Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Renungan Roma 12:10 DUNIA PENUH KEHANGATAN‎

 




Walaupun kehidupan masyarakat per-lahan² mulai berubah,

sifat manusia berubah menjadi lebih realitis, tapi ‎dunia ini masih penuh dengan kehangatan.


Simak cerita berikut ini:‎

Gempa yang terjadi di tahun 1992 di Taiwan, ‎tidak saja menghancurkan banyak bangunan, ‎juga menghancurkan banyak keluarga bahagia.


Pada saat itu banyak badan amal maupun perorangan yang mengulurkan tangannya membantu korban bencana,

dengan semangat sependeritaan dan dengan semangat yang tak terbatas membantu para korban bencana.


Ada seorang nenek tua demi mengobati cucunya yang sakit keras, menjadi pemulung.


Pada suatu hari seorang siswa bertemu dengan nenek ini mengetahui keadaannya.


Siswa ini mengajak siswa yang lain membantu nenek ini,

mereka sepakat mengumpulkan dan memisahkan sampah di sekolah lalu di berikan kepada nenek ini,

dan mengumpulkan makan siang yang tersisa di bungkus dan di serahkan kepada nenek ini.


Nenek ini sangat terharu,‎

memuji para siswa ini sangat bijaksana, pintar dan mempunyai hati yang penuh kasih sayang.

KUALITAS dan NILAI HIDUP kita dapat di ukur melalui kacamata orang lain.


Memang kehidupan bukan untuk di perjual belikan, ‎mungkin orang lain hanya menilai dari sisi luarnya saja,

tapi saat kehidupan atau kesaksian hidup kita mampu menjadi TELADAN bagi orang lain dan memberkati orang lain, maka‎ itu berarti KUALITAS dan NILAI HIDUP kita BAIK.


Manusia jika memiliki sebuah hati yang baik, walaupun‎ itu sepatah kata yang menghibur atau senantiasa melakukan kebajikan semua perbuatan ini patut mendapat pujian.


TABURKAN BENIH² CINTA KASIH KE SEGENAP PENJURU LINGKUNGAN KITA,‎

MAKA DUNIA INI AKAH PENUH DENGAN KEHANGATAN DAN KEDAMAIAN.


“Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat.”

(Roma 12:10)

U A N G 


Setiap orang memang memerlukan Uang untuk keperluan hidup...


Untuk memperolehnya orang akan rela bangun pagi2 buta dan pulang sampai jauh malam...


Bermandikan keringat dibawah teriknya panas matahari..., berbasah kuyup akibat guyuran hujan...


Semua itu rela dijalani, d e m i untuk mendapatkan uang


Uang memang bisa dipakai untuk membeli apa saja...,ia akan membawa kemanapun tempat yg kita kehendaki...


Ia juga akan membuat perut ter kenyang2 dengan makanan yg kita sukai....


T e t a p i Uang bukanlah segalanya ; berapa banyak orang yg karena mencari uang sampai 'mengorbankan' kesehatannya..., n a m u n pada akhirnya 'Terpaksa' harus mengeluarkan uang itu untuk mendapatkan Kesehatan itu kembali,


Kita boleh saja mencari uang..., adalah sah2 saja kalau kita berusaha untuk mendapatkannya.., t e t a p i janganlah hanya karena mencari uang, waktu kita menjadi habis..., s e h i n g g a TIDAK ADA WAKTU LAGI untuk berkumpul dengan keluarga..., b a h k a n tidak ada kesempatan untuk mencari Tuhan...


M a r i l a h kita mau selalu Me Nomor Satukan Tuhan terlebih dahulu...,  m a k a semuanya akan ditambahkan sehingga Kereta Tua yg dulunya berbunyi  : DUITTT SUSSSAAAH akan berubah menjadi DUIITTT SUKSES ...


   BE THE MASTER OF MONEY !


         ( Keluaran   23 : 25 ).


ADU DOMBA


17 Agustus 2022 kita merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Negara Republik Indonesia untuk yang ke 77 tahun.


Kalau kita menengok sejenak kebelakang, negara kita pernah dijajah oleh Belanda selama 350 tahun.


Kalau umur rata2 manusia 70 tahun, berarti penjanjahan itu terjadi sepanjang 5 generasi ; mulai dari kakek - bapak - anak - cucu - cicit - buyut , tidak lepas dari penderitaan...


Mereka bisa merajalela dengan bebasnya dalam kurun waktu yg sangat panjang , karena mereka menjalankan strategi yg sangat ampuh , y a i t u Politik Devide et Impera atau politik adu domba , yaitu suatu cara dimana bangsa kita di pecah belah satu dengan yg lainnya.


Para penjajah menggunakan cara yg seperti itu agar supaya bangsa kita tercerai berai, karena mereka sadar , k a l a u bangsa kita sampai bersatu, m a k a hal itu merupakan suatu KEKUATAN yg bisa dengan mudahnya mengusir para penjajah itu...


Pada akhir jaman ini , Iblis juga melancarkan strategi yg sama ; ia menyusup kedalam keluarga, sehingga ada perselisihan antara suami dengan isteri , ketidak cocokkan antara orang tua dengan anak..., demikian juga pertengkaran diantara saudara dengan saudara sekandung....


Iblis juga menyelinap ke dalam gereja gereja , sehingga ada perpecahan antara  Pendeta dengan Pendeta..., terjadi keributan antara Majelis dengan Pengerja..., demikian juga perpecahan diantara jemaat.


Ia melancarkan strategi itu, supaya dengan mudahnya meng obok2 dan leluasa menjajah seluruh umat manusia dimuka bumi ini...


K a l a u kita tahu tipu muslihat itu jelas2 sangat merugikan dan merusak Persatuan dan Kesatuan kita, b i a r l a h kita mau selalu berwaspada agar tidak mudah terjebak dalam jerat itu....


Marilah kita mau bersatu padu, bergandeng tangan dan selalu sehati sepikir baik dalam keluarga maupun pelayanan di ladang Tuhan...


BERSATU KITA TEGUH, BERCERAI KITA RUNTUH 


           ( 1 Korintus 1 : 10 ).

SAAT UJIAN DATANG --> STOP KOMPLAIN DAN BER-SUNGUT², TETAPLAH SUKACITA SAMBIL MENGUCAP SYUKUR


“Sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.”

(Yakobus 1:3-4)

'Waktu' TUHAN tidak meluputkan anda dari sebuah ujian, tapi‎ DIA memurnikan anda melalui ujian tersebut.


“Sebab Engkau telah menguji kami, ya Allah,

telah memurnikan kami, seperti orang memurnikan perak.”

(Mazmur 66:10)


Manusia normal pasti menginginkan peningkatan, ‎baik prestasi, income, atau apa saja dalam hidupnya.


Peningkatan berarti naik tingkat,

dan untuk naik tingkat kita harus melewati ujian,‎

tanpa ujian kita tidak mungkin bisa naik tingkat.


Kenapa ujian yang kita jalani terasa berat?‎

Karena kita ber-sungut² protes, kecewa, dan menjadi marah...‎


Hari ini juga mari kita ubah paradigma kita,

dari komplain dan ber-sungut² menjadi sukacita di dalam ucapan syukur.


NILAI KELULUSAN PASTI KITA TERIMA MELALUI PEMULIHAN DEMI PEMULIHAN DALAM SELURUH ASPEK KEHIDUPAN KITA.


“Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan.

Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu -- yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api -- sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya.”

(1Petrus 1:6-7)


BELAJAR dari LILIN


Ketika malam hari aliran listrik tiba-tiba padam , apa yang kita lakukan? 


Pasti kita akan segera mencari lilin untuk penerangan darurat. 


K e t i k a lilin dinyalakan, kita akan segera melihat cahaya terang yang keluar dari lilin tersebut, dan kegelapan pun terusir. 


Keadaan dunia saat ini boleh dibilang semakin gelap, seperti gelapnya malam ketika aliran listrik padam. 


Dan yang dibutuhkan dunia adalah seberkas cahaya terang dari orang-orang yang mau menjadi seperti lilin tersebut.


Sebuah lilin dapat menerangi sekelilingnya dengan cara melelehkan dirinya, membakar dirinya sehingga ada nyala api yang memberikan terang. 


Demikian juga dengan hidup kita, saat kita berkomitmen menjadi terang bagi sekeliling kita, mungkin kita akan merasa sakit ‘terbakar' , merasa dikucilkan saat kita harus menjadi terang bagi orang lain, bagi rekan kerja kita, atau bagi siapapun.


T e t a p i saat kita mau setia, kemuliaan Tuhan akan dinyatakan melalui kehidupan kita, dan kehidupan kita akan menjadi berkat bagi orang lain.


           ( Yesaya 60 : 1 ).


Posting Komentar untuk "Renungan Roma 12:10 DUNIA PENUH KEHANGATAN‎"