cuma mau mengecek apa kerjaan saya sudah bagus. Sayalah yang bekerja untuk Ibu tadi...

 

Seperti anak kecil ini, sebaiknyalah kita mengevaluasi tentang apa yang kita kerjakan di tahun 2021 untuk memastikan KUALITAS yg lebih baik di tahun 2022..

 

BERUBAH MENJADI LEBIH BAIK

 

1 Tesalonika 5:6 "Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang orang lain, tetapi berjaga jaga dan sadar."

 

Semakin bertambahnya tahun semakin bertambah pula usia kita;  semakin bertambahnya tahun berarti semakin dekat pula hari kedatangan Tuhan kita, Yesus Kristus.

 

Dalam menjalani tahun yang baru ini tidak ada kata lain selain kita harus memiliki semangat baru, tekad baru dan komitmen baru yang bertujuan agar kehidupan kita jauh lebih baik dari tahun sebelumnya. Harus ada perubahan positif dalam diri kita!

 

Perubahan itu bukanlah sekedar perubahan fisik semata, tetapi haruslah terutama hal kerohanian.

 

Kalau tahun lalu kita malas dan ogah ogahan melayani Tuhan, di tahun baru ini mari bertekad untuk bersungguh sungguh lagi melayani Nya.

 

Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala nyala dan layanilah Tuhan.   (Roma 12:11),  sebab  dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia sia.   (1 Korintus 15:58).

 

Kalau di waktu lalu kita sayang dan selalu hitung hitungan bila hendak menabur untuk pekerjaan Tuhan, di tahun ini kita berkomitmen memberi yang terbaik.

 

Hidup adalah perubahan!  Kalau dahulu kita melakukan banyak kesalahan, seharusnya di tahun ini kita belajar untuk tidak mengulangi kesalahan tersebut;  kalau dahulu mudah sekali melihat kekurangan orang lain dan suka menghakimi, kini belajar untuk selalu mengoreksi diri.

 

Adalah mustahil kita berubah jika tidak ada kemauan untuk berubah dan tidak mau membayar harga.

 

Hidup kita akan berubah bila kita mau diajar, dibentuk dan dipimpin oleh Roh Kudus.  Saat kita dipimpin Nya kita akan dimampukan untuk tidak lagi hidup dalam kedagingan.

 

Sahabat Renungan Harian, hidup kita akan jauh lebih baik bila kita mau dipimpin oleh Roh Kudus setiap hari!.

 

JANGAN KUATIR !

 

Kita baru saja beberapa hari memasuki fajar baru di tahun 2022..

Tahun yg penuh dengan tanda tanya....

 

Tidak ada seorang pun yg tahu apa yg akan terjadi, sehingga banyak orang yg merasa gentar dan kuatir menghadapi hari2 kedepan...

 

Adalah hal yg wajar bila kekuatiran itu muncul dalam benak kita..., t e t a p i jangan sampai perasaan kuatir itu terlalu berlebihan ..., sedikit sedikit kuatir..., belum melakukan apa2 sudah kuatir duluan...

 

Suatu kekuatiran yg terlalu berlebihan , hanya akan mem buang2 waktu saja...

 

Seharusnya kita bisa memanfaatkan waktu itu untuk menghasilkan sesuatu yg berguna..., n a m u n karena datangnya perasaan kuatir, pada akhirnya jadi tidak melakukan apa2..., s e b a b sudah di bayang2 i oleh hantu kekuatiran....

 

S e l a i n itu, kekuatiran yg berlebihan bisa berdampak pada menurunnya kesehatan, karena terlalu banyak mikir dan bisa juga menimbulkan penyakit...

 

Kita memang tidak tahu apa yg akan terjadi besok.., lusa ...dan seterusnya..., n a m u n Satu Hal yg kita tahu bahwa Tuhan akan selalu memelihara kita..., so...Tidak usah kuatir..., Burung diudara saja dipelihara..., masakan kita tidak ???

 

            NEVER GIVE UP !

 

           ( Matius 6 : 25 )

 

BELAJAR MEMINTA AMPUN

 

Kita sudah berada di dalam Tahun 2022 dan kiranya Tangan TUHAN memegang tangan tangan kita selalu.

Marilah kita umat pilihan-Nya berseru dan berdoa kepada-Nya dengan segenap hati, sebab tidak akan di biarkan-Nya kita sampai jatuh tergeletak dalam menghadapi tantangan hidup, kerana Tangan TUHAN yang kuat dan kokoh selalu menopang kita dengan penuh Kasih-Nya.

 

TUHAN adalah setia dan selalu medengarkan setiap doa-doa umat kepunyaan-Nya.

 

"Tuhan menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab Tuhan menopang tangannya."

(Mazmur 37: 23-24)

 

Terkadang kita sudah tahu bahawa Kebenaran ada di dalam firman-Nya, tetapi kita sering melanggar dan jatuh di dalam kejahatan dosa dunia, kemudian kita mencari-cari kesalahan untuk melampiaskan kesalahan dosa tersebut. Terkadang ada umat yang menyalahkan TUHAN ketika persoalan atau beban hidupnya tidak terselesaikan, tanpa dia sedari bahawa kesalahan itu datangnya dari diri sendiri.

TUHAN tidak pernah salah sebab Dia adalah Kebenaran.

 

"Sesungguhnya, tangan Tuhan tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu."

(Yesaya 59: 1-2)

 

Jelas sekali firman-Nya berkata bahawa kejahatan, dosa-dosa kitalah yang menjadi pemisah.

Selama kita hidup di dunia ini, kita pasti pernah berbuat kejahatan dosa.

 

Apakah kita sedar kita masih hidup di dalam dosa?

*Mari kita belajar meminta ampun, dan pemulihan dari kejahatan dosa pelanggaran yang kita lakukan, sebab segala kejahatan dosa apapun bentuknya pasti tidak berkenan dihadapan TUHAN.

 

Orang yang sedar akan perbuatan dosanya, adalah orang yang takut akan TUHAN, tetapi hati orang fasik tidak memperdulikannya.

 

"Jika kita berkata, bahwa kita tidak ada berbuat dosa, maka kita membuat Dia menjadi pendusta dan firman-Nya tidak ada di dalam kita."

(1Yoh. 1: 10),

 


Posting Komentar untuk "RENUNGAN Yeremia 29:11 Tentang MASA DEPAN KITA SECERAH JANJI-JANJI TUHAN"