Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

RITUAL BELIAN (PROSES PENYEMBUHAN ORANG SAKIT) KEYAKINAN SUKU DAYAK BENTIAN DITINJAU DARI IMAN KRISTEN DAN KEBUDAYAAN

 



RITUAL BELIAN (PROSES PENYEMBUHAN ORANG SAKIT)

KEYAKINAN SUKU DAYAK BENTIAN

DITINJAU DARI IMAN KRISTEN DAN KEBUDAYAAN

 

FILSAFAT DAN APOLOGETIKA

 

Ø  Isi kebudayaan

            Ranying Hatalla Langit atau Ranying Mahatalla Langit, merupakan sebutan masyarakat Dayak Ngaju, Dayak Tewoyan, dan Dayak Bentian  kepada Tuhannya, yang berarti Tuhan Yang Maha Esa (Suku Dayak Ngaju (Ot Donum) dan Dayak Tewoyan (Lawangan). Mayoritas tinggal di Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Suku ini konon berasal dari hulu-hulu sungai yang kemudian menyebar menuju ke arah hilir sungai-sungai yang ada di Kalteng (Commmans dalam Maunati, 2006).

             Suku Dayak Ngaju merupakan Suku Induk dari empat suku besar lainnya, yaitu Suku Ngaju dengan 53 anak Suku, Suku Maayan dengan 8 anak Suku, Suku Lawangan dengan 21 anak Suku dan Suku Dusun dengan 24 anak Suku (Riwut, 1958).[1]  Ranying Hatalla bertahta di tempat yang disebut Balai Bulau Napatah Intan Balai Intan Napatah Bulau, di sebuah dataran tinggi yang disebut Bukit Bulau Kagantung Gandang Kereng Rabia Nunjang Hapalangka Langit.

            Dataran tinggi ini dikelilingi perairan yang disebut Tasik Malambung Bulau Laut Bapa ntang Hintan. Ranying Hatalla memiliki banyak pembantu. Mereka diciptakan dari cahaya, jauh sebelum alam semesta dan manusia ada. Mereka adalah roh baik yang bertugas mensejahterakan dan menjaga keselamatan dan kemanan suku. Secara umum, para pembantu Ranying Hatalla bertugas menyelesaikan masalah-masalah yang ada di dunia nyata.

            Karena adanya Tuhan dalam keyakinan suku Dayak maka berbagai ritual diadakan, dengan tujuan untuk berkomunikasi, memohon pertolongan dll. Namun Tuhan yang dijelaskan di atas adalah Tuhan yang tidak dikenal oleh umat, maka banyak hal yang dilakukan supaya Tuhan ini nyata, yaitu melalui patung-patung, tombak, belanai, gong, dan alat-alat keramat lainnya. Itulah sarana pemujaan mereka, saat ritual belian patung, tombak, belanai, gong bahkan tenggorak kepala manusia yg (para leluhur yang sudah meninggal) mereka oles dengan darah ayam, babi, minyak dll. Saat upacara, atau ritual belian.

           

            Adapun ritual adat Belian bisa bermacam-macam jenisnya, ada belian bawo, belian sentiyu, belian jolo dll. Dalam tugas ini fokus membahas tentang budaya belian sebagai ritual penyembuhan dari sakit-penyakit, contoh kerasukan, diguna-guna, dll. Masayarakat suku Dayak meyakini belian sejak ratusan tahun lalu sebagai ritual penyembuhan, karena dokter atau tenaga kesehatan sulit di temukan, secara khusus di pedalaman.[2]

 

Ø  Secara iman Posisinya di mana?

            Lalu apa kata Alkitab tentang hal ini, setelah saya mempelajari dan meneliti ritual belian ini maka saya mencoba melihat hal ini dari sudut pandang terang Firman Allah yang saya imani dan yakini. Ada banyak ayat-ayat Alkitab dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru yang menentang bagian ini karena hal tersebut telah masuk dalam kategori penyembahan berhala.

 

KITAB PERJANJIAN LAMA

Imamat 19:4
19:4 Janganlah kamu berpaling kepada berhala-berhala dan janganlah kamu membuat bagimu dewa tuangan; Akulah TUHAN, Allahmu.

Keluaran 20:4-5
20:4 Jangan membuat bagimu patung  yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.

 20:5 Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan  yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,

Keluaran 20:23
20:23 Janganlah kamu membuat di samping-Ku allah perak, juga allah emas  janganlah kamu buat bagimu.

Keluaran 23:24
23:24 Janganlah engkau sujud menyembah kepada allah mereka atau beribadah kepadanya, dan janganlah engkau meniru perbuatan mereka , tetapi haruslah engkau memusnahkan sama sekali patung-patung berhala buatan mereka, dan tugu-tugu berhala mereka haruslah kauremukkan sama sekali.

Keluaran 34:17

34:17 Janganlah kaubuat bagimu allah tuangan.

Ulangan 4:16-19
4:16 supaya jangan kamu berlaku busuk  dengan membuat bagimu patung yang menyerupai berhala apapun : yang berbentuk laki-laki atau perempuan;

4:17 yang berbentuk binatang yang di bumi, atau berbentuk burung bersayap yang terbang di udara,

 4:18 atau berbentuk binatang yang merayap di muka bumi, atau berbentuk ikan yang ada di dalam air di bawah bumi;

 4:19 dan juga supaya jangan engkau mengarahkan matamu ke langit, sehingga apabila engkau melihat matahari, bulan dan bintang,  segenap tentara langit, engkau disesatkan untuk sujud menyembah dan beribadah kepada sekaliannya itu, yang justru diberikan TUHAN, Allahmu, kepada segala bangsa di seluruh kolong langit sebagai bagian mereka,

Ulangan 5:8-9
5:8 Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.

5:9 Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya dan kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,

Ulangan 16:21-22

16:21 "Janganlah engkau menanam sesuatu pohon sebagai tiang  berhala di samping mezbah TUHAN, Allahmu,  mezbah yang akan kaubuat bagimu.

16:22 Janganlah juga kaudirikan bagimu tugu berhala, yang dibenci oleh TUHAN, Allahmu.

Ulangan 27:15
27:15 Terkutuklah orang yang membuat patung pahatan atau patung tuangan, suatu kekejian  bagi TUHAN, buatan tangan seorang tukang, dan yang mendirikannya dengan tersembunyi . Dan seluruh bangsa itu haruslah menjawab: Amin! 

Mazmur 97:7
97:7 Semua orang yang beribadah kepada patung akan mendapat malu,  orang yang memegahkan diri karena berhala-berhala; segala allah  sujud menyembah kepada-Nya.

Mazmur 115:4-8
115:4 Berhala-berhala mereka adalah perak dan emas, buatan tangan manusia,

 115:5 mempunyai mulut, tetapi tidak dapat berkata-kata, mempunyai mata, tetapi tidak dapat melihat,

 115:6 mempunyai telinga, tetapi tidak dapat mendengar, mempunyai hidung, tetapi tidak dapat mencium,

115:7 mempunyai tangan, tetapi tidak dapat meraba-raba, mempunyai kaki, tetapi tidak dapat berjalan, dan tidak dapat memberi suara dengan kerongkongannya.

 115:8 Seperti itulah jadinya orang-orang yang membuatnya, dan semua orang yang percaya kepadanya.

Yesaya 2:20
2:20 Pada hari itu berhala-berhala perak dan berhala-berhala emas yang dibuat manusia untuk sujud menyembah kepadanya akan dilemparkannya kepada tikus dan kelelawar,

Yesaya 44:9-20

44:9 Orang-orang yang membentuk patung,  semuanya adalah kesia-siaan, dan barang-barang kesayangan mereka itu tidaklah memberi faedah. Penyembah-penyembah patung itu tidaklah melihat dan tidaklah mengetahui apa-apa; oleh karena itu mereka akan mendapat malu. 

44:10 Siapakah yang membentuk allah dan menuang patung yang tidak memberi faedah?

  44:11 Sesungguhnya, semua pengikutnya akan mendapat malu, dan tukang-tukangnya adalah manusia belaka. Biarlah mereka semua berkumpul dan bangkit berdiri! Mereka akan gentar dan mendapat malu bersama-sama.

44:12 Tukang besi membuatnya dalam bara api dan menempanya dengan palu, ia mengerjakannya dengan segala tenaga yang ada di tangannya. Bahkan ia menahan lapar sehingga habislah tenaganya, dan ia tidak minum air sehingga ia letih lesu.

 44:13 Tukang kayu merentangkan tali pengukur dan membuat bagan sebuah patung dengan kapur merah; ia mengerjakannya dengan pahat dan menggarisinya dengan jangka, lalu ia memberi bentuk seorang laki-laki kepadanya, seperti seorang manusia yang tampan, dan selanjutnya ditempatkan dalam kuil.

Yesaya 48:5-8
48:5 maka Aku memberitahukannya kepadamu dari sejak dahulu ; sebelum hal itu menjadi kenyataan, Aku mengabarkannya kepadamu, supaya jangan engkau berkata: Berhalaku yang melakukannya, patung pahatanku dan patung tuanganku yang memerintahkannya.

 48:6 Engkau telah mendengar semuanya itu dan sekarang engkau harus melihatnya; tidakkah kamu sendiri mau mengakuinya? Aku mengabarkan kepadamu hal-hal yang baru dari sejak sekarang, dan hal-hal yang tersimpan yang belum kauketahui.

 48:7 Baru sekarang hal-hal itu diciptakan dan bukan dari sejak dahulu, dan sebelumnya engkau tidak mendengarnya, supaya jangan engkau berkata: Memang aku telah mengetahuinya!

48:8 Engkau tidak mendengarnya ataupun mengetahuinya,  juga telingamu  tidak terbuka dari sejak dahulu; tetapi Aku telah mengetahui, bahwa engkau berbuat khianat  sekeji-kejinya, dan bahwa orang menyebutkan engkau: pemberontak sejak dari kandungan.

Yeremia 10:3-8
10:3 Sebab yang disegani bangsa-bangsa adalah kesia-siaan. Bukankah berhala itu pohon kayu yang ditebang orang dari hutan, yang dikerjakan dengan pahat  oleh tangan tukang kayu?

10:4 Orang memperindahnya dengan emas dan perak; orang memperkuatnya dengan paku dan palu, supaya jangan goyang.

10:5 Berhala itu sama seperti orang-orangan di kebun mentimun, tidak dapat berbicara; orang harus mengangkatnya, sebab tidak dapat melangkah. Janganlah takut kepadanya, sebab berhala itu tidak dapat berbuat jahat, dan berbuat baikpun tidak dapat."

 10:6 Tidak ada yang sama seperti Engkau, ya TUHAN! Engkau besar dan nama-Mu besar oleh keperkasaan.

10:7 Siapakah yang tidak takut kepada-Mu, ya Raja bangsa-bangsa?  Sungguh, kepada-Mulah seharusnya sikap yang demikian; sebab di antara semua orang bijaksana dari bangsa-bangsa dan di antara raja-raja mereka tidak ada yang sama seperti Engkau!

10:8 Berhala itu semuanya bodoh dan dungu;  petunjuk dewa itu sia-sia, karena ia hanya kayu belaka. –

 

KITAB PERJANJIAN BARU

Kisah Para Rasul 17:29
17:29 Karena kita berasal dari keturunan Allah, kita tidak boleh berpikir, bahwa keadaan ilahi sama seperti emas atau perak atau batu, ciptaan kesenian dan keahlian  manusia.

Roma 2:22-23
2:22 Engkau yang berkata: "Jangan berzinah," mengapa engkau sendiri berzinah? Engkau yang jijik akan segala berhala, mengapa engkau sendiri merampok rumah berhala?

 2:23 Engkau bermegah atas hukum Taurat,  mengapa engkau sendiri menghina Allah dengan melanggar hukum Taurat itu?

Roma 2:1

2:1 Karena itu, hai manusia, siapapun juga engkau, yang menghakimi orang lain, engkau sendiri tidak bebas dari salah. Sebab, dalam menghakimi orang lain, engkau menghakimi dirimu sendiri, karena engkau yang menghakimi orang lain, melakukan hal-hal yang sama .

Kolose 1:19-20
1:19 Karena seluruh kepenuhan  Allah berkenan diam di dalam Dia ,

1:20 dan oleh Dialah Ia memperdamaikan  segala sesuatu dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian  oleh darah  salib Kristus.

Wahyu 13:14-15
13:14 Ia menyesatkan mereka yang diam di bumi dengan tanda-tanda, yang telah diberikan kepadanya untuk dilakukannya di depan mata binatang itu. Dan ia menyuruh mereka yang diam di bumi, supaya mereka mendirikan patung untuk menghormati binatang yang luka oleh pedang, namun yang tetap hidup itu. Dan kepadanya diberikan kuasa untuk memberikan nyawa kepada patung binatang itu, sehingga patung binatang itu berbicara juga, dan bertindak begitu rupa, sehingga semua orang, yang tidak menyembah patung binatang itu, dibunuh

Wahyu 22:15
22:15 Tetapi anjing-anjing dan tukang-tukang sihir, orang-orang sundal, orang-orang pembunuh, penyembah-penyembah berhala dan setiap orang yang mencintai dusta dan yang melakukannya tinggal di luar.

            Ritual belian tidak boleh dilakukan, karena itu bertentangan dengan Alkitab, itu penyimpangan, penyembahan berhala, pengkhianatan kepada Allah pencipta Alam semesta ini (tidak seorang pun dapat membuat patung Tuhan Allah. Ia terlalu agung untuk dapat digambarkan dengan apa pun yang dibuat oleh manusia. Jikalau dikenakan pada orang percaya dalam Kristus, hukum kedua melarang pembuatan patung dari Allah atau makhluk lain dengan tujuan memuja, berdoa, atau meminta pertolongan rohani,jasmani apa pun.

1.      Tidak mungkin ada patung atau gambar yang sanggup menggambarkan kemuliaan dan tabiat pribadi Allah dengan benar (bd. Yes 40:18).

  1. Allah begitu mahatinggi, begitu kudus dan tidak terhampiri, sehingga patung apa pun atau gambar dari-Nya menghina dan merendahkan kodrat-Nya yang sesungguhnya dan apa yang telah dinyatakan oleh-Nya mengenai diri-Nya (bd. Kel 32:1-6).
  2. Konsep orang percaya mengenai Allah tidak boleh dilandaskan pada patung atau gambar dari-Nya, tetapi pada Firman Allah dan penyataan-Nya melalui pribadi dan karya Yesus Kristus (bd. Yoh 17:3).

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Bagian Proyek Pengkajian dan Pembinaan Nilai-nilai Budaya Kalimantan Timur, 1995.

 Wujud Arti dan Fungsi Puncak-puncak Kebudayaan Lama dan Asli di Kalimantan Timur. Samarinda;  Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Bagian Proyek Pengkajian dan Pembinaan Nilai-nilai Budaya Kalimantan Timur. 1996

Lahajir, Yuvenalis et al,. Gerakan Solidaritas Kebudayaan Dayak Suatu Kebutuhan Mendesak dalam Era pembangunan Jangka Panjang Tahap Kedua. 1993

 Makalah dipresentasikan dalam Musyawarah Besar Masyarakat Dayak se-Kalimantan Timur. Samarinda 30 Maret-2 April 1993.

Maunati, Yekti.  . Identitas Dayak, Komodifikasi dan Politik Kebudayaan. Yogyakarta; LKIS, 2006

Riwut,. Kalimantan Membangun. Jakarta; Endang. 1958

Schiller, Anne.“An ‘Old‘ Religion ‘New Order‘ Indonnesia: Note on Ethnicity and Religious Afiliation”. Sociology of Religion, 57(4): 1996

susanto, A. Budi, politik dan postkolonialitas di Indoneisa konsius. 2003

Faridolin Ukur, Tuaiannya sungguh Banyak: sejarah Gereja Klaimantan Evanggelis sejak tahun 1835, BPK Gunung Mulia, 2000

A. Budi susanto, masihkah Indonesia, konsius, 2007

 

 

 

 



[1] Faridolin Ukur, Tuaiannya sungguh Banyak: sejarah Gereja Klaimantan Evanggelis sejak tahun 1835, BPK Gunung Mulia, 2000. Hlm, 54.

[2] Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Bagian Proyek Pengkajian dan Pembinaan Nilai-nilai Budaya Kalimantan Timur, 1995.

 


Posting Komentar untuk "RITUAL BELIAN (PROSES PENYEMBUHAN ORANG SAKIT) KEYAKINAN SUKU DAYAK BENTIAN DITINJAU DARI IMAN KRISTEN DAN KEBUDAYAAN"