Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Renungan Singkat Kristen JANGAN GAMPANG MARAH

 



😡 JANGAN GAMPANG MARAH 😡

Baca:  Mazmur 37:8-15

 

"Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hati itu, jangan marah, itu hanya membawa kepada kejahatan."  Mazmur 37:8

 

Telinga kita pasti tak asing dengan ayat firman Tuhan ini:  "Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang."  (Amsal 17:22)  dan  "Hati yang gembira membuat muka berseri-seri, tetapi kepedihan hati mematahkan semangat."  (Amsal 15:13). 

 

Jelas sekali bahwa hati yang gembira adalah obat terbaik, sedangkan emosi atau amarah yang meluap-luap justru dapat mendatangkan sakit-penyakit.  Karena itu buanglah semua rasa geram dan amarah yang berkepanjangan.

 

     Berbagai penelitian menyatakan adanya hubungan antara perilaku temperamental seseorang dengan tingginya kasus penyakit jantung koroner, hipertensi, stroke dan sebagainya.  Penelitian menunjukkan pula bahwa amarah memengaruhi proses penyembuhan suatu penyakit. 

 

Orang yang bermasalah dalam hal mengontrol emosi atau kemarahan membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih dari penyakit yang diderita, dibandingkan mereka yang sebaliknya.  Alkitab memang tidak menyebutkan bahwa marah itu dosa, tapi yang harus diingat adalah kemarahan cenderung membawa seseorang kepada tindakan-tindakan yang tak terkendali yang bisa menyakiti dan melukai orang lain, sehingga dapat menyebabkan pertikaian dan merusak sebuah hubungan.

 

     Kemarahan seringkali dijadikan celah oleh Iblis untuk menabur benih kejahatan.  Bukankah ada banyak tindak kejahatan terjadi bermula dari seseorang yang tersulut amarah?  Daud menasihati,  "Biarlah kamu marah, tetapi jangan berbuat dosa; berkata-katalah dalam hatimu di tempat tidurmu, tetapi tetaplah diam."  (Mazmur 4:5). 

 

Bahkan Pengkhotbah menyebut seorang pemarah sebagai orang bodoh.  "Janganlah lekas-lekas marah dalam hati, karena amarah menetap dalam dada orang bodoh."  (Pengkhotbah 7:9).  Tidak mau disebut orang bodoh?  Jangan mudah marah.  Orang yang bijak pasti dapat menahan kemarahannya.  "Akal budi membuat seseorang panjang sabar..."  (Amsal 19:11).

 

Ingaaat & Camkan Guess !!!

"Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis."  Efesus 4:26-27.

 

SAK MENIT⏱️

 

TANPA LIBATKAN TUHAN.. TIDAK AKAN BERHASIL

 

Sehebat apapun rancanganmu, tanpa melibatkan Tuhan maka kamu tidak akan berhasil. Mungkin kamu akan merasa keinginanmu tercapai, namun semua itu hanya sementara. Apa yang kamu nikmati akan lenyap dan tak tinggal tetap dalam hidupmu.

 

Sia-sialah orang yang bekerja tanpa mengandalkan Tuhan. Bodohlah orang yang hanya bangga atas kehebatan dirinya sendiri. Sebab semua yang kamu miliki adalah anugerah, kerana kebaikan Tuhanlah kamu boleh menikmati hidup.

 

Libatkan Tuhan dalam segala rencanamu, maka hasil dari jerih lelahmu tidak habis dimakan ngengat. Tuhan akan menjaga lumbungmu dan membuat usahamu semakin berbuah.

 

Kita tidak dapat berjuang sendiri. Kita memerlukan Tuhan untuk dapat mengalami pemulihan. Selama ada Tuhan di dalam hidup kita, maka kehidupan kita tidak akan pernah “gagal”.  Tuhan mampu mengubah kehidupan kita menjadi berharga.

 

"Sebab itu janganlah kamu takut, kerana kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit."

( Matius 10: 31).

 

✅ TAK MEMENUHI PERSYARATAN TUHAN ✅

Baca:  Yohanes 15:1-8

 

"Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya."  Yohanes 15:7

 

Ayat nas ini menjadi ayat favorit banyak orang Kristen, mereka seringkali menggunakan ayat ini sebagai senjata untuk komplain dan mengklaim Tuhan agar doa-doanya dijawab dan segala keinginannya terpenuhi.

 

 Sekalipun selalu memperkatakan ayat ini setiap hari, hal itu tidak akan membawa hasil jika syarat yang diminta Tuhan tidak kita penuhi.

 

     Apa yang kita minta Tuhan akan berikan dan sediakan, asalkan kita memenuhi persyaratan yang Tuhan kehendaki adalah: 

 

1. Tinggal Didalam Tuhan

"Jikalau kamu tinggal di dalam Aku..."  (ayat nas).  Tinggal di dalam Tuhan ini berbicara tentang persekutuan yang karib dengan Tuhan, seperti ranting yang melekat pada pokok anggur!  "Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku."  (Yohanes 15:4).

 

2. Taat Dipimpin Roh Kudus Tinggal di dalam Tuhan berarti hidup seseorang benar-benar dalam pimpinan Roh Tuhan, sehingga seluruh kehendak pribadi harus dimatikan dan ditaklukkan untuk Kristus,  "...aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku."  (Galatia 2:20),  "Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil."  (Yohanes 3:30).Milikilah Ketaatan dan kerendahan hati, jangan Sombong !!!!

 

3. Wajib Serupa Dengan Krisrus Orang yang tinggal di dalam Kristus berarti wajib hidup sama seperti Kristus hidup  (1 Yohanes 2:6). 

 

4. Menjadi Pelaku Firman

 "...firman-Ku tinggal di dalam kamu,"  (ayat nas), ini berbicara tentang ketaatan melakukan firman Tuhan.  Jika firman Tuhan  'tinggal'  di dalam kita,  "demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya."  (Yesaya 55:11). Olehkarena itu bacalah Firman Setiap hari..

 

     Ketika doa-doa kita tak dijawab Tuhan, ketika apa yang kita minta tidak dikabulkan Tuhan, jangan langsung kecewa dan marah kepada Tuhan!  Marilah kita mengoreksi diri:  mungkin selama ini kita belum memenuhi persyaratan yang Tuhan mau.

 

Sudahkah hidupmu memenuhi Persyaratan yg diminta Tuhan ???

Ingaaat !!!

Jangan hanya menuntut Tuhan untuk memberkati kita, memenuhi keinginan kita, apabila kita sendiri tidak melakukan apa yang menjadi bagian kita !!!

 

Selamat Pagi dan Tetaplah Semangat 

🌹 Tuhan Yesus Memberkati !!!🌹

 

☕☕☕.

 

JANGAN TAKUT, TUHAN SERTAI !!

Baca:  2 Timotius 1:3-18

 

"Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban."  2 Timotius 1:7

 

Memperhatikan situasi seperti sekarang ini, dengan berbagai perubahan dan kondisi yang terjadi, hampir semua orang mengalami ketakutan:  takut tidak mampu membiayai sekolah anak-anaknya, takut tidak mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari, takut mengalami kegagalan, takut menghadapi hari esok dan sebagainya.

 

     Ketakutan adalah tanggapan emosi terhadap ancaman, suatu mekanisme pertahanan hidup dasar yang terjadi sebagai respons terhadap stimulus tertentu, seperti rasa sakit atau ancaman bahaya.

 

 Dari sudut psikologi ketakutan adalah wajar, salah satu emosi dasar manusia selain kebahagiaan, kesedihan dan kemarahan.  Namun ketakutan akan menjadi masalah besar bila dibiarkan berlarut-larut atau berkepanjangan, karena ketika kita terus dikuasai olehnya, sukacita dan damai sejahtera kita akan terampas. 

 

Alkitab menyatakan bahwa Tuhan memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban  (ayat nas).  Artinya rasa takut bukanlah berasal dari Tuhan, karena itu sebagai orang percaya tidak seharusnya kita hidup dalam ketakutan.

 

 Sekalipun berada di tengah dunia yang penuh tantangan ini tidak ada alasan kita takut,  "...sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia."  (1 Yohanes 4:4);  janji penyertaan Tuhan adalah jaminannya:  "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau."  (Ibrani 13:5b). 

 

Oleh karenanya 

"janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan."  (Yesaya 41:10).

 

     Di segala keadaan, bahkan dalam situasi terburuk sekalipun, yakinlah kita tidak bergumul sendirian, ada Tuhan beserta kita dan penyertaan-Nya itu sungguh sempurna. 

 

Agar kita tidak takut, senantiasalah dekat dengan Tuhan", sebab  "Hanya dekat Allah saja aku tenang,"  (Mazmur 62:2), hanya Tuhanlah yang dapat memberikan ketenteraman dan rasa aman bagi kita.

 

Ingaaat !!!

Penyertaan Tuhan adalah jaminan kita untuk tidak takut di segala situasi!

 

IBU Vs ANAK

 

Ketika kita lapar, tangan ibu yang menyuapi...

Ketika kita haus, tangan ibu yang memberi minuman...

 

Ketika kita menangis, tangan ibu yang mengusap air mata...

Ketika kita gembira, tangan ibu yang menadah syukur, memeluk kita erat dengan deraian air mata bahagia.

 

Ketika kita mandi, tangan ibu yang meratakan air ke seluruh badan, membersihkan segala kotoran.

 

Ketika kita dilanda masalah, tangan ibu yang membelai duka sambil berkata, "Sabar nak, sabar ya sayang."

 

N A M U N...

 

Ketika ibu sudah tua dan kelaparan, tiada tangan dari anak yang menyuapi.

Dengan tangan yang gemetar, ibu menyuapkan sendiri makanan ke mulutnya dengan linangan air mata.

 

Ketika ibu sakit, dimana tangan anak yang ibu harapkan dapat merawat ibu yang sedang sakit?

 

Ketika nyawa ibu terpisah dari jasad. Ketika jenazah ibu hendak dimandikan, dimana tangan anak yang ibu harapkan untuk menyirami jenazah ibu untuk terakhir kali.

 

Tangan ibu, tangan ajaib.

Sentuhan ibu, sentuhan kasih..

 

Doa sujud kita di pagi yg cerah ini agar ibu kita selalu diberi kesehatan prima dan kesempatan hidup lebih lama bersama kita....

 

INSPIRASI

(Apakah kita juga mempunyai sifat kasih ?)

 

"Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kau jadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu."

(Mzm 104:24).

-Apakah kita ciptaan Tuhan ?

-Apakah sifat Tuhan adalah Kasih ?

Jika kita diciptakan Tuhan berarti kita juga punya sifat Kasih,

maka Hiduplah dalam Kasih.

Apa sikap hidup dalam kasih ?

-Menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik.

-Mengasihi sesama sebagai saudara.

-Saling mendahului memberi hormat.

-Tidak malas tetapi terus semangat bekerja.

-Sabar dalam kesesakan dengan tekun berdoa.

-Ringan tangan membantu orang lain.

-Berempati terhadap orang lain.

-Tidak mengutuk orang yang menganiaya.

-Memikirkan hal-hal sederhana, bukan hal-hal yang terlalu tinggi.

-Tidak merasa pandai, tapi rendah hati.

-Hidup berdamai dengan semua orang.

-Membalas kejahatan dengan kebaikan, dan tidak membalas dendam.

Jika kita mau terus berusaha hidup dalam kasih, kita pasti mampu;

karena kita adalah ciptaan Tuhan.

Jika kita tidak mau dan tidak mampu,

mungkin kita sudah dipermainkan oleh setan.


Posting Komentar untuk "Renungan Singkat Kristen JANGAN GAMPANG MARAH "