Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Renungan Kolose 3:23 TUJUAN UTAMA KITA BEKERJA‎


Dalam Kitab Kejadian pasal 39,

di katakan Yusuf 3 kali selalu Berhasil dalam Pekerjaannya.


Pertama saat Yusuf menjadi Budak di rumah Potifar,‎

Kedua saat Yusuf menjadi Pembantu Kepala Penjara,‎

Ketiga saat Yusuf mampu mengartikan Mimpi Firaun dan di angkat menjadi Penguasa di Mesir.


Atas Penyertaan TUHAN,

Yusuf selalu Sukses dalam Pekerjaannya.


Yusuf selalu Bekerja dgn Penuh Rasa Pengabdian yang Tinggi untuk Membawa Kebaikan bagi semua orang.‎


Berbeda dengan cara pandang orang pada umumnya,

yang selalu menilai Kesuksesan dari Kekayaan yang mereka Peroleh.


Akibatnya ‎banyak orang yang Hanya Bekerja untuk Mendapatkan Uang,

bukan Memberikan Pelayanan yang Terbaik.

Mereka Hanya Fokus untuk Mendapatkan Hasil bagi mereka sendiri,‎

bukan Memberikan Manfaat bagi Kehidupan orang lain.

Hal ini bisa membuat Kualitas Kerja tidak bisa Maksimal, karena‎ mereka tidak Bekerja dgn Sepenuh Hati, melainkan‎ Bekerja demi Kepentingan dan Ego mereka masing².

TUHAN Menghendaki agar kita Bekerja dengan Segenap Hati, ‎bukan demi Uang dan Materi saja,‎

namun se-mata² demi Melakukan apa yang ‎TUHAN Rancangkan dalam Hidup kita.


Kekayaan adalah Berkat TUHAN,‎

Jangan Mengejarnya secara Berlebihan,‎

namun Berusahalah untuk bisa menjadi Berkat bagi sesama,

TUHAN ingin Hidup kita Senantiasa Berbuah dan Bermanfaat bagi sesama.

Yang Terpenting bukan apa Pekerjaan kita dan Berapa Hasil yang kita dapatkan, ‎namun Bagaimana kita Bekerja.


Bekerjalah dengan Tulus, ‎Rendah Hati, ‎Jujur, ‎Tekun, ‎Penuh Antusias, dan‎ Sesuai dengan Firman Tuhan,‎

maka Berkat dan Kesejahteraan itu Pasti akan TUHAN Limpahkan dalam Hidup kita.


SUDAH SAATNYA KEINGINAN UNTUK SUKSES DI RUBAH MENJADI KEINGINAN UNTUK MENGABDI.‎


“Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.”

(Kolose 3:23).


MEMBUANG PIKIRAN NEGATIF

PIKIRANMU MENENTUKAN KEHIDUPANMU.


Anda tidak akan pernah SUKSES,

Jika anda tetap berpikir bahwa kita adalah orang yang GAGAL.


Anda tidak akan pernah menjadi seorang PEMENANG,

Jika anda tetap berpikir bahwa anda adalah seorang yang KALAH.

Sadarilah ada benih Kerajaan di dalam anda, ada potensi Penguasa di dalammu.


PIKIRAN NEGATIF adalah DASAR TINDAKAN dan PERBUATAN NEGATIF.‎


Pikiran negatif ini di akibatkan karena ketidak adaan IMAN, karena‎ itu BANGUNLAH IMAN dahulu.

Apa saja yang anda kerjakan dengan ceroboh dan ter-buru² pasti hasilnya mengecewakan, namun‎ apa saja yang di kerjakan dengan sungguh² hasilnya pasti menggembirakan.


Latihlah Pikiran anda untuk selalu memikirkan Hal² yang Baik dan Benar.

ANDA ADALAH APA YANG ANDA PIKIRKAN;‎

JANGAN PERNAH BERPIKIR NEGATIF, ‎TAK ADA UNTUNGNYA, ‎MERUGIKAN DIRI ANDA SENDIRI,

TETAPI SENANTIASALAH BERPIKIR POSITIF.‎

BELAJARLAH UNTUK BERPIKIR DAHULU, BARU BERTINDAK,‎

BUKAN BERTINDAK DAHULU, BARU BERPIKIR,‎

karena itulah Kunci untuk terhindar dari Jerat Kehidupan dan tetap kokoh menjalani hidup. 


“Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita.”

(Efesus 3:20)


"PERBUATAN BAIK YANG TULUS"

***🌺🌺🌺

‎***** 🌺🌺🌺


Madu identik dengan rasa yang manis dengan nilai jual yang tinggi,‎

Namun pada kenyataannya banyak madu imitasi yang di jual di pasaran,‎

ada yang mahal dan ada yang murah.


Tidak semua orang bisa di tipu mengenai kualitas madu yang benar² murni,

selalu ada pembeda antara madu murni dan madu imitasi.


Di dunia ini banyak orang baik, ‎kita pun juga akan sulit membedakan mana yang benar² baik atau yang hanya ber-pura² baik,‎ Terkadang ada begitu banyak perbuatan baik kita yang kurang bisa di terima oleh orang lain, ‎namun ada orang² yang ber-pura² baik justru di terima oleh banyak orang.


Saat kita mengalami kondisi seperti itu, ‎janganlah kecewa bahkan putus asa,‎

Hanya pribadi dengan kemurnian hati yang dapat menilai, ‎ketika kita benar² berbuat baik dengan tulus, ‎maka akan terasa “manis”,‎ namun ketika kita berbuat jahat maka rasanya sangat “hambar”.


Madu yang hambar pun akan di tinggalkan oleh pembeli,‎

saat kita melakukan hal² yang “hambar” dalam kehidupan berkeluarga atau persahabatan, ‎m a k a segala ke "manisan", kebahagiaan dan berkat akan tertutup bagi kita.


Jadilah madu yang manis, ‎Tetaplah berlaku baik di hati maupun dalam perbuatan kita se-hari², ‎agar kita dapat membawa kebahagiaan, ‎mendapatkan berkat serta menjadi saluran berkat pula bagi keluarga dan persahabatan yang ada.



‎Roma 16:19b-20

"Sebab itu aku bersukacita tentang kamu. Tetapi aku ingin supaya kamu bijaksana terhadap apa yang baik, dan bersih terhadap apa yang jahat.Semoga Allah, sumber damai sejahtera, segera akan menghancurkan Iblis di bawah kakimu. Kasih karunia Yesus, Tuhan kita, menyertai kamu!"


2 MATA, 2 TELINGA, 1 MULUT, 1 HATI


Kita di lahirkan dengan 2 mata di depan wajah kita, karena ‎itu kita tidak boleh selalu melihat ke belakang, tapi‎ pandanglah semua itu ke depan, pandanglah masa depan kita.

Kita di lahirkan dengan 2 buah telinga di kanan dan di kiri, supaya kita bisa mendengarkan semuanya dari dua buah sisi untuk bisa mengumpulkan Pujian dan Kritik, menyeleksi mana yang benar dan mana yang salah, karena apa yang kita dengar belum tentu suatu Kebenaran.


Kita di lahirkan dengan otak di dalam tengkorak kepala kita, ‎tidak peduli semiskin apapun kita, kita tetap kaya, karena‎ tak akan ada satu orang pun yang bisa mencuri Otak kita, Pikiran kita, dan Ide kita, dan apa yang kita pikirkan dalam otak kita jauh lebih berharga daripada emas dan perhiasan.


Kita di lahirkan dengan 2 mata, 2 telinga, tapi‎ kita cuma di beri 1 buah mulut, itu‎ artinya kita harusnya lebih mendengar dan melihat 2x lebih banyak daripada berbicara,‎

Ber-hati²lah dengan apa yang kita ucapkan, karena‎ ucapan yang menyakitkan sulit di tarik kembali.


"It take a lifetime process to build a friendship,

but it only take a few words to destroy it."


Bicara yang perlu, tapi‎ Lihat dan Dengarlah se-banyak²nya, supaya‎ kita tidak menyakiti perasaan orang lain. ‎


Kita di lahirkan hanya dengan 1 hati jauh di dalam tulang iga kita, ‎mengingatkan kita pada Penghargaan dan Pemberian Kasih, ‎di harapkan berasal dari hati kita yang paling dalam.


Belajar untuk Mengasihi dan Menikmati betapa kita di cintai, tapi‎ jangan pernah mengharapkan orang lain untuk mengasihi kita seperti kita mengasihi dia.


Berilah kasih tanpa meminta balasan dan kita akan menemukan arti kasih yang jauh lebih indah.‎


“Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.”

(Kolose 3:17)


"BERUBAH DEMI BERHASIL"


ORANG GAGAL SELALU PUNYA ALASAN, ORANG SUKSES SELALU PUNYA CARA.

*****

*****

Amsal 26:13

Berkatalah si pemalas: "Ada singa di jalan! Ada singa di lorong!"


"ALASAN" adalah cara orang malas menghindari tantangan.


Orang seperti ini tidak akan melihat kesempatan untuk maju dalam pekerjaannya, sebab ‎bagaimana mungkin kita dapat sampai pada TUJUAN dan BERHASIL,

jika melangkah saja kita enggan?


Bukankah Iman membutuhkan Tindakan untuk menjadi sempurna?


Impian orang malas tidak akan pernah tercapai,

janganlah menjadi bagian dari mereka.


Motivator dunia mengatakan,

“Ingin berubah adalah Sudah Perubahan.”


Tetapi Sesungguhnya i‎ngin Berubah bukanlah Sebuah Perubahan, melainkan‎ KOMITMEN yang di sertai dengan PERBUATAN NYATA itulah Perubahan.


Karena Orang yang Berpengharapan hanya kepada TUHAN akan melihat Kesuksesan,

ketika orang lain hanya melihat Kegagalan mereka;


Orang yang Berpengharapan akan melihat kemulian TUHAN,

ketika orang lain hanya melihat bayang² gelap dan angin topan,‎

sebab tidak seorangpun yang pernah membajak ladang, menanam, dan akhirnya BERHASIL hanya dengan termenung berpangku tangan dan mengkhayal saja.


KELUARLAH DAN MENABURLAH, ‎JANGAN MALAS, ‎AYO BANGKIT,‎

maka kita pasti BERHASIL, ‎karena TUHAN meyertai kita.


1 Samuel 18:14

Daud berhasil di segala perjalanannya, sebab TUHAN menyertai dia.


Bersama TUHAN, ‎segala sesuatu yang kita lakukan dapat di buat BERHASIL.

Pengkhotbah 10:10

Jika besi menjadi tumpul dan tidak diasah, maka orang harus memperbesar tenaga, tetapi yang terpenting untuk berhasil adalah hikmat.


Amsal 24:14

Ketahuilah, demikian hikmat untuk jiwamu: Jika engkau mendapatnya, maka ada masa depan, dan harapanmu tidak akan hilang.



Posting Komentar untuk "Renungan Kolose 3:23 TUJUAN UTAMA KITA BEKERJA‎"