Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Renungan Injil Lukas 6:43-45 TAK BERBUAH: Pasti Dipotong Tuhan­č¬ô

 



Renungan Injil Lukas 6:43-45 TAK BERBUAH: Pasti Dipotong Tuhan­č¬ô

Baca:  Lukas 6:43-45


"Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya."  Lukas 6:44a


Ukuran keberhasilan seorang petani dapat dilihat dari hasil panenan dan kualitasnya.  Saat menuai hasil inilah jerih lelah seorang petani serasa telah terbayar lunas.  "Seorang petani yang bekerja keras haruslah yang pertama menikmati hasil usahanya."  (2 Timotius 2:6). 


 Begitu pula dengan kehidupan kekristenan, seseorang yang dapat dikatakan  'dewasa'  rohani bukan dilihat dari seberapa lama ia mengikut Tuhan atau seberapa aktif terlibat dalam pelayanan, tapi melalui buah-buah yang dihasilkan dalam praktek hidupnya.  Oleh karena itu  "...hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan."  (Matius 3:8).


     Tuhan sangat menghendaki kita menjadi orang Kristen yang bertumbuh dan berbuah.  Bertumbuh dan berbuah adalah tanda adanya kehidupan.  Untuk dapat bertumbuh dan berbuah, hal mendasar yang harus kita lakukan adalah menyiapkan tanah hati kita untuk ditaburi benih firman Tuhan, sebab  "...iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus."  (Roma 10:17).  


Jadi respons hati kita terhadap firman Tuhan akan berpengaruh besar terhadap pertumbuhan rohani kita. 


 Yakobus menasihati,  "Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu."  (Yakobus 1:21).  


Bagaimana keadaan hati Saudara:  seperti tanah yang keras, berbatu-batu, penuh semak duri atau tanah yang baik?


     Alkitab menyatakan bahwa benih  "...yang ditaburkan di tanah yang baik, ialah orang yang mendengar dan menyambut firman itu lalu berbuah, ada yang tiga puluh kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, dan ada yang seratus kali lipat."  (Markus 4:20).  Dan  "...setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik. Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api."  (Matius 7:17-19).


  Menjadi pelaku firman adalah bukti nyata bahwa kehidupan orang Kristen benar-benar menghasilkan buah.


Ingaat !!!

"Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik,"  Matius 3:10


SUDAHKAH BERDOA DENGAN UCAPAN SYUKUR ??

Baca:  Filipi 4:1-9


"Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur."  Filipi 4:6


Kita diajarkan menyerahkan persoalan hidup kepada Tuhan secara penuh!  Ini mencakup semua masalah berkenaan penghidupan  (makan, minum, pakaian), keuangan, sakit-penyakit, ketakutan, kesulitan dan kekuatiran kita.  "Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu."  (1 Petrus 5:7).  Nyatakanlah segala keinginan kita kepada Tuhan dalam doa dan permohonan, dengan disertai ucapan syukur.


     Banyak orang merasa sudah menyerahkan semua persoalan hidupnya kepada Tuhan melalui doa-doa mereka, tapi masih diliputi kekuatiran, ketakutan, keluh kesah, persungutan dan gerutu.  Kalau kita masih saja kuatir, takut, mengeluh, bersungut-sungut, dan menggerutu tentang permasalahan yang dialami, itu artinya kita belum menyerahkan semuanya kepada Tuhan.  


Selama kita masih memeluk erat masalah-masalah itu tidak ada gunanya kita berdoa, karena kita sendiri belum mau melepaskan semua masalah itu kepada Tuhan. 


 Jika Saudara merasa sudah menyerahkan semua masalah kepada Tuhan, artinya kita tidak memiliki masalah itu lagi, sebab masalah tersebut sudah berada di tangan Tuhan yang penuh kuasa.  Tuhan mau menanggung persoalan hidup kita sehingga kita tak perlu lagi menanggungnya!


    Tuhan mengingatkan untuk tidak kuatir tentang hidup ini!  "Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?"  (Matius 6:27). 


 Saatnya kita datang kepada Tuhan dalam doa dan permohonan disertai ucapan syukur!  "Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya!


 Sebab TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun."  (Mazmur 100:4-5).  Memasuki gerbang Tuhan dengan nyanyian syukur dan pelataran-Nya dengan pujian menunjuk pada hal berdoa. 


 Mengucap Syukur dan Berdoalah senantiasa... Kuasa Tuhan pasti dinyatakan


Ingaaaat !!!

Serahkan semua beban hidup Saudara kepada Tuhan, pertolongan-Nya selalu tepat pada waktu-Nya.


RENCANA TUHAN HARI INI INDAH DALAM HIDUPMU


Rencana Tuhan hari ini indah dalam hidupmu. Ia melukiskan setiap rencana-Nya dalam telapak tanganmu, agar apa yang menimpamu bukanlah hal yang buruk melainkan hal-hal yang membawa kebaikan.


Rencana-Nya seperti pelangi sehabis hujan. Sekalipun kamu harus melewati ujian yang berat, kamu akan menemukan akhir yang indah yang akan membuatmu tak berhenti bersyukur.


Tuhan merancangkan hal luar biasa dalam setiap langkahmu. Menjagai dirimu siang dan malam agar tidak ada yang mencuri berkatmu.


Begitu juga hari ini, Ia akan selalu menyertaimu. Ia akan memberimu kekuatan dalam menghadapi segala hal di hari ini. Ia akan memberimu jalan keluar untuk setiap persoalanmu.


Meskipun situasi dunia yang kamu hadapi begitu buruk, namun akan terasa indah dalam hatimu sebab hatimu penuh dengan damai sejahtera.


"TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau."

(Bilangan 6: 24)


JANGAN PERNAH MEMBATASI KUASA BAPA, DENGAN KETERBATASAN KITA


Jangan pernah membatasi kuasa Bapa dengan keraguan yang timbul dalam hatimu. Tuhan mempunyai banyak cara untuk menjawab doa dan pergumulanmu. Segala hal bahkan yang tersulit pun akan menjadi mungkin di tangan Tuhan. Tidak ada yang mustahil bagi-Nya. Dialah sumber mukjizat.


Saat kamu menolak untuk percaya, maka kamu menolak Tuhan dengan segala keajaiban-Nya. Saat kamu menolak untuk mengandalkan Tuhan, maka kamu pun menolak penyertaan-Nya. Seseorang yang menolak Tuhan tidak akan pernah mendapatkan berkat 


Tuhan tidak terbatas. Dia mahabesar dan mahakuasa. Tidak ada yang menggerakkan atau memerintahkan Tuhan. Tuhan bergerak semata-mata kerana kasih-Nya kepada kita. Kasih mendorong Tuhan melepaskan kuasa kesembuhan, kesihatan, umur panjang, berkat, mukjizat, dan kelimpahan bagi kita.


Namun, apa yang Tuhan anugerahkan itu tidak terjadi begitu saja di dalam hidup kita. Kita perlu percaya agar kita dapat menerima semua yang telah Dia anugerahkan.


"Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat."

(1Korintus 1: 27)



Posting Komentar untuk "Renungan Injil Lukas 6:43-45 TAK BERBUAH: Pasti Dipotong Tuhan­č¬ô"