Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Seri Kitab Nabi Yesaya Pasal 1-20






                                             Seri Kitab Nabi Yesaya Pasal 1-20-saat teduh

Yesaya 2:5 (TB)  Hai kaum keturunan Yakub, mari kita berjalan di dalam terang TUHAN!

Secara garis keturunan saya juga adalah keturunan Yakub secara iman. Dalam bagian ini Nabi Yesaya berbicara, menghimbau dan mengajak keturunan Yakub yakni Israel untuk berjalan dalam terang Tuhan, artinya hidup dalam kebenaran. Ajakan ini juga berlaku untuk saya, dulu saya lahir di keluarga yg tidak mengenal Yesus. Namun oleh cinta dan Anugerah-Nya saya ditemukan kembali.

Penerapan

Saya harus hidup benar dalam kehidupan sehari-hari di manapun saya berada, terang Tuhan terus saya bawa.

Sehingga mampu menjadi berkat bagi orang lain di sekitar saya,   di keluarga, kampus, Pelayanan dan di manapun saya Tuhan tempatkan.

Yesaya 4:2 (TB)  Pada waktu itu tunas yang ditumbuhkan TUHAN akan menjadi kepermaian dan kemuliaan, dan hasil tanah menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi orang-orang Israel yang terluput.

Saya membaca pasal 3 berbicara hukuman Allah terhadap umat-Nya. tetapi di pasal 4 ini berbicara tentang pemulihan kembali.

Ketika saya membaca betapa luar biasanya jika Allah sendiri yg menjadi sutradara dari pemulihan, dan perubahan itu. Hingga muncul empat kata yg menyejukkan suasana hati, yg mengembalikan keadaan. Yakni

Kepermaian, kemuliaan, kebanggaan dan kehormatan.

Di mana empat kata inilah yg selalu didambakan diinginkan oleh manusia.

Penerapan

Saya harus selalu dekat dengan Allah yg adalah sumber dari kepermaian, kemuliaan, kebanggaan dan kehormatan.

Sehingga kehidupan sehari-hari saya mampu menjadi berkat bagi orang lain.

Dan orientasi saya tidak fokus mencari ke 4 hal di atas namun fokus utama saya adalah Kepala Allah Sang sumbernya.

 

Yesaya 6:8 (TB)  Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: "Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Di pasal 6 ini saya belajar dan melihat dari sudut pandang Pemuridan bahwa saya adalah seorang pekerja yang memiliki karakter sedia atau kesiap-sediaan  untuk diutus oleh Allah kemanapun dan dalam bentuk pelayanan apapun. Sedia ini bermula dari sebuah ketaatan.

Penerapan

Saya harus memiliki karakter sedia dalam kehidupan sehari-hari. Apapun tugas pelayanan yang diberikan dan percayakan kepada saya oleh Tuhan.

 

Yesaya 7:14 (TB)  Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.

Di pasal 7 saya merenungkan betapa Alkitab sangat akurat mengkonfirmasi tentang kelahiran Tuhan Yesus (Mesias) yg dinantikan oleh Israel dan seantero Dunia sudah dibuatkan sejak ribuan tahun lalu oleh Para Nabi bahwa Nama-Nya Imanuel. Kalau di Kitab Matius Imanuel artinya Allah beserta kita.

Penerapan

Saya harus percaya total kepada Yesus Sang Imanuel itu. Sebagai Pusat dari kehidupan saya.

Yesaya 8:13 (TB)  Tetapi TUHAN semesta alam, Dialah yang harus kamu akui sebagai Yang Kudus; kepada-Nyalah harus kamu takut dan terhadap Dialah harus kamu gentar.

Di pasal 8 ini saya merenungkan bahwa Hanya Tuhanlah Pribadi yang patut layak ditakuti karena Dia Kudus. Ditakuti di bagian ini saya belajar bahwa berbeda dengan takut kepada hantu. Takut akan Tuhan di sertai dg sebuah ketundukan, ketaatan hati. Sadar bahwa saya rapuh.

Penerapan

Saya harus hidup takut akan Tuhan dalam segala aspek kehidupan.

Mulai dari hal kecil sampai hal2 yg besar.

 

Yesaya 9:6-7 (TB)  (9-5) Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. (9-6) Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini.

Di pasal 9 saya belajar bahwa di tengah2 kebobrokan Israel justru Nubuat tentang Kelahiran Sang Raja Damai di sampaikan, ayat 6-7 merupakan dua ayat Legendaris yg Sering dikutip saat berbicara tentang Damai. Bahwa inilah janji setia Allah terhadap umat-Nya, Dia akan Datang dengan pangkat atau kriteria yang tidak dimiliki oleh raja2 Israel Utara maupun Selatan.

Yakni:

1. Penasehat Ajaib

2. Allah yg perkasa

3. Bapa yg kekal

4. Raja Damai

Dengan sistem pemerintahan Yaitu Keadilan dan Kebenaran.

Penerapan

Saya belajar bahwa di tengah2 masa sukar dan sulit, ada Allah yang menjadi sumber harapan dg memegang semua janji-janji-Nya.

 

Yesaya 10:20-21 (TB)  Tetapi pada waktu itu sisa orang Israel dan orang yang terluput di antara kaum keturunan Yakub, tidak akan bersandar lagi kepada yang mengalahkannya, tetapi akan bersandar kepada TUHAN, Yang Mahakudus, Allah Israel, dan tetap setia. Suatu sisa akan kembali, sisa Yakub akan bertobat di hadapan Allah yang perkasa.

Di pasal 10 ini saya

Beberapa kali kata sisa muncul, yakni sisa keturunan Yakub. Yg menjadi pertanyaan kenapa tdk dihabiskan semua? Koq masih ada sisa? Saya merenungkan betapa Tuhan itu setia terhadap janji-janji-Nya ketika melihat ulang Janji Tuhan pertama Kejadian 3:15 Kepada Adam dan Hawa bahwa keturunan perempuan ini menjadi pembebas, lalu Kejadian 12:1-3 janji Tuhan kepada Abraham bahwa melalui keturunannya semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.

Di PB dalam diri Masias Yesus Kristus itulah Realisasi Janji itu.

 

Penerapan

Saya belajar setia dalam hal apapun yg Tuhan percayakan untuk saya kerjakan. seperti Tuhan yang adalah Setia. (24 DESEMBER 2019).

 

Yesaya 11:2-3 (TB)  Roh TUHAN akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan TUHAN; ya, kesenangannya ialah takut akan TUHAN. Ia tidak akan menghakimi dengan sekilas pandang saja atau menjatuhkan keputusan menurut kata orang.

Di pasal 11 saya belajar bahwa takut akan Tuhan merupakan hal yang sangat Kursial di dalam Janji akan datangnya Mesias atau Juruselamat itu.

Diulang dua kali kata takut akan Tuhan pada ayat 2-3. Artinya hal ini yg sangat dijunjung tinggi oleh Allah dan Dia mau umat manusia sampai kepada titik ini.

Takut akan Tuhan.

 

Penerapan

Saya harus hidup takut akan Tuhan, yaitu dg cara taat melakukan segala Kehendak-Nya.

 

Yesaya 12:2 (TB)  Sungguh, Allah itu keselamatanku; aku percaya dengan tidak gementar, sebab TUHAN ALLAH itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku."

Di pasal 12 ini saya mempelajari tentang sifat-sifat Allah yang adalah sumber kekuatanku dan menjadi keselamatanku

Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada sumber kekuatan dan keselamatan saya kecuali di dalam Tuhan. Bukan kepada hal2 lain.

Penerapan

Saya harus mengandalkan kekuatan Tuhan dalam hidup ini. Karena hanya Dialah yang menjadi sumber kekuatan dan keselamatan saya.

Selamat Merayakan Natal 2019 untuk kita semua kiranya Allah beserta selalu dalam segala musim kehidupan kita

 

Yesaya 16:5 (TB)  maka suatu takhta akan ditegakkan dalam kasih setia dan di atasnya, dalam kemah Daud, akan duduk senantiasa seorang hakim yang menegakkan keadilan, dan yang segera melakukan kebenaran."

Di pasal 15 dan 16 ini saya mempelajari tentang kehancuran bangsa Moab semua kemuliaan, kekayaan, kemasyhuran hilang lenyap yg ada adalah kesedihan. seakan-akan tidak ada harapan.

Namun di tengah-tengah hiruk pikuk kehidupan mereka yg kacau balau.

Istilahnya Nelongso. Ternyata di pasal 16 masih ada sepucuk Harapan untuk mereka.

Yaitu janji Tuhan kembali di sampaikan, bahwa akan datang suatu takhta yg ditegakkan dalam kasih dan Setia

Yakni Tuhan Yesus Kristus yg akan memerintah.

Penerapan

Saya belajar meskipun dalam keadaan yg seolah-olah tidak ada harapan. Namun masih ada Tuhan yg setia terhadap janji-janji-Nya.

 

Posting Komentar untuk "Seri Kitab Nabi Yesaya Pasal 1-20"