Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE 77

 




Kita  DI BADAI yang sama, tetapi tidak DI KAPAL yang sama.


● Kita tidak bisa MARAH dengan mereka yang masih harus keluar rumah untuk BEKERJA, karena KEBUTUHAN hidup.


● Kita juga tidak bisa IRI dengan mereka yang bisa stay at home dengan NYAMAN nya, karena PERJUANGAN setiap orang dalam menghadapi Covid-19 ini tidaklah sama.. 


● Ada yang diberi kelebihan MATERI untuk bisa dirumah saja.


● Ada juga yang TERSEOK SEOK dengan segala kesulitan untuk BERTAHAN hidup jika hanya dirumah saja.. 


● Yang bisa kita lakukan adalah MENJAGA DIRI masing” sebaik mungkin dan tetap mengikuti anjuran Pemerintah untuk memakai masker, minum Vitamin, rajin mencuci tangan, menghindari kerumunan & menjaga jarak dengan orang lain, serta bukan menjadi HAKIM bagi satu dengan yang lainnya.. 


Sadarlah...

kita berada di BADAI YANG SAMA, tapi tidak DI KAPAL YANG SAMA.


● Biarlah masing” KAPAL mencari jalan keluar dari BADAI ini... 


● Berdoa dan berharaplah yang TERBAIK untuk setiap kapal, tanpa saling menghakimi... 


Tetaplah KUATKAN iman dan imun, serta SEMANGAT menjalani hidup.


Jangan menyerah 

yang penting kita semua harus tetap berhati” dan jaga kesehatan dengan baik, terutama yang punya penyakit bawaan ( komorbid ) harus lebih extra hati”…

Jangan kendor untuk menjalankan PROTOKOL KESEHATAN serta BERDOA….


Hindari baca/nonton berita” yang negative karena dapat membuat kita khawatir/paranoid yang sangat tidak BAGUS untuk imunitas. 


MERDEKA 

MERDEKA 

MERDEKA 

MEMANFAATKAN WAKTU DENGAN BIJAKSANA


Waktu berjalan sangat lambat ketika kita sedang menunggu;‎

Waktu berjalan sangat cepat ketika kita sedang terlambat;

Waktu seakan terhenti ketika kita sedang sedih;

Waktu terasa sangat singkat ketika kita sedang senang;‎

Waktu seakan tanpa akhir saat kita sedang sakit;‎

Waktu terasa sangat panjang ketika kita sedang bosan;‎

Sesungguhnya Waktu sama saja setiap hari,  ‎Setiap menit tetap 60 detik, ‎tak ada kurang dan tak ada lebih.‎


Waktu terus berjalan, j‎arum jam tak pernah berhenti berputar,‎

Hari demi hari terus berlalu,‎

Inilah Hukum Alam dan Hakekat Kehidupan.


Kaya-miskin,‎

Tua-muda,‎

Pria-wanita,‎

Hina-mulia,‎

Sehat-sakit,‎

Tanpa kecuali semua berputar bersama dengan roda waktu, seperti‎ air yang membawa hanyut daun² kering, pergi tak pernah kembali.

Maka jangan mengeluh susah untuk kebaikan,‎

Jangan berkata tidak punya waktu untuk berbuat baik.


Sesibuk apa pun, ‎Waktu tak pernah menunggu anda,‎

Sesusah apapun berbuat baik, ‎Hari demi hari tetap berlalu. 


Duduk malas di rumah, makan tidur dan ber-leha²,

Hari demi hari tetap juga berlalu.


Berbuat baik atau tidak, k‎ehidupan tetap harus di jalani;

Mengapa tidak memilih yang baik, m‎enjalani hidup ini dengan BERBUAT BAIK?‎

Mengapa tidak isi setiap hari yang ‎berlalu cepat ini dengan KEBAIKAN dan DOA?‎

Mengapa tidak mengembangkan KASIH dan KEARIFAN dalam setiap detik yang terus melaju ini?


Pagi adalah sebuah permulaan, ‎maka awalilah hari dengan segala KEBAIKAN pada KETULUSAN, sehingga‎ tak ada sandiwara atau kepalsuan saat menjalani semua.

Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin m‎elanjutkan hidup dengan segala Perubahan menuju Kebenaran,

bukan Melanjutkan Hidup Memelihara Keburukan.


Bahwa apa yang di lakukan hari ini atau setiap hari di kehidupan adalah untuk kebahagiaan diri dan sesama, ‎menjadi BERKAT bagi sesama.


HIDUP BUKAN TENTANG BERAPA LAMA KITA HIDUP,‎

TETAPI BAGAIMANA KUALITAS DAN CARA KITA HIDUP.


WAKTU TIDAK PERNAH DAPAT DI TAHAN;‎

ORANG BODOH MEMBIARKANNYA BERLALU,‎

ORANG BIJAK MEMANFAATKANNYA.‎


“Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif.”

(Efesus 5:15)



MENGUASAI PIKIRAN KITA DENGAN HAL-HAL YANG BENAR

Pemenang game “Jeopardy” di USA bernama Watson, ‎mengalahkan dua finalis lainnya, Ken dan Brad, t‎etapi Watson tidak tersenyum saat di umumkan sebagai pemenang.


Maklum saja, ‎Watson adalah nama sebuah komputer.‎


Orang berlomba membuat komputer yang bisa menyamai otak.


Fujitsu membuat komputer tercanggih, K-computer, ‎yang dapat menghitung 4x lebih cepat dan menyimpan data 10x lebih banyak dari otak.


Bila servernya itu di kumpulkan, ‎maka di butuhkan satu kota kecil untuk memuatnya dan 9,9 juta watt listrik (kira² untuk 10.000 rumah).


Bandingkan dengan “server” yang ada dalam kepala kita yang besarnya hanya 2 kepalan tangan dengan berat 1,5kg dan menggunakan listrik 20watt.

Otak manusia merupakan mesin tercanggih di alam semesta, bagaimana merawat “server” kita?


“GARBAGE IN, GARBAGE OUT”


Bila kita memasukkan data yang salah, ‎tidak peduli betapa canggih program dan computer kita, ‎yang keluar adalah sampah.

Kita tak bisa berharap menjadi seorang Pemenang bila memikirkan Hal² yang Negatif,‎

Kita tak bisa berharap hidup dekat TUHAN bila memenuhi otak kita dengan gambar seronok,

Kita tak mungkin berhasil di masa depan bila paradigma di kuasai masa lalu,‎

Jangan berharap berjalan ke kiri bila pikiran kita ke kanan,

PASANG “FIREWALL” untuk memblokir program yang tidak kita inginkan.

‎‎

Memang kadang terlintas pikiran yang tidak benar, jahat, kotor, tetapi‎ kita perlu cepat² memblokirnya.


KUASAI PIKIRAN KITA DAN PIKIRKAN HAL² YANG BENAR,‎

DELETE OLD PROGRAMS...


Program lama yang menghambat perlu di hapus:‎

kekecewaan, kekuatiran, dendam, ketakutan, sakit hati, iri hati, dan lainnya.


“Reprogram” dengan Input yang Menguatkan dan Memberi Inspirasi,

semua di mulai dari PIKIRAN yang menjadi sumber dari kesuksesan, kekayaan, penemuan, inovasi dan prestasi.


Jadi, ‎ATURLAH APA YANG KITA PIKIRKAN...‎

BE CAREFUL WHAT YOU THINK,

BECAUSE YOUR THOUGHTS RUN YOUR LIFE.‎


“Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita.”‎

(Efesus 3:20).


Posting Komentar untuk "DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE 77 "