Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Renungan Mazmur 89:32-33 KETAATAN ADALAH HARGA MUTLAK.

 



MAZMUR 89: 32-33.

" jika ketetapan-Ku mereka langgar dan tidak berpegang pada perintah-perintah-Ku, maka Aku akan membalas pelanggaran mereka dengan gada, dan kesalahan mereka dengan pukulan-pukulan."


Ketaatan adalah harga mutlak jika seseorang ingin mengalami penggenapan janji TUHAN! Ketaatan merupakan gaya hidup yang harus dimiliki setiap orang percaya. TUHAN YESUS telah mendemonstrasikan ketaatan-Nya kepada BAPA sebagai gaya hidup-Nya, hal ini tersirat dari pernyataan-Nya:

' Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.(Yoh.4:34).


TUHAN memberikan perintah bukan bertujuan untuk membebani, namun sesungguhnya demi kebaikan kita sendiri, karena IA hendak menuntun ke jalan yang benar supaya rencana-Nya tergenapi, yaitu kehidupan yang berlimpahan dan masa depan yang penuh harapan.


Yang sangat disesalkan adalah orang memilih tidak mau taat mengikuti jalan TUHAN...padahal..' Segala jalan TUHAN adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan peringatan-peringatan-Nya.(Maz.25:10)..

Akibat dari ketidaktaatan...kita gagal menikmati berkat yang sesungguhnya telah TUHAN sediakan..


TUHAN TIDAK BISA DI BATASI OLEH KETERBATASAN KITA


Kelemahan adalah suatu keterbatasan yang kita warisi atau kita dapatkan,‎

karena adanya suatu peristiwa yang terjadi, ‎di mana kita tidak punya kuasa menolaknya.


Di dunia ini tidak ada manusia yang sempurna, ‎baik itu secara fisik, emosi atau intelektual,‎

karena itulah ‎tak seharusnya kita bermegah dan membanggakan diri kita sendiri.


Bila kita merasa memiliki banyak kelemahan,

tidak seharusnya kita menjadi takut dan pesimis,‎

karena sesungguhnya semua orang pasti punya kelemahan.


Mungkin saat ini kita merasa berada dalam kelemahan,‎

semuanya itu ada satu hal yang harus kita perhatikan, ‎yaitu kelemahan bukanlah masalah utama,‎

yang terpenting adalah apa yang kita kerjakan ketika menyadari bahwa ada kelemahan dalam diri kita.


Ada kalanya TUHAN mengijinkan ada kelemahan dalam hidup kita,‎

dengan tujuan agar kita Belajar Rendah Hati dan juga menunjukkan kuasaNYA atas kita.



TUHAN tidak pernah terkesan dengan orang yang merasa dirinya pintar, kuat dan mampu dengan kekuatan sendiri,

tapi DIA sangat tertarik kepada orang yang menyadari dan mengakui keterbatasan, ketidak berdayaan, dan kelemahannya.


INGATLAH,

Walaupun kita memiliki kelemahan,

tapi TUHAN tidak bisa di batasi oleh keterbatasan kita.



Saat kita ijinkan,

TUHAN bekerja melalui kelemahan kita, ‎dan DIA akan membentuk kita jadi bejana yang luar biasa.


KITA ADALAH BEJANA TANAH LIAT DAN TUHAN PENJUNANNYA.



Yeremia 18:4

Apabila bejana, yang sedang dibuatnya dari tanah liat di tangannya itu, rusak, maka tukang periuk itu mengerjakannya kembali menjadi bejana lain menurut apa yang baik pada pemandangannya.


2 Korintus 4:7-8

Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami.Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa;


KESEMPURNAAN KUASA TUHAN DALAM HIDUP


William Moon adalah seorang pemuda yang memiliki masa depan cerah,‎ Suatu hari sebuah kecelakaan hebat menimpanya dan membuat kedua matanya buta,  peristiwa itu menghancurkan semua asa yang di bangunnya,‎ sejak itu ia hanya menghabiskan waktu ber-tahun² menyendiri dalam kamarnya.

"Apa gunanya diriku sekarang setelah aku tersekap dalam kamarku dan dunia telah tertutup bagiku?" Keluhnya.


Suatu hari ia mulai menyadari bahwa TUHAN memiliki rencana di balik kebutaannya, i‎a mulai belajar mengembangkan sistem unik mengenali abjad untuk menolong kaum tunanetra seperti dirinya.


Di luar perkiraannya, ‎temuan ini di terima di beberapa negara, lebih dari 4 juta tunanetra dapat membaca alkitab berkat temuannya.

Kita acap kali tidak memahami, m‎engapa sesuatu yang telah kita persiapkan dengan baik, ‎tiba² hancur berantakan di tengah jalan.


Kita putus asa dan berharap situasi buruk itu di singkirkan dari hidup kita, tetapi‎ TUHAN seolah bergeming mendengar Doa kita.


"Mengapa hal ini harus terjadi?" kita bertanya


Paulus merasa terganggu dengan "duri" yang menyakiti dirinya,

ia berharap duri itu di singkirkan.



TUHAN menjanjikan sebuah kuasa yang sempurna justru di dalam kelemahan kita,

sebab itu alih² meratapi kelemahan dan situasi buruk yang sedang terjadi,

bukankah kita dapat Bersyukur karena TUHAN hendak menunjukkan Rencana-NYA yang besar melalui kelemahan kita?


TUHAN MENGIJINKAN 'DURI' MENANCAP DALAM DAGING KITA UNTUK MENUNJUKKAN KESEMPURNAAN KUASA-NYA.



Mazmur 118:16, 21

"tangan kanan TUHAN berkuasa meninggikan, tangan kanan TUHAN melakukan keperkasaan! Aku bersyukur kepada-Mu, sebab Engkau telah menjawab aku dan telah menjadi keselamatanku."


= JANJI ALLAH KEPADA ABRAHAM.=


MAZMUR 105:8-9.

" Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, firman yang diperintahkan-Nya

kepada seribu angkatan, yang diikat-Nya dengan Abraham, dan akan sumpah-Nya kepada Ishak."


Setiap kita tentu ingin menerima apa yang telah ALLAH janjikan kepada kita. Seperti halnya hubungan antara ALLAH dengan Abraham, demikian juga hubungan kita dengan ALLAH sebagai BAPA. Maka janji itupun juga buat kita semua saat ini. Mari kita mengerti lebih dahulu apa janji ALLAH kepada Abraham sebelum kita menerima berkat janji ALLAH. 


Firman-Nya kepada Abraham: 'AKU akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. AKU akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.'(Kej.12:2-3). 


Jadi bila kita ingin mendapat berkat seperti Abraham, tidak ada jalan lain selain memiliki iman dan ketaatan

seperti Abraham. Jangan katakan tidak bisa, kalau Abraham bisa kitapun pasti harus bisa!


"TAK ADA YANG LEBIH MAHAL DARIPADA DIRI ANDA SENDIRI"



Jika anda membawa guci dari dinasti Ming yang mahal,

apakah anda akan membawanya dengan cara pegang yang sembarangan, tidak memperhatikan langkah anda, dan me-lempar²kannya ke udara ?


Ke-hati²an kita dalam membawa sesuatu,

di tentukan oleh penghargaan kita terhadap yang kita bawa.


Ingatlah,‎

TAK ADA YANG LEBIH MAHAL DARIPADA DIRI ANDA SENDIRI.‎


Pertanyaannya,

Apakah anda membawa diri anda sendiri dengan perhatian dan penghormatan kepada sesuatu yang sangat bernilai?


Janganlah tiru mereka yang membawa diri mereka seperti barang yang tidak berharga.


BAWALAH DIRI ANDA SEBAGAI PRIBADI YANG MAHAL,

LALU PERHATIKAN APA YANG TERJADI.


Banyak orang pandai namun dunianya sempit, sehingga‎ merasa hanya dirinyalah yang paling hebat, paling baik dan paling segalanya.


Cobalah bila bisa bercermin bahwa dunia ini sangat luas bahwa di atas langit masih ada langit, ‎bahwa sekuat apapun manusia masih ada yang lebih kuat lagi.

Janganlah mempertontonkan kelebihan kita ,

sebaliknya rendahkanlah hati, ‎karena hanya manusia yang mau Berendah Hati yang memiliki ”isi”.


Tak perlu menonjolkan diri, ‎karena yang sering menonjolkan diri yang sering kosong, ‎hingga akhirnya jatuh dalam ambisi.

HIDUPLAH DENGAN SEADANYA DAN SEWAJARNYA, ‎SERTA JAGALAH PIKIRAN, ‎AGAR SELALU SELARAS DENGAN PERBUATAN DALAM SUATU PENGENDALIAN.



Yakobus 3:3-4

"Kita mengenakan kekang pada mulut kuda, sehingga ia menuruti kehendak kita, dengan jalan demikian kita dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.Dan lihat saja kapal-kapal, walaupun amat besar dan digerakkan oleh angin keras, namun dapat dikendalikan oleh kemudi yang amat kecil menurut kehendak jurumudi."


Amsal 25:28

"Orang yang tak dapat mengendalikan diri adalah seperti kota yang roboh temboknya."


"KATA² KITA ADALAH BATU PENJURU KEHIDUPAN KITA

"

******

******

Amsal 18:21

Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.


KATA² KITA ADALAH BATU PENJURU KEHIDUPAN KITA,‎

artinya apa yang kita katakan, ‎akan menentukan bagaimana jadinya kehidupan kita.



KATA² KITA JUGA MEMBENTUK DIRI KITA,‎

Apakah kita mau menjadi bejana emas atau bejana tanah liat?


Mau menjadi orang yang luar biasa atau biasa² saja?


Setiap pikiran atau sikap hati kita yang akan muncul lewat perkataan kita?


Perkataan kita akan membentuk Perbuatan,‎

Perbuatan bila di lakukan ber-ulang² akan menjadi Kebiasaan,‎

Kebiasaan itu akan menjadi Karakter kita.


Apabila kita selalu memikirkan dan memiliki Sikap Hati yang baik, ‎maka kita akan mengeluarkan Perkataan yang baik,‎ dengan demikian kita akan melakukan Perbuatan yang baik, ‎sehingga lama-kelamaan kita memiliki Kebiasaan baik, pada akhirnya kita akan memiliki Karakter yang baik.


Sebaliknya ‎apabila kita selalu memikirkan dan memiliki sikap hati yang buruk, ‎maka kita akan mengeluarkan perkataan yang buruk, dengan demikian kita akan melakukan perbuatan yang buruk, ‎sehingga lama-kelamaan kita memiliki kebiasaan buruk, pada akhirnya kita akan memiliki karakter yang buruk.


Karena itu kita harus ber-hati², ‎apa yang kita pikirkan dan katakan, ‎itulah yang akan terjadi.



Amsal 18:4, 6

Perkataan mulut orang adalah seperti air yang dalam, tetapi sumber hikmat adalah seperti batang air yang mengalir. Bibir orang bebal menimbulkan perbantahan, dan mulutnya berseru meminta pukulan.


Posting Komentar untuk "Renungan Mazmur 89:32-33 KETAATAN ADALAH HARGA MUTLAK."