Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Renungan Kristen tentang hidup dalam kasih

 



CARA TERBAIK UNTUK MENGALAHKAN DAN MEMPENGARUHI 

ORANG ADALAH DENGAN KEBAJIKAN‎


Roma 18 :9-21

(Nasihat Untuk Hidup Dalam Kasih)


  Zaman Tiongkok Kuno ada seorang petani mempunyai seorang tetangga yang berprofesi sebagai pemburu dan mempunyai anjing² yang galak namun kurang terlatih.


   Anjing² itu sering melompati pagar dan mengejar domba² petani,‎

Petani itu meminta tetangganya untuk menjaga anjing²nya,

tapi ia tidak mau peduli.


   Suatu hari anjing² itu melompati pagar dan menyerang beberapa domba, ‎sehingga terluka parah,‎

Petani itu merasa tak sabar, dan‎ memutuskan untuk pergi ke kota untuk berkonsultasi pada seorang hakim.


   Hakim itu mendengarkan cerita petani itu dan berkata,

"Saya bisa saja menghukum pemburu itu, ‎memerintahkan dia untuk merantai dan mengurung anjing²nya, ‎tapi anda akan kehilangan seorang teman dan mendapatkan seorang musuh.‎

Mana yang kau inginkan, ‎teman atau musuh yang jadi tetanggamu?”


   Petani itu menjawab bahwa ia lebih suka mempunyai seorang teman.


“Baik, saya akan menawari anda sebuah solusi yang mana anda harus menjaga domba² anda,

supaya tetap aman dan ini akan membuat tetangga anda tetap sebagai teman.”


    Mendengar solusi pak hakim, petani itu setuju.


   Ketika sampai di rumah,

petani itu segera melaksanakan solusi pak hakim.


   Dia mengambil tiga domba terbaiknya dan menghadiahkannya kepada 3 anak tetangganya itu,

yang mana mereka menerima dengan sukacita dan mulai bermain dengan domba² tersebut.


    Untuk menjaga mainan baru anaknya, ‎si pemburu itu mengkerangkeng anjing pemburunya,‎

Sejak saat itu anjing² itu tidak pernah mengganggu domba² pak tani.


    Sebagai rasa terima kasih atas kedermawanan petani kepada anak²nya, pemburu itu sering membagi hasil buruan kepada petani,‎

Sebagai balasannya, petani mengirimkan daging domba dan keju buatannya,‎

Dalam waktu singkat tetangga itu menjadi teman yang baik.


   Sebuah ungkapan Tiongkok Kuno mengatakan,

“CARA TERBAIK UNTUK MENGALAHKAN DAN MEMPENGARUHI ORANG ADALAH DENGAN KEBAJIKAN.”


GIVE AND GIVE, ‎NOT TAKE AND GIVE...


Roma 12:17-18

Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orangSedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang!



MULAILAH HIDUP DENGAN KASIH DAN BERPIKIR POSITIF‎

“Kasih itu sabar, murah hati. Kasih tidak iri, tidak memegahkan diri, dan tidak sombong.”

(1Korintus 13:4)


Batu adalah berat, ‎Pasir pun berat,

tetapi lebih berat dari ke-dua²nya adalah Sakit Hati terhadap seseorang.


Mengapa kita mesti gampang sakit hati?


Mengapa kita mesti terlalu cepat marah?


Belum tentu dia sengaja, m‎ungkin karena dia memang tidak terasa,‎

Belum tahu apa yang harus dia perbuat...

Tidak semua orang seperti kita,‎

Yang mengerti b‎agaimana mengerti orang lain,‎

Yang mengerti b‎agaimana peduli pada orang lain,‎

Yang mengerti b‎agaimana menjaga hati orang lain...


Terkadang dalam hidup apa yang sudah kita lakukan, belum tentu bisa di terima dan di hargai orang, ‎Menyakitkan tentunya...


Ingin melampiaskan kecewa atau marah juga kepada siapa,

sepertinya tak dewasa melampiaskan amarah untuk sesuatu yang memang tidak bisa semua orang pahami.


Dalam hidup memang tidak semua sejalan dengan jalan pikiran kita, ‎namun dalamnya sebuah penolakan sekalipun terasa sakit hati, ‎kita hanya bisa menerima tanpa bisa memaksakan,‎

Berusaha tabah sekalipun telinga dan hati terasa panas,‎

Percayai saja bahwa dalamnya penolakan akan menjadi cambuk terkuat demi Motivasi Diri agar lebih baik lagi.


Dalamnya suatu Penghargaan selama kita masih mau berusaha,

pasti ada saatnya apa yang kita Perjuangkan saat ini suatu saat bisa di terima oleh orang lain dan yang kita Perjuangkan bisa di hargai.


Meskipun dunia ini bertambah jahat,‎

Namun tak semua orang itu jahat,‎

Tidak semua orang menghendaki kita sedih,‎

Tidak semua orang ingin kita jatuh,‎

Masih banyak orang yang baik...


Jadi mengapa tidak kita mulai dengan mencoba untuk mengerti bahwa mereka “tidak mengerti” dan mereka “tidak sengaja”,‎

MULAILAH HIDUP DENGAN KASIH DAN BERPIKIR POSITIF.‎


“Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”

(Matius 22:39)

HIDUP INI INDAH KALAU KITA SELALU BERPIKIR POSITIF



  KITA ADALAH APA YANG KITA PIKIRKAN...‎

Semua yang kita lakukan bermula di dalam PIKIRAN kita,‎

Ketika kita berpikir negatif pada seseorang, tanpa sadar kita telah menghakimi orang itu.


Lebih mudah mana?‎

Berusaha menyingkirkan semua kerikil tajam di setiap jalanan?‎

atau memakai sepatu agar kaki kita tidak terluka oleh kerikil?


Lebih mungkin mana?‎

Berusaha mensteril semua tempat ‎agar tidak ada kuman?‎

atau memperkuat daya tahan tubuh kita sendiri agar kuat melawan kuman?


Lebih mudah mana?

Berusaha mencegah setiap mulut agar tak bicara sembarangan?‎

atau menjaga hati kita sendiri agar tak mudah tersinggung?


Lebih penting mana?‎

Berusaha menguasai orang lain?‎

atau menguasai diri sendiri?

Kita di berikan hidup untuk saling MEMPERLENGKAPI satu dengan yang lain.


Semua yang kita TERIMA saat ini, ‎walaupun tak sesuai dengan HARAPAN kita, ‎itu semua ada di dalam RENCANA TUHAN.


DIA tahu apa yang TERBAIK buat kita,

dan DIA pasti MENGINGAT apa yang sudah kita PERBUAT.


YANG PENTING BUKAN BAGAIMANA ORANG HARUS BAIK PADA KITA, MELAINKAN BAGAIMANA KITA BERUSAHA BAIK PADA ORANG LAIN.


BUKAN ORANG LAIN YANG MEMBUAT KITA BAHAGIA,

MELAINKAN SIKAP DIRI KITA SENDIRI LAH YANG MENENTUKAN KITA BAHAGIA ATAU TIDAK.


Jika BERPIKIR JELEK, maka‎ kita menganggap diri kita JELEK,

Tetapi BERPIKIR YANG BAIK akan membuat kita DI HARGAI siapapun.


Bila kita memiliki PIKIRAN YANG BENAR, maka ‎kita akan melakukan TINDAKAN YANG BENAR,

oleh sbab itu kita perlu MENJAGA PIKIRAN kita dengan hal² yang BENAR DAN BAIK.


Jadi mulai hari ini,

LATIHLAH PIKIRAN KITA UNTUK SELALU MEMIKIRKAN HAL² YANG BAIK DAN BENAR,‎

HIDUP INI INDAH KALAU KITA SELALU BERPIKIR POSITIF.‎

Filipi 4:7

Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.

Posting Komentar untuk "Renungan Kristen tentang hidup dalam kasih"