Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Kata Alkitab tentang Kita satu di dalam Tuhan Yesus Kristus

 

 


(Kita satu di dalam Tuhan Yesus Kristus)

 

Kita tak memandang engkau dari suku mana, dari Gereja mana.

Asalkan engkau berdiri di atas firman-Nya, maka kita adalah bersaudara.

-Jangan tunjukkan perbedaan,

-jangan tunjukkan kesombongan,

-jangan tunjukkan kehebatan, sebab semua kita adalah bersaudara seiman di dalam Tuhan Yesus Kristus.

Orang-orang yang Cinta kepada Tuhan Yesus Kristus dengan hati tulus, pasti tidak akan mempersoalkan dari suku dan Gereja mana, sebab kita harus menyadari bahwa banyak Gereja dan banyak Suku di negeri kita ini.

Pandanglah Tuhan Yesus Kristus yang tidak pernah membeda-bedakan orang-orang yang di Kasih-Nya dan Rasul Paulus juga mengatakan.

"Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus." (Galatia 3:38).

Kita adalah 'satu' di dalam Tuhan Yesus Kristus.

Memang aturan-aturan tata-cara beribadah terkadang berbeda dan perbedaan itulah yang membuat menjadi indah di dalam Tuhan Yesus Kristus.

Dan Keindahan itu pasti ada tantangannya, karena itu iblis yang berhati dengki dan iri suka memporak-porandakan keindahan itu, dengan menanamkan permusuhan melalui hati orang-orang yang jahat.

Tetapi tetaplah waspada, mari kita belajar menanamkan iman yang teguh di hati kita masingmasing, agar persaudaraan kita kokoh dan kuat di dalam Tuhan Yesus Kristus, sehingga kita tidak boleh di pecah dan di cerai-beraikan, sebab kita tahu Tuhan selalu beserta kita.

"Tetapi aku menasehatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir." (1Korintus 1: 10)

Mari berdamai, bersukacita di dalam Tuhan Yesus Kristus, kita jalin persaudaraan yang erat hanya di dalam nama-Nya, sebab Tuhan juga menginginkan kita hidup,

-saling berdampingan,

-saling tolong-menolong, 

-saling bahu-membahu,  

-saling mengasihi, itulah tandanya kita milik kepunyaan-Nya.

stop...

Mempersoalkan, perbedaan, roh pemecah belah yang menyesatkan, yang membuat kita semakin jauh dari Kasih Tuhan hanya karena ambisi atau kepentingan pribadi atau kepentingan golongan.

Tuhan sangat membenci perpecahan diantara umat-Nya, Dia ingin kita selalu hidup,

-Rukun,

-Damai,

-dan saling mengasihi.

Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota, tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama, demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain." (Roma 12: 4-5).

 

JANGAN TERBALIK

                

Ada  rahasia dari seseorang yang sangat menikmati kebahagiaan dan ketenangan dalam hidupnya.

 

Orang tersebut mempunyai dua kantong.

Pada kantong yang satu terdapat lubang di bawahnya, tetapi pada kantong yang lainnya tidak terdapat lubang.

 

Segala sesuatu yang MENYAKITKAN yang pernah didengarnya seperti kata2 makian, sindiran, gosip, dan kata2 kotor, ditulisnya di sebuah kertas, digulung kecil, kemudian dimasukkannya ke dalam kantong yang BERLUBANG.

 

Tetapi semua yang INDAH, semua yang benar, semua yg menyukakan hati dan bermanfaat, ditulisnya di sebuah kertas kemudian dimasukkannya ke dalam kantong yang TIDAK ADA LUBANGNYA

 

Pada malam hari, ia mengeluarkan semua yang ada di dalam saku yang tidak berlubang, membacanya dan menikmati hal2 indah yang sudah diperolehnya sepanjang hari itu.

 

Kemudian ia merogoh kantong yang ada lubangnya, tetapi ia tidak menemukan sesuatu.

Iapun tertawa dan tetap bersukacita karena kantong tersebut tidak ada sesuatu yang dapat merusak hati dan jiwanya.

 

Itulah yang seharusnya kita lakukan. Menyimpan semua yang BAIK di kantong yang TIDAK BERLUBANG, sehingga tidak satupun yang baik yang hilang dari hidup kita.

 

S e b a l i k n y a simpanlah semua yang BURUK di kantong yang BERLUBANG, dimanapun yang buruk itu akan jatuh tercecer dan tidak dapat kita ingat lagi.

 

N a m u n sayang sekali, begitu banyak diantara kita yang melakukan dengan TERBALIK...

 

Menyimpan semua yang baik di kantong yg berlubang, dan apa yang tidak baik di kantong yang tidak berlubang.

 

Memelihara pikiran2 jahat dan segala sesuatu yang menyakitkan hati, hanya akan membuat kita tidak bisa menikmati kebahagiaan hidup.

 

Jiwa menjadi tertekan dan tidak ada gairah dlm menjalani kehidupan. ( Kolose 3 : 8 )

 

(Pesan bijak kehidupan)

 

Kesuksesan adalah selalu bangkit dari setiap Kegagalan tanpa lelah dan tanpa henti.

Ketika bertanding kita tidak selalu memperoleh Kemenangan,

namun menikmati Proses adalah bagian Kebahagiaan yang akan membawa kita selangkah menuju Kemenangan kita.

Milikilah Mental Pantang Menyerah & berani Mengambil Resiko.

Manusia Hebat adalah Manusia yang dapat Mengendalikan diri_di saat di kuasai amarah,

-TENANG...saat di permalukan,

-TERSENYUM....di saat di remehkan,

-BERSABAR..... saat menemui cobaan,

dan

-BERSYUKUR, untuk semua kekurangan yang kita miliki.

Bila kita lebih percaya pada Kecerdasan Otak & Kekuatan Tubuh semata tanpa di sertai dengan doa...

berhati-hatilah !!!,

sebab enggan untuk berdoa menandakan Kesombongan diri.

Mengucap Syukurlah selalu dalam segala hal,

karena segala berkat & hikmat berasal dari Tuhan.

Terkadang yang kita inginkan sebenarnya tidak kita perlukan,

sedangkan yang di perlukan tak dapat di miliki,

namun Tuhan Mengerti & tahu apa yang terbaik untuk kita.

Hidup memerlukan pengorbanan.

-Pengorbanan memerlukan perjuangan.

-perjuangan memerlukan ketabahan.

-Ketabahan memerlukan keyakinan.

-Keyakinan pula menentukan kejayaan.

-Kejayaan pula akan menentukan kebahagiaan.

Bila kita ingin hidup yang bahagia,

mulailah dengan Membuang segala hal yang membuat kamu sedih.

Tuhan selalu memberi kekuatan,

ingatlah hal ini saat kamu merasa putus asa dan menyerah.

Buang jauh perasaan itu dan jangan biarkan perasaan itu menguasai kita,

biarkan pertolongan Tuhan selalu menguatkan kita.

“Kemuliaan bagi Allah di tempat yang Maha tinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.” (Lukas 2:14).

 

KEDEWASAAN ROHANI

 

Orang yg dewasa jasmaninya belum tentu dewasa pula rohaninya..., s e b a l i k n y a orang yg muda usianya belum tentu muda juga rohaninya.

 

J a d i Kedewasaan Rohani seseorang tidak dapat diukur dari umur orang tersebut.

 

Tidak jarang kita jumpai orang2 yg lebih tua usianya m a l a h rohaninya tidak sebanding dengan usianya ; hal ini disebabkan karena orang2 itu lebih kuat dagingnya k e t i m b a n g rohaninya...

 

Mereka beranggapan sudah banyak makan asam garam dan kaya pengalaman dalam mengarungi kehidupan di dunia ini...

 

Orang yg sering keluar masuk rumah ibadah juga bukan jaminan rohaninya sudah hebat..., selain itu orang yg kelihatannya piawai dalam berkoar di mimbar.., diundang kesana kemari..., j u g a bukanlah  suatu parameter rohaninya sudah tinggi...

 

S e b a l i k n y a seorang jemaat awam yg kelihatannya biasa2 saja.., tidak banyak sesumbar..., lugu..dan lebih banyak diam j u s t r u terkadang rohaninya lebih dewasa

 

Kedewasaan Rohani seseorang h a n y a bisa didapatkan dari banyaknya Saat Teduh dengan cara berdiam diri di Kaki Tuhan dan mempraktekkan Perintah Tuhan yg sudah dibaca ataupun di dengarnya dalam kehidupan hari lepas hari...

 

                   DO IT NOW !

 

            ( Mazmur 1 : 1 - 3 ).

 

M E N G A P A ???

 

Alkisah hiduplah bunga anggrek di sebuah hutan.

Anggrek ini hidup dengan menempel pada pangkal batang pohon yang besar...

 

Si anggrek merasa senang bersama si pohon besar, karena selain ia bisa terlindung dari teriknya panas ia juga mendapat supply makanan dari si pohon.

 

Pada suatu malam terjadi hujan lebat yang disertai petir.

Petir itupun menyambar si pohon besar.. dan pohon itupun hancur berantakan..

 

Anggrek menangis karena bingung akan masa depan hidupnya.

Daun yang tadinya lebat kini hanya tinggal beberapa saja.

Batang yang tadinya besar dan kokoh kini tinggal beberapa batang kecil.

 

"Mengapa ini harus terjadi?

Kini siapa lagi yang akan melindungiku?" Teriak si anggrek sambil menangis sekeras kerasnya.

 

Pohon besar itupun menyapa sahabat kecilnya "hei anggrek janganlah kau menangis, akupun mengalami hal sulit yang sama, n a m u n aku tetap bersyukur.

 

Walaupun kini aku hanya memiliki beberapa daun dan batang aku yakin aku masih bisa bertahan hidup dan tumbuh walaupun tidak sesempurna dulu.

 

Begitu juga denganmu, lihatlah kilau mentari kini langsung mengenaimu. Kau tampak semakin indah, selain itu embun yang menempel ditubuhmu akan membuatmu tambah subur, cantik, dan berbunga lebih banyak.

 

Si anggrekpun tersentak dengan perkataan si pohon dan sadar ternyata masih ada hal yang bisa disyukuri. Anggrek sadar bahwa dari setiap musibah selalu ada pelajaran dan hikmah dibalik itu semua. ( Pengkotbah 3 : 11 )


Posting Komentar untuk "Kata Alkitab tentang Kita satu di dalam Tuhan Yesus Kristus"