Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Renungan Amsal 23:18 Jadilah anak-anak Tuhan yang terbaik

 




“Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”

(Amsal 23: 18)

Tidak ada seorang pun yang bisa mengubah masa lalu. 

Siapapun diri kita yang ada di masa lalu, tidak dapat kita buang begitu saja. 

Sadarilah bahwa diri kita yang sekarang ini adalah hasil dari proses masa lalu.

Kita adalah bagian dari kenangan manis juga kenangan buruk.

Kita memang tidak boleh mengubah masa lalu, tapi kita masih boleh mengubah masa depan. 

Kita memang tidak bisa menggapai yang kemarin, tapi masih boleh meraih hari esok.

”Sahabat, kehidupan kita di masa mendatang adalah buah dari apa yang kita lakukan saat ini. Jadi;

-jadilah baik,

-bekerjalah dengan baik,

-dan jadilah anak Tuhan yang terbaik.

Lakukan apa yang boleh kita lakukan dan biarlah Tuhan yang menyertai setiap langkah hidup kita, mohon pimpinan Roh Kudus , tetap semangat buat kita semua.


(Buang jauh-jauh perasaan iri hatimu itu)


Rasa iri hati, sirik dan dengki selalu menjadi sumber perpecahan dan kekacauan dimanapun kita berada.

-Iri hati memadamkan kasih dan mengobarkan kebencian.

-Iri hati adalah sikap yang bisa menghancurkan orang lain dan terutama diri kita sendiri.

Lalu bagaimanakah kita dapat mencegah akibat buruk dari sikap iri hati tersebut ?

PERTAMA: kita mulai dari diri kita sendiri, ingatlah bahwa tidak ada manusia yang diciptakan sama.

Setiap orang pasti punya latar belakang masing-masing yang berbeda satu sama lainnya,

Ada kelebihan dan kekurangannya.

-Bersyukurlah,

-terimalah diri apa adanya, 

-dan kembangkanlah apa yang ada pada diri kita,

-serta tekunlah berusaha untuk menyempurnakan diri kita.

KEDUA : jangan biarkan orang-orang yang iri hati mempengaruhi kita.

Tetaplah berusaha dan buktikan bahwa kita memang jauh lebih baik.

Jangan kuatir untuk berbagi rahasia kesuksesan kita kepada mereka, sehingga merekapun boleh termotivasi untuk melakukan sesuatu yang positif.

Ajaklah mereka bekerja sama dan berikan motivasi agar mereka selalu bersemangat untuk menjadi lebih baik.

Jangan takut jika mereka lebih berhasil dari kita, sebab keberhasilan itu sifatnya pribadi.

Keberhasilan saudara juga akan terus berkembang, jika saudara terus berusaha dan belajar mengembangkan diri saudara.

Stop iri hati,

buanglah rasa itu jauh-jauh dari pikiran dan hati saudara.


= BERITA SALIB KEBODOHAN BAGI DUNIA.=


ROMA 6:23.

" Sebab upah dosa adalah maut;  tetapi karunia ALLAH ialah hidup yang kekal dalam KRISTUS YESUS, TUHAN kita."


Akibat dosa dan pelanggaran, manusia suatu saat pasti mati dan menerima penghukuman kekal....' Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi.'(Ibr.9:27).

Sangat berbeda dengan YESUS KRISTUS mati bukan seperti manusia sebagai akibat dari dosa yang telah diperbuat-Nya, sebab DIA tidak memiliki satu noda 

dosa pun.


YESUS KRISTUS tidak dilahirkan dalam dosa seperti kita:....''Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan  dalam dosa aku dikandung ibuku.'

(Maz.51;:7).Tetapi 

YESUS KRISTUS dilahirkan oleh Roh KUDUS, dimana benih dan tubuh-Nya dalam rahim perawan

 Maria disediakan oleh ALLAH sendiri.....

'Karena itu ketika IA masuk ke dunia, IA berkata:' Korban dan persembahan tidak ENGKAU kehendaki-tetapi ENGKAU telah menyediakan tubuh bagiku.'( Ibr.10:5).


Jadi YESUS KRISTUS adalah rupa AĹLAH dalam manusia, akan tetapi fakta sejarah menyatakan bahwa DIA mati tersalib di Kalvari. Itulah sebabnya manusia tidak dapat memahaminya, bahkan menolak-Nya.


Bagi kita orang percaya YESUS KRISTUS mati dan dihari ke tiga telah bangkit adalah sebuah kebenaran dan bukti dari kekuatan dan hikmat ALLAH yang tak terselami.

Darah-Nya yang tercurah menghapus segala dosa kita. Siapa yang percaya kepada-Nya beroleh keselamatan.


(Mengampuni dan mengasihi)


Manusia biasanya memiliki kecenderungan untuk menyimpan sesuatu yang buruk dan membalas perlakuan buruk dari orang lain.

Tanpa mereka sadari dendam dan amarah itu akan menjadi bumerang yang menghancurkan diri mereka sendiri.

Oleh sebab itu, penting bagi kita untuk mengendalikan diri dan melatih kesabaran.

Bagaimanapun juga mengampuni adalah Perintah Tuhan yang tidak boleh ditawar.

Tuhan memerintahkan kita mengampuni demi kebaikan kita sendiri.

Dengan mengampuni, kita pun diampuni.

Kita tidak dapat mengubah masa lalu.

Namun menyimpan kepahitan dlm hati akan merampas kebahagiaan dimasa kini, sekaligus menghambat jalan kita menuju masa depan.

Saudara,

-Belajarlah untuk mengampuni.

-Belajarlah untuk mengasihi, 

maka langkah hidup kita akan menjadi ringan untuk menjalaninya.


(Rancangan Tuhan selalu yang terbaik)


Untuk memberkati kehidupanmu, Tuhan tidak pernah melihat masa lalumu.


 Tuhan juga tidak menghitung seberapa banyak dosa dan kesalahan yang kamu lakukan di masa lalu. Tuhan hanya melihat seberapa tulus dan baiknya hatimu saat ini. 


Meskipun kamu terlihat begitu buruk bagi orang-orang di sekitarmu, namun selama kamu telah bertobat maka Tuhan akan memandangmu berharga.

-Tuhan tidak akan mencelamu seperti orang dunia.


-Tuhan tak peduli seberapa hancur keluargamu, 

-Tuhan tak peduli seberapa buruk karirmu, karena Tuhan sanggup memulihkan semua itu. 

Selama hatimu berubah menjadi baik, maka sesuatu yang baik Tuhan rancangkan bagimu.


"Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu."

(Yesaya 55:8-9)


= PERKATAAN TUHAN BERKUASA.=


YESAYA 45:23,

" Demi AKU sendiri telah bersumpah, dari mulut-KU telah keluar kebenaran, suatu firman yang tidak dapat ditarik kembali."


Alkitab adalah sabda atau firman TUHAN yang hidup dan berkuasa. TUHAN sendiri yang berfirman kepada manusia, bahkan alam semesta dan seluruh isinya itu sudah diciptakan oleh firman TUHAN

Jadi....' alam semesta telah dijadikan oleh firman ALLAH, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa  yang tidak dapat kita lihat.( Ibr.11:3).


Jika kita membaca Alkitab artinya kita sedang mendengar TUHAN berbicara pada kita, perkataan-Nya mempunyai Kuasa untuk menyipta, menghibur, menyembuhkan  melepaskan dan menyelamatkan. 

DIAlah yang telah menyiptakan langit dan bumi serta segala isinya...'Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan ALLAH dan Firman itu adalah ALLAH. IA pada mulanya bersama-sama dengan ALLAH. Segala sesuatu dijadikan oleh DIA dan tanpa DIA tidak ada suatu apapun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan'....

(Yoh.1:1-3).


Banyak orang percaya seringkali memerlakukan Alkitab secara tidak wajar, membuka dan membaca jika luang saja atau saat beribadah di gereja saja. Ketika sedang dihadapkan pada masalah mereka merasa sangsi terhadap Kuasa Firman TUHAN, dan lebih mempercayai omongan orang atau pendapat manusia.

Milikilah komitmen seperti pemasmur:'Bagianku ialah TUHAN, aku telah berjanji untuk berpegang pada firman-firman-Mu'(Maz.119:57)..


(Janganlah merasa diri lebih baik dari orang lain)


Hidup janganlah sombong dan janganlah merasa diri lebih baik dari orang lain.

Sebab kita semuanya sama yang diciptakan TUHAN dari debu dan tanah dan suatu saat akan kembali lagi ke tanah. Berasal dari tanah  akan kembali semula ke tanah.

Bersyukur selalu kerana kebaikan Tuhan yang tidak terbatas bagi kita.

Sedikit kebahagiaan jika kita masih dapat membaca dan merenungkan firman yang adalah pelita hidup kita.

Tentang banyak hal kita diajarkan dan diingatkan oleh firman Tuhan, agar kita aman,  tidak salah jalan,  dan pada akhirnya mendapatkan kemenangan kekal.

Tapi, terkadang sifat sombong mengikat kita, sehingga lupa bahawa kita lemah dan perlu firman.

Kesombongan juga adalah hal yang ditentang Allah, sehingga siapa yang menyombongkan diri,  atau meninggikan diri akan direndahkan oleh Tuhan.

Kesombongan adalah biang kehancuran dan kecelakaan.

Orang yang sombong, selalu dibenci dan dimusuhi,  sehingga menimbulkan pertengkaran.

Hal yang nyata, tapi masih banyak orang yang senang dengan kesombongan, meski sudah tahu akibatnya.

Dan biasanya orang sombong, suka meremehkan, merasa hebat,  dan tahu segalanya, padahal mereka lupa bahwa segala yang ada dan mereka miliki adalah titipan Tuhan.

"Keangkuhan hanya menimbulkan pertengkaran, tetapi mereka yang mendengarkan nasehat mempunyai hikmat.

Siapa meremehkan firman, ia akan menanggung akibatnya,  tetapi siapa taat kepada perintah, akan menerima balasan."

(Amsal 13: 10-13)

Apalah Arti kesombongan jika semua yang ada di dunia ini milik Tuhan ?

Tidak ada gunanya hidup dalam kesombongan, apalagi hanya hidup berpura-pura, seperti pura-pura kaya,  tahu segalanya dan ternyata semua itu hanya kebohongan semata. sangat menyiksa batin.

Marilah kita hidup dalam kerendahan hati, mau memahami firman, dan mau melakukannya sesuai keinginan Tuhan. serta tetap mengakui bahwa Tuhan adalah segalanya dalam kehidupan ini, dan kita hanya hidup bergantung kepada Tuhan yang sumber kehidupan kita.

Andalkan Tuhan, karena Tuhan adalah sumber kehidupan kita. tetap semangat.

tetap bersyukur. Salam damai dan kasih Tuhan akan selalu berlimpah dalam kehidupan kita setiap hari..


(Mujizat Tuhan masih ada sampai saat ini)


Tidak ada yang kebetulan di dunia ini.

Semua yang terjadi pasti ada maksud Tuhan.

Mungkin saat ini kamu berbeban berat.

Pergumulanmu seperti tidak punya jalan keluar, air matamu tidak mampu membuka pintu penyelesaian bagi masalahmu.

Kamu seperti,

-terbuang,

-terasingkan,

-bahkan tidak diakui oleh orang-orang terdekat.

Kehidupan bagimu seperti 

-hampa,

-tidak punya rasa, 

-dan buntu.

Sementara dari hati terdalam, kamu perlu,

-Cinta,

-Kasih sayang,

-dan perhatian, 

Memang tidak mudah melewati badai kehidupan yang menghimpit,

tapi, satu hal yang harus diimani, bahwa ketika kehidupanmu berjalan tidak sesuai harapan, itu berarti Tuhan sedang mengalihkan jalan Hidupmu.

Dan yakin saja, jalan itu adalah yang terbaik, meski melelahkan dan menyakitkan untuk dilewati.

Tuhan tidak pernah salah dengan keputusan bahkan jalan-jalan yang dipilih-Nya untukmu, untuk kita, jadi, jika saat ini jalanmu tidak sesuai yang di peta mu

maka tidak usah takut dan kuatir, sebab Tuhan sanggup membuat jalan baru, peta kehidupan yang baru buatmu,

jauh lebih lengkap bahkan sempurna menurut-Nya.

Tersenyumlah, berserahlah kepada-Nya.

mukjizat-Nya masih ada sampai saat ini, meski mungkin dunia sudah melupakannya.

Tuhan ajaib dan penuh kuasa,

bergantunglah kepada-Nya, Tuhan tahu yang terbaik bagi kita.


(Belajar sabar, karena sabar itu sangat berguna)


Orang bijak mengatakan, " Sabar adalah ilmu tingkat tinggi, sekolahnya setiap hari, belajarnya seumur hidup, ujiannya setiap saat ".

Kesabaran adalah sesuatu yang begitu sulit hingga orang harus melatihnya sepanjang waktu.

Terlebih ketika sesuatu berjalan tidak sesuai harapan.

-Ketika orang-orang yang kita andalkan justru mengecewakan.

-Ketika kegagalan demi kegagalan melanda silih berganti.

Kesabaran adalah sesuatu yang mutlak diperlukan.

-Sabar dalam bertindak,

-Sabar dalam berfikir,

-Sabar dalam bertutur  kata, 

-dan sabar dalam berproses.

-Sabar dalam menanti, 

-dan sabar dalam memaafkan kesalahan orang lain.

Kesabaran ibarat pohon yang berakar pahit, namun selalu berbuah manis.

Orang yang sabar akan menuai hasil yang menggembirakan.



(Jangan jemu-jemu berbuat baik)


Kasihilah orang yang mengecewakan dan menyakitimu.

Kejahatan yang dibalas dengan kejahatan Ibarat api dilawan dengan api. Yang akhirnya hanya memanas dan menghanguskan. Tetapi jika kejahatan dibalas dengan kebaikan,  ibarat API dengan AIR. Yang akan mendinginkan karena kebaikan akan sanggup mengalahkan kejahatan. 

Kita tidak perlu berbuat hal-hal yang tidak berkenan itu..  yaitu membalas yang jahat dengan kejahatan. Karena hal tersebut akan merugikan diri kita sendiri.. 

Kita harus berbuat baik dan itulah kemenangan sejati di hadapan-Nya.

Hal seperti inilah yang sudah Tuhan Yesus lakukan untuk hidup kita.. 

Untuk itu kita jangan kecewa karena Yesus maha adil, dan pembalasan adalah haknya Tuhan, sementara orang yang menjahati kita tidak akan terlepas dari ganjaran yang setimpal dari hukum Tuhan. Oleh karenanya, berilah tempat kepada murka Allah dan jangan menjadi hakim atas sesama kita.

Bagi orang percaya, yang lebih penting jangan jemu-jemu untuk berbuat baik  kepada mereka yang baik maupun mereka yang jahat, sebab itulah yang berkenan kepada Allah kita...!


(Kemarahan tidak akan membuat kita, dapat melakukan perkara yang benar)


Kemarahan dapat disebabkan oleh bermacam macam hal, antara lain : 

-kritik yang berlebihan, -ejekan,

-cemoohan, 

-perlakuan buruk, -penghinaan, -pertentangan dan penolakan dari orang lain.

Kecenderungan untuk marah adalah karakter setiap orang, meski kadarnya berbeda-beda.

Kita memang perlu marah ketika melihat ketidak benaran.

Akan tetapi, kita harus mengendalikan diri setiap waktu.

Jangan sampai kita terbawa amarah apalagi mengambil keputusan ketika amarah belum reda.

Ingatlah saudara, bahwa amarah tidak akan membuat kita melakukan hal yang benar, sebaliknya kita justru akan melakukan banyak kesalahan.

Saudaraku, kesabaran perlu dilatih, awalnya memang berat, namun jika kita mampu melakukannya, kita akan beroleh hasil yang memuaskan.

Dengan kesabaran kita akan mampu berfikir jernih sehingga dapat menemukan solusi yang tepat dalam setiap permasalahan yang sedang kita hadapi.


(Apakah kita juga mempunyai sifat kasih ?)


"Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kamu jadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu."

(Mzm 104:24)

-Apakah kita ciptaan Tuhan ?

-Apakah sifat Tuhan adalah Kasih ?

Jika kita diciptakan Tuhan berarti kita juga punya sifat Kasih,

maka Hiduplah dalam Kasih.

Apa sikap hidup dalam kasih ?

-Menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik.

-Mengasihi sesama sebagai saudara.

-Saling mendahului memberi hormat.

-Tidak malas tetapi terus semangat bekerja.

-Sabar dalam kesesakan dengan tekun berdoa.

-Ringan tangan membantu orang lain.

-Berempati terhadap orang lain.

-Tidak mengutuki orang yang menganiaya.

-Memikirkan hal-hal sederhana, bukan hal-hal yang terlalu tinggi.

-Tidak merasa pandai, tapi rendah hati.

-Hidup berdamai dengan semua orang.

-Membalas kejahatan dengan kebaikan, dan tidak membalas dendam.

Jika kita mau terus berusaha hidup dalam kasih, kita pasti mampu;

karena kita adalah ciptaan Tuhan.

Jika kita tidak mau dan tidak mampu,

mungkin kita bukan ciptaan Tuhan.


Posting Komentar untuk "Renungan Amsal 23:18 Jadilah anak-anak Tuhan yang terbaik"