Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

PENDALAMAN ALKITAB TENTANG TOKOH NEHEMIA

 



Tokoh dan kisah Nehemia

 (PASAL 1-13)


Tekad yang Kuat (Tekad, VISI, dan Komitmen).

Kasih itu bergerak, dan bertindak tidak diam.

Peka terhadap keadaan, mau bergerak terhadap keadaan.

Memiliki visi, tujuan.

Supaya tdk bergantung pada kekuatan sendiri.

 

Menjalani dan menyelidiki semua keadaan sekitar.

Visi apa yg sedang Tuhan taroh bagi saya dalam hati?

Jangan mendengar/terpengaruh dg org lain, namun tetap fokus pada tujuan saya.

Jika ada yg menolak kita, jangan takut, karena sebenarnya Tuhan yg mereka tolak, bukan saya.

Berdoa kepada Allah apa adanya.

Tegas menjadi pemimpin yg memotivasi.

Adil, tegas, dan rela berkorban.

 

(terhadap orang yang sedang dilayani) Jika saya mengasihi mereka, maka saya harus tegas namun tetap dg kasih.

Setiap kita punya keputusan dalam mengikut Tuhan, Nehemia memberikan contoh, jika ambil keputusan kita tetap melangkah, fokus dg tujuan, sampai Allah dimuliakan, karena Allah menyertai.

Apakah ini yg saya mau atau yg Allah mau.

Fokuslah pada tujuan anda.

Nehemia Ahli dalam strategi, menempatkan org2 yg dapat dipercayai sesuai dg pos-posnya masing2.

Nehemia memperhatikan keluhan2 umat Israel.

Nemenia memiliki belas kasihan kepada org lain.

(Dalam konteks pelayanan) Kita tdk hanya berdoa untuk org lain, namun berdoa juga untuk kota.

Sebelum melakukan sesuatu kita berdoa kepada Allah terlebih dahulu.

Kita harus bersikap yang rendah hati.

Kita hanya bisa berhasil jika dengan Allah.

Tdk mudah menyerah….


1.            Doa

2.            Dedikasi (teliti)

3.            Ketekunan (tantangan internal dan ekternal)

4.            Pemimpin yg bijaksana

 

Nehemia sudah nyaman, namun berani memikirkan org di luar dia, saat situasi nyaman dan baik namun Nehemia tetap punya hati memikirkan org lain..

(Ini ekspresi kasih Nehemia) ini menunjukan bagaimana Nehemia ambil aksi. Berani, mengkonfirmasi ke pemimpin2.

Meninggalkan posisi juruminuman (kenyamanan), dia membentuk komunitas.

Fokus bukan hanya ke pada tembok, namun org2 yg bersamanya juga terbangun.

Nehemia fokus sampai akhir, Nehemia tegas tdk mentoleransi doa org2.

 

Nehemia memiliki hati untuk bangsa2.

Semakin lama waktu berjalan, Nehemia semakin terbebani, perhatikan jarak sejak bulan Kislev ke bulan Nissan.

Kita Marah boleh, namun perlu bertindak masak2, marah tdk membuat dia menggebu-gebu terhadap orang lain.

 

Nehemia selalu waspada terhadap dosa, dia berdoa mengakui kesalahan bagi banyak org. tdk hanya untuk diri sendiri.

Nehemia berpegang teguh pada kehendak Allah dan firman-Nya.

Bisa bekerjasama, menyerahkan semua kepada Allah saat diperlakukan secara tdk baik oleh org2 (pasal 4) tetap teguh dan fokus pada tujuan yaitu mebangun tembok

 

             (Pasal 1 Nehemia pribadi yang Optimis dan berpengharapan) Nehemia  5 rendah hati, mau menjadi pelayan sesamanya, tdk mecari keuntungan sendiri. Takut pada hukum Allah, fokus pada tujuannya, tdk mudah tersinggung, Nehemia orang yang mencari solusi dalam doa, dalam memutuskan sesuatu dg setrategi yg baik,tidak menggembar-gembor apa yg ada di pikiran/visinya tetapi mengeksekusi sesuai dg firman Tuhan, ada work team.

 

             Sebagai anak muda dan pekerja, ada aspek2 kehidupan rohani yg perlu diperhatikan.

Daniel hidup di tanah jajahan 70 tahun. Tdk mencampurkan kehidupan dg org Babel.

Bahwa sebagai anak muda tdk terpengaruh dg dunia yg terus berdosa, kepuasan diri sendiri, bagai org yg sdh percaya, pasti berbeda dg kehidupan org yg tdk percaya.

Dunia fosmodernisme ini berusaha menormalisasi dosa, fokus adalah diri sendiri.

 

Harus ada team (Sadrakh, Mesakh dan Abed Nego).

Adanya kehidupan rohani, yg dimulai dari hubungan yg dekat dg Allah, tetap menjaga integritas di Babel negeri penjajahan. Kita sebagai anak muda dan pekerja tentu memiliki berhala-berhala tersendiri, bagaimana memuja sesuatu lebih dari Tuhan itu sendiri.

 

Ijin sharing hal2 yang dinikmati dan dipelajari dari sosok Nehemia.

 

1. Walaupun sudah hidup nyaman di istana raja, punya kekuasaan dan menjadi orang kepercayaan raja, Nehemia rela meninggalkan semuanya dan pergi ke yerusalem.

Pelajaran dari Nehemia pada bagian ini bagi saya yaitu;

- Bagaimna memiliki Hati yang terbeban terhadap orang2 (Belas Kasihan). Bagi saya secara pribadi, ini bukanlah suatu hal yg mudah Nehemia hadapi, Tetapi begitu luar biasanya dia memilih terlibat dalam panggilan ini.

- Hal yang saya pelajari juga dari Nehemia bahwa "Hati yang terbeban bagi orang lain, akan membuat kita bertindak dan Berani mengambil resiko (seperti Nehemia yang berani menghadap raja).

2. Nehemia mengajarkan saya untuk Fokus terhadap Tujuan. Sampai pada akhir pembangun tembok yerusalem, banyak hal yang Nehemia harus hadapi (Masalah diantara sesama bangsa, Olok2an dari orang2 sekitar, Jebakan yang dipakai untuk menjeratnya). Semua ini Tidak membuat Nehemia mundur.

Yang berkesan bagi saya adalah "fokus Nehemia terhadap Tujuan (menyelesaikan Tembok) membuat dia tidak Goyah.

3. Kunci dari Kesuksesan Nehemia yang saya Temukan kembali lagi adalah Hubungan yang baik dengan Allah. Apapun keadaannya, Nehemia Menyerahkannya kepada Allah (bahkan saat ada yg tidak senang dengan Dia).

 

Dari Hal yg saya belajar dari Nehemi, saya menemukan bahwa Allah benar2 harus menjadi yang utama  dalam hidup saya. Seperti Nehemia yg memiliki Hati yang terbeban bagi orang lain, saya juga harus berdoa agar Allah juga menaruh hati itu dalam hati saya. Dan terakhir sebagai seorang pemimpin, saya harus fokus pada Tujuan (apa yg sedang didoakan dan dikerjakan) dan Harus berhati hati agar bisa menyelesaikan apa yang sementara dikerjakan.

Tekad Yang Kuat (dari tokoh Nehemia).

Setia sampai akhir (ini dari tokoh Daniel).


Posting Komentar untuk "PENDALAMAN ALKITAB TENTANG TOKOH NEHEMIA"