Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

TUHAN adalah kekuatanku dan perisaiku

 






TUHAN adalah kekuatanku dan perisaiku;


Mazmur 28:7-8 (TB)  TUHAN adalah kekuatanku dan perisaiku; kepada-Nya hatiku percaya. Aku tertolong sebab itu beria-ria hatiku, dan dengan nyanyianku aku bersyukur kepada-Nya. TUHAN adalah kekuatan umat-Nya dan benteng keselamatan bagi orang yang diurapi-Nya!

 

Pagi ini Tuhan berbicara kepada saya melalui Firman-Nya melewati kisah pemazmur yg mengklaim bahwa Tuhanlah kekuatan dan perisai, kota benteng dan Keselamatan. Saya merenungkan bahwa semua ini menunjukkan dan mengindikasikan akan rasa aman saat seseorang dalam Tuhan, pasti dilindungi, perisai dan kota benteng menunjuk pada suatu keadaan aman, serta perlindungan.

 

Hubungan dengan Pemuridan

Saya sebagai seorang murid terus belajar hingga mampu punya pemahaman yang benar tentang Allah, bukan hanya berbicara berkat2 saja. Namun bagaimana saya paham yg terpenting adalah Sang sumber berkat itu.

 

Penerapan

Saya berdoa terus memohon kepada Allah agar saya diberikan hati yg paham tentang Dia. Bahwa hanya di dalam Dia saya aman.

 

Mazmur 30:3, 9 (TB)  TUHAN, Allahku, kepada-Mu aku berteriak minta tolong, dan Engkau telah menyembuhkan aku. Kepada-Mu, ya TUHAN, aku berseru, dan kepada Tuhanku aku memohon:

 

Pagi ini Tuhan berbicara kepada saya melalui Firman-Nya bahwa hanya kepada Tuhan saya berseru serta berteriak minta tolong. Melewati kisah pemazmur ini saya disadarkan bahwa seringkali saya salah sasaran, meminta pertolongan bukan kepada Tuhan, tetapi kepada yg lain, bahkan cenderung lebih mengandalkan kekuatan diri sendiri. 

Pagi ini saya diingatkan kembali Daud seorang raja, Daud gembala kambing domba dia mahir dalam berperang. Namun tetap Tuhan yg menjadi sumber utama kekuatannya, bahkan Tuhanlah yg Daud jadikan sebagai sumber pertolongan.

 

Hubungan dengan Pemuridan

Seharusnya sumber utama dan tujuan utama dalam kehidupan saya adalah Tuhan sendiri, bukan kekuatan saya. Bukan kemampuan saya, sehingga saya sebagai murid tidak menyombongkan diri bahwa itu kekuatan saya, namun tunduk dg rendah hati berkata, semua karena kekuatan Tuhan.

 

Penerapan

Saya terus mengandalkan Tuhan dan Tuhan saja menjadi tempat saya berseru dan berharap. Bukan kekuatan saya lagi.

 

Mazmur 32:7 (TB)  Engkaulah persembunyian bagiku, terhadap kesesakan Engkau menjaga aku, Engkau mengelilingi aku, sehingga aku luput dan bersorak. Sela

 

Pagi ini Tuhan berbicara kepada saya melalui Firman-Nya bahwa Tuhanlah tempat persembunyianku, saat situasi sukar dan sulit Tuhan yg melindungi serta menjaga sehingga saya aman dalam perlindungan Tuhan.

 

Hubungan dengan Pemuridan

Saya sebagai murid paham bahwa saat saya berharap kepada Tuhan, memohon perlindungan-Nya maka saya pasti aman, asal saya tdk ragu.

 

Penerapan

Saya berharap kepada Tuhan tanpa keraguan, apapun yg saya hadapi Tuhan yg terus saya andalkan.

 

Mazmur 33:18, 22 (TB)  Sesungguhnya, mata TUHAN tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya, Kasih setia-Mu, ya TUHAN, kiranya menyertai kami, seperti kami berharap kepada-Mu.

 

Pagi ini Tuhan berbicara kepada saya melalui Firman-Nya bahwa mata Tuhan tertuju kepada orang-orang yg hanya berharap akan kasih setia-Nya, yg berharap akan kuasa dan belas kasihan Tuhan. Bukan kepada yg lain. Karena memang hanya Tuhan saja yg bisa diandalkan, menjadi tempat saya berharap.

 

Hubungan dengan Pemuridan

Saya sebagai seorang murid wajib berharap kepada Tuhan saja. Karena Dialah pusat dari segala yg ada.

 

Penerapan

Saya terus belajar menjadikan Kristus sebagai pusat dan pengendali utuh dalam kehidupan saya, bukan si aku lagi.

Posting Komentar untuk "TUHAN adalah kekuatanku dan perisaiku"