Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Bacaan Ayat Alkitab Hari Ini; Sabtu 08 Oktober 2022

 


••PENTINGNYA SEBUAH NASEHAT••


Nasehat adalah kritik yang membangun;‎

Memang hampir semua orang tidak suka di nasehati.

Pada awalnya nasehat itu tampaknya menyakitkan dan rasanya pahit,‎

akan tetapi ‎untuk ke depannya nasehat itu sangat berguna dan akan menjadi manis.


Di kala kita lagi di atas angin, m‎ungkin kita tak perlu adanya nasehat,

tapi di saat kita lagi terpuruk, p‎asti kita haus akan nasehat,

karena itu bisa membuat kita semangat dan bisa bangkit lagi.


Sebuah kerajaan yang di pimpin oleh seorang raja, ‎yang di muliakan oleh seluruh rakyat di negerinya,

dia pun memerlukan seorang penasehat.


Biar bagaimanapun ‎kita tetap memerlukan nasehat, agar‎ setiap langkah kita tidak tersesat dan salah arah.

Ibarat kendaraan juga memerlukan rem di saat berjalan,

Itulah gunanya nasehat.


Pahit janganlah di buang, ‎Manis jangan langsung di telan, karena‎ pahit itu akan menjadi manis pada waktunya dan manis itu bisa jadi pahit, i‎tulah sebuah nasehat.


Jangan percaya kepada seseorang karena penampilan dan ucapannya,

sebab keelokan paras dan kata² dapat menyesatkan;‎

Jangan pula percaya kepada kekayaannya, ‎karena kekayaan dapat musnah;‎

Percayalah kepada seseorang yang dapat membuatmu TETAP SEMANGAT saat TERPURUK, ‎KEMBALI LURUS saat mulai MELENCENG, ‎RENDAH HATI saat berada di PUNCAK.


Amsal 9:9

berilah orang bijak nasihat, maka ia akan menjadi lebih bijak, ajarilah orang benar, maka pengetahuannya akan bertambah.


SIKAP POSITIF AKAN MENULAR DAN MEMBERIKAN PENGARUH BESAR


Efesus 5:15 

Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,


📖 Efesua 5 : 14-20


Dalam Buku "17 Indisputable Laws of Teamwork",  ‎John C. Maxwell berkata bahwa ada beberapa hal yang tak bisa di tularkan, ‎yaitu Talenta, Pengalaman, dan Kemauan Bekerja, tetapi ‎ada Satu Hal yang Pasti Menular, yaitu "SIKAP".


Saat seorang pemimpin tetap penuh semangat saat menghadapi kesulitan,

anggota timnya akan mengagumi Sikap tersebut dan ber-sama² menghadapi Kesulitan tersebut dengan Penuh Semangat.

Saat seorang anggota tim Memperlihatkan Etos Kerja yang Kuat dan Menghasilkan Dampak Positif, ‎maka anggota yang lain pun pasti menirunya, ‎SIKAP ITU MENULAR.


Sebagai pemimpin, ‎kita harus menyadari akan hal ini,‎

Apa yang kita lakukan akan menular kepada anak buah kita, ‎lalu anak buah kita akan Saling Menulari satu sama lain.


Jika kita Semangat, ‎seluruh tim akan Menjadi Semangat;‎

Jika kita Takut dan Pesimis, ‎seluruh tim juga akan menjadi Takut dan Pesimis.

Karena Sikap itu Menular, ‎maka Buanglah Jauh² Sikap yang Negatif,

dan Pastikan bahwa kita Memiliki Sikap yang Positif.

Perkataan yang Positif, Tindakan yang Positif, Kebiasaan yang Positif dan Budaya Kerja yang Positif,‎

Semuanya akan seperti "Virus" yang Menular dan Mempengaruhi.


Jika semuanya sudah terjangkiti Virus Positif, kita pun lebih muda mencapai tujuan Bersama.


TALENTA MEMANG TAK BISA KITA TULARKAN,

 TAPI SIKAP POSITIF AKAN MENULAR DAN MEMBERIKAN PENGARUH BESAR.



KITA TERBAIK DENGAN CARA KITA SENDIRI ‎



TUHAN memberikan kita hidup bukan karena kita membutuhkannya, tetapi‎ karena semua orang membutuhkan kita.


JANGAN hiraukan mereka yang menjelekkan diri kita,

 Siapa diri kita hanya kita yang tahu,

 hanya kita yang menentukan, bukan mereka.


MENJADI YANG “TERBAIK” LEBIH PENTING DARIPADA MENJADI YANG “PERTAMA”‎


JANGAN terlalu tergantung pada orang lain, sebab‎ kita lebih kuat dari yang kita pikirkan,

hanya terkadang kita tak mempercayainya.


JANGAN lari dari masalah, ‎mereka akan selalu menghampiri kita,

 yang harus kita lakukan adalah PELAJARI CARA MENGATASINYA.


JANGAN PERNAH MEREMEHKAN DIRI KITA SENDIRI, sebab‎ kita terlahir dengan banyak TALENTA,‎

 maka BELAJARLAH untuk MEMANFAATKAN dan MENGEMBANGKAN TALENTA kita,‎

 karena TALENTA tersebut adalah jembatan menuju KEBAHAGIAAN kita.


RASA IRI merugikan kita,

Luangkan Waktu untuk BERSYUKUR atas segala hal yang kita miliki,

 kita terbaik dengan cara kita sendiri.


Hidup selalu punya banyak hal untuk membuat kita jatuh, namun‎ apa yang benar² bisa membuat kita Jatuh adalah SIKAP KITA SENDIRI.


JANGAN pernah berpikir kita bukan siapa², sebab‎ kita tak pernah tahu bahwa ada seseorang yang berpikir kita adalah se-gala²nya.


JANGAN pikirkan mereka yang membenci kita, sebab‎ mereka hanya iri atas pribadi kita yang lebih baik.


JANGAN MEMANDANG RENDAH DIRI KITA SENDIRI,

 Jika kita tidak bahagia dengan hidup kita saat ini,

 INTROPEKS DIRI dan BERUSAHALAH LEBIH BAIK.


JANGAN bangga karena kesalahan kita, tetapi‎ BANGGALAH jika kita dapat BELAJAR DARI KESALAHAN kita.


Semua orang punya kelebihan dan kekurangan, tetapi‎ jika kita tidak bisa menghargai kekurangan kita,

 kita tidak menghargai diri kita sendiri.


Amsal 4:5-6 

Perolehlah hikmat, perolehlah pengertian, jangan lupa, dan jangan menyimpang dari perkataan mulutku. Janganlah meninggalkan hikmat itu, maka engkau akan dipeliharanya, kasihilah dia, maka engkau akan dijaganya. 




PERBUATAN JAHAT DAN PERBUATAN BAIK‎


Suatu hari di sebuah desa, ada sebuah keluarga yang punya 2 anak.


Anak pertama:

Patuh, rajin, dan sangat baik pada orang tua maupun pada yang lain.


Anak kedua:

Bandel, kesana kemari, pergaulan yang kurang baik, ‎hingga akhirnya kabur dari rumah karena tidak tahan di marahi terus oleh ayahnya.


Walaupun di rumahnya ada 1 anak yang baik, ‎namun sang ayah tetap memikirkannya.


Sampai akhirnya ‎si anak yang kabur tersebut sadar dan balik pulang ke rumah.

Sang ayah merasa senang sekali,

serta malah menjadi lebih bangga padanya daripada anaknya yang pertama.

Si anak pertama yang tadinya baik sekali menjadi Iri hati, dengki dan penuh kebencian terhadap adiknya, ‎karena ia merasa di lupakan, s‎edangkan si adik jadi penurut dan baik sekali terhadap siapapun juga,

karena sudah tertanam kesadaran  dalam dirinya.

Terkadang Orang yang Baik bisa berubah menjadi kurang Baik, karena‎ kurangnya pendalaman Keyakinan, ‎apalagi merasa dirinya sudah baik dari yang lain,‎

Namun kebalikkannya t‎erkadang orang yang sudah salah jalan sampai hancur lebur, ‎malah lebih bisa memahami hidup, ‎menjadi lebih sopan, lebih menghargai dan lebih bijaksana, ‎karena dia telah mengalami bagaimana pahitnya kehidupan sebelumnya.


BARANGSIAPA YANG MENINGGALKAN PERBUATAN JAHAT DAN MENGGANTINYA DENGAN PERBUATAN BAIK,

MAKA ORANG TERSEBUT AKAN MENERANGI DUNIA INI, SEPERTI SINAR BULAN YANG TERBEBAS DARI AWAN.


Matius 5:14, 16

Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."


BERSYUKUR DALAM SEGALA HAL

‎Pagi itu seorang penjaja koran sedang berteduh di sebuah emperan toko,‎

Hujan turun cukup deras, ‎membuatnya tidak bisa menjajakan korannya.


Si penjaja koran pun tetap duduk sambil tangannya memegang sesuatu,‎

Tampaknya seperti sebuah buku.


Ada seseorang yang memperhatikan dari kejauhan, lembar demi lembar ia baca,‎

Awalnya orang tersebut tidak tau apa yang sedang ia baca, namun‎ saat di dekati, ‎ternyata ada sebuah Alkitab di tangannya.


“Bagaimana jualan korannya, Mas?”


“Lumayan sudah selembar yang terjual.”


“Wah susah juga ya jualannya kalo hujan begini...”


“Tidak juga...”


“Terus, kalau hujannya sampai sore?”


“Itu artinya berkat saya bukan jualan koran, 

‎t a p i banyak Berdoa.”

“Kenapa?”


“Alkitab mengatakan,

1 Tesalonika 5:18

Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.


"Lantas, kalau tidak dapat uang?”


“Berarti berkat saya bersabar"

“Kalau tidak bisa beli nasi untuk makan?”

“Berarti TUHAN menyuruh saya berpuasa."


“Kenapa mas bisa berpikir seperti itu?”


“TUHAN itu sumber segala berkat dan apa saja berkat yang di berikan TUHAN, ‎saya mensyukuri.


Selama saya jualan koran, ‎meskipun tidak laku,

saya tidak pernah kelaparan.

Pernah suatu hari, koran saya tidak selembarpun terjual.


Saya pun tak punya uang untuk makan,

Saya puasa saja.


Puji TUHAN, mendekati sore ada tetangga yang bawain makanan.


Saya makan secukupnya saja, biar ada tenaga.”


Hujan reda...


Si penjaja koran ber-siap² untuk berjualan.

Dapatkah kita membayangkan bila kita tidak pernah mengucap syukur dan terima kasih padaNYA?


Apa yang TUHAN berikan adalah kebaikan semata,‎

jika kita tak menganggapnya demikian,‎

itu karena kita hanya melihatnya dari kacamata manusia yang terbatas.


Mari mulai saat ini,

kita belajar mengucap syukur padaNYA dalam keadaan apapun.


1 Tawarikh 16:34

Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.



KEGAGALAN SEBAGAI BATU LONCATAN‎

Ketika perusahan di mana Nathaniel Hawthorne bekerja terjadi pergantian jabatan, dia pun di berhentikan.


Malam itu dia pulang dengan lesu, kecewa, dan sakit hati,

karena telah mengabdi di perusahaannya dan akhirnya di keluarkan.


Ketika mendengar kabar buruk itu,

istrinya yang bijak tampil sebagai tonggak pendorong semangat suaminya.


Dia langsung mengambil pena dan setumpuk kertas padanya dan sambil merangkul suaminya, dia berkata, ‎“Sayang, sekarang kamu sudah mempunyai banyak waktu untuk menulis buku.”


Demikianlah awalnya Nathaniel Hawthorne memulai karyanya sebagai penulis,

kemudian menghasilkan banyak buku dan cerita pendek.


Salah satu karya yang menjadi ‘best seller’ dunia hingga sekarang adalah THE SCARLET LETTER.


Penulis beken Helen Keller pernah berkata, ‎“KETIKA JENDELA KEBAHAGIAAN TERTUTUP, ‎JENDELA LAINNYA AKAN TERBUKA.

TETAPI KITA SERING TERLALU LAMA MENATAPI JENDELA YANG TELAH TERTUTUP,

SEHINGGA TIDAK MELIHAT TERBUKANYA JENDELA LAIN.”


Sejarah telah membuktikan hal itu, ‎gagal di satu bidang, ‎tapi berhasil di bidang lain:


1️⃣• Napoleon Bonaparte menjadi Pemimpin besar,

setelah gagal menjadi penulis.


2️⃣• Abraham Lincoln malah menjadi Presiden Amerika,

setelah gagal menjadi pramuniaga.


3️⃣• William Shakespeare berhasil menjadi novelis terkenal dunia,

setelah gagal menjadi pedagang.


4️⃣• John Grisham menjadi penulis ulung saat ini,

setelah gagal menjadi pekerja kontruksi.


BILA SUATU SAAT PINTU ANDA TERTUTUP, CARILAH JENDELA YANG TERBUKA.‎


KEGAGALAN BUKANLAH

“end of the world, but new world is created for you.”


Yesaya 43:18-19

" Firman-Nya:"Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala! Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara."


TEGURAN YANG MEMBANGUN ITU TANDA KASIH SAYANG DAN PEDULI



Amsal 6:23 

Karena perintah itu pelita, dan ajaran itu cahaya, dan teguran yang mendidik itu jalan kehidupan,


Mengapa kita kecewa?

Karena kita tidak bisa menerima sesuatu yang terjadi.‎


Sebuah teguran kecil bisa sangat menyinggung perasaan kalau kita tidak bisa menerima;‎

Semakin kita Tinggi Hati, maka‎ akan semakin sulit menerima teguran dan Kenyataan.


Menerima teguran, ‎sekalipun jelas² kita ini salah dan patut di tegur,‎

biasanya tetap saja menimbulkan perasaan tidak enak dalam hati.

Itulah sebabnya banyak orang yang tidak suka, ‎bahkan marah kalau di tegur;

Mereka lebih senang menerima pujian, ‎walaupun hanya basa-basi.


Sikap "anti teguran" ini keliru,‎

sebab bagaimana pun kita tidak selalu benar.


Ada saatnya kita berbuat salah, ‎karena itu kita membutuhkan teguran,

supaya bisa Memperbaiki Diri.


Randy Pausch, dalam bukunya yang sangat terkenal, The Last Lecture, menulis demikian, ‎"Kalau anda melihat diri anda melakukan sesuatu yang buruk dan sudah tak ada lagi orang yang mau repot² memberi tau anda, maka‎ tempat itu tidak baik untuk anda.


Anda mungkin tidak ingin mendapat teguran, tapi‎ orang yang menegur anda kerap kali adalah satu²nya orang yang memberi tau bahwa ia masih mengasihi dan memedulikan anda, dan ingin melihat anda menjadi lebih baik."


Amsal 15:31 

Orang yang mengarahkan telinga kepada teguran yang membawa kepada kehidupan akan tinggal di tengah-tengah orang bijak.


Sebuah makian atau cacian pedas sekalipun tidak berasa menyakitkan kalau kita menerima,‎

Kejadian sebesar apapun akan menjadi kecil dan ringan jika Hati mau menerima;

Sebaliknya kejadian sekecil apapun, ‎akan menjadi besar dan menakutkan kalau Hati menolak.


Jadi kalau kita mendapat teguran dari siapapun,‎

Jangan buru² merespons dengan sikap antipati, apalagi dengan marah,‎

sebab bisa jadi teguran itu justru sangat berguna buat kita,

lihat itu sebagai sebentuk cara seseorang peduli dan mengasihi kita.‎


TEGURAN YANG MEMBANGUN ITU TANDA KASIH SAYANG DAN PEDULI.


Amsal 15:32-33 

Siapa mengabaikan didikan membuang dirinya sendiri, tetapi siapa mendengarkan teguran, memperoleh akal budi.

Takut akan TUHAN adalah didikan yang mendatangkan hikmat, dan kerendahan hati mendahului kehormatan.



HIDUP TERGANTUNG DARI HATI DAN PIKIRAN


👉Mengapa Lebah cepat menemukan Bunga?


👉Mengapa Lalat cepat menemukan Kotoran?


Mata Lebah di design hanya untuk menemukan Bunga,‎

sedangkan mata Lalat di design khusus untuk menemukan Kotoran.


MENGAPA?

Di dalam pikiran Lebah hanyalah Madu dan Madu saja, tak ada yang lain.


Sebaliknya, d‎i dalam pikiran Lalat hanyalah Kotoran dan Kotoran saja, tak ada yang lain.


Alhasil susah bagi Lebah untuk menemukan kotoran,

tetapi mudah dan cepat bagi Lebah untuk menemukan bunga di manapun.


Sebaliknya, ‎susah bagi Lalat untuk menemukan bunga,

tetapi mudah dan cepat bagi Lalat untuk menemukan kotoran di manapun.


Apa hasil akhirnya?


Lebah kaya akan madu yang sangat bermanfaat,

sedangkan lalat kaya akan kuman penyakit.


👉Apa yang anda Pikirkan akan menghasilkan apa yang anda Liat,‎

👉Apa yang anda Lihat akan menghasilkan apa yang anda Peroleh.


HIDUP INI SANGAT TERGANTUNG DENGAN HATI DAN PIKIRAN ANDA.‎

Kalau Hati dan Pikiran selalu Negatif, maka‎ apa saja yang anda lihat akan selalu menjadi Negatif,‎

 Hasil akhirnya adalah sebuah Kehidupan Negatif yang penuh PERMASALAHAN.‎


Kalau Hati dan Pikiran selalu Positif, maka‎ apa saja yang anda lihat akan selalu menjadi Positif,‎

 Hasil akhirnya adalah Kehidupan Positif yang penuh KEBAHAGIAAN.


Pilihan ada di tangan anda sendiri...


Filipi 4:7 

Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.


BEBASKAN DIRI DARI BELENGGU HIDUP


Seringkali kita hidup terpenjara, ‎meski bukan fisik kita yang terpenjara.


Hidup terbelenggu oleh situasi dan kondisi,‎

ketakutan, kekuatiran, kegelisahan, trauma, sakit hati dan perasaan tidak menyenangkan lainnya telah memenjarakan hidup kita.


Bila kita ingin bebas dari segala “belenggu” tersebut,

alangkah baiknya jika kita:


1️⃣ Pertama,

secara fisik kita terpenjara, ‎tapi hati kita tidak terpenjara.


Dengan kata lain, ‎kita tidak larut dalam situasi dan kondisi yang membelenggu kita.


Buktikan ‎dengan kondisi seperti itu, ‎kita masih bisa memuji dan menyembah TUHAN dengann sukacita.


Mazmur 25:8 

TUHAN itu baik dan benar; sebab itu Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat.

2️⃣ Kedua,

Kita berdoa sebagai tanda penyerahan diri yang mutlak kepada TUHAN.


Bukankah benar prinsip TUHAN bahwa ketika kita berserah,

maka DIA akan turut campur tangan untuk menyatakan pertolonganNYA kepada kita.


Amsal 10:29 

Jalan TUHAN adalah perlindungan bagi orang yang tulus, tetapi kebinasaan bagi orang yang berbuat jahat.


3️⃣ Ketiga,

Usahakan kita menghadapi penderitaan dengan selalu dekat saudara seiman, ‎agar akan ada saling menguatkan dalam situasi seperti itu.


Ibrani 13:1 

Peliharalah kasih persaudaraan!

Adakah hari² ini hidup sahabat terpenjara?‎

RAIHLAH KEBEBASAN...


Situasi boleh memburuk, tetapi‎ jangan sampai hati kita di penjara oleh situasi tersebut.


Milikilah penyerahan diri kepada TUHAN secara total,

Percayalah bahwa DIA tau yang terbaik untuk kita.


1 Raja-raja 11:38a

Dan jika engkau mendengarkan segala yang Kuperintahkan kepadamu dan hidup menurut jalan yang Kutunjukkan dan melakukan apa yang benar di mata-Ku dengan tetap mengikuti segala ketetapan dan perintah-Ku seperti yang telah dilakukan oleh hamba-Ku Daud, maka Aku akan menyertai engkau


ADA WAKTU UNTUK BERBICARA,

ADA WAKTUNYA MENJADI PENDENGAR l


Ketika musim kering telah tiba, ‎sekelompok angsa ber-siap² terbang bersama meninggalkan sebuah danau yang mulai dangkal untuk bermigrasi ke arah selatan ke sebuah tempat di mana air mengalir.

Seekor katak yang gelisah memohon kepada sepasang angsa yang sedang ber-siap² agar turut membawa serta dirinya.


"Bagaimana caranya agar kita bisa membawa serta kamu, sementara kamu hanya bisa melompat?" jawab si angsa jantan


"Saya ada ide, kalian gigit erat² kedua ujung akar rumput ini dan saya menggigit di tengah, ‎kemudian terbang bawalah saya beserta kalian" Sahut si katak seraya meletakkan sebuah akar rumput di hadapan mereka


"Baiklah, itu sungguh ide yang hebat, ‎kami setuju terbang bersamamu." jawab si angsa betina di sertai anggukan setuju pasangannya.


Terbanglah mereka dengan membawa si katak yang tergantung di tengah akar rumput yang di gigitnya.


Di bawah sana banyak orang berdecak kagum keheranan serta memuji melihat kecerdikan mereka bertiga.


Sampai kemudian tak luput dari angsa lain yang terbang bersama mereka juga turut memuji dan salah satunya berkata, ‎"Kalian bertiga sungguh cerdik, s‎iapa yang punya ide secemerlang ini?"


"Ide saya..." sahut si katak dengan spontan membuka mulutnya dan seketika itu lepaslah gigitannya dari akar rumput dan dalam sekejap tubuhnya meluncur deras ke bumi, hancur menghantam bebatuan di bawah sana.‎


Ada pepatah yang mengatakan,

"Tutuplah mulutmu, ‎maka orang takkan tahu seberapa tahu nya kamu,‎

 dan bukalah mulutmu, ‎maka mereka takkan meragukan ketidak tahuanmu."


Pepatah itu benar adanya,

tapi bayangkanlah apa saja yang akan hilang seandainya tak ada yang buka mulut.



HIKMAHNYA ADALAH ‎TENTANG KAPAN WAKTU YANG TEPAT UNTUK BERBICARA, ‎DAN KAPAN WAKTUNYA MENJADI PENDENGAR YANG BAIK.‎

Amsal 25:11 

Perkataan yang diucapkan tepat pada waktunya adalah seperti buah apel emas di pinggan perak.


Amsal 8:34 

Berbahagialah orang yang mendengarkan daku, yang setiap hari menunggu pada pintuku, yang menjaga tiang pintu gerbangku.


MERUBAH HIDUP KITA AGAR MENJADI SALURAN BERKAT


Sadarkah kita jika di mana pun kita berada, kita selalu membawa kaca pembesar?


Kaca pembesar itu kerap kita gunakan untuk melihat orang lain agar lebih jelas.


Sama halnya kaca pembesar juga biasa di gunakan untuk membaca huruf² yang terlalu kecil dan melihat benda² mini dengan lebih detail,‎

Namun orang² sering menggunakan kaca pembesar mereka dengan tidak bijak.


Mereka kerap menggunakan kaca pembesar hanya untuk mencari KELEMAHAN dan KESALAHAN orang lain.


Saat mereka sudah menemukan KELEMAHAN dan KESALAHAN,

maka akan mempeributkannya.


Roma 14:10 & 12 

Tetapi engkau, mengapakah engkau menghakimi saudaramu? Atau mengapakah engkau menghina saudaramu? Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Allah. Demikianlah setiap orang di antara kita akan memberi pertanggungan jawab tentang dirinya sendiri kepada Allah.


Pernahkah kita memakai kaca pembesar untuk melihat KEBAIKAN orang lain?

Pernahkah kita mencermati KASIH orang lain yang telah di berikan kepada kita?


Mengapa kita harus mempermasalahkan kesalahan orang lain tanpa melihat kesalahan kita lebih dahulu?


Jangan hanya gunakan kaca pembesar untuk melihat dosa orang lain,

namun BERCERMINLAH dan lihatlah terlebih dahulu apa kekurangan kita.


JANGAN MENUNTUT ORANG LAIN UNTUK MENJADI APA YANG KITA MAU,

 UBAHLAH DAHULU KEHIDUPAN KITA AGAR MENJADI SEPERTI YANG TUHAN MAU DAN MENJADI BERKAT BAGI ORANG LAIN. 


Roma 9:17b

"Itulah sebabnya Aku membangkitkan engkau, yaitu supaya Aku memperlihatkan kuasa-Ku di dalam engkau, dan supaya nama-Ku dimasyhurkan di seluruh bumi."


BELAJAR HIDUP APA ADANYA‎

  


Sebenarnya hidup ini sangat menyenangkan,‎

Banyak hal yang dapat kita nikmati di dunia ini,‎

‎Tapi di balik semua itu, ‎kenapa semua orang menderita dalam hidup ini? 

Sebenarnya manusia itu TAK PERNAH PUAS atas segala yang di capainya...‎

❎• Sudah kaya, masih saja kurang puas,‎

❎• Terlalu kuatir berlebihan,‎

❎• Takut kehilangan harta bendanya,‎

Itulah yang membuat manusia itu menderita.‎

Lain pula dengan penderitaan orang yang tak punya apa²,‎ 

Mereka juga kuatir dan takut,‎

Takut kelaparan dan takut tak punya pernaungan,‎

 Itulah penderitaan orang yang tak punya.‎


Baik orang kaya maupun orang miskin, sama² menderita,‎

Walaupun penderitaannya berbeda kelas,‎

Tetapi tetap saja menderita.‎


Yang satu takut kehilangan harta bendanya,‎

dan satu lagi menderita karena tidak punya harta benda.‎

Semua itu di karenakan “uang”,‎

uang bisa buat manusia senang dan  juga menderita.‎


💸Uang memang perlu, ‎tetapi uang bukan segalanya.‎


💸Uang memang perlu di cari,

Tetapi jangan mencintai uang,‎

 Cintailah dan Kasihilah TUHAN.


Jika kita mencintai uang,

kita akan lupa kepada ajaran dan perintah²NYA,‎

 kita akan menghalalkan berbagai cara untuk mendapatkannya hingga jatuh dalam dosa.


🤔Apa gunanya harta yang melimpah, tetapi‎ sepanjang hari harus terbaring di tempat tidur?‎

🤔Apa gunanya harta yang melimpah di dunia, tetapi ‎harus kehilangan nyawa?


Carilah harta di dunia dengan jalan yang halal, dan‎ jangan lupa untuk memupuk harta di Kerajaan Sorga.‎

Ingin hidup tidak menderita?‎

TETAPLAH SEDERHANA, ‎SELALU HIDUP APA ADANYA, ‎JANGAN TERLALU KUATIR, ‎TETAPLAH BERSYUKUR KEPADA TUHAN, ‎DAN BERTERIMA KASIH ATAS SEGALA YANG KITA MILIKI.‎


Filipi 4:6-7 

Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.


Posting Komentar untuk "Bacaan Ayat Alkitab Hari Ini; Sabtu 08 Oktober 2022"