Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Renungan Markus 13:33 Berdoa dan berjaga-jagalah selalu

 



(Berdoa dan berjaga-jagalah selalu)


"Hati-hatilah dan berjaga-jagalah ! Sebab kamu tidak tahu bilamanakah waktunya tiba."

(Markus 13:33)

Di mana posisi Saudara ?

Apakah sedang berjaga dan berdoa, atau hanyut dalam pesta pora ?

Sekali lagi ditekankan supaya kita berjaga-jaga dan berdoa sebab hari TUHAN itu datangnya secara tiba-tiba dan tak terduga. 

Bagi orang percaya, hari-hari ini seharusnya adalah waktu dan kesempatan memersiapkan diri.

Jangan malah bertindak sebaliknya, hidup dalam kemabukan dan pesta pora dunia.

Bagi orang yang tidak siap, maka;

"...hari TUHAN akan tiba seperti pencuri.

Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap."

(2 Petrus 3:10.)

Saudara-saudari terkasih,

Apa yang terjadi dengan hari esok tak seorang pun tahu !

Tapi yang pasti di depan kita akan semakin banyak tantangan yang harus dihadapi.

Kita harus siap secara mental supaya kita tidak gagal dan jatuh di tengah perjalanan.

Terkadang orang jatuh bukan karena terantuk batu yang besar tetapi justru terpeleset kerikil-kerikil kecil.

Namun kejatuhan orang terkadang bukan karena besarnya persoalan atau masalah yang dialami, tetapi justru saat segala sesuatunya berjalan dengan baik, nyaman dan aman dalam segala hal, di situlah awal kelengahan.

Rasul Paulus mengingatkan dalam 1 Korintus 10:12 "Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh!" 

Pertanyaan:

1. Bagaimana supaya kita tidak jatuh ?

Berjaga-jaga dan berdoalah.

2. Sampai bila kita harus berjaga-jaga dan berdoa ?  

Sampai kedatangan TUHAN YESUS yang kedua kalinya.

3. Lalu bila TUHAN YESUS datang ?

Tepatnya tanggal, hari dan tahun kedatangan TUHAN adalah rahasia Ilahi ALLAH Bapa.

"Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di surga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja."

(Markus 13:32)

Tetapi yang jelas tanda-tanda TUHAN segera datang sudah nampak dan nyata didepan mata !

Salah satu tandanya adalah kemerosotan moral manusia:

-Kejahatan semakin menjadi-jadi, 

-konflik, 

-pertikaian, 

-percabulan atau pornografi, dan sebagainya sudah menjadi berita biasa setiap hari.

 

"...jika kamu lihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu."

(Markus 13:29)

Dalam Lukas 21:11 juga menjelaskan tanda-tanda yang ada sekarang semakin jelas;

"dan akan terjadi gempa bumi yang dahsyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit."

Renungkan:

-Hiduplah dalam kekudusan.

-Jangan menuruti keinginan daging,

tetapi hiduplah menurut Roh. Sebab bilamana tuan itu datang, maka Ia akan mendapati para hamba-Nya sedang berjaga-jaga.

Sebab orang Kristen yang bijaksana adalah mereka yang berdoa dan berjaga-jaga.

   

JANGAN BUKA CELAH !        


Hati adalah tempat yg rentan untuk bertumbuhnya benih2 yg tidak baik , oleh karena itu kita harus selalu Menjaga Hati dengan se baik2 nya


Hati yg telah dirasuki benih yg jahat tidak akan mendatangkan untung , m a l a h orang yg berhati jahat akan tidak disukai orang


Dalam hati yg jahat tersimpan benih kecurigaan.., iri hati .., balas dendam..,kesombongan.., amarah..,ketidak pedulian.., takut disaingi..,minta dihormati.., korupsi..,tipu muslihat.., daaan masih banyak lagi hal negatif yg mendekam di dalamnya..


Sedikiiit saja terbuka kesempatan, m a k a benih2 itu akan menancapkan akarnya dan bertumbuh lebat seperti benalu.., daan akhirnya menguasai dan mengendalikan hidup kita...


K a r e n a itu setiap hari Jaga dan Bersihkan hati kita, jangan sampai benih2 jahat itu kita beri kesempatan untuk masuk , a p a l a g i bertumbuh dalam hati kita...


Jangan buka celah sedikitpun, karena sekali dikasih angin, m a k a ia akan merajalela dan menguasai hidup kita..


(Dari dukacita menjadi sukacita)


"Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertaubatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, ..."

(2 Korintus 7: 10a)

Seseorang yang memiliki pertaubatan yang sejati imannya tetap teguh untuk hidup seturut dengan kehendak TUHAN, apa pun yang terjadi dan di mana pun berada, karena pertaubatan adalah suatu tindakan yang menghasilkan perubahan pikiran, hati dan kehendak, di mana kita semakin mengasihi TUHAN dan hidup seturut dengan Firman-Nya.

Saat menghadapi pergumulan yang berat membuat hati seperti larut dalam kesedihan sekalipun kita dapat berkata; "janganlah seperti yang kukehendaki, melainkan seperti yang TUHAN kehendaki."

Jadi, ketika kita menyerahkan seluruh kehendak kepada TUHAN maka kita akan tinggal di dalam Firman-nya. Bahkan Dia akan mengubah dukacita kita menjadi sukacita.

Saudara-saudari percayalah seperti ayat nas:

Ketika kedukaan yang kita alami itu diizinkan terjadi dari kehendak dari Allah maka akan menghasilkan pertobatan (Perbaikan atau Pemulihan); yang membawa kita pada Keselamatan yang tidak akan disesalkan.


JANGAN KASIH ANGIN


Rupa2 nya Iblis tahu persis akan adanya power hebat yang tersembunyi dibalik suatu peluang oleh karena itu ia tidak mau me nyia2 kan hal ini untuk 'bekerja' pada peluang yang ada.. 


Iblis mengamati setiap peluang itu untuk bisa 'menjaring' mangsa se banyak2 nya untuk diseret ikut serta dalam kerajaannya yaitu Neraka yang dikenal dengan panasnya api yang tidak pernah kunjung padam... 


Ia bekerja siang malam.., tanpa mengenal lelah sedikitpun juga .., berjalan kesana - kemari bagaikan seekor singa lapar yang mencari mangsa yang dapat dilulurnya... 


Pada akhir zaman ini, Iblis sedang mengincar ' TITIK LEMAH' yang merupakan PELUANG bagi nya untuk dijadikan 'pintu masuk' dalam menjalankan aksinya... 


Kalau seseorang lemah dibagian HARTA, maka Iblis senantiasa memberikan iming2 kepada orang itu dengan HARTA DUNIA ini... 


B i l a m a n a orang itu tertarik dengan TAHTA, Iblispun dengan serta merta menyodorkan KEDUDUKAN kepadanya.. 


K a l a u ia tergolong orang yang mudah tergiur dengan kecantikan/ kemolekan WANITA, maka Iblis dengan sigapnya memperalat kaum HAWA untuk menggoda dan merayunya.. 


Pada pokoknya Iblis selalu mencari titik rawan yang merupakan celah atau peluang, sehingga ia bisa dengan mudahnya merajalela guna menjalankan missinya yaitu mengisi penuh kerajaan Nerakanya.. 


Oleh karena itu, jangan membuka peluang sedikitpun juga ! 


Jangan beri kesempatan kepada Iblis.. , karena sekali diberi 'angin' , maka ia akan menelan dan menghabiskan kita. 


INGAT : Kejatuhan terjadi bukan karena niat dari pelakunya , tetapi karena adanya KESEMPATAN..


Posting Komentar untuk "Renungan Markus 13:33 Berdoa dan berjaga-jagalah selalu"