Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Seri Kitab Nabi Yesaya Pasal 51-66

 




Seri Kitab Nabi Yesaya Pasal 51-66-saat teduh


Yesaya 51:15-16 (TB)  Sebab Akulah TUHAN, Allahmu, yang mengharubirukan laut, sehingga gelombang-gelombangnya ribut, — TUHAN semesta alam nama-Nya.

Aku menaruh firman-Ku ke dalam mulutmu dan menyembunyikan engkau dalam naungan tangan-Ku, supaya Aku kembali membentangkan langit dan meletakkan dasar bumi, dan berkata kepada Sion: Engkau adalah umat-Ku!

 

Di pasal 51 ini saya mempelajari tentang sifat-sifat Allah.

Allah kembali memperkenalkan diri-Nya kepada umat Israel dan saya.

Dialah Allah pencipta yg berkuasa atas alam semesta termasuk saya, dikatakan di ayat 16 Aku kembali membentangkan langit dan meletakkan dasar bumi.

Ini sebuah karya dan karsa yg tidak bisa dilakukan oleh siapapun.

Allah mau fokus Israel dan saya kembali kepada Dia Allah pencipta.

Penerapan

Saya harus hidup tidak meragukan Allah dalam kehidupan sehari-hari.

Meskipun saya tidak pernah melihat Dia, tetapi saya terlalu yakin Allah ada.

 

Yesaya 52:12 (TB)  Sungguh, kamu tidak akan buru-buru keluar dan tidak akan lari-lari berjalan, sebab TUHAN akan berjalan di depanmu, dan Allah Israel akan menjadi penutup barisanmu.

Di pasal 52 ini saya mempelajari tentang jaminan keamanan yg Allah berikan kepada Israel dan saya  disini dituliskan Tuhan akan berjalan di depanmu artinya kalau ada bahaya di depan Tuhan menjadi garda terdepan perisai utama, lalu dikatakan Tuhan akan menjadi penutup barisan. Artinya Allah yg berada di tempat paling belakang saat ada masalah atau musuh datang saya yg berada di tengah pasti aman.

Tidak perlu ada keraguan

Fokus berjalan untuk mencapai tujuan.

 

Hal ini terbukti selama ini, saya merasakan Penyertaan Tuhan dalam kehidupan saya sunggu nyata.

Sejak 2016 sampai hari ini.

Karena saya berada di tengah.

Tuhan yg di depan dan di belakang kalau ibarat sebuah perjalanan.

Penerapan

Saya harus hidup tanpa ketakutan, keraguan dan kebimbangan. Dalam menjalani Titian kehidupan ini karena saya percayai dan mengimani Allah ada bersama dalam kehidupan saya.

Dia terlalu sanggup

 

Yesaya 53:5-7 (TB)  Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan *oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.

Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian.

Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya.

 

Di pasal 53 ini saya mempelajari tentang Janji dan Nubuat Mesianik (Mesias/Yesus). Nabi Yesaya jauh melihat ke depan apa yg akan terjadi, bahkan secara detail menuliskan. Runtutan kisah dan peristiwanya sangat jelas.

(Dan Nubuatan ini digenapi dan Tergenapi dalam diri Tuhan Yesus Kristus sang Domba Allah itu, yg Menyerahkan Diri-Nya sebagai dan menjadi tumbal dosa menggantikan saya yg berdosa, hina, bobrok dan kehilangan arah).

Kematian yg menghidupkan saya, keadilan dan kasih yg dipresentasikan di bukit kalvari menjadi bukti kasih dan Cinta-Nya untuk dan kepada saya.

Oleh bilur-bilur-Nya saya menjadi sebuh.

Hubungan yg rusak dengan Diri-Nya tersambung kembali.

Penerapan

Saya harus menyampaikan kepada orang lain tentang berita yg Agung ini.

Supaya mereka tau kasih sejati yg saya rasakan.

Allah yg mati ganti saya yg berdoa.

 

Yesaya 54:10, 13 (TB)  Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu dan perjanjian damai-Ku tidak akan bergoyang, firman TUHAN, yang mengasihani engkau.

Semua anakmu akan menjadi murid TUHAN, dan besarlah kesejahteraan mereka;

 

Di pasal 54 ini saya mempelajari tentang sifat Allah yg Setia dan  tidak pernah berubah (konsisten) meskipun jagat raya ini berubah semua elemen di Bima sakti ini pudar namun Kasih dan setia Allah akan tetap Abadi.

Saya berbahagia memiliki Allah yg seperti ini.

Di balik kasih dan kesetiaan Allah ini Dia juga mau menempatkan Misi dalam kehidupan saya yakni Memuridkan baik anak secara jasmani maupun rohani.

Serta memiliki kualitas iman yg teguh serta akan menerima sejahtera yg Allah janjikan itu.

Artinya ada sebuah jaminan yg Allah siapkan, Ketika saya memuridkan.

 

Penerapan

Saya harus hidup setia dalam menjalani kehidupan dalam hal apapun, serta saya harus menunaikan Tugas *pokok dalam kehidupan yaitu memuridkan di manapun saya Tuhan tempatkan untuk menjalani sisa kehidupan ini.

 

Yesaya 55:6, 8-9 (TB)  Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat! Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.

Di pasal 55 ini saya mempelajari tentang rancangan Allah yg jauh melampaui batas kemampuan manusia untuk menyelaminya. Saya semakin disadarkan bahwa saya terbatas, ibarat seekor ikan kecil dalam samudera.

Saya juga belajar bahwa manusia tidak perlu mencari popularitas, karena pada dasarnya memang tidak populer, bahkan tidak masuk kualifikasi. Tetapi dalam Anugerah Allah saya bisa diijinkan sebagai pemain pendukung dalam drama kehidupan ini, Dialah Sang Sutradara dan pemeran utamanya.

Penerapan

Saya harus hidup tidak congkak dan tinggi hati. Karena saya dapat berpartisipasi dalam proses kehidupan itupun karena Anugerah Allah..

 

Yesaya 57:15 (TB)  Sebab beginilah firman Yang Mahatinggi dan Yang Mahamulia, yang bersemayam untuk selamanya dan Yang Mahakudus nama-Nya: "Aku bersemayam di tempat tinggi dan di tempat kudus tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati, untuk menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati dan untuk menghidupkan hati orang-orang yang remuk.

Di pasal 56-57 ini saya mempelajari dan mengambil satu ayat yaitu 57:15 bagian ini menjadi pelajaran dan perenungan berharga bagi saya karena sedang bicara Pribadi Allah yg saya sembah dan Imani selama ini. Dia bukan saja Allah yg jauh (transend) sulit dijangkau, hayalan, TETAPI Dia adalah Allah yang dekat (Imanen) Allah tau persis pergumulan, masalah dan tantangan yang sedang saya hadapi dan alami. Di bagian ini dikatakan Dia memberikan semangat kepada yg rendah hati dan menghidupkan orang yg  remuk Frasa ini cukup menjadi bukti bahwa saya sangat beruntung dan bahagia punya Allah seperti ini.

Yg mengerti dan peduli. Seperti lirik lagu (Engkau Allah yg baik mengerti bahasa tetesan air mata, dan yg mengajariku melewati badai Langi biru)

Penerapan

Saya tidak khawatir dalam menghadapi dan menjalani kehidupan ini. Karena saya tau persis Allah yg saya sembah dan Imani ada bersama dg saya Dia tidak pernah terlelap.

 

Yesaya 58:6-7, 9 (TB)  Bukan! Berpuasa yang Kukehendaki, ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman, dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk, supaya engkau memecah-mecah rotimu bagi orang yang lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tak punya rumah, dan apabila engkau *melihat orang telanjang, supaya engkau memberi dia pakaian dan tidak menyembunyikan diri terhadap saudaramu sendiri!

Pada waktu itulah engkau akan memanggil dan TUHAN akan menjawab, engkau akan berteriak minta tolong dan Ia akan berkata: Ini Aku! Apabila engkau tidak lagi mengenakan kuk kepada sesamamu dan tidak lagi menunjuk-nunjuk orang dengan jari dan memfitnah,

Di pasal 58 ini saya belajar tentang sikap hati dalam menjalankan Ritual keagamaan.

Khususnya di bagian ini berpuasa Tuhan sudah jelas di bagian ini menjelaskan bagaimana cara yg berkenan di hadapan-Nya, saya menjadi berkat bagi orang yang lemah, yg tidak berdaya yg membutuhkan pertolongan. Saya tidak melakukan ritual keagamaan supaya dipuji manusia, tetapi motivasi yang benar. Karena Allah membenci kepalsuan. Saat saya melakukan dg benar maka Tuhan akan mendengar dan berkenan .

 

Penerapan

Saya belajar untuk hidup sesuai dengan kehendak Tuhan, melakukan ritual keagamaan contohnya berdoa, baca firman, berpuasa. Bukan untuk dilihat manusia supaya dikatakan rohani dan baik.

Namun saya bermotivasi dan berorientasi pada Kehendak Tuhan.

 

Yesaya 59:1-2 (TB)  Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.

Di pasal 59 ini saya belajar bahwa betapa Seriusnya akibat, efek dan dampak dari yg namanya dosa.

Bahkan dikatakan yg menjadi pemisah antara Allah dan manusia adalah segala kejahatan Israel dan saya. Bahkan sampai dikatakan Allah menyembunyikan diri istilah lain Allah muak dan murka, sampai tidak mau ditemui oleh manusia.

Tetapi berita bahagia bagi saya. Yg awalnya dosa memisahkan antara saya dengan Allah, kini Yesus memulihkan kembali hubungan itu, (Roma 5:10 Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!

Kolose 1:22 sekarang diperdamaikan-Nya, di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematian-Nya, untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercela dan tak bercacat di hadapan-Nya). Sehingga dari musuh menjadi sahabat Allah.

Penerapan

Saya harus hidup berkenan di hadapan Allah, dg kekuatan terang Firman Tuhan dan pertolongan Allah Roh Kudus. Karena saya tau betapa Seriusnya efek dan dampak dari dosa.

 

Yesaya 61:1-2 (TB)  Roh Tuhan ALLAH ada padaku, oleh karena TUHAN telah mengurapi aku; Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung *kelepasan dari penjara, untuk memberitakan tahun rahmat TUHAN dan hari pembalasan Allah kita, untuk menghibur semua orang berkabung,

Di pasal 61 ini saya mempelajari tentang sebuah Nubuatan tentang Misi kedatangan Tuhan Yesus ke dunia 2000 tahun yg lalu.

Yaitu untuk;

1. menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara,

2. dan merawat orang-orang yang remuk hati,

3. untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara,

4. untuk memberitakan tahun Rahmat

5. dan hari pembalasan Allah kita,

6. untuk menghibur semua orang berkabung

Dari ke enam misi ini 1-4 sudah Yesus genapi pada kedatangan yg pertama (Lukas 4:19 untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.") 5-6 nanti akan digenapi pada kedatangan-Nya yg kedua Wahyu 21:4 (TB)  Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu."

 

penerapan

Saya harus hidup memiliki prinsip dan misi serta tujuan yg jelas.

Yesus sudah memberikan contoh betapa jelas Misi kedatangan-Nya ke dunia.

 

Yesaya 63:7, 9 (TB)  Aku hendak menyebut-nyebut perbuatan kasih setia TUHAN, perbuatan TUHAN yang masyhur, sesuai dengan segala yang dilakukan TUHAN kepada kita, dan kebajikan yang besar kepada kaum Israel yang dilakukan-Nya kepada mereka sesuai dengan kasih sayang-Nya dan sesuai dengan kasih setia-Nya yang besar. dalam segala kesesakan mereka. Bukan seorang duta atau utusan, melainkan Ia sendirilah yang menyelamatkan mereka; Dialah yang menebus mereka dalam kasih-Nya dan belas kasihan-Nya. Ia mengangkat dan menggendong mereka selama zaman dahulu kala.

Di pasal 62-63 ini saya mempelajari lagi-lagi tentang sifat-sifat Tuhan.

Kasih sayang-Nya dan sesuai dengan kasih setia-Nya yg besar kepada Israel dan saya Tuhan tidak perduli dg masa lalu yg kelam, pemberontak tegar tengkuk Namun kasih sayang dan setia Tuhan jauh lebih besar daripada   semuanya itu. Bahkan dikatakan Dia mengangkat dan menggendong dalam kasih dan kesetiaan-Nya.

Penerapan

Saya harus hidup setia dalam menjalani kehidupan karena Tuhan terlebih dahulu setia. saya juga belajar untuk menghargai kasih sayang Tuhan kepada saya

 

Yesaya 65:18-19, 25 (TB)  Tetapi bergiranglah dan bersorak-sorak untuk selama-lamanya atas apa yang Kuciptakan, sebab sesungguhnya, Aku menciptakan Yerusalem penuh sorak-sorak dan penduduknya penuh kegirangan. Aku akan bersorak-sorak karena Yerusalem, dan bergirang karena umat-Ku; di dalamnya tidak akan kedengaran lagi bunyi tangisan dan bunyi erang pun tidak. Serigala dan anak domba akan bersama-sama makan rumput, singa akan makan jerami seperti lembu dan ular akan hidup dari debu. *Tidak ada yang akan berbuat jahat atau yang berlaku busuk di segenap gunung-Ku yang kudus," firman TUHAN.

 

Seri terakhir dari Kitab Yesaya khususnya di pasal 64-66 di tutup dengan sebuah JANJI Tuhan yg menurut saya luar biasa. Sebuah janji setia Tuhan bahwa suatu saat dan hari nanti. Sesuatu hal yang tidak pernah terlintas di benak saya akan terjadi:

1. di dalamnya tidak akan kedengaran lagi bunyi tangisan dan bunyi erang pun tidak.

2 Serigala dan anak domba akan bersama-sama makan rumput, singa akan makan jerami seperti lembu dan ular akan hidup dari debu.

3.  Tidak ada yang akan berbuat jahat atau yang berlaku busuk

 

Tidak ada Air mata di sana Hewan yg bermusuhan saling makan-memakan tidak ada di sana Tidak ada kejahatan dan dosa di sana.

Yg ada di sana adalah Yesaya 66:23 (TB)  Bulan berganti bulan, dan Sabat berganti Sabat, maka seluruh umat manusia akan datang untuk sujud menyembah di hadapan-Ku, firman TUHAN.

Wahyu 21:4 (TB)  Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu."

 Wahyu 22:3 (TB)  Maka tidak akan ada lagi laknat. Takhta Allah dan takhta Anak Domba akan ada di dalamnya dan hamba-hamba-Nya akan beribadah kepada-Nya,

Inilah rumah masa depan. Inilah kerinduan saya dan impian masa depan yang Gemilang-gemilang.

 

Penerapan

Saya belajar untuk selalu hidup Percaya Yesus karena di luar Yesus JANJI ini tidak berlaku

Di luar Yesus tidak mendapatkan bagian.

Karena hanya MELALUI Yesus saja janji itu terjadi.

Terimakasih Kiranya Tuhan Yesus Sang kepala Gereja akan terus memantapkan IMAN kita semua sampai Dia datang kembali kelak. Sebagai hakim dan raja.

Posting Komentar untuk "Seri Kitab Nabi Yesaya Pasal 51-66"