Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Renungan Kristen TUHAN SANGGUP MENGUBAH HAL YANG NEGATIF

 



TUHAN SANGGUP MENGUBAH HAL YANG NEGATIF

 

Seorang seniman mengunjungi sahabat yang di kasihinya,‎

Ketika dia tiba, ‎sahabatnya sedang menangis.

Saputangan kesayangannya yang mempunyai nilai kenangan tinggi rusak,

karena tetesan tinta yang tak dapat di hilangkan.

 

Seniman itu meminjam saputangan sahabatnya itu dan mengembalikannya beberapa hari kemudian,‎

Ketika sahabatnya melihat saputangan yang sudah di kembalikan itu,

ia tidak percaya akan apa yang di liatnya.

 

Dengan menggunakan noda tinta sebagai dasarnya,

seniman itu melukiskan sesuatu yang sangat indah dengan tinta indian,‎

Kini saputangan itu menjadi lebih indah dari sebelumnya.

 

 

Apakah kita merasa bahwa diri kita terlalu kotor di hadapan TUHAN karena Perkataan, Perbuatan, dan Sikap² kita yang sering manyakitkan TUHAN dan sesama?

Kalau kita menyadari hal itu, ‎jangan keraskan hati untuk bertahan dalam keadaan seperti itu,‎

Putarlah haluan hidup kita, dan‎ carilah TUHAN,‎

Serahkan semua kekotoran, kenajisan, ketidak pantasan kita padaNYA, dan‎ biarkan Dia mengubah kita menurut kehendakNYA.

 

Lihatlah...

BERSERAH DIRI, KETAATAN, serta NIAT BAIK kita akan mengubah hal yang negatif dalam diri kita menjadi sesuatu yang lebih indah dari sebelumnya,‎

TUHAN senantiasa menanti kita dengan tangan kasihNYA,‎

Datanglah padaNYA, ‎kita akan di ubahkan menurut rencanaNYA yg indah.

“tetapi rencana Tuhan tetap selama-lamanya,

rancangan hati-Nya turun-temurun.”‎

(Mazmur 33:11)‎

 

BERHARAPLAH PENYERTAAN TUHAN

 

Pernahkah anda terjebak dalam kemacetan?‎

Ingin maju tidak bisa karena terhalang banyak kendaraan di depan anda.

 

Namun lain halnya jika anda melakukan perjalanan jauh dengan Pengawalan Khusus (Voojrider) yang akan mengawal dan membukakan jalan bagi anda, sehingga‎ Perjalanan anda Bebas dari Kemacetan, Keramaian, Lancar tanpa ada Halangan apapun.

 

Perjalanan kita untuk meraih cita² dan keberhasilan dalam Hidup kadang kala tidak semulus Jalan Tol,‎

Di depan kita ada begitu banyak tantangan, halangan, dan "raksasa masalah" yang mencoba menahan kita, namun‎ jika kita minta Pengawalan dan Penyertaan TUHAN, maka‎ DIA akan Membuka Jalan bagi kita.

Milikilah Prinsip Hidup seperti Musa,

"Jika TUHAN sendiri tidak membimbing kami, ‎Janganlah suruh kami berangkat dari sini."

 

Musa mengharapkan Penyertaan TUHAN lebih dari segalanya,‎

Itulah yang membuat TUHAN Menghalau dan Melancarkan Perjalanan Bangsa Israel menuju Tanah Perjanjian.

 

“Aku akan mengutus seorang malaikat berjalan di depanmu dan akan menghalau orang Kanaan, orang Amori, orang Het, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus.”

(Keluaran 33:2)

 

Jika ingin mengalami kehidupan yang Penuh Berkat, ‎Harapkanlah Penyertaan TUHAN lebih dari yang lain,‎

Marilah kita menyadari bahwa Tanpa TUHAN, ‎kita tak bisa berbuat apa²,‎

Hanya TUHANlah yang Sanggup Menghalau setiap Hambatan dan Tantangan yang datang dalam Hidup kita.

 

JIKA TUHAN MENYERTAI,‎

MAKA TUHAN AKAN MENGHALAU SETIAP TANTANGAN DAN HAMBATAN YANG MENAHAN KITA.

 

“Dan jika engkau mendengarkan segala yang Kuperintahkan kepadamu dan hidup menurut jalan yang Kutunjukkan dan melakukan apa yang benar di mata-Ku dengan tetap mengikuti segala ketetapan dan perintah-Ku seperti yang telah dilakukan oleh hamba-Ku Daud, maka Aku akan menyertai engkau.”

(1Raja Raja 11:38a)

KETIKA KITA MENILAI KEBURUKAN ORANG LAIN, SUDAHKAH KITA MEMERIKSA DIRI SENDIRI?‎

 

La Rochefoucauld berkata sebagai berikut,

“Orang yang mengira bisa hidup tanpa orang lain, ‎berarti membohongi dirinya sendiri, tetapi‎ mereka yang mengira orang² lain tidak bisa hidup tanpa dia, lebih keliru lagi.”

 

Besi menajamkan besi, ‎orang menajamkan sesamanya,‎

Tidak mungkin bagi kita untuk hidup sendirian atau ketika kita merasa sangat hebat dan merasa paling di butuhkan, ‎sehingga berpikir orang lain tidak akan bisa hidup tanpa kita, ‎atau kita merasa tidak membutuhkan lagi orang lain.

 

Kehidupan di gambarkan bagaikan sebuah tubuh di mana semua bagian saling membutuhkan,‎

Hidup ini saling mengisi dan saling membutuhkan, ‎antara suami istri, keluarga, sahabat, teman², relasi atau siapa saja yang mungkin kita tidak kenal.

 

Jadi bersyukurlah ‎kalau sampai hari ini kita masih memiliki semuanya, ‎hormati mereka sebagai kasih karunia yang sudah di sediakan bagi kita,‎

Sehebat, Sesukses atau Sekaya apapun, ‎kita tetap memerlukan orang lain.

Terkadang betapa mudahnya orang menyudutkan orang lain dan bertindak se-olah² diri mereka paling bersih, paling jujur, dan paling sempurna,‎

Ini merupakan gambaran dari sikap manusia yang memang jauh lebih mudah untuk menunjuk orang lain ketimbang memeriksa diri sendiri.

 

Padahal ketika kita menunjuk, ‎satu jari menuju ke orang sementara ada tiga jari yang menuju ke diri kita sendiri bukan?

 

MENILAI KEBURUKAN ORANG LAIN ITU SANGAT MUDAH,

YANG SULIT JUSTRU MENILAI DIRI SENDIRI.

 

Ketika kita menilai keburukan orang lain, sudahkah kita memeriksa diri kita sendiri?

 

Hari² ini memang semakin jahat,‎

Keadaan dunia yang semakin buruk,‎

Kekecewaan semakin bertambah dalam diri manusia,‎

Apakah kita juga mau tenggelam ber-sama² dengan dunia ini dalam kejahatan?

 

Firman Tuhan mengingatkan,

“Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,

dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.”

(Efesus 5:15-16)..

 

MARI KITA BANYAK BERSYUKUR ATAS APAPUN YANG TUHAN SUDAH BERI‎

 

Seorang lelaki merasa dirinya tak bisa kaya dan tak punya rejeki, ‎tiap saat gelisah,‎

Suatu hari ada seorang tua bijak datang kepadanya,

"Anak muda, kenapa engkau tidak bahagia?"

 

"Saya merasa bingung, mengapa aku miskin terus..."

 

"Miskin? ‎kamu bukannya kaya?"

"Gimana bisa anda katakan kalau aku kaya? ‎Dari mana anda menilainya?"

 

"Kalo sekarang engkau kehilangan 1 jari tanganmu, aku kasih 10 juta,

engkau berani atau gak?"

 

"Ehm... Ga berani..."

 

"Jikalau engkau kehilangan sebelah lenganmu, aku kasih 100 juta,

engkau berani atau gak?"

 

"Ehm... Gak berani..."

 

"Kalau sepasang matamu buta, aku kasih 1 miliard, ‎engkau berani atau gak?"

 

"Gak berani..."

 

Kalau aku jadikan engkau menjadi seorang kakek yang berumur 80 tahun,

jual organ tubuhmu bisa dapat 5 miliard, ‎engkau berani atau gak?"

 

"Gak berani..."

 

"Kalau sekarang engkau langsung meninggal, ‎aku kasih engkau 10 miliard, ‎engkau berani gak?"

"Gak berani..."

 

"Hahahaha... ‎Berati benar kan kalau engkau sudah memiliki kekayaan 10 miliard di dalam hati. ‎Kenapa masih mengeluh miskin?"

 

Anak muda tiba-tiba speechless tanpa kata², dan‎ tiba² mengerti semua.

Karena HIDUP adalah WAKTU yang di pinjamkan dan HARTA adalah ANUGERAH yang di percayakan,‎

BERSYUKURlah atas nafas yang masih kita miliki,‎

BERSYUKURlah atas tubuh yang masih kita miliki,‎

BERSYUKURlah atas kesehatan yang masih kita miliki,‎

BERSYUKURlah atas keluarga yang masih kita miliki,‎

BERSYUKURlah atas teman dan sahabat yang masih kita miliki,‎

BERSYUKURlah atas pekerjaan yang masih kita miliki...

 

MARI KITA BANYAK BERSYUKUR DI HARI YANG INDAH INI ATAS APAPUN YANG TUHAN SUDAH BERI.

 

"Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.”

(1Tesalonika 5:18)

 

MELIHAT DENGAN IMAN

 

Ada seorang pemuda menerima YESUS KRISTUS sebagai JURU SELAMAT pada saat KKR di akhir pekan,‎

Minggu depannya teman²nya bertanya tentang pengalaman tersebut.

 

"Apa kamu mendengar suara TUHAN ber-kata²?" tanya seseorang temannya

 

"Tidak..." jawab anak tadi

 

"Apa kamu mendapat penglihatan?" tanya temannya yang lain

 

"Tidak..." jawabnya lagi

 

"Jadi, bagaimana kamu tahu kalau itu TUHAN?"

tanya temannya yang ketiga

 

Pemuda tersebut berpikir sejenak dan kemudian menjawab,

"Sama seperti saat kita memancing ikan,‎

Kita tidak dapat melihat atau mendengar ikan itu, ‎tetapi kita dapat merasakan ikan tersebut me-narik² pancing kita.‎

Nah... ‎Seperti itu juga aku tidak melihat atau mendengar suara TUHAN, tetapi‎ aku merasakan TUHAN me-narik² hatiku."

Seringkali kita berusaha memahami kehidupan lewat apa yang kita liat,

apa yang kita dengar atau apa yang kita rasakan, ‎dengan panca indera kita.

 

Kita membuat pertimbangan dan penilaian berdasarkan bukti² dari pengalaman kita, namun‎ sebenarnya ada tingkatan kebenaran yang tidak dapat di terima oleh panca indera kita, dan‎ pada tingkatan inilah IMAN berada.

 

Adalah IMAN yang memaksa kita untuk percaya, bahkan‎ saat kita tak dapat menjelaskan kepada orang lain mengapa, bagaimana, di mana tujuan akhir kita di dunia ini.

 

Dengan IMAN kita,

kita tahu siapa yang kita percayai selama ini...‎

Dan itu sudah cukup !!!

 

“Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.”

(Ibrani 11:1)..

 

TUHAN SENDIRILAH YANG MERANCANG HIDUP KITA

 

Bila kita tetap bersabar, ‎bukankah pada waktunya DIA akan menyingkapkan semuanya?

 

Bila kita tetap bersabar, ‎bukankah DIA akan menggenapi semua janji-NYA?

 

Bukankah DIA mempunyai rancangan yang indah mengenai kita, ‎yaitu Rancangan Damai Sejahtera?

 

Bila sekarang kita belum melihat terang kasih-NYA :‎

• Maukah kita bersabar dan tetap menanti TUHAN menyatakan rencana-NYA?

 

• Maukah kita bersabar dan tetap berjalan dalam jalan-NYA dengan Iman?

 

• Maukah kita Bersabar dan Tetap Bersukacita?

Atau...

 

Kita lebih memilih untuk tetap menyimpan duka, kecewa, dan sakit hati?

 

Bangkit dan Mengucap Syukurlah kepada TUHAN atas segala Kebaikan dan Kasih Setia-NYA...‎

 

TUHAN sendirilah yang menaruh HARAPAN itu pada kita, sehingga‎ kita bisa memakainya untuk meraih, menggapai, mencapai sukses kita di masa depan.

 

TUHAN sendirilah yang menaruh SUKACITA itu di hati kita, sehingga‎ kita kuat, ‎sanggup untuk menjalani hari demi hari di hidup kita.

 

TUHAN sendirilah yang menaruh KEKUATAN itu pada diri kita, sehingga‎ kita mampu menghadapi tantangan dan rintangan yang ada di hadapan kita.

 

TUHAN sendirilah yang menaruh HIKMAT di pikiran kita, sehingga‎ kita bisa menjalani hari depan yang lebih baik dan cemerlang.

 

TUHAN SENDIRILAH YANG MENGERJAKAN ITU SEMUA, SUPAYA‎ SEMUA ORANG BEROLEH KEYAKINAN YANG TEGUH DI DALAM DIA DAN MEMPERMULIAKAN-NYA.

 

“Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!”

(Roma 11:36),..

 

PUSH (PRAY UNTIL SOMETHING HAPPENS)‎

 

Pernahkah anda memperhatikan, ‎bahwa sebelum datangnya hujan yang begitu deras dan dahsyat, ‎selalu di awali oleh langit yang gelap di karenakan mendung atau awan tebal yang menyelimutinya?

 

Kalau kita telusuri, ‎maka kita akan tahu bahwa sesungguhnya mendung ataupun awan hitam yang gelap tadi, ‎sebenarnya berasal dari titik air di bumi yang menguap.

Titik² air itu, ‎menguap dan mengumpul menjadi satu,

hingga makin lama makin berat dan menjadi awan hitam yang gelap,

dan pada akhirnya dari awan yang gelap tadi terciptalah hujan.

 

Setujukan anda dengan saya ‎bahwa hal² yang bersifat jasmani juga dapat terjadi di dunia rohani?

 

Demikian pula yang terjadi dengan doa² kita,

mungkin kita telah berdoa sekian lama dan menantikan jawaban TUHAN yang tak kunjung tiba;‎

 

Mungkin kita telah berdoa bagi orang yang kita kasihi, ‎namun tetap tak ada perubahan, ‎bahkan bukannya menjadi tambah baik namun bertambah buruk;‎

 

Mungkin kita telah berdoa bagi penyakit kita, ‎namun tetap tidak nampak perubahan, ‎bahkan bukannya tambah baik namun bertambah buruk.

 

Atau ‎Mungkin kita telah berdoa bagi masalah kita, ‎namun tetap tidak nampak perubahan, ‎bahkan bukannya menjadi tambah baik namun bertambah buruk;‎

Kita merasa bahwa doa² yang kita naikkan, ‎se-olah² telah menguap begitu saja,‎

Namun tersenyumlah sejenak, ‎bila doa kita sepertinya menguap,

itu berarti tak lama lagi MUJIZAT-NYA akan tercurah dengan derasnya, karena‎ doa² yang kita naikkan bagaikan titik² air yang menguap menjadi awan hitam yang gelap,

dan akhirnya akan berubah menjadi Hujan Berkat, Hujan Mujizat, bahkan Hujan Kesembuhan.‎

 

SEMAKIN GELAP LANGIT DI ATAS KITA,

MAKA SEMAKIN DERAS HUJAN YANG AKAN TURUN;‎

SEMAKIN GELAP SITUASI DI SEKITAR KITA,

MAKA SEMAKIN DERAS PULA HUJAN BERKAT YANG AKAN KITA TERIMA.‎

 

“Karena itu kami senantiasa berdoa juga untuk kamu, supaya Allah kita menganggap kamu layak bagi panggilan-Nya dan dengan kekuatan-Nya menyempurnakan kehendakmu untuk berbuat baik dan menyempurnakan segala pekerjaan imanmu, sehingga nama Yesus, Tuhan kita, dimuliakan di dalam kamu dan kamu di dalam Dia, menurut kasih karunia Allah kita dan Tuhan Yesus Kristus.”

(2Tesalonika 1:11-12).

 

 

 

 


Posting Komentar untuk "Renungan Kristen TUHAN SANGGUP MENGUBAH HAL YANG NEGATIF"