Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Seri Kitab Nabi Yesaya pasal 41-50

 




                                    
                                            Seri Kitab Nabi Yesaya pasal 41-50-saat teduh

Yesaya 41:10, 13, 18, 20 (TB)  janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan. Sebab Aku ini, TUHAN, Allahmu, memegang tangan kananmu dan berkata kepadamu: "Janganlah takut, Akulah yang menolong engkau." Aku akan membuat sungai-sungai memancar di atas bukit-bukit yang gundul, dan membuat mata-mata air membual di tengah dataran; Aku akan membuat padang gurun menjadi telaga dan memancarkan air dari tanah kering. supaya semua orang melihat dan mengetahui, memperhatikan dan memahami, bahwa tangan TUHAN yang membuat semuanya ini dan Yang Mahakudus, Allah Israel, yang menciptakannya.

 

Di pasal 41 ini saya mempelajari Lagi-lagi tentang janji setia Allah kepada umat-Nya termasuk saya.

Khususnya di ayat hafalan kita di ayat 10 (C 4 Kekuatan).

Bahwa dalam menjalani kehidupan saya tidak perlu takut, gentar dan khawatir.

Karena Allah yg saya sembah dan percayai adalah Allah yang Setia menyertai, Dia bukan Allah yg jauh di sana, namun Dia dekat dengan umat.

Di pasal 41 ini frasa janganlah takut Akulah yg menolong engkau diulang 2 kali.

Allah mau mengkonfirmasi keseriusan-Nya kepada saya bahwa Dia benar2 pribadi yang Terlalu Sanggup untuk menolong.

 

Penerapan

Saya harus hidup bersandar dan berharap kepada Allah saja Sang Sumber Kekuatan dan pertolongan.

Karena saya tidak ada apa-apanya tanpa Dia.

Itulah sebabnya saya tdk boleh sombong.

 

Yesaya 42:6 (TB)  "Aku ini, TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa,

Yesaya 43:2-3, 11-12 (TB)  Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan; apabila engkau berjalan melalui api, engkau tidak akan dihanguskan, dan nyala api tidak akan membakar engkau. Sebab Akulah TUHAN, Allahmu, Yang Mahakudus, Allah Israel, Juruselamatmu. Aku menebus engkau dengan Mesir, dan memberikan Etiopia dan Syeba sebagai gantimu. Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada juruselamat selain dari pada-Ku. Akulah yang memberitahukan, menyelamatkan dan mengabarkan, dan bukannya allah asing yang ada di antaramu. Kamulah saksi-saksi-Ku," demikianlah firman TUHAN, "dan Akulah Allah.

 

Di pasal 42 dan 43 ini saya mempelajari tentang sebuah panggilan Tuhan terhadap umat-Nya termasuk saya. Tuhan punya visi yg sangat jelas setelah dipanggil, diselamatkan lalu Tuhan mengutus menjadi terang bagi bangsa-bangsa lain, Supaya mereka juga mendapatkan apa yg saya dapatkan yaitu keselamatan.

Karena itu kebutuhan penting manusia, bukan  kekayaan, kesenangan dan popularitas.

4 kali kata selamat diulang-ulang. Hal ini menunjukkan betapa Kursial masalah manusia, karena dosa. Sehingga  selamat itu sesuatu yang sangat penting. Ibarat manusia butuh nafas untuk hidup.

Penerapan

Saya yg sudah diselamatkan di dalam Anugerah Allah, maka tugas wajib saya adalah menyampaikan berita selamat itu kepada org yg belum tau tentang selamat.

 

Yesaya 44:6, 21-22 (TB)  Beginilah firman TUHAN, Raja dan Penebus Israel, TUHAN semesta alam: "Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Allah selain dari pada-Ku.

Ingatlah semuanya ini, hai Yakub, sebab engkaulah hamba-Ku, hai Israel. Aku telah membentuk engkau, engkau adalah hamba-Ku; hai Israel, engkau tidak Kulupakan.

Aku telah menghapus segala dosa pemberontakanmu seperti kabut diterbangkan angin dan segala dosamu seperti awan yang tertiup. Kembalilah kepada-Ku, sebab Aku telah menebus engkau!

Di pasal 44 ini saya mempelajari tentang sifat-sifat Allah:

1. Allah Itu Kekal (Alfa omega)

2. Allah itu Pencipta

3. Allah itu penebus

Ketika sifat-sifat Allah yg saya tulis dg huruf cetak tebal di atas menguatkan kembali keyakinan dan cinta saya kepada Allah.

Dia adalah Allah yang sempurna, yg layak diImani dengan sempurna dan sepenuh hati.

Penerapan

Saya harus menyampaikan tentang  Allah kepada orang lain. Yg memiliki 3 sifat di atas. Saat yg lain bingung dan bimbang, bahkan mulai meragukan Allah. Saya menguatkan keyakinan mereka kembali.

 

Yesaya 45:4-6 (TB)  Oleh karena hamba-Ku Yakub dan Israel, pilihan-Ku, maka Aku memanggil engkau dengan namamu, menggelari engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku.

Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain; kecuali Aku tidak ada Allah. Aku telah mempersenjatai engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku,

supaya orang tahu dari terbitnya matahari sampai terbenamnya, bahwa tidak ada yang lain di luar Aku. Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain,

Di pasal 45 ini saya mempelajari Lagi-lagi tentang sifat Allah yg Panjang sabar terhadap umat-Nya.

Frasa sekalipun Engkau tidak mengenal Aku diulang dua kali di sepanjang pasal ini.

Hal ini menunjukkan betapa sabarnya Allah terhadap umat-Nya, seperti seorang ayah terhadap anaknya.

Allah mau dan tetap ngotot mengasihi umat meskipun bobrok dan tegar tengkuk.

Inilah yg dinamakan kasih Sejati tanpa syarat

Mengasihi yg sebenarnya tidak pantas untuk dikasihi

 

Penerapan

Saya bersyukur dan bahagia punya Allah yg mengasihi saya meskipun saya berkhianat terhadap Allah yg setia. Dia mengasihi saya tanpa memandang siapa saya. Saya juga mau menyampaikan tentang kasih Allah ini kepada orang lain yg tidak mengerti dan yg belum mendengar.

Selamat hari Minggu dan selamat melayani untuk kita semua.

Kiranya damai sejahtera Allah yang melampaui segala akal akan menjadi bagian dalam kehidupan kita

 

Yesaya 46:4, 9 (TB)  Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu.

Ingatlah hal-hal yang dahulu dari sejak purbakala, bahwasanya Akulah Allah dan tidak ada yang lain, Akulah Allah dan tidak ada yang seperti Aku,

 

Di pasal 46 ini saya mempelajari tentang sifat Allah yg KEKAL, SETIA dan KONSISTEN  Kepada Israel dan kepada saya

Frasa Sampai masa tua dan putih rambut menjelaskan bahwa meskipun sang waktu terus berubah namun Allah tetap sama.

Menggendong, menanggung, memikul dan menyelamatkan.

Keempat kata ini muncul bersamaan Allah juga ingin menunjukkan bahwa Dia adalah Allah yang dekat dengan umat-nya bukan Allah yg jauh.

Yang selalu ada di setiap musim kehidupan.

Penerapan

Saya harus hidup setia dan konsisten dalam segala aspek kehidupan sehari-hari.

Di manapun saya berada.

 

Yesaya 48:12, 17 (TB)  "Dengarkanlah Aku, hai Yakub, dan engkau Israel yang Kupanggil! Akulah yang tetap sama, Akulah yang terdahulu, Akulah juga yang terkemudian!

Beginilah firman TUHAN, Penebusmu, Yang Mahakudus, Allah Israel: "Akulah TUHAN, Allahmu, yang mengajar engkau tentang apa yang memberi faedah, yang menuntun engkau di jalan yang harus kautempuh.

Di pasal 47-48 khususnya di ayat 12 & 17 saya mempelajari tentang sifat Allah

1. Allah yg Tidak pernah berubah

2. Allah yg Kekal

3. Allah yg menebus

4. Allah yg mahakudus

5. Allah yg menuntun

Saya teringat kembali dg masa lalu saya yg dulu ketika Tuhan izinkan hidup dan hadir di tengah-tengah keluarga yg tidak pernah kenal Yesus, yg suka menyembah dan mengkramatkan hal2 duniawi lainnya.

Seperti benda2 pusaka, hewan dan tumbuhan.

Yg notabene allah2 ini tidak bisa berbuat apa-apa, berbanding terbalik dengan Allah Yg saya sembah dan Imani sekarang.

Yg terlalu Ajaib dan luar biasa, bahkan tidak ada bandingannya.

Penerapan

Saya harus menyampaikan kepada keluarga saya suatu saat nanti supaya mereka juga kenal dan tau Allah yg saya sembah dan Imani hari ini.

 

Yesaya 49:6 (TB)  "Terlalu sedikit bagimu hanya untuk menjadi hamba-Ku, untuk menegakkan suku-suku Yakub dan untuk mengembalikan orang-orang Israel yang masih terpelihara. Tetapi Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi."

Di pasal 49 ini saya mempelajari tentang sebuah panggilan pelayanan Nabi Yesaya pada waktu itu dan Saya pada waktu ini.

Tuhan telah menetapkan satu visi yg sangat jelas bahwa lingkup pelayanan, penjangkauan tidak hanya Keluarga sendiri.

(Keturunan Yakub), tetapi Tuhan juga rindu dan mau Semua bangsa dijangkau dan supaya mereka juga tau bahwa Hanya di dalam Dia ada Keselamatan.

Penerapan

Jika Allah berkehendak setelah menjangkau keluarga dekat, maka saya wajib menjangkau orang lain juga.

 

Yesaya 50:4 (TB)  Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam *pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid.

Di pasal 50 ini saya mempelajari tentang pemberian Istimewa Allah kepada Saya.

Dan ayat ini berbicara Pribadi banget Kepada saya. Yakni dua panca indera yg Allah berikan kepada saya:

1. Lidah seorang murid (indera pengecap)

2. pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid (ini berbicara telinga indera pendengar).

Kedua panca indera yang Allah berikan kepada saya ini bukan untuk hal2 yg tidak berkontribusi terhadap misi Allah,  namun sebaliknya lidah yg memberikan semangat baru Kepada orang lain, telinga yang selalu dengar-dengaran akan suara Allah melalui Firman-Nya. Karena Allah setiap pagi mempertajam pendengaran saya seperti seorang murid, yg taat patuh dan tunduk, serta, setia, sedia dan senang diajar.

(Inti dari ayat ini saya belajar tentang kualitas diri dan kualitas hidup saya sebagai seorang murid)

Penerapan

Saya harus hidup mempergunakan apa yg telah Allah berikan kepada saya secara efektif, efisien dan produktif.

Serta bertanggung jawab.

Posting Komentar untuk "Seri Kitab Nabi Yesaya pasal 41-50"