Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Tuhan itu Pribadi yang konsisten

 

 





                                            Tuhan itu Pribadi yang konsisten-saat teduh

Keluaran 20:1-2 (TB)  Lalu Allah mengucapkan segala firman ini: "Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan.

Di pasal 20 ini saya belajar tentang 10 Hukum yg Allah berikan dan Tulis sendiri dg Jari-Nya dan yg diterima langsung oleh Musa. Sebagai UUD kehidupan bagi bangsa Israel, sebagai pedoman hidup bagi mereka. Allah juga ingin ingatkan mereka bahwa Dia Allah yg membawa mereka keluar dari tanah Mesir dg tangan yg Kuat. Supaya bangsa itu tidak lupa akan apa yg telah Allah kerjakan atas garis kehidupan mereka.

Penerapan

Saya harus hidup tidak mudah melupakan kebaikan dan pekerjaan Tuhan, baik di masa lalu dan masa sekarang, Dia Allah yg sama dan konsisten.

Keluaran 21:24-25 (TB)  mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan, kaki ganti kaki, 

lecur ganti lecur, luka ganti luka, bengkak ganti bengkak.

Di pasal 21 ini saya belajar tentang Peraturan dan penjabaran hukum yg Allah tetapkan untuk berlaku di Israel. Dari ketetapan dan aturan-aturan tersebut maka saya belajar, Tuhan itu adil terhadap sesama manusia, entah ada tipe orang yang mana, SELALU ADA solusi dari Tuhan bagi semua umat manusia. Fakta membuktikan BANYAK nilai-nilai Alkitabiah sekarang menjadi Pondasi Hukum Pidana dan Perdata. 

Saya bersyukur Yesus datang menggenapi seluruh isi taurat dan peraturan di PL. Yesus memberikan hukum yg lain dan bertentangan dengan PL atas dasar Kasih-Nya. Matius 5:38-39 (TB)  Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi. Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.

Penerapan

Saya harus hidup taat dan setia dalam menjalani kehidupan saya, saya juga harus detail karena Allah begitu detail.

Keluaran 22:21-24 (TB)  "Janganlah kautindas atau kautekan seorang orang asing, sebab kamu pun dahulu adalah orang asing di tanah Mesir. Seseorang janda atau anak yatim janganlah kamu tindas.

Jika engkau memang menindas mereka ini, tentulah Aku akan mendengarkan seruan mereka, jika mereka berseru-seru kepada-Ku dengan nyaring. Maka murka-Ku akan bangkit dan Aku akan membunuh kamu dengan pedang, sehingga isteri-isterimu menjadi janda dan anak-anakmu menjadi yatim.

Di pasal 22 ini saya belajar bahwa betapa Seriusnya Tuhan memperhatikan kehidupan orang miskin dan lemah yg tak berdaya, jiwa2 ini yg Tuhan perhatikan sehingga betapa seriusnya hukuman yg Ia tetapkan terhadap masalah ini. Bahkan dikatakan jika mereka berseru artinya kalau mereka berdoa kepada Allah. Pasti dijawab.

Penerapan

Saya harus hidup memperhatikan dan memprioritaskan jiwa2 karena Tuhan begitu serius memperhatikan mereka khususnya yg lemah dan tanpa harapan, saya harus menyampaikan Tentang Yesus kepada mereka.

Keluaran 23:24-25 (TB)  Janganlah engkau sujud menyembah kepada allah mereka atau beribadah kepadanya, dan janganlah engkau meniru perbuatan mereka, tetapi haruslah engkau memusnahkan sama sekali patung-patung berhala buatan mereka, dan tugu-tugu berhala mereka haruslah kauremukkan sama sekali. Tetapi kamu harus beribadah kepada TUHAN, Allahmu; maka Ia akan memberkati roti makananmu dan air minumanmu dan Aku akan menjauhkan penyakit dari tengah-tengahmu.

Di pasal 23 ini saya belajar tentang Peraturan Tuhan, bahwa Dia menentang keras segala macam bentuk berhala. Tuhan memerintahkan untuk dijauhi, bahkan segala bentuk berhala harus dimusnahkan. Tuhan mau Israel dan saya hanya beribadah kepada Allah yg benar bukan kepada allah lain yg sama sekali tidak bisa berbuat apa-apa.

Penerapan

Saya harus hidup menjauhi segala bentuk berhala mungkin sekarang bukan lagi patung-patung dll. Tetapi segala sesuatu bisa menjadi berhala ketika itu menggeser posisi Tuhan dlm kehidupan. Kesenangan, popularitas dll.

Keluaran 24:12 (TB)  TUHAN berfirman kepada Musa: "Naiklah menghadap Aku, ke atas gunung, dan tinggallah di sana, maka Aku akan memberikan kepadamu loh batu, yakni hukum dan perintah, yang telah Kutuliskan untuk diajarkan kepada mereka."

Di pasal 24 ini saya belajar tentang Sifat Tuhan yg tertib dan Tegas, Allah sendiri yg menulis 10 Hukum untuk bangsa Israel sebagai UUD kehidupan mereka. Melalui perantaraan Musa hukum itu diberikan sebagai pedoman hidup bagi Umat Israel. Dan Tuhan mau Hukum itu diajarkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari Mereka.

Penerapan

Saya harus hidup tertib dan teratur dalam segala hal. Karena Allah begitu Tertib dan tegas.

Di pasal Keluaran 25 ini saya mempelajari tentang Petunjuk untuk mendirikan Kemah suci semua persyaratan Tuhan jelaskan terperinci dan berkali-kali kata haruslah diulang-ulang di pasal ini.

Kata ini adalah sebuah perintah yang mau tidak mau harus dilakukan. Tidak bisa tawar-menawar. Saya dari bagian ini belajar dua hal:

1. Tuhan itu Pribadi yang Detail.

2. Tuhan itu Pribadi yang konsisten.

Penerapan

Saya harus hidup melakukan keduanya. Yaitu detail dan konsisten dalam hal apapun.

Keluaran 26:33-34 (TB)  Haruslah tabir itu kaugantungkan pada kaitan penyambung tenda itu dan haruslah kaubawa tabut hukum ke sana, ke belakang tabir itu, sehingga tabir itu menjadi pemisah bagimu antara tempat kudus dan tempat maha kudus. Tutup pendamaian itu haruslah kauletakkan di atas tabut hukum di dalam tempat maha kudus.

Di pasal 26 ini saya mempelajari tentang lagi-lagi tentang pekerjaan Allah yg detail terperinci, dan rapi. Dan di bagian ini membahas tentang kemah suci, di mana Ada sebuah tirai pemisah, pembatas antara tempat Kudus dan tempat Mahakudus. Akibat dosa saya Terpisah dari Allah, tetapi berita bahagianya. Yesus datang memulihkan kembali hubungan yg rusak itu, Kematian-Nya di Kalvari membuat tirai pemisah itu tebelah dua sehingga tidak ada lagi pemisahan antara Allah dan saya

Matius 27:51 (TB)  Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,

Penerapan

Saya harus bersyukur dalam kehidupan ini. Karena masalah terbesar saya yg adalah dosa Sudah Yesus selesaikan di kayu salib. Saya menjadi sahabat Allah bukan lagi seteru-Nya. 

Keluaran 29:44-46 (TB)  Aku akan menguduskan Kemah Pertemuan dan mezbah itu, lalu Harun dan anak-anaknya akan Kukuduskan supaya mereka memegang jabatan imam bagi-Ku. Aku akan diam di tengah-tengah orang Israel dan Aku akan menjadi Allah mereka. Maka mereka akan mengetahui, bahwa Akulah, TUHAN, Allah mereka, yang telah membawa mereka keluar dari tanah Mesir, supaya Aku diam di tengah-tengah mereka; Akulah TUHAN, Allah mereka."

Di pasal 27-30 ini saya mempelajari tentang Sistem Peribadatan dan Keimaman dan kemah suci yg Tuhan tetapkan secara rinci dan detail. Sepanjang 3 pasal ini kata KUDUS diulang berkali-kali. Tuhan ingin mengatakan betapa Kudusnya dan Sucinya Allah itu. Sehingga KEKUDUSAN adalah sebuah KEMUTLAKAN bagi Dia. Adapun tujuan Tuhan merancangkan kemah suci dan semua yg berkaitan dengan Peribadatan adalah:

1. Aku akan diam di tengah-tengah orang Israel dan Aku akan menjadi Allah mereka.

2. Maka mereka akan mengetahui, bahwa Akulah, TUHAN, Allah mereka, yang telah membawa mereka keluar dari tanah Mesir,

Allah ingin sekali dekat dengan umat-Nya namun apalah daya akibat dosa itu begitu serius, itulah sebabnya Allah berusaha menghadirkan KEKUDUSAN-NYA di tengah-tengah umat supaya Dia bisa berkomunikasi dengan mereka. Berita bahagianya, Yesus datang sebagai Imam Agung yg sempurna Sang kurban itu sendiri. Dia memulihkan kembali hubungan antara Allah dan manusia yang berdosa.

Roma 5:10-11 (TB)  Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya! Dan bukan hanya itu saja! Kita malah bermegah dalam Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, sebab oleh Dia kita telah menerima pendamaian itu.

Penerapan

Saya harus hidup Kudus dalam menjalani kehidupan, dalam pikiran, perkataan, dan tindakan.  karena saya tau KEKUDUSAN adalah sebuah KEMUTLAKAN bagi Allah.

 

Keluaran 31:16-17 (TB)  Maka haruslah orang Israel memelihara hari Sabat, dengan merayakan sabat, turun-temurun, menjadi perjanjian kekal. Antara Aku dan orang Israel maka inilah suatu peringatan untuk selama-lamanya, sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, dan pada hari yang ketujuh Ia berhenti bekerja untuk beristirahat." 

Di pasal 31 ini saya mempelajari tentang betapa seriusnya Allah tentang hari sabat Allah ingin Bangsa Israel mengingat dan menjalankan perjanjian kekal itu. Sebab 6 hari bekerja dan hari ke tujuh istirahat.

Penerapan

Saya belajar untuk menghargai dan mempergunakan waktu yg Tuhan percayakan untuk saya jalani.

Keluaran 32:7-8 (TB)  Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Pergilah, turunlah, sebab bangsamu yang kaupimpin keluar dari tanah Mesir telah rusak lakunya. Segera juga mereka menyimpang dari jalan yang Kuperintahkan kepada mereka; mereka telah membuat anak lembu tuangan, dan kepadanya mereka sujud menyembah dan mempersembahkan korban, sambil berkata: Hai Israel, inilah Allahmu yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir."

Di pasal 32 ini saya mempelajari tentang sifat bangsa Israel yang begitu cepat berpaling dari Tuhan, mereka lupa 10 tulah, mereka lupa laut terbelah. Mujizat yg Allah buat supaya mereka tau bahwa Allah yg Kuat itu yg membawa mereka keluar dari Mesir tempat perbudakan bukan allah yg sama sekali tidak berdaya.

Penerapan

Saya belajar untuk tidak mudah melupakan kebaikan dan pekerjaan Tuhan dalam hidup saya, baik saat susah maupun senang. Saya tetap bersandar pada Dia, berharap kepada Allah. Bukan kepada yg lain.


Keluaran 33:2-3 (TB)  Aku akan mengutus seorang malaikat berjalan di depanmu dan akan menghalau orang Kanaan, orang Amori, orang Het, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus --yakni ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madu. Sebab Aku tidak akan berjalan di tengah-tengahmu, karena engkau ini bangsa yang tegar tengkuk, supaya Aku jangan membinasakan engkau di jalan."

Di pasal 33 ini saya mempelajari tentang Penyertaan dan pemeliharaan Tuhan terhadap umat-Nya. Ke negeri yg Telah dijanjikan dg sumpah Kepada Abraham, Ishak dan Yakub. Untuk mereka duduki.

Penerapan

Saya tidak akan khawatir menjalani kehidupan saya karena saya tau Allah yg menyertai Bangsa Israel dahulu adalah Allah yang sama yg saya sembah dan menyertai sampai hari ini.

Keluaran 34:6-7 (TB)  Berjalanlah TUHAN lewat dari depannya dan berseru: "TUHAN, TUHAN, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya, yang meneguhkan kasih setia-Nya kepada beribu-ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran dan dosa; tetapi tidaklah sekali-kali membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya dan cucunya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat."

Di pasal 34 ini saya mempelajari tentang sifat-sifat Allah yakni:

1. TUHAN, Allah penyayang.

2. dan pengasih,

3. panjang sabar,

4. berlimpah kasih-Nya.

5. dan setia-Nya,

Betapa luar biasanya Allah yg saya sembah dan Imani, meskipun di tengah Bangsa Israel dan saya yg tegar tengkuk Namun tidak menghalangi sifat-Nya untuk dinyatakan.

Penerapan

Saya harus hidup mempraktekkan sifat2 Allah itu dalam kehidupan sehari-hari. Serta menyampaikan kepada orang lain.

Keluaran 35:30-31 (TB)  Berkatalah Musa kepada orang Israel: "Lihatlah, TUHAN telah menunjuk Bezaleel bin Uri bin Hur, dari suku Yehuda, dan telah memenuhinya dengan Roh Allah, dengan keahlian, pengertian dan pengetahuan, dalam segala macam pekerjaan,

Di pasal 35 ini saya mempelajari tentang pemerlengkapan dari Tuhan:

1. dengan keahlian,

2.  pengertian

3. dan pengetahuan

Pemerlengkapan itu  Tuhan ingin saya gunakan untuk melayani Dia, bukan untuk kepenting dan kesenangan pribadi.

Penerapan

Saya harus hidup tidak Sombong karena pengertian dan pengetahuan itu berasal dari Tuhan.

 

Keluaran 39:32, 42-43 (TB)  Demikianlah diselesaikan segala pekerjaan melengkapi Kemah Suci, yakni Kemah Pertemuan itu. Orang Israel telah melakukannya tepat seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa, *demikianlah mereka melakukannya. Tepat seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa, demikianlah dilakukan orang Israel segala pekerjaan melengkapi itu. Dan Musa melihat segala pekerjaan itu, dan sesungguhnyalah, mereka telah melakukannya seperti yang diperintahkan TUHAN, demikianlah mereka melakukannya. Lalu Musa memberkati mereka.

Keluaran 40:16 (TB)  Dan Musa melakukan semuanya itu tepat seperti yang diperintahkan TUHAN kepadanya, demikianlah dilakukannya.

Posting Komentar untuk "Tuhan itu Pribadi yang konsisten"