Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Renungan Singkat Kristen PILIHAN SENDIRI

 


PILIHAN SENDIRI
 

Seorang dosen mengadakan permainan kecil kepada mahasiswanya yang sudah berkeluarga dan meminta 1 orang maju ke papan tulis.

 

Dosen: "Tulis 10 nama yang paling dekat dengan anda", lalu mahasiswa tsb menulis 10 nama ; ada nama tetangga.., orang tua.., teman kerja.., istri.., anaknya dst.

 

Dosen: "sekarang silahkan pilih 7 diantaranya yang sekiranya anda ingin hidup terus bersama nya", mahasiswa itu menghapus 3 nama.

 

Dosen: "Hapus 2 nama lagi", tinggallah 5 nama.

Dosen: "Hapus lagi 2 nama", tersisalah 3 nama yaitu nama orang tua.., istri.. & anaknya.

 

Suasana kelas hening...

Mereka mengira semua sudah selesai & tak ada lagi yg harus dipilih.

 

Tiba2 Dosen berkata : "silahkan hapus 1 nama lagi!", mahasiswa itu perlahan mengambil pilihan yg amat sulit lalu menghapus nama orang tuanya secara perlahan.

 

Dosen: "silahkan hapus 1 nama lagi!", hati sang mahasiswa menjadi bingung. Kemudian mengangkat kapur & lambat laun menghapus nama anaknya dan mahasiswa itupun menangis.

 

Setelah suasana tenang sang Dosen

bertanya kepada Mahasiswa itu. "Kau tidak memilih orang tua yg membesarkan Anda, tidak juga memilih anak yg darah dagingmu, sedang istri itu bisa dicari lagi. Mengapa anda berbalik memilih istrimu?"

 

Semua orang didalam kelas terpana menunggu jawaban dari Mahasiswa itu.

 

Lalu sang Mahasiswa itu berkata, "Seiring waktu berlalu, orang tua saya akan pergi & meninggalkan saya, sedang anak jika sudah dewasa lalu menikah, setelah itu pasti meninggalkan saya juga.

 

S e d a n g k a n yg benar2 bisa menemani saya dalam hidup ini hanyalah ISTRI saya.

 

Orang tua & anak bukan saya yg memilih t e t a p i Tuhan yang menganugerahkan, n a m u n saya yg memilih sendiri ISTRI saya dari seluruh wanita yg ada , oleh karena itu saya akan tetap setia pada pilihan saya... ( Efesus 5 : 25 )

 

INSPIRASI

(Belajar menjadi pribadi yang bijaksana)

 

Hal yang sangat menyedihkan adalah..

-Saat kita jujur pada teman kita, tapi dia berdusta pada kita.

-Saat dia telah berjanji pada kita, tapi dia pula mengingkarinya.

-Saat kita memberikan perhatian, namun dia tidak menghargainya.

Biarlah…

Jangan pernah menyesali atas apa yang telah terjadi pada kita, karena sebenarnya hal yang kita alami sedang mengajarkan pada kita.

Saat teman kita berdusta pada kita atau tidak menepati janjinya pada kita atau tidak menghargai perhatian yang kita berikan,

sebenarnya dia telah mengajarkan kita agar kita tidak berperilaku seperti dia.

Bila kita diperlukan hanya pada saat dia kesulitan, sebenarnya juga telah mengajarkan kita untuk menjadi orang yang bijaksana dan santun. Kita membantunya saat dia kesulitan.

Begitu banyak hal tidak menyenangkan yang sering kita alami, atau bertemu dengan orang yang menjengkelkan, egois dan sikap yang tidak menggembirakan.

Dan betapa tidak menyenangkan menjadi orang yang dikecewakan, disakiti, tidak diperdulikan, diabaikan, bahkan dicaci dan dihina.

Biarlah…

Sebenarnya orang tersebut sedang mengajarkan kita -untuk melatih membersihkan hati dan jiwa,

-melatih untuk menjadi orang yang sabar,

-dan melatih untuk tidak berperilaku demikian.

Itu semua diperlukan agar kelak diri kita menjadi pribadi yang bijaksana.

Bijaksana tidak diukur dari cekapnya kita _menasehati orang lain, tetapi dari "mengalami" nasehat itu sendiri.

Kesabaran itu perlu pengalaman, berani menghadapi kenyataan di dalam proses kehidupan agar dapat mendewasakan.

Menjadi orang jujur jauh lebih penting dari pada menjadi orang pintar.

Karena orang jujur  boleh menjadi orang pintar.

Tetapi orang pintar belum tentu boleh menjadi orang jujur. 

Tidak semua orang baik  itu benar.

Tetapi orang benar sudah pasti baik.

Jadilah orang yang paling tulus bukan yang paling baik, karena dalam kebaikan belum tentu ada ketulusan.

 

CONTOH MODEL            

 

Anak adalah cerminan orang tua, jika kita mengajar mereka dengan baik dan benar, m a k a kita sendiri yang akan bangga..

 

Jika kita biarkan mereka bertumbuh tanpa didikan yang benar, m a k a jika mereka besar nanti, kita sendiri yang akan malu dan susah.

 

Betapa bangganya kita , jika anak yang kita sayangi bertumbuh menjadi orang yang ber prestasi ..., mempunyai akhlak yang baik..., punya etika..., dan menjadi berkat bagi banyak orang .

 

Oleh karena itu peranan orang tua sangat2 penting dalam mendidik akhlak seorang anak.

 

Semua perkataan dan perbuatan kita akan dengan cepat ditiru oleh mereka , karena buah jatuh tidak jauh dari pohonnya..

 

Biarlah kita menjadi teladan yang baik bagi mereka, sehingga buah hati kita akan menjadi kebanggaan bagi kita , dan kita akan bisa berkata : Siapa dulu orang tua nya....

 

    BE THE BEST PARENT !

 

         ( I Timotius 4 : 12 )

 

INSPIRASI

(Belajar jangan marah)

 

Amarah, emosi boleh saja timbul secara tiba-tiba tanpa kita sedari sehingga menimbulkan keributan dan pertengkaran yang sengit, bahkan boleh sampai gaduh bertumbuk.

Jika timbulnya secara tiba-tiba, penguasaan diri terkadang kurang terkontrol sehingga terikut pula dengan luapan kata-kata

-caci maki, 

-sumpah-serapah

-dan lain-lainnya.

Semua timbul dari mulut yang tidak dapat di kekang.

Jika tidak ada yang mau mengalah dalam suatu amarah, maka kejadiannya akan menjadi semakin sukar dan berbahaya.

"Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu."

(Efesus 4: 26)

"Dari manakah datangnya sengketa dan pertengkaran di antara kamu ? Bukankah datangnya dari hawa nafsumu yang saling berjuang di dalam tubuhmu ?"

(Yokubus 4: 1)

Semua kita manusia pernah mengalami amarah,

-emosi terhadap sesama,

-terhadap hewan

-atau terhadap yang lainnya.

Tidak ada manusia di dunia ini ingin terlahir sebagai seorang pemarah, karena amarah itu tidak baik bagi kesehatan, maupun bagi orang yang korban terkena marah.

Amarah kerap kali menimbulkan sakit hati karena amarah itu timbul dari hati yang tidak terduga.

Banyak firman-Nya yang mengingatkan kita agar tidak marah.

"Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hati itu, jangan marah, itu hanya membawa kepada kejahatan."

(Mazmur 37: 8)

'Si pemarah menimbulkan pertengkaran, dan orang yang lekas gusar, banyak pelanggarannya."

(Amsal 29: 22)

Bolehkah kita, jika kita di dalam amarah tidak berbuat dosa..?

Amarah selalu timbul dari ketersinggungan hati, dan Iblis yang jahatlah yang selalu menguasai hati orang yang sedang emosi, marah, karena dia senang kepada kejahatan dan huru-hara.

Mari kita minta tuntunan Roh Kudus-Nya TUHAN agar" kita boleh mengontrol hati dan pikiran kita, walaupun di dalam ketersinggungan atau marah.

"Orang bebal melampiaskan seluruh marahnya, tetapi orang bijak akhirnya meredakannya."

(Amsal 29: 11).

 

YANG PENTING HALAL...

 

Ada orang yg hanya punya sedikit uang, tetapi hidupnya selalu merasa cukup, s e b a l i k n y a ada orang yg punya banyak uang tetapi tidak pernah merasa cukup.

 

Hal ini bisa terjadi karena orang yg punya sedikit itu, hidupnya tidak boros, s e m e n t a r a orang yg uangnya banyak kurang bijak dalam mengelolanya, sehingga cepat habis dalam sekejap...

 

Bisa juga, tergantung dari mana uang itu berasal ; yg sedikit berasal dari jalan yg benar dan halal, s e b a l i k n y a yg banyak berasal dari cara2 yg tidak wajar ; hasil mencuri..., menipu..., korupsi..., suap...,yg kerap dikenal sebagai Uang Panas...

 

Orang yg memiliki uang panas, sebanyak apapun PASTI akan ludes...,dan b a h k a n bisa mencelakakan dirinya.

 

Lebih baik punya uang sedikit t e t a p i halal karena akan memberi ketenangan..., d a r i p a d a banyak namun tidak nyaman....

 

Mari kita teliti, apakah uang yg ada pada kita tergolong Uang Panas atau bukan, s u p a y a mendatangkan ketentraman...

 

      AYO BERSIH-BERSIH..( Amsal 15 : 16 )

 

INSPIRASI

(Orang baik hati)

 

Mengapa orang baik sering tersakiti ?

Karena orang baik selalu mendahulukan orang lain.

Dalam ruang kebahagiaannya, ia tidak menyediakan tempat untuk dirinya sendiri, kecuali hanya sedikit.

Mengapa orang baik sering kali tertipu ?

Karena orang baik selalu memandang orang lain tulus seperti dirinya. Ia tidak menyisakan sedikitpun prasangka bahwa orang yang ia pandang penyayang mampu mengkhianatinya.

Mengapa orang baik sering di aniaya/nista ?

Karena orang baik tidak pernah mau membalas. Ia hanya menerima, meski bukan dia yang memulai perkara.

Mengapa orang baik sering meneteskan air mata ?

Karena orang baik tidak ingin membagi kesedihannya. Ia terbiasa mengobati sendiri lukanya, dan percaya bahwa suatu masa Yang Maha Kuasa akan mengganti kesabarannya.

Namun orang baik tidak pernah membenci yang melukainya.

Karena orang baik selalu memandang bahwa di atas itu semua, TUHAN lah hakim yang adil baginya. Dan segala yang terjadi pasti atas kehendak-Nya.

Itulah sebabnya orang baik tidak memiliki hati dendam dalam kalbu hatinya. Jika anda buka laci-laci di hatinya, yang akan anda temukan hanya Cinta-Kasih yang dimilikinya.

Dan anda pasti adalah salah satu dari orang yang baik.


Posting Komentar untuk "Renungan Singkat Kristen PILIHAN SENDIRI"