Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

IA tidak ada di sini, IA telah bangkit

 


Renungan PASKAH

 

KABAR BAIK...

YESUS, DOMBA PASKAH KITA YANG SEJATI.

 

Katakanlah kepada segenap jemaah Israel:

Pada tanggal 10 bulan ini diambillah oleh masing-masing seekor ANAK DOMBA, menurut kaum KELUARGA, seekor ANAK DOMBA untuk tiap-tiap RUMAH TANGGA (Kel 12:3).

 

Orang-orang Yahudi di seluruh dunia merayakan Hari Raya Paskah.

Hari Raya itu, yang telah diadakan dari generasi ke generasi, memperingati PEMBEBASAN bangsa Israel meninggalkan Mesir, si pembinasa menjalani seluruh negeri dan membunuh setiap ANAK SULUNG manusia dan hewan.

Hanya rumah-rumah dimana dibutuhkan DARAH ANAK DOMBA PASKAH pada kedua tiang pintu dan ambang atas, yang DILEWATI.

 

TUHAN telah memberitahukan Bangsa Israel,

“Ambilah seekor ANAK DOMBA, seekor ANAK DOMBA untuk tiap-tiap RUMAH TANGGA.”

Seekor ANAK DOMBA untuk setiap KELUARGA.

Ini memberitahukan kita bahwa Tuhan YESUS KRISTUS, yang merupakan ANAK DOMBA PASKAH kita yang SEJATI, adalah untuk seluruh KELUARGA DISELAMATKAN!

 

Jadi anak-anak Anda akan diberkati begitu Anda menerima YESUS.

Pasangan Anda dan kakek-nenek Anda yang belum diselamatkan juga diberkati, karena YESUS sekarang adalah ANAK DOMBA untuk seluruh RUMAH TANGGA.

Orang-orang yang Anda kasihi, yang belum diselamatkan akan menikmati berkat-berkat yang dimiliki oleh orang yang SUDAH DISELAMATKAN.

Alkitab mengatakan bahwa orang-orang yang SUDAH DIKUDUSKAN akan menguduskan orang-orang yang belum dikuduskan (1 Kor 7:14).

Ya, mereka masih akan perlu menerima YESUS secara pribadi sebagai JURUSELAMAT mereka, tetapi TUHAN telah memberikan tanda Keselamatan pada mereka karena Anda TELAH DISELAMATKAN!

 

Setiap RUMAH TANGGA mengambil seekor ANAK DOMBA yang TUHAN katakan harus TIDAK bercacat bercela.

Mengapa?

Karena ANAK DOMBA itu melambangkan YESUS, ANAK DOMBA TUHAN YANG SEJATI, YANG TIDAK BERDOSA.

Yohanes Pembaptis berkata tentang YESUS,

”Lihatlah, ANAK DOMBA TUHAN, yang MENGHAPUS DOSA DUNIA” (Yoh 1:29).

ANAK DOMBA itu kemudian disembelih, dan DARAHNYA dibubuhkan pada kedua tiang pintu dan pada ambang atas rumah (Keluaran 12:7), yang melambangkan SALIB.

 

Hari ini, si pembinasa harus melewati setiap KELUARGA YANG PERCAYA pada YESUS & KARYA YESUS YANG SEMPURNA di Kayu Salib dan beriman dalam DARAH-NYA, karena sudah ada Kematian.

DARAH itu membuktikan bahwa ANAK DOMBA YANG TIDAK BERSALAH menggantikan KELUARGA YANG BERSALAH!

 

YESUS juga merayakan Paskah pada malam sebelum Ia disalibkan.

Tetapi Ia sedang melembagakan Paskah yang lebih agung.

Kali ini, bukan kelepasan dari Firaun dan Mesir, melainkan dari setan dan kerajaan kegelapannya!

Bukan kelepasan dari perbudakan di Mesir, melainkan dari Kehidupan yang dibelenggu dosa kepada Kehidupan yang MERDEKA sebagai orang-orang yang MERDEKA DI DALAM KRISTUS!

 

Saudara yang terkasih, YESUS ANAK DOMBA TUHAN, mengorbankan Diri-Nya sendiri untuk MEMERDEKAKAN Anda.

Dan jika ANAK itu MEMERDEKAKAN Anda, Anda BENAR-BENAR MERDEKA!

 

Renungan:

Si pembinasa harus MELEWATI setiap KELUARGA YANG PERCAYA pada YESUS & KARYA YESUS YANG SEMPURNA di Kayu Salib dan beriman dalam DARAH-NYA.

 

Renungan bulan April penuh damai PASKAH...πŸ™‡‍♂️

Hari Minggu penuh damai sejahtera dalam Hadirat Tuhan...

17 April 2022...πŸ”₯

 

Selamat Beribadah...πŸ’’

 

1 Korintus 1 : 10

Tetapi aku menasihatkan kamu, Saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir. 

 

Kesatuan memang mengagumkan, banyak hal besar dan sulit jadi lebih mudah jika dikerjakan ber-sama², hal yang semula tampak mustahil jadi mungkin diwujudkan. 

 

Namun, harus diakui, menciptakan dan memelihara kesatuan tidaklah mudah, apalagi dalam jangka waktu yang panjang.

 

Karya Kristus di salib itulah yang terpenting.

Itulah yang seharusnya menjadi fokus perhatian semua orang percaya bersatu memberitakan nama Kristus, menjadi kesaksian yang kuat tentang Dia.

 

Selamat PASKAH...πŸ˜‡

 

Renungan PASKAH

 

KEMATIAN KRISTUS YESUS πŸ‘‘

 

Roma 6 : 6

"Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa ."

 

️ Jumat Agung merupakan momen agung dimana TUHAN yang menjadi manusia rela disalibkan dan mati demi menebus dosa semua manusia .

 

Sesungguhnya kematian adalah bagian kita sebagai orang berdosa .....

"Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan ALLAH."

 

Roma 3 : 23

Untuk menyelamatkan manusia yang terhilang (berdosa) YESUS harus mati untuk itu. Penderitaan dan kematian yang seharusnya kita tanggung ditanggung-NYA di atas kayu salib...

 

"DIA yang tidak mengenal dosa telah dibuat-NYA menjadi dosa karena kita, supaya dalam DIA kita dibenarkan oleh ALLAH ." (2 Kor 5:21)

 

Tanpa melalui pengorbanan KRISTUS kita tak beroleh jalan masuk menuju Kehidupan Kekal, semua karena Kasih Karunia ALLAH semata yang rela memberikan Anak-NYA yang tunggal .

DIAlah jalan keselamatan dan pengantara kita .

Bagi kebanyakan orang berita penebusan KRISTUS di kayu salib adalah suatu kebodohan .                  "Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan ALLAH ."

(1 Kor 1:18)

 

Bagaimana mungkin TUHAN bisa disalibkan oleh manusia ciptaan-NYA .

Kalau KRISTUS itu TUHAN seharusnya IA bisa membuktikan kuasa-NYA dengan meloloskan diri dari penyaliban .

YESUS bisa saja menyelamatkan diri dari penyaliban, tapi bukan itu yang menjadi misi kedatangan-NYA di dunia ini.

 

Amin....

 

Renungan menyambut hari PASKAH

Shalom !

 

KEMATIANNYA MEMBEBASKANKU !

 

Kematian memang merupakan suatu yg sangat memilukan hati , sebagaimana yg pernah dialami oleh murid2 ketika menerima kenyataan bahwa Guru yg begitu mereka kasihi mati tergantung di Kayu Salib..

 

M e m a n g secara nurani terlalu berat beban yg harus di sandang oleh para murid, karena sepertinya teramat mahal pengorbanan yg telah dilakukan oleh Yesus...

 

Seakan mereka tidak bisa menerima begitu saja, ingin rasanya mengajukan protes guna menuntut keadilan, karena Yesus dihukum BUKAN karena tindak kriminal atau kejahatan yg telah dilakukanNya sendiri...

 

Ia di vonis mati BUKAN karena kesalahanNya.., t e t a p i Ia ikhlas menjalani semua itu d e m i untuk membela semua umat manusia...

 

Ia rela menanggung dosa seluruh dunia ini, s u p a y a kita mendapatkan Hidup yg Kekal...

 

K a l a u saja Yesus tidak mau melakukan semua itu, m a k a seisi dunia ini akan binasa dan harus menerima hukuman dalam panasnya Api Neraka....

 

Kita ditebus bukan dengan harta dunia ini.., kita di beli dengan harga yg sangat mahaaal y a i t u oleh DarahNya sendiri...

 

Kalau dahulu kita adalah budak dari dosa, t e t a p i saat ini kita adalah hamba dari TUAN yg telah membebaskan kita..

 

Oleh karena itu jangan lagi mau diperbudak oleh Iblis, jadilah hamba yg setia pada Kebenaran...

 

            YES, I AM FREE !

 

           ( Roma 6 : 22 )

 

Jumat, 15 April 2022

 

KEMATIAN KRISTUS, KEHIDUPAN KEKAL BAGI KITA

Refleksi memaknai JUMAT AGUNG

 

Yohanes 19:30  "'Sudah selesai.' Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya."

 

Hari ini umat Kristiani merayakan Jumat Agung yang mengingatkan kita kembali tentang betapa besar kasih dan pengorbanan Kristus, yang rela mengorbankan nyawa-Nya untuk menebus dosa umat manusia. 

 

Seruan Kristus kepada Bapa,  "Eloi, Eloi, lama sabakhtani?"  (Markus 15:34), yang artinya:  'Bapaku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?', menyiratkan suatu pergumulan batin dan penderitaan badani yang teramat berat yang harus di tanggung-Nya.  Sekalipun harus mengalami aniaya dan siksaan hebat, Kristus tidak pernah melawan, seperti domba kelu yang dibawa ke pembantaian  (Yesaya 53:7).

 

Setiap mata akan memandang lesuh akan Dia yang tergantung pada salib itu, setiap otak akan berpikir tentang caranya Ia mati, dan setiap hati akan merenung tentang apa artinya kematian Sang Kehidupan atau Sang Sumber Kehidupan demi saudara dan aku hari ini.

 

Hanya satu pernyataan yang bisa kita buat untuk melukiskan semua kesedihan hati kita hari ini yakni; “Sungguh, Ia telah mati untuk saudara dan aku.”

 

Hari ini patutlah kita menangis dan berduka karena dosa-dosa kita yang membuat Ia harus tetap tergantung di salib itu, tapi permenungan kita tidak selamanya tentang sebuah peristiwa kematian, melainkan tentang kehidupan.

 

Kematian akan menjemput kita suatu waktu kiranya menjadi sesuatu yang pasti, dan tidak ada seorang manusia pun yang bisa mengelaknya.

 

Oleh karena itu, jika hari ini Yesus mati dan menyebabkan duka nestapa bagi setiap hati, maka semuanya bukan tentang kenapa Ia harus mati tapi bagaimana Ia telah hidup sehingga menjadi kenangan indah bagi semua orang, termasuk dan khususnya bagi saudara dan aku.

 

“Marilah kita menghitung mundur waktu hidup kita mulai dari hari ini. Anggaplah hari ini adalah hari pertama dari  sisa hari  hidup yang diberikan oleh Tuhan kepada kita.”

 

Jangan pernah berpikir tentang bagaimana caranya kita akan mati, tetapi tanyakanlah kepada diri kita, bagaimana kita telah hidup dalam kurun waktu yang Tuhan telah berikan kepada kita sehingga mulai saat ini kita akan menata kembali kehidupan kita. 

 

”Sahabat Renungan Harian, jangan tanyakan bagaimana Ia telah mati tapi renungkanlah bagaimana Ia hidup dan menghidupi saudara dan aku. Selamat memperingati Jumat Agung”

 

🀷🏻‍♂️ JUMAT AGUNG, KEMATIAN YESUS " Tangisi Dirimu Sendiri "  😭☠πŸ•ΊπŸ»

 

️ KRISTEN SEPERTI KRISTUS

️ Kematian Yesus adalah  yang Menghidupkan

️ Merayakan Hari Jumat Agung  ( Kematian Tuhan Yesus ) di Seluruh Dunia

️ Kematian-Nya   adanya  Kebangkitan ( Ada Kehidupan )

️ Jumat Agung  di Banyak Gereja2 Di Dunia merayakan, ada yang Yang Mendramatis dengan -derai Air mata

😭 Banyak Gereja membuat Suasana dengan - ledakkan emosi atau dengan Perasaan

 

️ Ketika Tuhan Yesus digiring Kegolgota banyak Wanita2 di Yerusalem  tangisi Dia

️ Yesus katakan jangan Tangisi Aku tetapi Tangisilah  -diri-mu dan -anak2mu

Karena dosa kamu & anak2mu

️ Apa yang  diderita Yesus akibat  Penebusan -dosa Semua  Manusia,

 

️ Yesus Menebus  & Kemudian Kita Tangisi Diri sendiri

️  40 th setelah Yesus disalib dan bangkit ,  Yerusalem di hancurkan oleh  jenderal Titus

πŸ’’ Bait Allah yang dibangun Herodes dihancurkan

️ Tuhan Yesus berkata -tidak Ada 1 Batu Yang di Bangun di Bait Allah ini

️ Waktu itu Pembantaian Manusia : Perempuan, Anak2,

️  Dan Mayat begelimpangan karena Pembantaian, penumpasan suatu bangsa

️ Bahaya besar yang di nubuatkan Yesus 40 th terjadi di Yerusalem

 

#2 . ️Tuhan Yesus menunjukkan apa yang dialami Yesus -karena dosamu dan dosa anak2mu

️ Apa yang di derita akibat dosa Seluruh Manusia

😭 Tangisi dirimu

😭 Banyak Orang Menagisi diri sendiri dengan Derai Air Mata, Setelah Korban Yesus di kayu salib

 

Jangan Menjadi seteru salib Kristus

πŸ•ΊπŸ» Jangan Hidup Mengikuti Hawa Nafsu & Ikuti Teladan-Ku

πŸ“–#(Fil. 3:18 )  Karena, seperti yang telah kerap kali kukatakan kepadamu, dan yang kunyatakan pula sekarang sambil menangis, banyak orang yang hidup sebagai seteru salib Kristus.

 ikuti teladanKu

 

🀷🏻‍♂️ Paulus mengingatkan -standar hidup orang percaya

😭 Yang di tangisi -paulus bertentangan

😭 Kesudahan mereka -Kebinasaan

πŸ“–#(Fil.3:19 )  Kesudahan mereka ialah kebinasaan, Tuhan mereka ialah perut mereka, kemuliaan mereka ialah aib mereka, pikiran mereka semata-mata tertuju kepada perkara duniawi.

 

😭 Dosa tertanggun atas anak2 kami

😭 Dosa pasti ada & Ada tangung jawannya

 

πŸ”± Kewargaan kita di Surga &

Mengubah TubuhNYA

πŸ“–#(Fil. 3:20-21 )  Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat,

 

😭 Menangis boleh -dalam Jumat Agung

️ -Yesus yang disiksa -Harus tetapi fakta situasi

😭 Bagaimana dengan kita " Tangisi diri sendiri

πŸ’ͺ Seakan2 kita ada, dalam pembelaan Tuhan

️ Apa hidup dengan Maksud salib diadakan

️ Ia datang memberi Hidup

🀷🏻‍♂️ Sesuai dengan Rancangan Semula Allah Menciptakan Manusia -Segambar dan -Kualitas BAPA

🀷🏻‍♂️ Segala sesuatu yang dilakukan sesuai dengan Kehendak Allah itu Hidup -kualitas itu Hidup -Kekal

️ #( Ib 12:9-10  ) Mereka mendidik dalam waktu yang Pendek

 

πŸ‘Œ Suapaya beroleh bagian dalam Kekudusan-NYA  yang sama dengan -sempurna seperti BAPA itulah Hidup Kekal

🀷🏻‍♂️ Dalam Alkitab dikatakan -Manusia sudah  Kehilangan Kemuliaan Allah

 

🀷🏻‍♂️ Manusia yang  dikehendaki -standar Allah mengambil bagian dalam Kekudusan

️ Yesus menampilkan Wajah potret / figur yang mengambil  Kekudusan

️ Tidak bercacat

️ Yesus berkorban supaya kita hidup

️ Memiliki standar seperti Yesus

 

🚢‍♂️ Kristen itu jalan hidup,  yaitu jalan hidunya Yesus

🀷🏻‍♂️ Rasul2 mengenakan

πŸ“–#(Gal. 2:20 )  namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.

 

️ Yesus ajarkan  agar jemaat   mengikuti

 

️ KESIMPULAN

 

️ Temui Tuhan dan alami

🀷🏻‍♂️ Apakah kita sudah benar2 hidup Bagi Tuhan &

🀷🏻‍♂️ Bagaimana perubahan hidup kita alami

🌎 Masih Duniawi ? Matikan  Kedagingan

πŸ’ͺ Buang & Tinggalkan yang duniawi :  -Suka selingkuh, Senang Barang2 Dunia, mulai di Tinggalkan

 

🌎 Tidak leyak masuk Surga yang masih duniawi kita

😭 Jadi -Kelemahan Kita kita -ratapi atau -tangisi dirimu,

🌎 Masih suka hal2 dunia tinggalkan

😭 Mematikan daging supaya Yesus hidup dalam Kita

 

️ Seperti Yesus,  -matikan diri  yang dunia &

πŸ’Ÿ Dandani Batiniah

😭  Kita dapat Yang membunuh diri kita sendiri

πŸ“– Dan Yang Menuntun kita melalui -Alkitab & -Roh Kudus  untuk mengubah kita

️Kematian  supaya kita ada Kehidupan  -Rom 4:6

️ Bantisan kita lambang Kematiannya

πŸ“–#(Roma 6:3 )  Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya?

 

🀬 Kebencian  dendam itu mengerikan,

🀷🏻‍♂️ ketika suatu saat  kita di -telanjangi, berapa dosa -orang dibanding penebusan  -Darah-NYA

🀷🏻‍♂️Keluar darI pola salah, itu  yang di tangisi

🀷🏻‍♂️ Jangan tidak tau lalu berkata Dosa yang mana?

️ Tuhan telah Mematikan semua sumber dosa

πŸ™ Orang yang Tidak rela mengampuni, Bila datang di hadirat Tuhan Ngeri di -telanjangi kita, berapa dosa Orang kepada kita dibanding -dosa kita kepada Tuhan

 πŸ™Memaafkan Kesalahan Orang, kebencian dendam, kejahatan besar yang berat Terselubung dibuang

 

️ Mati maka kita hidup

️ Serupa Yesus  ( Kalau Mati )

🀷🏻‍♂️ Disisa hidup

️ Kematian Yesus dan kita mematikan -Manusia lama

🀷🏻‍♂️ Rela berbuat apa untuk kepentingan-NYA

️ Bila tiba saatnya kita ketemu muka dengan Muka melihat -Penebusku

🀷🏻‍♂️ Kita yang mematikan Diri sendiri

πŸ’Ÿ Sumber potensi dosa diubah Menjadi -wajah batiniah

🀍❤️ Jangan dikosmetiki dunia

πŸ–€ Manusia lama di di buang

πŸ’Ÿ Yang terpenting -Kita memiliki Wajah Batiniah atau Wajah Tuhan Yesus

 

🀷🏻‍♂️ Paulus teladan

πŸ“– Berkata Hidup ku bukan Aku lagi

️ Matikan semua yang duniawi yang sama -penyembahan berhala

🌎 Jadi jangan  lagi di warnai dunia -Matikan dengan -Kita menghacukan kekuatan dosa dalam diri

πŸ“– Kol.3:5

️ Tuhan Menebus dengan darah yang mahal

️ Kita Hidup untuk kemuliaan Allah

πŸ’ͺ Jangan lakukan apa yang Allah yang tidak kehendaki -Kelicikan merusak pekerjaan Tuhan.

 

Renungan menyambut PASKAH

 

HANDUK DAN BASKOM

 

Refleksi memaknai KAMIS PUTIH dan Menyambut JUMAT AGUNG

 

Yohanes 13:5

  “Kemudian Ia menuangkan air ke dalam sebuah baskom dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya itu.”

 

Kepemimpinan adalah suatu posisi. Perusahaan, kelompok, dan organisasi mempunyai para pemimpinnya.

 

Kepemimpinan adalah suatu hubungan. Ada yang memimpin, ada yang menjadi pengikut. Pemimpin dikenal melalui tindakan kepemimpinan yang mereka perlihatkan.

 

Seseorang mungkin mempunyai sederet sifat seorang pemimpin, tetapi bila ia tidak pernah mengambil tindakan untuk memimpin, ia belumlah dikatakan sebagai seorang pemimpin.

 

Kepemimpinan Kristiani berbeda dari kepemimpinan yang lain dalam hal motivasinya, yaitu alasan dari tindakan-tindakannya.

 

Pemimpin Kristiani sejati dimulai dari “handuk” dan “baskom”! Sebagai seorang pemimpin, Yesus melakukan sebuah tindakan yang tidak lazim yaitu membasuh kaki para pengikut-Nya. Dianggap tidak lazim karena membasuh kaki bawahan dianggap sebuah tindakan yang merendahkan harga dirinya sendiri.

 

Mungkin itu sebuah alasan mengapa Petrus berusaha mencegah ketika Yesus hendak membasuh kakinya. Ya, memang Yesus hendak merendahkan diri-Nya seperti seorang hamba yang tidak memiliki hak, bahkan atas dirinya sendiri, untuk memberikan hidup bagi orang lain.

 

Yesus hendak menunjukkan kepada kita bahwa demikianlah para pemimpin Kristiani selayaknya menjalankan tugas kepemimpinannya!

 

Seorang pemimpin yang tidak menggunakan kedudukannya demi mencari kekuasaan dan keuntungan, sebaliknya ia bekerja untuk melayani, memberi tanpa pamrih, selalu rendah hati di hadapan Tuhan dan sesamanya.

 

Kepemimpinan handuk dan baskom. Kiranya hal ini akan selalu mengingatkan kita kepada keteladanan Kristus ketika menunjukkan kepemimpinan-Nya.

 

KEPEMIMPINAN ADALAH BUKAN TENTANG MENINGGIKAN DIRI SENDIRI TETAPI TENTANG BAGAIMANA MENGANGKAT ORANG LAIN.

 

Renungan menyambut PASKAH

 

JUMAT AGUNG DI TENGAH PANDEMI

 

Sudah 2 tahun ini, warga penganut agama Kristen/Katolik di Indonesia, terpaksa tidak dapat merayakan hari raya Jumat Agung atau yang biasa disebut Good Friday.

Tidak hanya itu, ibadah memperingati trilogi tiga hari suci sebelum peristiwa Paskah, yaitu Kamis Putih, Jumat Agung dan Sabtu Suci pun hanya bisa dilakukan secara online ataupun streaming dari rumah.

Ini tak lepas dari sedang merebaknya wabah pandemi Corona di Indonesia. Pemerintah sendiri telah mengeluarkan himbaunan dan pelarangan kegiatan peribadatan yang melibatkan banyak orang.

 

Namun, sangat disesalkan, masih saja ada segelintir pihak yang ngotot melanggar hal itu. Sosok Tuhan, dan keyakinan mereka akan perlindungan dan keselamatan, membuat golongan ini menaifkan pemerintahan dunia.

 

Ini sejatinya sebuah ironi. Kalau kita melihat peristiwa menjelang Paskah, adalah dimana ketika Yesus ditangkap oleh pemerintahan Ponsius Pilatus saat itu, hasil dari pengkhianat muridnya, Judas Iskariot.

 

Selanjutnya, adalah sejarah. Yesus diadili secara tidak adil oleh hukum dunia, dan akhirnya dijatuhi hukuman disalibkan, hukuman yang ditujukan kepada para penjahat yang hina.

 

Hukuman itu dimulai dari proses memanggul salib, yang dikenal dengan prosesi “Via Dolorosa”. Sepanjang jalan menuju ke bukit Golgota, lokasi penghakiman, Yesus sebagai Anak Allah menerima berbagai macam hal.

 

Mulai dari siksaan secara fisik, dicambuk, dipukul, diludahi dan lain sebagainya. Penghinaan pun diterima tanpa ada sepatah kata pun yang keluar dari mulut-Nya untuk melawan.

 

Yesus rela menjalani itu semua, demi penebusan dosa atas manusia. Hingga akhirnya, Dia harus meregang nyawa dan meninggal di atas kayu salib, untuk menggenapi ‘tugas’-Nya di dunia.

 

Darah-Nya yang mahal, harus tertumpah di atas kayu salib, untuk menebus dosa kita, manusia yang hina ini.

 

Sejatinya, umat yang percaya pada Yesus, harus benar-benar mengerti, memahami, dan belajar dari peristiwa ini. Di saat Yesus rela menjalani hal yang tak selayaknya dialami, para manusia ini malah bersikap sombong dan congkak, berbalut pengetahuan dan keilmuan agama mereka.

 

Saling hujat, bahkan ngotot melawan anjuran pemerintah, adalah bentuk kesombongan mereka yang mengaku pandai dalam hal keagamaan.

 

Apalagi dalam saat seperti ini. Malah banyak mereka yang berasal dari golongan agama, yang malah menjadi penyebar wabah bagi lingkungannya.

 

”Jadilah serupa dengan sosok Yesus Kristus, agar sekitar kita dapat benar-benar menjadi terang, dan ‘garam’ lewat perbuatan kita, yang memberkati sesama.”

 

TUHAN YESUS KRISTUS MEMBERKATI KITA SEMUA..


 

Renungan menjelang hari PASKAH

 

KABAR BAIK...

MENGENALI TUBUH TUHAN.

 

...dan sesudah itu Ia mengucap syukur atasnya;

Ia memecah-mecahkannya dan berkata:

Inilah TUBUH-KU, yang DISERAHKAN bagi kamu;

PERBUATLAH ini menjadi PERINGATAN akan AKU! (1Kor 11:24)

 

Apakah Anda pernah memperhatikan roti Matzah yang orang-orang Yahudi makan saat perayaan Paskah mereka?

Roti itu, yang TIDAK BERAGI, DITUSUK-TUSUK menjadi barisan lubang-lubang kecil yang membentuk garis-garis.

Roti itu juga tampaknya sedikit TERBAKAR.

Banyak Gereja pada masa kini menggunakan roti ini untuk PERJAMUAN TUHAN.

Apakah Anda tahu mengapa roti harus DITUSUK-TUSUK, DIGORES-GORES dan DIBAKAR?

 

Sahabat, roti yang Anda pegang saat Anda mengambil bagian dalam PERJAMUAN TUHAN, menggambarkan TUBUH Tuhan kita YESUS KRISTUS saat Ia menanggung DOSA-DOSA dan PENYAKIT-PENYAKIT kita di kayu Salib.

 

Seperti roti itu, Alis-Nya TERTUSUK oleh mahkota duri sama seperti kedua Tangan dan Kaki-Nya DITUSUK oleh paku.

Lambung-Nya juga DITIKAM dengan tombak oleh seorang tentara.

Nabi Yesaya berkata,

“Dia TERTIKAM oleh PEMBERONTAKAN kita...” (Yes 53:5).

 

Seperti roti itu, Punggung-Nya DICAMBUK sampai Daging-Nya robek-robek dan berdarah, bahkan Tulang-tulang-Nya tersingkap, supaya hari ini Anda dapat mengatakan,

“Oleh BILUR-BILUR-NYA aku menjadi SEMBUH” (Yes 53:5).

 

Bagaimanakah tanda BAKAR di roti itu?

Nyala api penuh MURKA TUHAN menimpa YESUS, MEMBAKAR semua DOSA kita menjadi abu, dan pada saat yang sama, mengeluarkan Keharuman dari Persembahan YESUS.

Hari ini, DOSA-DOSA dan PELANGGARAN-PELANGGARAN Anda hanya tinggal abu dan BAPA Anda di Surga TIDAK MENGINGAT semua itu lagi (Ibr 8:12).

Jadi lain kali Anda mengambil roti dalam PERJAMUAN TUHAN, ketahuilah bahwa YESUS DITIKAM karena DOSA-DOSA Anda dan DICAMBUK untuk KESEMBUHAN Anda.

YESUS MENANGGUNG PENGHAKIMAN TUHAN yang menyala-nyala supaya Anda TIDAK PERNAH dihakimi karena dosa-dosa Anda!

YESUS juga MENANGGUNG penyakit-penyakit dan membawa pergi rasa sakit Anda supaya Anda dapat MEMILIKI KESEHATAN ILAHI!

 

Jika Anda mengenali KEBENARAN-KEBENARAN yang berharga tentang TUBUH Tuhan kita ini, Anda sedang mengambil bagian dalam PERJAMUAN TUHAN dengan CARA YANG LAYAK.

Anda TIDAK menjadi lemah atau sakit, atau mati sebelum waktu Anda (1 Kor 11:27-30).

TIDAK, Anda akan menjadi KUAT dan SEHAT, dan Anda akan PANJANG UMUR!

 

Renungan:

YESUS DITIKAM karena DOSA-DOSA Anda dan DICAMBUK untuk KESEMBUHAN Anda, supaya Anda dapat MEMILIKI KESEHATAN ILAHI!..

Renungan menjelang hari PASKAH

 

KABAR BAIK...

YESUS DAPAT MERASAKAN PENDERITAAN ANDA.

 

Apabila engkau hendak mempersembahkan persembahan berupa KORBAN SAJIAN dari apa yang DIBAKAR di dalam pembakaran roti, haruslah itu dari TEPUNG YANG TERBAIK, berupa roti bundar yang tidak beragi, yang diolah dengan minyak atau roti tipis yang tidak beragi, yang diolesi dengan minyak (Ima 2:4).

 

Luka batin, sakit hati, kecanduan yang memalukan.

Anda mungkin mengira bahwa tidak seorangpun yang memahami apa yang sedang Anda alami, tetapi Tuhan memahaminya.

Ia dapat merasakan semua Penderitaan Anda dan sanggup menolong Anda (Ibr 2:18; 4:15).

 

Dalam Perjanjian Lama, Korban Sajian yang dipersembahkan kepada Tuhan berbicara tentang Kehidupan YESUS di Bumi.

TEPUNG yang TERBAIK, yang menghasilkan Korban Sajian tepung itu, adalah TEPUNG yang sudah DITUMBUK, DIGILING dan DIAYAK untuk mendapatkan butiran yang sama ukurannya dan halus.

Karena itu, TEPUNG tersebut melambangkan sisi Kemanusiaan dan Penderitaan YESUS.

 

Salah satu cara para wanita Yahudi mempersiapkan KORBAN SAJIAN TEPUNG adalah MEMANGGANGNYA.

PEMANGGANGAN yang dilakukan dalam tempat PEMBAKARAN berbicara tentang Penderitaan “tersembunyi” yang YESUS alami.

Saya percaya bahwa YESUS menghadapi Penderitaan yang tidak dapat kita pahami sepenuhnya.

Bahkan saat YESUS masih remaja, Ia pasti telah mengalami Penderitaan yang mempersiapkan-Nya untuk mati bagi umat manusia di Kayu Salib.

Dan selama Tahun-tahun Pelayanan-Nya, pasti YESUS sangat bersedih saat Ia berulang kali menemukan KETIDAKPERCAYAAN bukan saja di antara orang-orang di sekelilingnya, melainkan juga di antara Murid-muridnya.

 

YESUS juga mengalami Penderitaan dari tangan manusia – para pencemooh yang memiliki Pemahaman yang salah tentang Dia.

Suatu kali orang-orang Farisi mencemooh dan memberikan kesan bahwa YESUS lahir diluar Pernikahan karena Ibu-Nya telah mengandung sebelum menikah dengan Yusuf (Yoh 8:39,41).

Komentar yang bersifat penuh skandal, mungkin bukan yang pertama kali, pasti telah melukai Hati-Nya.

 

Apakah arti semua ini?

Sahabatku, YESUS mengalami semua Pencobaan dan Penderitaan bagi Anda, tetapi YESUS TIDAK berbuat dosa (Ibr 4:15).

TIDAK ADA Pencobaan atau Penderitaan yang sedang Anda alami yang YESUS TIDAK dapat pahami.

Jadi datanglah kepada TAHTA KASIH KARUNIA-NYA Hari ini dan terimalah KASIH KARUNIA-NYA yang berkelimpahan untuk menghadapi dan mengatasi Pencobaan-pencobaan dalam Kehidupan Anda itu!

 

Renungan:

TIDAK ADA Pencobaan atau Penderitaan yang sedang Anda alami yang YESUS TIDAK dapat pahami atau TIDAK menyebabkan IA memberikan KASIH KARUNIA-NYA yang berkelimpahan kepada Anda untuk mengatasinya.

 

Renungan menjelang hari PASKAH

 

KABAR BAIK...

PENGANTARA ANDA SELALU MEMENANGKAN KASUS ANDA.

 

Anak-anakku, hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu JANGAN BERBUAT DOSA, namun jika seseorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang PENGANTARA pada BAPA, yaitu YESUS KRISTUS YANG ADIL (1 Yoh 2:1).

 

Jika Anda ingin melihat sekilas drama kehidupan nyata Surgawi, bayangkanlah ini:

TUHAN sebagai BAPA duduk sebagai HAKIM Alam Semesta bersama YESUS di sebelah Kanan-Nya, yang bukan saja merupakan IMAM BESAR Anda, melainkan juga PENGANTARA Anda.

Saat pendakwa Anda, iblis, datang dan berkata,

“Kamu telah salah melakukan ini dan kamu tidak melakukan itu dengan benar”.

YESUS berkata,

“BAPA, iblis benar, tetapi DARAH-KU TELAH MELUNASI apa yang iblis tuduhkan kepadanya”.

Kemudian iblis juga menambahkan,

“Kamu juga tidak cukup banyak membaca Alkitab atau berdoa, dan pagi ini kamu berdusta”.

Sekali lagi YESUS akan berkata,

“BAPA, iblis memang telah melaporkan dengan tepat, tetapi DARAH-KU TELAH MELUNASI semua kegagalan ini”.

TUHAN kemudian akan menjatuhkan palu dan berkata,

“Kasus ditutup!

Berikutnya!”

 

Anda perlu memahami bahwa TUHAN dapat dengan adil menyatakan Anda TIDAK BERSALAH dan sepenuhnya DIBENARKAN karena YESUS mengambil tempat Anda di kayu Salib dan mencurahkan DARAH-NYA untuk DOSA-DOSA dan HUKUMAN Anda (2 Kor 5:21).

TUHAN hanya bersikap Setia dan Adil pada apa yang telah YESUS lakukan.

Saat YESUS Bangkit dari kubur, Ia Bangkit sebagai PENGANTARA Anda, PENGACARA Anda.

Tetapi TIDAK seperti umumnya pengacara duniawi yang mengambil kasus-kasus untuk kepentingan pribadi dan materi mereka.

YESUS adalah PENGACARA yang secara Pribadi tertarik pada kebahagiaan dan kesejahteraan Anda.

TIDAK seperti pengacara-pengacara dunia yang tidak terlibat dalam perasaan dan penderitaan para klien mereka, YESUS juga mengalami penderitaan besar Anda dan MELUNASI dengan NYAWA-NYA Sendiri sehingga Anda dapat menerima semua Berkat TUHAN.

 

Sebagai PENGANTARA Anda hari ini, YESUS memastikan bahwa Anda memiliki hal yang menyebabkan Ia mati dan menderita untuk memberikannya kepada Anda.

Di Surga hari ini, Ia MEMBELA dan MEWAKILI Anda untuk memastikan bahwa Kesembuhan, Keutuhan, Perlindungan dan Berkat-berkat lainnya yang menyebabkan Ia mati untuk dapat memberikannya kepada Anda, dinyatakan dalam Kehidupan Anda.

 

Saudara yang terkasih, MILIKILAH KEYAKINAN dan tinggallah tenang dalam Kemampuan PENGANTARA Anda!

 

Renungan:

Sebagai PENGANTARA Anda hari ini, YESUS memastikan bahwa Anda memiliki hal yang menyebabkan Ia mati dan menderita untuk memberikannya kepada Anda.

 

Renungan menjelang hari PASKAH

 

KABAR BAIK...

KUASA TUBUH KRISTUS MENGALIR KE TUBUH ANDA.

 

Dan ketika mereka sedang makan, YESUS mengambil ROTI, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya dan berkata:

‘Ambillah, makanlah, inilah TUBUH-KU' (Mat 26:26).

 

Dapatkah Anda membayangkan Tuhan menderita sakit, mengalami flu atau demam saat Ia tinggal di bumi?

TIDAK, Tuhan kita, YESUS, TIDAK PERNAH SAKIT!

 

YESUS bersemangat, penuh kehidupan dan kesehatan.

Saat YESUS memberitahukan murid-murid-Nya,

“Ambillah, makanlah, inilah TUBUH-KU”,

secara praktis mereka dapat membayangkan apa artinya itu karena mereka telah HIDUP dan berjalan dengan YESUS.

Mereka telah menyaksikan banyak orang tanpa tangan dan kaki DIPULIHKAN kembali, saat orang-orang itu MENJAMAH TUBUH-NYA (Mat 15:30-31).

 

Bahkan JUBAH-NYA pun dipenuhi dengan KESEHATAN-NYA!

Seorang wanita yang sakit pendarahan selama 12 tahun – tidak seorang tabibpun yang dapat menyembuhkannya – seketika disembuhkan saat ia MENJAMAH UJUNG JUBAH-NYA.

Jika UJUNG JUBAH-NYA saja penuh dengan Kesehatan, Semangat, Energi, dan Terang Ilahi-Nya, betapa lebih lagi melimpah KUASA TUBUH-NYA!

 

Anda tahu, beberapa ayat yang paling membangkitkan semangat dalam Injil adalah:

“Dan SEMUA orang yang MENJAMAH-NYA menjadi SEMBUH” (Mar 6:56),

karena “ada KUASA yang keluar daripada-Nya dan SEMUA orang itu DISEMBUHKAN-NYA” (Luk 6:19).

Saya sangat menyukai ayat-ayat itu!

Itulah YESUS kita!

 

Alkitab mengatakan bahwa mereka meletakkan orang-orang sakit di sepanjang jalan-jalan, dan YESUS berjalan keliling, MENJAMAH mereka dan MENYEMBUHKAN mereka.

Anda melihat bintang-bintang film melakukan ini:

mereka berjalan ke sana kemari, mereka menepuk tangan para penggemar mereka, tetapi TIDAK seorangpun disembuhkan.

Tetapi kemanapun YESUS berjalan, siapapun yang IA JAMAH DISEMBUHKAN-NYA.

 

Bayangkanlah ini:

Antrean orang banyak, orang-orang yang ada di depan YESUS sedang berbaring, tetapi yang ada di belakang-Nya, yang telah Ia jamah, sedang melompat-lompat dengan gembira dan mengikuti-Nya.

Itulah cara YESUS menyembuhkan orang sakit.

 

Jadi, malam itu saat YESUS berkata,

“Ambillah, makanlah, inilah TUBUH-KU”,

sementara Ia memecah-mecahkan ROTI dan memberikannya kepada murid-murid-Nya untuk dimakan, mereka tahu apa artinya itu.

Mereka mungkin sedang berpikir,

“Kita akan menelan KESEHATAN-NYA ke dalam tubuh kita!

HalleluYah!”

 

Itulah yang harus Anda PERCAYAI saat Anda mengambil bagian dalam PERJAMUAN TUHAN.

Itu bukan hanya suatu upacara atau tindakan simbolis.

TIDAK!

Anda harus PERCAYA bahwa YESUS adalah ROTI SEJATI dari Surga yang mengambil penyakit kanker, diabetes dan jantung Anda, sehingga Anda dapat memperoleh KESEHATAN-NYA YANG ADIKODRATI!

Dan saat Anda makan TUBUH-NYA yang dipecahkan dengan PEWAHYUAN ini, Anda akan MEMILIKI KEHIDUPAN YANG BERKELIMPAHAN dan KESEHATAN Tuhan!

 

Renungan:

PERCAYALAH bahwa YESUS adalah ROTI SEJATI dari Surga yang mengambil penyakit kanker, diabetes dan jantung Anda, sehingga Anda dapat memperoleh KESEHATAN-NYA YANG ADIKODRATI!..

 

Renungan menjelang PASKAH

 

KABAR BAIK...

YESUS MEMBAYAR LEBIH DARI UTANG PIUTANG KITA!

 

Tetapi Ia, setelah mempersembahkan hanya satu Kurban saja karena DOSA, Ia duduk untuk SELAMA-LAMANYA di sebelah Kanan BAPA (Ibr 10:12).

 

Apakah anda tahu bahwa kita pernah berutang sangat besar kepada TUHAN?

Tidak, bukan utang uang, melainkan UTANG DOSA.

Kita berutang kepada TUHAN yang TIDAK DAPAT kita bayar.

Tetapi karena begitu besar KASIH TUHAN kepada kita sehingga Ia membuat rencana untuk melunasi utang tersebut—Ia memberikan ANAK-NYA untuk mati di Kayu Salib bagi dosa-dosa kita.

 

YESUS TIDAK MEMILIKI DOSA.

Jadi saat Ia disalibkan sebagai hukuman atas dosa-dosa kita, Ia membayar untuk kita utang yang bukan utang-Nya.

 

Sahabat, kenyataannya adalah bahwa UTANG DOSA kita LEBIH dari dilunasi sepenuhnya.

Bahkan, YESUS membayar LEBIH!

 

Kurban YESUS adalah PEMBAYARAN LEBIH, karena mati untuk kita bukan saja seorang manusia yang baik, yang dihormati karena kualitas kekudusan dan karakter baik-Nya.

ANAK TUHAN YANG HIDUP, Pencipta alam semesta, Manusia Sempurna itulah, yang telah mati untuk kita!

 

Karena YESUS adalah Tuhan, Pengorbanan-Nya LEBIH BESAR dari semua pengorbanan orang-orang baik—masa lalu, masa kini dan masa depan—digabungkan.

Kurban-Nya tersedia bagi semua orang yang hidup di masa lalu, semua orang yang hidup di masa kini dan semua orang yang akan hidup di masa depan.

Dan satu Kurban-Nya SELAMANYA MENGHAPUSKAN dosa-dosa kita.

 

Pengorbanan YESUS juga merupakan pembayaran LEBIH karena DARAH-NYA LEBIH BERNILAI di hadapan TUHAN dibandingkan darah lembu jantan dan kambing yang digunakan di masa lalu untuk dosa-dosa bangsa Israel.

DARAH-NYA adalah DARAH Tuhan sendiri, BUKAN darah hewan.

Karena DARAH-NYA bersifat KEKAL, DARAH-NYA membersihkan kita SELAMANYA, sehingga kita memiliki PENGAMPUNAN KEKAL!

 

Sahabat, lain kali saat Anda mengingat perbuatan jahat, ingatlah bahwa YESUS, Kurban Anda untuk dosa-dosa, bukan hanya membayar 100 persen untuk dosa Anda, melainkan juga membayar LEBIH.

Karena itu Anda dapat benar-benar dan sepenuhnya beristirahat dalam Hadirat TUHAN, karena mengetahui bahwa Ia sepenuhnya puas dan sepenuhnya tenang tentang masalah Anda.

Ia TIDAK akan menemukan dosa yang Anda pernah lakukan yang gagal ditutupi oleh DARAH YESUS.

 

Saudara yang terkasih, TUHAN dapat memberikan Berkat-berkat-Nya kepada Anda dan Anda dapat berharap untuk menerimanya karena YESUS telah membayar LEBIH dari utang Anda!

 

Renungan:

Karena YESUS TELAH membayar LEBIH dari utang Anda, Anda dapat benar-benar dan sepenuhnya tenang dalam Hadirat TUHAN.

 

Renungan menjelang PASKAH

 

KABAR BAIK...

YESUS MENGENAKAN MAHKOTA DURI UNTUK ANDA.

 

Prajurit-prajurit menganyam sebuah MAHKOTA DURI dan menaruhnya di atas KEPALA-NYA.

Mereka memakaikan Dia Jubah Ungu (Yoh 19:2).

 

Jika KERJA KERAS adalah RUMUS untuk kemakmuran, setiap orang yang bekerja keras seharusnya menjadi MAKMUR.

Tetapi ini tentunya TIDAK demikian.

Banyak orang yang bekerja sangat keras masih miskin!

 

Saya TIDAK sedang menganjurkan KEMALASAN.

Yang saya sedang katakan adalah bahwa kerja keras sampai berkeringat BUKAN cara kemakmuran Tuhan datang.

Nyatanya, jika Anda harus bekerja lembur sepanjang waktu dan merasa tertekan, Anda mungkin sedang bekerja di bawah KUTUK.

 

Kutuk seperti apakah itu?

Kutuk seperti ini:

“Dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu...” (Kej 3:19).

Itu berbicara tentang stress, pergumulan dan kegelisahan yang menyertai kerja keras tetapi menghasilkan sedikit.

KERJA itu sendiri BUKANLAH suatu KUTUK, karena Tuhan memberikan Adam pekerjaan sebelum kejatuhannya – Adam seharusnya mengurus Taman Eden.

Baru setelah Adam jatuh ke dalam dosa, tanah itu menjadi terkutuk dan menghasilkan semak duri, dan manusia harus bersusah payah untuk makan darinya (Kej 3:17-18).

 

Tetapi puji Tuhan, YESUS mengenakan MAHKOTA DURI di KEPALA-NYA untuk memperlihatkan kepada Anda bahwa Ia telah MENANGGUNG KUTUK itu untuk Anda dan MENEBUS Anda darinya.

YESUS mengenakan MAHKOTA DURI sehingga Anda dapat BEKERJA BEBAS STRESS tetapi memiliki HASIL.

Anda tidak usah khawatir dan tertekan siang dan malam seperti orang-orang dunia hanya untuk maju dalam KEHIDUPAN.

BAPA Surgawi Anda membawa Anda ke sana TANPA Kekhawatiran dan Tekanan (Mat 6:31-33).

 

Saudaraku yang terkasih, setiap KUTUK yang seharusnya ditimpakan ke atas kepala Anda, ditimpakan ke atas KEPALA YESUS yang dilambangkan oleh MAHKOTA DURI.

YESUS mengenakan MAHKOTA DURI bagi Anda supaya Anda dapat memiliki KETENANGAN.

YESUS mengenakan MAHKOTA DURI bagi Anda dan mengambil setiap KUTUK atas Anda supaya Anda dapat mengenakan MAHKOTA KEMULIAAN dan mengambil KEBENARAN-NYA, dan SEMUA KEUNTUNGAN dari Kebenaran itu!

 

Hari ini, jangan kerja keras, bersusah payah dan stress seperti orang-orang dunia.

Sebaliknya, PERCAYALAH untuk melihat BERKAT-BERKAT TUHAN memasuki Kehidupan Anda TANPA darah, stress dan air mata, karena YESUS telah mengenakan MAHKOTA DURI untuk Anda.

 

Renungan:

BAPA Surgawi Anda dapat  membawa Anda MAJU DALAM KEHIDUPAN TANPA susah payah dan tekanan dunia.

 

RENUNGAN MENJELANG PASKAH

 

(Bacaan Yohanes 12:20-33)

 

KEINGINAN YANG MENYELAMATKAN

 

Orang-orang itu pergi kepada Filipus, yang berasal dari Betsaida di Galilea, lalu berkata kepadanya: "Tuan, kami ingin bertemu dengan Yesus." (Yohanes 12:21)

 

Pada waktu menjelang hari Raya Paskah, banyak orang pergi ke Yerusalem untuk mengikuti ibadah di Bait Allah, baik orang Yahudi maupun orang Yunani. Mereka waktu itu telah mendengar tentang Yesus yang secara simbolik membersihkan tempat ibadah dari penyalah gunaan orang-orang yang mau mencari keuntungan pribadi dengan mengotori kekudusan Bait Suci. Hal itu menjadi daya tarik tersendiri bagi orang-orang Yunani, terlebih ketika Yesus berkata :  "Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali." (Yohanes 2:19)

Untuk bisa bertemu dengan Yesus mereka minta tolong kepada Filipus dan Andreas. Kedua rasul itu pun menyampaikan kepada Yesus. Yesus tahu rasa penasaran orang-orang Yunani tersebut mengapa IA harus menderita dan mati di atas kayu salib. Dari jawaban Yesus, kita jadi tahu bahwa penderitaan dan kematian Yesus adalah kehendak Allah Bapa, bukan kehendak Dia atau pihak lain. Orang Yunani diajak menyelami akan ketaatan Yesus terhadap kehendak Bapa, sekalipun jalan yang harus ditempuh begitu berat dan penuh penderitaan. Justru ketaatan tersebut menjadikan Yesus dimuliakan oleh Allah Bapa. Yohanes 12:28 menuliskan: "Bapa, muliakanlah nama-Mu!" Maka terdengarlah suara dari sorga: "Aku telah memuliakan-Nya, dan Aku akan memuliakan-Nya lagi!"

 

Dari kejadian di atas kita bisa belajar dari orang Yunani. Mereka mencari kebenaran dari sang sumber kebenaran yaitu Yesus, dan bukan mencari sumber informasi dari orang yang bukan saksi mata dan diragukan kebenarannya. Orang Yunani mencari kebijaksanaan dari sang sumber kebijaksanaan sendiri, yaitu Yesus. Rasa ingin tahu mereka menjadikan mereka semakin percaya dan semakin dekat dengan Tuhan Yesus. Kepada orang-orang seperti itulah kebijaksanaan datang. Mungkin kita sudah ribuan kali mendengar tentang Yesus, tetapi apakah kita telah menemukan hal-hal baru tentang karya Sang Juruselamat? Tak ada salahnya kita memiliki keinginan dan kerinduan yang menyelamatkan seperti orang-orang Yunani : "aku ingin bertemu dengan Yesus". Tentu bukan bertemu secara fisik seperti waktu itu. Kita bisa bertemu dengan Yesus melalui firman Tuhan, melalui iman kita kepada-Nya. Maka dari hari ke hari, Firman Tuhan akan membentuk kita menjadi orang yang semakin bijaksana, teguh imannya, dan rendah hati. Kita yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus tidak hanya diselamatkan tetapi juga diberi hikmat kebijaksanaan.

Amin.

 

TUHAN SENANTIASA MENGGENDONG KITA


Menggendong anak adalah sesuatu yang pastinya pernah di lakukan setiap orang tua.

 

Biasanya saat anak sudah mulai bisa berjalan, ‎orang tua akan makin jarang menggendongnya,‎

Makin dewasa, selama ia sehat,

anak tersebut di tuntut untuk tak lagi minta di gendong.

 

Tetapi dalam Yesaya 46:4 sangatlah berbeda,

TUHAN berkata bahwa sampai masa tua pun, DIA tetap menggendong kita.

 

Kata "sampai" menunjukkan pada sesuatu yang terus menerus.

 

Artinya sejak kita muda pun, ‎TUHAN sudah menggendong kita,‎

Ini adalah pernyataan yang luar biasa.

 

Berapa sering kita merasa lemah, sendirian dan kuatir saat menatap hari² ke depan?

 

TUHAN sendiri menggendong kita, ‎akankah kita takut kaki kita akan terinjak paku jika kita menaiki sebuah tank baja?

 

Masihkah kita kuatir akan kehujanan dan kepanasan jika kita melakukan perjalanan dengan menaiki mobil mercy yang sejuk dan nyaman?

Walaupun TUHAN berkata DIA mau menggendong kita terus,

sayangnya tidak semua orang mau di gendongNYA.

 

Kedengarannya aneh,

mengapa menolak di gendong dan di bela TUHAN?‎

 

• Ragu akan KekuatanNYA

Ya, sebagian orang lebih percaya akan kekuatan dirinya, sehingga‎ menganggap TUHAN pun tak sanggup menolongnya.

• Tentang Iman kita.

Saat kita di gendongNYA,

kita harus menuju arah yang DIA mau dan kita harus ikut akan aturanNYA.

 

Untuk hal ini, ‎tidak sedikit orang enggan melakukannya,‎

Mereka ingin di gendong, ingin di bela, ingin di berkati, ingin di bimbing, ‎tapi juga ingin DIA yang harus menuruti keinginan kita. Aneh bukan?

TUHAN yang lebih tahu mana jalan terbaik yang harus kita lalui sepanjang hidup kita,‎

Tugas kita adalah percaya dan taat padaNYA.

 

Maukah kita di gendongNYA seumur hidup kita?

 

Percayalah pada kekuatanNYA dan tunduklah padaNYA.

 

“Sampai masa tuamu Aku tetap Dia

dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu.

Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus;

Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu.”

(Yesaya 46:4)..

 

Renungan Jumat.

08-04-2022.

Air Sumber Kehidupan:

 

_HIDUP DI DALAM TUHAN_

 

    Antara kebenaran TUHAN dengan kepuasan kita terhadap apa yang DIA putuskan, seringkali berbeda,‎

Kita satu sisi mengerti betapa DIA memang benar, ‎tapi apa yang benar dari DIA ternyata tidak serta merta bisa kita terima,‎

KeputusanNYA seringkali tidak dengan mudah bisa kita mengerti.

 

Mazmur 1:6

sebab TUHAN mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.

 

    Pada saat seperti itu, ‎apa yang jadi keputusan kita?

   Terus mempertanyakan keputusanNYA?

 

Atau kita bisa dengan hati lapang menerima apapun yang DIA putuskan?

    Pilihan pertama, ‎berarti jalan berliku yang tak berujung,‎

Pilihan kedua, ‎yakni menyerah dan belajar percaya terhadap DIA, dan keputusanNYA tetap yang terbaik,‎

Pilihlah yang terbaik...

 

Mazmur 5:12

(5-13) Sebab Engkaulah yang memberkati orang benar, ya TUHAN; Engkau memagari dia dengan anugerah-Mu seperti perisai.

 

 

   Hidup di dalam TUHAN bukan membuat kita tidak mempunyai masalah,

bahkan mungkin masalah orang yang hidup di dalam TUHAN lebih banyak daripada orang yang hidup di luar TUHAN.

 

Bedanya adalah orang yang hidup di dalam TUHAN:‎

πŸ‘‰• Tidak terlena dengan masalahnya,‎

πŸ‘‰• Tidak kalah dengan masalahnya,‎

πŸ‘‰• Tidak menyerah dengan masalahnya,‎

πŸ‘‰• Tidak lari dari masalahnya,‎

     melainkan menghadapi masalahnya dengan pertolongan TUHAN,

bukan dengan kekuatan dan kemampuannya sendiri,

sebab hanya TUHAN yang punya jawaban terbaik untuk setiap masalah.

 

Mazmur 23:3-4

Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya. Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.

 

MENCABUT AKAR KEPAHITAN‎

 

Bagaimana mencabut akar kepahitan sampai akar² nya?

 

Menyimpan kepahitan atau dendam itu seperti meniup api lilin kebahagiaan kita.‎

 

Kita tidak bisa mengejar kekudusan tanpa berdamai dengan orang lain,‎

benih kepahitan mulai berkecambah ketika ada orang yang melukai hati kita, baik sengaja atau tidak.

 

Kecambah itu lalu di pupuk oleh sikap permusuhan kita dan penolakan untuk menghadapi kenyataan itu,‎

jika ini terjadi..kepahitan itu akan mengakar semakin dalam, semakin kuat dan akhirnya berhasil MENGUASAI KITA...‎

Waduuh...parah nih...‎

Masih banyak orang yang menyimpan kepahitan,‎

mereka mengkritik, ‎mencari² kesalahan, dan melakukan pembenaran diri.

 

Lalu bagaimana caranya mencabut akar kepahitan?

Biarkan TUHAN menyingkapkannya, kita tidak bisa tahu kalau kita punya kepahitan.

Firman TUHAN berkata,‎

“Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu: siapakah yang dapat mengetahuinya?”

(Yeremia 17:9)

 

Hati yang licik tidak bisa tahu kalau hatinya memang licik,

biarkanlah ROH KUDUS mengoperasi hati dan menyingkapkannya bagi kita,

Gantikanlah dengan pengampunan, sebab ‎kita tidak bisa mengejar kekudusan tanpa berdamai dengan orang lain.‎

 

Ingatlah‎ Firman Tuhan ini,‎

“Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan. Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.”

(Ibrani12:14-15)

 

Hati² orang yang suka bikin kerusuhan adalah orang yang punya kepahitan,‎

oleh karena itu adalah MENGAMPUNI dan MELUPAKAN kesalahan orang lain itu lebih baik.‎

Eits...JANGAN CARI² ALASAN YANG KUAT UNTUK TIDAK MENGAMPUNI...

 

Orang Kristen terkenal dengan KASIH dan PENGAMPUNAN,‎

Kekristenan tidak mengenal bulan pengampunan,‎

jangan tunggu akhir tahun baru MENGAMPUNI, s‎etiap saat adalah PENGAMPUNAN.‎

 

JANGAN HANYA DI AMPUNI, TETAPI DI LUPAKAN KESALAHANNYA,‎

BUKTIKANLAH ITU DI HIDUP KITA SE-HARI²,‎

KARENA KITA ADALAH SURAT TUHAN YANG TERBUKA, YANG AKAN DI BACA ORANG LAIN.

 

“sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu.” (Yohanes 13:15)..

 

 

Posting Komentar untuk "IA tidak ada di sini, IA telah bangkit"