Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Kata Alkitab Tentang KETANGGUHAN HIDUP

 




Renungan Selasa.

04-04-2022.

Air Sumber Kehidupan:

 

KETANGGUHAN HIDUP DAN PANTANG MENYERAH

 

      Belajarlah dari bayi mungil, p‎erhatikanlah bayi yang baru belajar jalan.

 

      Saat di bantu pertama kali berdiri, ‎dia bahkan tidak sanggup melakukannya,‎

Kaki²nya yang mungil itu belum terbiasa menopang bobot tubuhnya,‎

Ber-kali², lagi dan lagi di bantu berdiri...‎

Dia jatuh lagi dan berulang kali...

 

      Tetapi apa yang terjadi?‎

_Dia tetap BANGKIT lagi dan lagi,‎

Akhirnya dapat berdiri sendiri tanpa bantuan..._

      Dia jatuh karena tidak kuat melangkah,‎

Per-tama² menangis,‎ Lalu diam dan coba berdiri lagi dan berjalan lagi.

 

    Apakah dia menyerah?‎

Jika bayi² ini mudah menyerah, ‎apa yang terjadi?‎

Pasti tak ada manusia yang dapat berjalan...

     KETANGGUHAN dan PANTANG MENYERAH adalah bakat alami setiap bayi,‎

Sadari bahwa kita sesungguhnya memiliki BAKAT.‎

 

     BAKAT alamiah itu adalah ANUGERAH, ‎yang sudah ada pada diri kita sejak lahir.

     Seorang bayi tak perlu motivator untuk dapat berdiri dan berjalan,‎

Seorang bayi tak pernah patah semangat ato pun menyerah dan menyalahkan NASIB...‎

     Belajarlah dari bayi,

SEBAB HIDUP BUKAN DI TENTUKAN OLEH MENGAPA ATAU BAGAIMANA BISA TERJATUH,‎

TAPI DI TENTUKAN SEBERAPA KUAT BANGKIT KEMBALI SAAT KITA TERJATUH.‎

 

1 Petrus 2:2-3

Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan, jika kamu benar-benar telah mengecap kebaikan Tuhan.

 

TUHAN DEKAT DENGAN KITA, HIDUP KITA PASTI INDAH DI DALAM TUHAN

 

Pernahkah suatu kali kita berpikir bahwa TUHAN kita selalu tak mau menjawab Doa², ‎ketika kita lagi menghadapi masalah?

 

Pernahkah kita merasa sendiri, ‎ketika kita merasa bahwa kita hanya berjalan dengan kaki sendiri,

kita merasa bahwa sudah cukup lelah menghadapi ini semua,

dan kita merasa tak ada satu orang pun yang memahami isi hati kita?

 

Merasa sendiri sering menjadikan kita buta akan kehidupan ini,‎

membutakan seluruh makna hidup ini, dan ‎sering membutakan mata hati ini, ‎untuk selalu mengatakan TUHAN itu baik.

Sesungguhnya TUHAN ada di dekat kita, selalu memantau kita,

dan TUHAN senantiasa menolong bila kita memerlukan pertolongan.

 

TUHAN tak pernah jauh dari kita,‎

TUHAN selalu hadir dekat kita, ‎apabila kita berteriak minta tolong,‎

TUHAN tahu masalah kita, ‎bahkan DIA mengenal pribadi kita se-dalam²nya,‎

Jadi kita tak perlu ragu apalagi bimbang memilikiNYA.

 

Percayalah bahwa TUHAN tak hanya melihat kita saat ini dengan terdiam, tetapi‎ DIA melihat apa yang menjadi beban berat dan pergumulan hidup kita, dan‎ apa yang kita serukan dan harapkan,‎

DIA telah merancangkannya buat kita hari depan yang indah.‎

 

Berilah sukacita kepada setiap hati yang mencari ENGKAU,‎

Berkatilah setiap mulut yang selalu memuji dan memuliakan nama-MU,‎

Berkatilah setiap tangan yang terangkat dan berharap kepada-MU,‎

Berkatilah setiap kaki yang melangkah mencari jiwa² yang terhilang,‎

kami percaya TUHAN, h‎idup kami indah di dalam ENGKAU.

“Tuhan ada di dalam bait-Nya yang kudus;

Tuhan, takhta-Nya di sorga;

mata-Nya mengamat-amati,

sorot mata-Nya menguji anak-anak manusia.

Tuhan menguji orang benar dan orang fasik,

dan Ia membenci orang yang mencintai kekerasan.

Ia menghujani orang-orang fasik dengan arang berapi dan belerang;

angin yang menghanguskan, itulah isi piala mereka.

Sebab Tuhan adalah adil

dan Ia mengasihi keadilan;

orang yang tulus akan memandang wajah-Nya.”

(Mazmur 11:4-7)

 

Renungan Rabu.

06-04-2022.

Air Sumber Kehidupan:

 

"KATA-KATA BIJAK YANG BERMAKNA BISA MEMBERKATi"

 

    Mahatma Gandhi adalah salah satu pemimpin dunia yang mempengaruhi jalannya sejarah, ‎yang banyak di puji karena kebijakannya.

 

    Tapi jauh sebelum ia terkenal,

ia adalah seorang yang pendiam dan pemalu.

   Dalam buku yang di tulisnya “My Experiment with Truth”,

ia menceritakan tentang latar belakang kehidupannya yang menarik.

  Karena pemalu, maka ia sering gugup ketika berhadapan dengan banyak orang,

tak heran kalau ia selalu sedikit berbicara.

 

    Ia pernah di undang untuk menyampaikan gagasannya, ‎tapi ia tidak pernah bisa membaca apa yang sudah di tulisnya,

sehingga orang lain lah yang kemudian membacakan gagasannya.

 

    Meski demikian, ‎ia berkata bahwa kelemahannya itu memiliki nilai positif bagi hidupnya, karena‎ ia jadi terbiasa untuk MENAHAN gagasan²nya SEBELUM MENYAMPAIKANNYA ke publik.

 

    Itu sebabnya sampai sekarang Mahatma Gandhi terkenal dengan cara pidatonya yang penuh arti, hemat kata, dan‎ hampir bisa di pastikan ia jarang mengatakan sesuatu yang salah akibat satu kata yang tak di pikirkannya lebih dulu.‎

 

   Kita justru seringkali menjadi kebalikannya, ‎yaitu berkata dulu baru berpikir, ‎karena kita rajin mengobral kata, ‎yang pada akhirnya menjadi bumerang.

 

    Berpikir sebelum ber-kata² adalah ciri orang bijak,

sebaliknya orang bodoh selalu gegabah dalam perkataannya.

 

Salomo berkata,

Amsal 10:19

Di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran, tetapi siapa yang menahan bibirnya, berakal budi.

 

    Bukan berarti tidak boleh berbicara atau berbicara seadanya saja,

tapi kita belajar agar lebih ber-hati² dalam ber-kata².

 

    Jangan sampai kata² kita menjadi bumerang bahkan pempermalukan kita sendiri atau merusak citra kita sendiri.

 

"SEDIKIT KATA TAPI BERMAKNA DAN BISA MENJADI BERKAT BAGI ORANG YANG MENDENGAR LEBIH BERARTI DARIPADA RIBUAN KATA SIA-SIA.‎"

 

Amsal 16:23

Hati orang bijak menjadikan mulutnya berakal budi, dan menjadikan bibirnya lebih dapat meyakinkan.

 

SEBAB,

 

Amsal 2:11

kebijaksanaan akan memelihara engkau, kepandaian akan menjaga engkau.

 

CARA TERBAIK UNTUK MENGALAHKAN DAN MEMPENGARUHI ORANG ADALAH DENGAN KEBAJIKAN‎

 

Zaman Tiongkok Kuno ada seorang petani mempunyai seorang tetangga yang berprofesi sebagai pemburu dan mempunyai anjing² yang galak namun kurang terlatih.

 

Anjing² itu sering melompati pagar dan mengejar domba² petani,‎

Petani itu meminta tetangganya untuk menjaga anjing²nya,

tapi ia tidak mau peduli.

 

Suatu hari anjing² itu melompati pagar dan menyerang beberapa domba, ‎sehingga terluka parah,‎

Petani itu merasa tak sabar, dan‎ memutuskan untuk pergi ke kota untuk berkonsultasi pada seorang hakim.

 

Hakim itu mendengarkan cerita petani itu dan berkata,

"Saya bisa saja menghukum pemburu itu, ‎memerintahkan dia untuk merantai dan mengurung anjing²nya, ‎tapi anda akan kehilangan seorang teman dan mendapatkan seorang musuh.‎

Mana yang kau inginkan, ‎teman atau musuh yang jadi tetanggamu?”

 

Petani itu menjawab bahwa ia lebih suka mempunyai seorang teman.

 

“Baik, saya akan menawari anda sebuah solusi yang mana anda harus menjaga domba² anda,

supaya tetap aman dan ini akan membuat tetangga anda tetap sebagai teman.”

 

Mendengar solusi pak hakim,

petani itu setuju.

 

Ketika sampai di rumah,

petani itu segera melaksanakan solusi pak hakim.

 

Dia mengambil tiga domba terbaiknya dan menghadiahkannya kepada 3 anak tetangganya itu,

yang mana mereka menerima dengan sukacita dan mulai bermain dengan domba² tersebut.

 

Untuk menjaga mainan baru anaknya, ‎si pemburu itu mengkerangkeng anjing pemburunya,‎

Sejak saat itu anjing² itu tidak pernah mengganggu domba² pak tani.

 

Sebagai rasa terima kasih atas kedermawanan petani kepada anak²nya, pemburu itu sering membagi hasil buruan kepada petani,‎

Sebagai balasannya, petani mengirimkan daging domba dan keju buatannya,‎

Dalam waktu singkat tetangga itu menjadi teman yang baik.

 

Sebuah ungkapan Tiongkok Kuno mengatakan,

“CARA TERBAIK UNTUK MENGALAHKAN DAN MEMPENGARUHI ORANG ADALAH DENGAN KEBAJIKAN.”

 

GIVE AND GIVE, ‎NOT TAKE AND GIVE...

“Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang!”

(Roma 12:18)

Renungan Kamis.

07-04-2022

Air Sumber Kehidupan:

 

PERSIAPAN TERBAIK UNTUK MASA DEPAN‎

     •••••••••••💓•••••••••••

     Rumput tetangga kelihatannya lebih hijau dari milik kita, padahal‎ apa yang ada di tangan kita itulah yang terbaik.

 

     Kerjakan dengan se-baik²nya, ‎sirami dan pupuki rumput kehidupan kita dengan tekun dan teratur, ‎suatu saat pasti menjadi hijau dan menarik juga.

 

      Jadi kita tidak perlu iri hati atas hasil orang lain,‎

kita tidak perlu membandingkan pencapaian kita dengan orang lain, sebab‎ setiap orang memiliki bagian terbaik yang berbeda.

     Bagian terbaik yang kita miliki boleh jadi adalah bagian terendah orang lain, namun‎ tolak ukur bagian terbaik ada dalam diri kita masing², yaitu ‎apakah kita telah memberikan yang terbaik yang kita miliki,‎

     Percayalah kepada TUHAN bahwa DIA tidak pernah keliru memberikannya pada kita.

      TUHAN selalu memberikan yang terbaik, ‎meskipun terkadang di butuhkan Ketekunan untuk mencapainya,‎

akan tetapi memang hal itu harus di lakukan supaya semua menjadi nyata dalam hidup kita.

 

      Pergunakan semaksimal mungkin kesempatan yang TUHAN berikan, ‎tetap fokus dan konsisten buat apa yang TUHAN percayakan sampai semua menjadi baik bagi kita.

 

      Kita tidak perlu bersusah hati dengan penilaian orang, tapi ‎bersusah hatilah karena kita tak pernah berupaya memberi yang terbaik yang dapat kita lakukan.

 

PERSIAPAN TERBAIK UNTUK MASA DEPAN ADALAH SELALU MELAKUKAN DENGAN TEKUN APA YANG SUDAH DI PERCAYAKAN KITA PADA HARI INI.

 

2 Korintus 8:1

Maka sekarang, selesaikan jugalah pelaksanaannya itu! Hendaklah pelaksanaannya sepadan dengan kerelaanmu, dan lakukanlah itu dengan apa yang ada padamu.

 

HIDUP ADALAH PILIHAN KITA SENDIRI

 

 

Kisah satu keluarga burung, ‎si induk menetaskan beberapa telur menjadi burung² kecil yang lucu dan sehat.

 

Si induk sangat bahagia dan merawat anak²nya itu dengan penuh kasih sayang.

 

Hari berganti hari, bulan berganti bulan,‎

burung² kecil inipun mulai dapat bergerak lincah, dan ‎mulai belajar terbang dengan mengepak²kan sayapnya.

 

Di antara anak burung ini ada satu ekor yang berbeda,

ia pendiam tak selincah saudara²nya.‎

 

Ketika saudara²nya belajar terbang,

ia memilih diam di sarang daripada lelah dan terjatuh.

Ketika saudara²nya berkejaran mencari makan,

ia memilih diam menantikan belas kasihan dari induk dan saudaranya.

 

Saat si induk mulai tua dan tak mampu lagi berjuang untuk anak²nya, ‎si anak burung tersebut merasa sedih,‎

seringkali ia melihat saudara²nya terbang tinggi di langit.

 

Ketika saudara²nya dengan lincah melompat dari satu dahan ke dahan pohon yang tinggi lainnya,‎

ia harus puas hanya dengan berada di satu dahan yang rendah.

 

Dalam kesedihannya,

ia menemui induknya yang sudah tua dan berkata,

"Ibu, aku sangat sedih...

Mengapa aku tak bisa terbang setinggi saudara²ku yang lain?‎

Mengapa aku tak bisa melompat² di dahan yang tinggi?"

 

"Anakku, kau di lahirkan dengan sayap yang sempurna seperti saudaramu, tetapi‎ engkau memilih merangkak menjalani hidup ini, sehingga ‎sayapmu menjadi kerdil".‎

 

HIDUP ADALAH PILIHAN;‎

Apapun pilihan yang kita buat, ‎itu akan menuntun kita menuju masa depan, ‎baik suram atau gilang-gemilang.

 

TUHAN memberi kita kebebasan untuk memilih dan setiap pilihan ada konsekuensinya, ‎mengapa tidak Memilih yang Terbaik?

 

KEGAGALAN YANG KITA ALAMI BUKAN KARENA KITA DI TAKDIRKAN UNTUK GAGAL,‎

TAPI KARENA KITA SALAH MEMILIH KETIKA DI BERI KEBEBASAN UNTUK MEMILIH.

 

“Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu.”

(Ulangan 30:19)

 


Posting Komentar untuk "Kata Alkitab Tentang KETANGGUHAN HIDUP"