Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Renungan Kolose 3:16 SYUKURILAH APA YANG KITA MILIKI SEKARANG

 




••SYUKURILAH APA YANG KITA MILIKI SEKARANG••


Kolose 3:16

"Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu."

Tak bisa di pungkiri bahwa manusia selalu hidup dengan rasa tidak puas,‎

tak jarang juga kita akan merasa kesal dan juga iri jika ada seseorang yang hidupnya lebih baik, k‎emudian seharian membuat kita tidak mood bekerja dan merasa sangat bete.


Tiba² kita menyesali pekerjaan yang sedang kita jalani,

kita menyesali kehidupan yang sedang kita lalui saat ini.


Apa sih yang benar² kita butuhkan?


Apakah rumah mewah, perusahaan besar, gaji besar, mobil mewah dan semua barang² branded yang mahal?

Jika kita mau menengok di sekitar kita sebenarnya masih jauh lebih banyak orang yang hidup tidak berkecukupan.


Mereka tak punya tempat tinggal, hidup di jalanan, ‎menu ayam goreng yang membuat kita bosan ternyata jadi menu yang mewah bagi mereka.


Kita mengeluh karena gadget kita yang kurang update, ‎kita harus menengok lagi; ‎jangankan membeli handphone, ‎untuk makan sehari 3x saja mereka harus bekerja keras.


Masihkah kita mengeluh dan meratapi nasib kita?


Memang kekayaan dan juga materi yang berlimpah menjadi impian banyak orang, ‎namun sebenarnya KEBAHAGIAAN HATI dan hidup yang sebenarnya akan datang jika kita MAMPU BERSYUKUR.


Semua rejeki manusia telah di tentukan oleh TUHAN,

yang terpenting adalah Selalu BERUSAHA dan BERDOA.


Sadarlah bahwa hidup kita benar² berharga...‎ Jangan pernah menyesali apa yang sedang kita jalani saat ini, IKHLAS, BERSYUKUR, dan juga BERSABAR akan menjadi kunci untuk menjalani kehidupan yang bahagia,‎ Apa yang kita miliki saat ini jauh lebih baik dari yang di miliki orang lain.


SYUKURILAH APA YANG KITA MILIKI SEKARANG,

JADIKAN SETIAP HAL KECIL DI HIDUP KITA MENJADI LEBIH ISTIMEWA DI BANDING HARTA BENDA ATAU MATERI.‎


Kolose 2:7

"Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur."


PERBUATAN BURUKMU AKAN TETAP BERSAMAMU, ‎PERBUATAN BAIKMU AKAN KEMBALI KEPADAMU‎


Ada seorang wanita yang membuat roti untuk makanan keluarganya setiap hari,‎

Wanita ini juga membuat roti ekstra untuk di berikan tiap hari pada pria bungkuk yang melewati rumahnya.


Bukannya berterima kasih, ‎pria itu malah menggerutu,

"PERBUATAN BURUKMU AKAN TETAP BERSAMAMU,

PERBUATAN BAIKMU AKAN KEMBALI KEPADAMU."


Wanita itu merasa sebal...


Suatu hari dia berniat membuat roti dengan racun di dalamnya untuk pria itu, ‎tapi ketika akan meletakkannya pada jendela, ‎dia gemetar dan tersadar,‎

Roti itu akhirnya di buang dan di gantinya dengan roti biasa.


Malam itu pintu rumahnya di ketuk dari luar,

Wanita itu pun membuka pintu rumahnya dan terkejut melihat sang anak yang sudah merantau ber-bulan² dan tidak pernah pulang itu telah berdiri di hadapannya.


Anak itu terlihat sangat kurus dan lemah, ‎rupanya dia kelaparan.


Sang anak menatap ibunya dan berkata,

"Ibu, ini keajaiban...‎

Ketika aku masih jauh dari sini, ‎aku kelelahan dan pingsan,‎

aku mungkin akan mati kelaparan, tetapi pada saat itu ada pria bungkuk datang melintas dan memberiku sebuah roti."


Pria bungkuk itu berkata,

"Ini yang aku makan setiap hari...‎

Hari ini aku harus memberikannya padamu karena kamu lebih membutuhkannya daripada aku."


Seketika itu juga wajah sang ibu memucat dan tersadar,‎

dia teringat akan roti beracun yang hampir saja dia berikan pada pria bungkuk itu pagi tadi,

Andai saja dia memberikannya, ‎tentu anaknya lah yang akan dia racuni.


Akhirnya dia menyadari arti kata yang selalu di ucapkan pria bungkuk itu,

"PERBUATAN BURUKMU AKAN TETAP BERSAMAMU,

PERBUATAN BAIKMU AKAN KEMBALI KEPADAMU."

Memberi tidak di tentukan oleh seberapa besar atau kecil, tetapi‎ berdasarkan kebutuhan,‎

Kebencian tidak di tentukan oleh seberapa dalam atau dangkalnya, tetapi ‎berdasarkan seberapa terlukanya orang tersebut.‎


Oleh karena itu, ‎kita harus ber-hati² terhadap apa yang kita ucapkan dan apa yang kita perbuat se-hari²nya,

JANGAN PERNAH MEREMEHKAN PERBUATAN BAIK YANG KECIL,‎

NAMUN JANGAN MELAKUKAN PERBUATAN BURUK SEKECIL APAPUN.‎


“Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatann­ya yang jahat itu tidak nampak; tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatann­ya dilakukan dalam Allah."

(Yohanes 3:20-21)


MAKNA HIDUP ADALAH HIDUP YANG BERMAKNA

Pada waktu kita memasukkan sebuah baterai ke dalam sebuah Jam Dinding, maka ‎Jam Dinding itu mulai bekerja menjalankan tugasnya.


Detik demi detik,‎

Menit demi menit,‎

Jam demi jam,‎

ia terus bekerja dan bekerja, ‎sampai baterai itu habis.‎

Jam dinding itu bekerja tanpa pamrih;‎

Di lihat orang atau tidak, ‎ia tetap berdenting,‎

Di hargai orang atau tidak, ‎ia tetap berputar,‎

Walaupun tak seorangpun mengucapkan terima kasih, ‎ia tetap bekerja.

Pada waktu bekerja, ‎ia tetap mnyuarakan Kebenaran, ‎ia selalu bicara apa adanya;‎

Ketika jarum menunjukkan angka tujuh, ‎ia pun berbunyi tujuh kali,‎

begitu seterusnya, ‎tanpa di lebihkan atau di kurangi sedikitpun juga.


Ketika TUHAN menciptakan manusia,

DIA juga memberi baterai, ‎yaitu Nafas Kehidupan.


Dengan Nafas Kehidupan itu, ‎maksudnya agar kita bisa bekerja dan terus berkarya, ‎serta memberi se-banyak²nya Manfaat bagi sesama seperti halnya Jam Dinding tadi.


Selama baterai itu masih berfungsi, ‎biarlah kita terus Melakukan Hal² yang Baik dan Berguna bagi sesama,‎

Tak usah memusingkan diri dengan Pujian dan Penghargaan,‎

sekalipun hal² baik yang kita lakukan tidak di lihat dan tidak di hargai oleh orang lain, ‎kita harus terus melakukannya.

MAKNA HIDUP ADALAH HIDUP YANG BERMAKNA,‎

Sudahkah hidup anda Bermakna?


“Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus. Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah.”

(Roma 5:1-2)


SUDAHKAH KITA MERASA CUKUP DAN BERSYUKUR DENGAN APA YANG TUHAN SUDAH BERI?


“Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.”

(Kolose 3:17)



TUHAN merangkai hidup ini tidak seindah yang kita idamkan, tetapi‎ juga tidak sepahit yang kita cemaskan,‎

DIA merajut-NYA dengan kasih yang bersemaikan tangisan dan senyuman.‎


Di bawah air keruh, ‎ada banyak ikan,‎

Di balik kegetiran hidup, ‎senantiasa ada banyak ANUGERAH,‎

BERSYUKURLAH dengan semua ini.‎


BERSYUKUR atas kehidupan walaupun tidak selalu menyenangkan,‎

BERSYUKUR masih bisa menikmati makan pagi dan malamnya kita,‎

LEBIH BERSYUKUR LAGI BILA KITA MASIH MEMILIKI IMAN.‎


Sudahkah kita merasa cukup dengan apa yang TUHAN sudah beri?


Apakah kita masih suka menuntut dan selalu “merasa kurang”?

Saat kita mensyukuri apa yang ada pada kita, ‎lihatlah bahwa hidup kita akan terasa indah,‎

BERSYUKUR bahwa kita belum siap memiliki segala sesuatu yang kita inginkan,‎

Seandainya sudah, ‎apalagi yang harus kita di inginkan?‎

BERSYUKUR apabila kita tak tahu sesuatu, karena‎ itu memberi kita KESEMPATAN UNTUK BELAJAR.


BERSYUKUR untuk masa² sulit, karena‎ di masa itulah IMAN kita BERTUMBUH.


BERSYUKUR untuk keterbatasan kita, karena‎ itu memberi kita KESEMPATAN UNTUK BERKEMBANG.


BERSUYUKUR untuk setiap tantangan baru, karena‎ itu akan MEMBANGUN KEKUATAN dan KARAKTER kita.


BERSYUKUR untuk kesalahan yg kita buat, karena‎ itu akan MENGAJARKAN PELAJARAN YANG BERHARGA.


BERSYUKUR bila kita lelah dan letih, karena‎ itu berarti kita telah MEMBUAT SUATU PERBEDAAN.‎


Mungkin mudah untuk kita BERSYUKUR akan hal² yang baik, tetapi ‎HIDUP YANG BERKELIMPAHAN datang pada mereka yang juga BERSYUKUR akan masa yang surut.


RASA SYUKUR DAPAT MENGUBAHKAN HAL YANG NEGATIF MENJADI POSITIF,

TEMUKAN CARA UNTUK BERSYUKUR AKAN MASALAH² KITA DAN SEMUA ITU AKAN MENJADI BERKAT BAGI KITA.‎


”Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.”

(Kolose 2:7).


SEMANGAT YANG MEMBARA


Di sebuah panggung, ‎duduklah seorang violist yang tidak dapat melihat,‎

Matanya buta sejak masih kecil, ‎namun ia punya semangat yang luar biasa.


Malam itu, ‎ia di beri kesempatan yang langka untuk tampil di depan orang banyak, t‎entu saja ia gugup dan takut.


Setiap hari ia selalu berlatih dengan keras untuk konser malam tersebut,‎

tak sedetik waktupun ia buang untuk melupakan latihan.‎


Ia pernah berkata pada ibunya bahwa konser itu adalah impiannya,‎

Ia akan sangat bahagia dapat menyuguhkan alunan lagu merdu bagi penonton, ‎hanya itulah keinginannya.


Ia pun mulai duduk, ‎memegang biolanya dengan sangat terampil dan segera memainkan sebuah komposisi lagu.


Para penonton ada yang memperhatikan, namun takid sedikit pula yang sibuk dengan ponsel atau berbincang dengan teman di sebelahnya.


Sampai di pertengahan lagu, ‎tiba² dua dawai biolanya putus,‎

Lagu pun terhenti, s‎uasana menjadi hening,‎

Pandangan semua penonton ada padanya.


Ia kemudian berdiri, p‎erlahan di letakkannya kembali biola di antara bahu dan dagunya,‎

Kemudian dengan sisa dawai yang ia miliki, ‎di mainkannya lagu indah improvisasi dari nada yang ada.


Tentu saja kedengarannya tak seperti komposisi aslinya,‎

Namun justru lagunya kini membuat semua penonton terdiam, terpaku, dan terpukau oleh lagu yang di bawakannya.


Violist itu telah kehilangan dua dawai penting pada konsernya, ‎tapi ia tidak mau impiannya hancur hanya karena hal tersebut.‎


Ia berusaha keras menyelesaikan penampilan dengan sisa dawai yang di milikinya, dan‎ ia berhasil dengan sebuah keajaiban di dalamnya. ‎


Banyak kehilangan yang juga kita alami, ‎seperti halnya sang violist,‎

Namun apakah kemudian kita akan membiarkan kehilangan tersebut menghentikan langkah anda meraih impian?


“Dia memberi kekuatan kepada yang lelah

dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.”

(Yesaya 40:29).


PERSAHABATAN SEJATI LAHIR DARI KASIH, KETULUSAN, KEPERCAYAAN, KEJUJURAN, KESETIAAN, KEBERSAMAAN‎


Bagi manusia, ‎sahabat adalah seseorang yang kita anggap cocok dengan kita, ‎bisa mengerti kita, ‎menerima kita apa adanya.‎

Sahabat adalah seorang di mana kita bisa bersikap apa adanya, ‎kita tidak harus ber-pura² menjadi orang lain.‎


Sahabat adalah orang yang kita percayai,‎

tempat kita melakukan curahan hati,‎

orang yang pegang rahasia kita,

dan selalu menginginkan yang terbaik terjadi dalam hidup kita.‎


Kita boleh memiliki se-gala²nya, namun‎ hidup kita tak akan bahagia jika kita tak punya sahabat.

Persahabatan tidak ada sangkut pautnya dengan harta, jabatan, dan popularitas. 

Persahabatan yang di dapat dari uang, pangkat, dan ketenaran bukan persahabatan sejati, ‎melainkan hanya pergaulan dangkal yang penuh kepalsuan, yang egois ,materialis, munafik, dan penuh kebohongan.


PERSAHABATAN SEJATI LAHIR DARI KASIH, KETULUSAN, KEPERCAYAAN, KEJUJURAN, KESETIAAN, KEBERSAMAAN.


Kita selalu merindukan orang lain berubah, tetapi‎ hari ini mari rindukan diri kita sendiri berubah, agar menjadi sahabat yang baik bagi teman² kita..‎


Sedangkan bagi TUHAN,‎

seorang sahabat adalah orang yang mau belajar mengerti mengenai DIA, mau taat, mau setia, mau melakukan Firman-NYA.


Sudahkah kita berbenah menjadi sahabat bagi TUHAN?‎

Karena TUHAN telah menjadi sahabat bagi siapa saja,

yang baik dan yang buruk,‎

yang cantik dan yang tampan,‎

yang miskin maupun yang kaya...


Jadilah sahabat yang Baik dan yang Setia,‎

tanpa memandang perbedaan yang ada di antara kita.


HIDUP TANPA PERSAHABATAN ADALAH HIDUP YANG HAMPA, KOSONG, DAN KESEPIAN.‎


Jikalau seorang berkata:

“Aku mengasihi Allah,” ‎dan ia membenci saudaranya, ‎maka ia adalah pendusta, ‎karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, ‎tidak mungkin mengasihi Allah, ‎yang tidak dilihatnya. ‎Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya.

(1Yohanes 4:20-21)..


SEMUANYA DI MULAI DARI PIKIRAN KITA

Mengapa beberapa orang berhasil mencapai Kesuksesan,

dan Mengapa beberapa di antaranya mengalami Kegagalan? 

Apa yang membedakannya?‎

Tidak lain adalah Cara Berpikir.‎


Di sadari atau tidak, ‎apa yang kita lakukan selalu bertolak dari bagaimana Cara Berpikir kita;‎

Jika kita mampu Berpikir secara Benar, maka‎ kita akan Berhasil,‎

Sebaliknya jika Cara Berpikir kita Keliru, ‎maka kita pun akan Gagal.


Bagaimana Cara kita Berpikir selama ini?‎

Beberapa pertanyaan berikut mungkin akan membantu kita melakukan Intropeksi Diri:‎

• Berpikir kecil untuk jangka pendek atau Berpikir menurut gambaran besar untuk jangka panjang?


• Berpikir pasif atau Berpikir dengan cara yang kreatif?

• Berpikir sendiri atau Berpikir bersama?‎

• Berpikir melantur atau Berpikir secara terfokus?‎


• Berkhayal atau Berpikir realistis?‎


• Berpikir acak atau Berpikir strategis?


• Berpikir sempit atau berpikir penuh kemungkinan?

• Berpikir menurut pandangan umum atau berpikir lain dari biasanya?‎

• Berpikir egois atau berpikir untuk kepentingan bersama?‎


• Bertindak baru berpikir atau berpikir baru bertindak?


Kalau sekarang ini kita belum sukses, ‎mungkin itu di sebabkan Cara Berpikir kita yang keliru.


APA YANG KITA PIKIRKAN, MENENTUKAN SIAPA KITA;‎

SIAPA KITA, MENENTUKAN APA YANG KITA PERBUAT;‎

APA YANG KITA PERBUAT, MENENTUKAN TAKDIR KITA;‎

TAKDIR KITA, MENENTUKAN WARISAN KITA.‎

Hari ini kita berada ke mana, ‎Pikiran kita telah membawa kita,‎

Besok kita akan berada ke mana, ‎Pikiran kita telah membawa kita,

Jadi ‎SEMUANYA DI MULAI DARI PIKIRAN KITA.‎


INTI DARI SEMUA YANG KITA BICARAKAN ADALAH MILIKILAH PIKIRAN KRISTUS,

SEBAB SAAT KITA MEMILIKI PIKIRAN KRISTUS, HIDUP KITA AKAN MENJADI TERARAH‎ KE JALAN YANG BENAR.


“Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.”

(Filipi 4:8)..


SATU KATA SAJA DAN ITU DI YAKINI, ‎DAMPAKNYA LUAR BIASA


◈◈ Selalu ada KESULITAN dalam setiap KESEMPATAN,‎

dan Selalu ada KESEMPATAN dalam setiap KESULITAN...‎

◈◈ Jika kita BERPIKIR, ‎BERPIKIRLAH yang BESAR...‎

Jika kita BERMIMPI, ‎BERMIMPILAH yang INDAH...‎

Jika kita MELAKUKAN sesuatu, ‎LAKUKALAH yang TERBAIK...

◈◈ Taburlah PIKIRAN, maka‎ kita akan MENUAI TINDAKAN...‎

Taburlah TINDAKAN, maka ‎kita akan MENUAI KEBIASAAN...‎

Taburlah KEBIASAAN, maka‎ kita akan MENUAI KARAKTER...‎

Taburlah KARAKTER, maka‎ kita akan MENUAI TAKDIR...‎


◈◈ Tak ada HARGA atas WAKTU, tapi‎ WAKTU SANGAT BERHARGA...‎

MEMILIKI WAKTU tidak menjadikan kita Kaya, tapi ‎MENGGUNAKAN WAKTU DENGAN BAIK adalah SUMBER dari KEKAYAAN...‎

WAKTU memang TIDAK TERBATAS, tapi ‎WAKTU untuk kita TERBATAS...‎


Apakah kita di berkati dengan Kata² Bijak di atas?


Masih ingat apa yang dikatakan Amsal 18:21 dan Yakobus 3:5-8 tentang Kuasa Lidah?

“‎Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. Lihatlah, betapapun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar. Lidahpun adalah api; ia merupakan suatu dunia kejahatan dan mengambil tempat di antara anggota-anggota tubuh kita sebagai sesuatu yang dapat menodai seluruh tubuh dan menyalakan roda kehidupan kita, sedang ia sendiri dinyalakan oleh api neraka. Semua jenis binatang liar, burung-burung, serta binatang-binatang menjalar dan binatang-binatang laut dapat dijinakkan dan telah dijinakkan oleh sifat manusia, tetapi tidak seorangpun yang berkuasa menjinakkan lidah; ia adalah sesuatu yang buas, yang tak terkuasai, dan penuh racun yang mematikan.”

(Yakobus 3:5-8)


Sekalipun Lidah adalah anggota kecil dari Tubuh kita,

Lidah bisa menjadi sesuatu yang dapat Menodai seluruh Tubuh kita atau Menyalakan Roda Kehidupan kita.


SATU KATA SAJA DAN ITU DI YAKINI, ‎BISA BERDAMPAK SANGAT LUAR BIASA.‎


“Lidah mempunyai kuasa untuk menyelamatkan hidup atau merusaknya; orang harus menanggung akibat ucapannya.”

(Amsal 18:21)











Posting Komentar untuk "Renungan Kolose 3:16 SYUKURILAH APA YANG KITA MILIKI SEKARANG"