Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Renungan Mazmur 133:103 BE A HAPPY FAMILY

 




Siapa yg tidak menginginkan keharmonisan terjadi dalam Rumah Tangganya ?


Tentunya tidak ada seorangpun yg menjawab Tidak, p a s t i semua orang sangat meng idam2 kan keluarga yg harmonis....


M e s k i p u n harta berlimpah ruah..., rumah bertingkat mewah..., kendaraan berderet menghias garasinya..., n a m u n bila setiap hari terjadi percekcokan..., ke salah pahaman..., dan persungutan..., apalah arti semua itu tanpa suatu keharmonisan...


Suatu keharmonisan bisa terjadi kalau ada Kesepakatan atau Persetujuan Bersama...


Seperti sebuah orkestra yg bisa menghasilkan sebuah lagu yg indah, karena adanya keharmonisan dari piano.., biola .., flute dan yg lainnya...


B e g i t u juga keharmonisan dalam keluarga , b u k a n berarti harus sama atau tidak boleh berbeda...


A t a u hanya tergantung dari peran ayah..., kemauan ibu...,dan kehendak anak2 saja.., t e t a p i harus melibatkan persetujuan semua anggota keluarga...


Setiap anggota keluarga adalah pribadi yg unik dan berbeda, k a r e n a itu sangat dibutuhkan kesepakatan bersama, d e m i tercapainya suatu keharmonisan yg bisa menghadirkan kebahagiaan dalam keluarga itu sendiri...


       BE A HAPPY FAMILY !


       ( Mazmur 133 : 1 - 3 )


(Walau sesaat kita harus bersyukur)


-Saat kita bertemu dengan orang yang benar-benar kita Kasihi,

haruslah kita  berusaha memperoleh kesempatan untuk bersamanya Seumur hidup kita.

Karena ketika dia telah Pergi

segalanya telah Terlambat.

-Saat kita Bertemu dengan teman yang dapat dipercayai, rukunlah bersamanya.

Karena seumur hidup manusia, teman sejati tidaklah mudah ditemukan.

-Saat kita bertemu dengan penolong kita, Ingatlah untuk bersyukur padanya.

Karena ia lah yang Mengubah hidup kita.

-Saat kita Bertemu dengan orang yang pernah kita Cintai, Ingatlah dengan tersenyum untuk berterima-kasih.

Karena ia lah orang yang membuat kita, lebih mengerti tentang Kasih.

-Saat kita bertemu dengan orang yang pernah kita Benci, sapalah dengan tersenyum,

Karena ia lah yang membuat kita semakin kuat.

-Saat kita Bertemu dengan orang yang pernah mengkianati kita,

baik-baiklah  berbincanglah dengannya.

Karena jika bukan karena dia, hari ini kita tak memahami dunia ini.

-Saat kita Bertemu dengan orang yang pernah diam-diam kita  cintai,

berkatilah dia.

Karena saat kita mencintainya, bukankah kita berharap ia bahagia ?

-Saat kita bertemu dengan orang yang tergesa-gesa meninggalkan kita,

berterima kasihlah bahwa ia pernah ada dalam hidup kita, dan karena ia adalah bagian dari nostalgia kita.

-Saat kita Bertemu dengan orang yang pernah Salah faham pada kita.

Gunakan saat tersebut untuk menjelaskannaya.

Karena engkau mungkin hanya punya satu kesempatan itu saja untuk menjelaskan.

-Saat kita bertemu dengan orang yang saat ini menemani kita seumur hidup,

berterima kasihlah sepenuhnya bahwa ia mencintai kita.

Karena  saat ini kita  mendapatkan kebahagiaan dan cinta sejati,

dan selalu bersyukur atas apa yang kau rasakan....

sudah kah kita bersyukur ?

"Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu."

(1 Tesalonika 5:8)

(Tuhan yang pelihara kita)


Pada akhir-akhir ini, banyak kita lihat orang-orang hidup di dalam keputus asaan dalam menghadapi masa-masa pandemi ini, dan banyak juga kita dengar alasan-alasan mengapa seseorang boleh kehilangan motivasi hidup.

-Susahnya mendapatkan pekerjaan, 

-susahnya mencari biaya hidup, 

-terbatasnya ruang gerak dan banyak kesusahan-kesusahan lainnya, 

-atau justru ada yang merasa kuatir dan tidak memiliki harapan akan masa depannya.

Mari kita berpegang kepada firman-Nya.

"Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya."

(Yesaya 40: 29)'

-TUHAN memberi kekuatan kepada yang lemah,

-Dia juga yang memberi semangat.

Apa pun alasannya hendaklah kita jangan pernah kehilangan motivasi hidup, 

masih ada TUHAN tempat mengadukan segala perkara kita, dan Dia tidak akan pernah membiarkan hidup kita merana sepanjang masa.

Masa pandemi boleh terjadi, tetapi semangat hidup harus membara, ~jangan biarkan motivasi hidup jadi padam, 

~jangan biarkan kelelahan melemah dan mematahkan semangat, Percayalah ada TUHAN yang siap menolong.

Tetap bersandar kepada TUHAN dan Dia Pasti memberi kekuatan baru bagi kita.

"..tetapi orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah."

(Yesaya 40: 31)

Semangat di dalam TUHAN, tetap berjalan di dalam firman-Nya, dan mari belajar menjauhkan kekuatiran-kekuatiran  yang ada di dalam pikiran kita.

Sebab firman-Nya juga berkata,

"Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu."

(1Petrus 5: 7)

TUHAN yang pelihara dan menjaga kita.

Mari berserah kepada TUHAN, tetapi bukan menyerah.

Biarkan TUHAN yang menuntun perjalanan kita, sebab hanya Dia jaminan yang kita percaya.

"Serahkanlah kuatirmu kepada Tuhan, maka Ia akan memelihara engkau ! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah."

(Mazmur 55: 23)


(Fikiran-fikiran sampah)


Terkadang tanpa kita sedari, kita masih saja sering membawa beban fikiran-fikiran Sampah di dalam kehidupan kita.

Beban fikiran sampah yaitu fikiran-fikiran yang negative yang tidak perlu kita fikirkan secara terus-menerus, salah satunya kita terlalu banyak 

-memikirkan kebencian, -memikirkan sirik, -memikirkan dendam, -atau memikirkan hal-hal yang buruk dan jahat.

Banyak fikiran-fikiran sampah yang tidak membangun yang seharusnya tidak perlu kita fikirkan.

Orang lain tidak tahu, hanya diri kita dan TUHAN yang tahu, apa yang ada di dalam hati dan fikiran kita.

"Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah fikiran-fikiranku; lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!"

(Mazmur 139: 23)

TUHAN mengenal hati kita dan Dia telah memberi kita Kasih Karunia-Nya, hendaklah kita selalu berfikir positif dan membangun, bukan hanya untuk berfikir untuk diri kita sendiri tapi juga berfikir berguna bagi orang lain.

Jangan pernah berfikir terlalu tinggi untuk menjatuhkan orang lain, dengan menaruh fikiran-fikiran sampah di dalam hati. 

Sebagai manusia yang beriman kepada TUHAN, mari kita belajar menguasai diri, dari hal fikiran-fikiran sampah yang dapat merusak kepribadian kita, sebab TUHAN ingin kita fokus menjalani hidup sesuai dengan kehendak firman-Nya.

"Berdasarkan Kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu fikirkan, tetapi hendaklah kamu berfikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing."

(Roma 12: 3)

fikiran-fikiran sampah sangatlah berbahaya jika di tumpuk-tumpuk di dalam 'Hati dan fikiran' karena itu akan dapat merubah kebiasaan kita yang baik menjadi jahat, yang namanya 'Sampah' harus di buang, bukan di simpan atau di tumpuk-tumpuk.

Sifat orang yang suka menyimpan atau menumpuk-numpuk fikiran sampah tidak akan dapat melihat masa depan yang baik atau tidak dapat menjadi bijaksana bagi orang lain.

Hilangkan 

-fikiran sampah,

-hati sirik,

-dengki, 

-dendam 

-dan fikiran jahat lainnya.

Mari tetap berjalan dengan firman-Nya TUHAN, belajar fokus hanya kepada hal-hal yang positif dan membangun iman.

"Setiap jalan orang adalah lurus menurut pandangannya sendiri, tetapi TUHANlah yang menguji hati."

(Amsal 21: 2)


(Tuhan lah sumber keberhasilan)


Banyak orang sering lupa akan kebenaran ini: Tuhan lah 

-sumber keberhasilan,  

-keselamatan 

-dan segala kebaikan.

Karena buta akan kebenaran ini, mereka mengandalkan kekuatan mereka yang tidak seberapa itu untuk mengatasi masalah mereka.

Sebagian lainnya menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan mereka.

Hasilnya adalah

 -kekacauan,

 -persaingan tidak sehat,  

 -kehancuran, 

-kegagalan 

-dan hasil yang tidak membawa berkat akan mereka alami.

Lain halnya jika kita memusatkan perhatian kita sepenuhnya pada Tuhan, menanti dan mencari Dia dalam segala hal.

Hal itu akan mendatangkan berkat yang luar biasa, bukan berarti segalanya akan mudah, tetapi penyertaan Tuhan akan membuat kita mampu melewati saat-saat sulit sehingga kita boleh keluar sebagai pemenang.

Jadi saudara sekali lagi.

Tuhan lah sumber berkat, keberhasilan dan kemenangan hidup kita.

Senangkanlah Tuhan, maka Tuhan akan menyenangkan kita.

Lakukanlah dengan menyebut nama Tuhan.

-Serahkan,

-percaya 

-dan berjuanglah selalu dengan Tuhan agar setiap usaha kita tidak akan berakhir sia sia.



(Kata-kata adalah batu penjuru kehidupan kita)


"Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya."

(Amsal 18: 21)

Kata-kata adalah batu penjuru kehidupan kita.

Artinya, apa yang kita katakan, ‎ akan menentukan bagaimana jadinya kehidupan kita.

Kata-kata juga membentuk diri kita.

Apakah kita mau menjadi bejana emas atau bejana tanah liat ?

Mau menjadi orang yang luar biasa atau biasa-biasa saja ?

Setiap Pikiran atau sikap hati kita yang akan muncul lewat perkataan kita ?

-Perkataan kita akan membentuk Perbuatan,‎

-Perbuatan bila di lakukan berulang-ulang akan menjadi Kebiasaan,‎ -Kebiasaan itu akan menjadi Karakter kita.

Apabila kita selalu memikirkan dan memiliki Sikap Hati yang baik, ‎maka kita akan mengeluarkan Perkataan yang baik,‎ dengan demikian kita akan melakukan Perbuatan yang baik, ‎ sehingga lama-kelamaan kita memiliki Kebiasaan baik, pada akhirnya kita akan memiliki Karakter yang baik.

Sebaliknya ‎ apabila kita selalu memikirkan dan memiliki sikap hati yang buruk, ‎ maka kita akan mengeluarkan perkataan yang buruk, dengan demikian kita akan melakukan perbuatan yang buruk, ‎sehingga lama-kelamaan kita memiliki kebiasaan buruk, pada akhirnya kita akan memiliki karakter yang buruk.

Karena itu kita harus berhati-hati, ‎apa yang kita fikirkan dan katakan, ‎itulah yang akan terjadi.

Marilah kita terus memperkatakan yang baik, ‎ supaya kita dapat melihat Janji-janji Tuhan di genapi dalam hidup kita.‎

Kalau kita memperkatakan Firman Tuhan setiap hari, ‎iman kita akan di bangun dan manusia rohani kita akan semakin kuat dari hari ke hari.‎

"Perkataan mulut orang adalah seperti air yang dalam, tetapi sumber hikmat adalah seperti batang air yang mengalir. Bibir orang bebal menimbulkan perbantahan, dan mulutnya berseru meminta pukulan."

(Amsal 18: 4,6)


(Selalu ada harapan di dalam Tuhan)


Sama-sama di taruh di dalam tanah, tapi‎ perbezaannya sangat besar;‎

di kubur ertinya 

-mati, 

-membusuk, 

-dan sudah tamat,

sedangkan di tanam  ertinya mati. 

-Mati,

-membusuk, 

namun‎ tumbuh kembali (ada unsur pengharapan).

Jika kita menaruh sebutir benih ke dalam tanah, akankah kita mengatakan, ‎

"Saya sedang mengubur benih?"

Tentu saja tidak...‎

Tapi kita akan katakan,

"Saya sedang menanam benih..."

Kita sangat yakin bahawa benih yang kita taruh ke dalam tanah itu suatu saat pasti bertumbuh menjadi sebuah tanaman dan menghasilkan buah.

Tahukah kita bahawa Tuhan tidak pernah "menguburkan" kita, ‎yang Dia lakukan sebenarnya adalah "menanam" kita?‎

Itulah yang terjadi dalam Kehidupan Ayub:‎ -kebangkrutan dalam bisnis, ‎

-penyakit kronis yang di deritanya, 

-badai dalam keluarganya,‎

bukan di maksudkan untuk menguburkan Ayub dan membuat hidupnya tamat, tetapi s‎ebaliknya Ayub sedang di tamam...

Mungkin habis untuk seketika itu, namun setelah itu keadaan Ayub  di pulihkan dua kali lipat.

-Ayub jatuh tetapi tidak tergeletak,

-Ayub terpuruk tetapi tidak habis,

-Ayub hancur, tetapi itu menjadi titik balik dalam kehidupannya.

Apakah kita sedang mengalami masa-masa sulit?

Apakah badai kehidupan  sedang memporak-porandakan kehidupan kita?

Ingatlah!!  bahawa ‎tidak peduli apapun yang terjadi dalam hidup kita,

kita sebenarnya tidak sedang terkubur, ‎namun kita hanya sedang di tanam.

Tetap semangat dan never give up, 

sebab di dalam Tuhan selalu hope dan solution. 

“dan ketekunan menimbulkan tahan uji  dan tahan uji menimbulkan pengharapan. Dan pengharapan tidak mengecewakan, kerana kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.”

(Roma 5:4-5)


( KUALITAS SESEORANG )


Kualitas seseorang yang hidup di dunia ini tidak di ukur dari banyaknya harta kekayaannya yang ada di dunia ini.

Beberapa contoh kecil....

-Tidak di ukur dengan harta kekayaannya,

-Tidak di ukur dengan prestasinya,

-Tidak di ukur dengan rumah mewahnya,

-Tidak di ukur dengan mobil mewahnya,

-Tidak diukur dengan segala-galanya,

-Dan lain-lain.

Beberapa kelebihan-kelebihan di atas, itu cuma sekedar hiasan dinding di dunia ini...

Memang semua orang di dunia ini masih bersaing dengan yang lain, untuk menunjukkan harta kekayaannya semata mata....!

Namun Tuhan tidak melihat dari kelebihan-kelebihannya terutama sekali harta kekayaannya, tetapi yang  Tuhan lihat hati kita, atau pun yang Tuhan inginkan dari kita setiap manusia adalah dari;

-Kebaikan kita,

-Ketulusan kita,

-Kejujuran kita, 

-dan sikap rendah hati terhadap orang lain,

Itulah 

yang TUHAN perlukan dari kita umat manusia.



(Bersama Tuhan semua baik-baik saja)

Bukan karena hari ini indah, kita bahagia,

Tetapi karena kita bahagia, ‎ maka hari ini menjadi indah.‎

Bukan karena tak ada rintangan, kita menjadi optimis,‎ Tetapi karena kita optimis, ‎ maka rintangan menjadi tidak terasa.

Bukan karena mudah, kita yakin boleh, Tetapi  karena kita yakin boleh, ‎ maka semuanya menjadi mudah.‎

Bukan karena semua baik, kita tersenyum,

Tetapi karena kita tersenyum, ‎ maka kita menjadi baik.‎

Tak ada hari yang menyulitkan, kecuali diri kita sendiri yang membuatnya sulit.

Tuhan tidak menjanjikan setiap perjalanan bersama-Nya akan begitu mudah untuk di lalui, Tetapi Dia menjanjikan bahwa sesulit apapun‎ kita tak akan pernah melaluinya sendiri.

"Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera."

(Bilangan 6: 26)

Semakin kita kenal Tuhan, Semakin kita kagum dengan pengertian-Nya.

Tak ada satu pribadi di dunia ini yang mengerti kita sebagai manusia selain Tuhan, karena itulah kalau kita makin bergaul dengan-Nya, maka kita akan kenal Dia yang bukan asal menuntut kita,

tetapi Tuhan kita itu adalah Tuhan yang membawa kita -kepada pengertian demi pengertian, ‎

-yang membawa iman kita kepada iman yang berikutnya.

Dengan itu akan membawa kita makin masuk, makin dalam bersama Tuhan.

Di saat kita susah, lemah, dan berbeban berat, Tuhan berjanji akan selalu menyertai jika kita percaya, berharap, dan berserah kepada-Nya, dan Tuhan yang punya surga akan memberikan kelegaan kepadamu.‎

"Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu."

(Matius 11: 28)

Itu sebabnya, andalkan Tuhan dalam setiap pergumulan kita, maka‎ Dia akan mengulurkan tangan-Nya.

Jangan biarkan hati kita menjadi rapuh, ketika di hadapkan pada situasi yang berat, menekan dan melelahkan.

Jadikan semua itu sebagai sebuah sarana untuk berlatih, agar‎ hati, iman, dan jiwa kita semakin teguh di dalam Tuhan, sebab Dia telah menentukan hidup orang-orang pilihan-Nya sebelum terlahir ke dunia.

Ketika segalanya terasa berat, ‎saat bernafas pun terasa menyakitkan, kita hanya perlu berdoa dan tersenyum, ‎serta bersyukur atas segala nikmat yang sudah Tuhan beri, ‎ berkatalah dalam hati, "semua akan baik-baik saja..."   

-k‎arena sem‎ua kesusahan,

-se‎mua kesulitan,  

 -s‎emua persoalan,

 -s‎emua tantangan,  

 -semua masalah, pasti akan berlalu...

Tak ada seorangpun yang tidak pernah menangis, bahkan seorang prajurit yang terlihat gagah berani pun pernah menangis.

Tak ada seorangpun kuat, keras seperti besi, tapi kita punya kekuatan ketika kita berserah kepada Tuhan.

"Ya TUHAN, Engkau akan menyediakan damai sejahtera bagi kami, sebab segala sesuatu yang kami kerjakan, Engkaulah yang melakukannya bagi kami."

(Yesaya 26: 12)


(Tuhan mampu menyembuhkan luka hati yang tersembunyi)


Setiap orang pasti memiliki Hati, ‎tempat berkumpulnya semua rasa baik suka maupun duka,‎

Di dalam Hati, 

-ada cinta, 

-ada kecewa, 

-ada sedih,

-ada terluka, 

-ada kepahitan, 

-ada bahagia,

-ada senang,

-ada harapan, ‎

dan masih banyak rasa-rasa yang lain.

Orang akan lebih mudah untuk mengungkapkan perasaan senangnya, namun‎ banyak di antara mereka yang lebih memilih untuk menyimpan dalam-dalam lukanya.

Kita pasti akan mendapat “paku-paku” yang dapat melukai hati kita,‎ Saat seseorang yang menggoreskan sebuah luka dengan menggunakan paku, ‎tak sedikit orang yang memungut paku itu dan menyimpannya.

Banyak orang lebih suka menyimpan dendam,‎

Saat dendam itu di pelihara, ‎maka menimbulkan Akar Pahit,‎ Akar Pahit membuat hidup kita tidak Damai Sejahtera,‎ TUHAN tak pernah mengajarkan dendam, namun‎ DIA selalu mengajarkan Kasih yang penuh dengan Pengampunan.

Saat orang lain melukai hati kita, ‎datanglah kepada TUHAN, karena hanya TUHAN yang mampu menyembuhkan luka hati yang tersembunyi.‎

Saat kita membuka Pintu Pengampunan, maka‎ berkat-berkat yang dari surga itu pun akan tercurah ke dalam kehidupan kita.

-Orang beriman selalu punya hati yang berbelas kasih;‎

-Orang beriman selalu menimba Kasih TUHAN yang senantiasa mengalir dalam hidupnya.

TUHAN pasti menyembuhkan semua luka hati dan juga membuang rasa-rasa negatif, ‎ seperti dengki, iri, dendam dan lainnya yang dapat merusak hubungan kita dengan orang lain.

TUHAN juga akan menempatkan kasih di dalam hati kita, agar‎ kita mampu lebih banyak lagi untuk mengasihi orang lain,‎ Ungkapkanlah kepada TUHAN segala hal yang membuat kita tidak damai sejahtera, m‎enangislah di bawah kaki TUHAN dan berserahlah penuh kepada-Nya.

Kekuatan kita mungkin sangatlah terbatas, namun‎ tangan kuat TUHAN akan selalu menolong dalam segala perkara dan masalah hidup kita.

"Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak; Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hati itu, jangan marah, itu hanya membawa kepada kejahatan."

"Mazmur 37:5, 8)"


(Tuhan tidak dapat dibatasi oleh keterbatasan kita)


Kelemahan adalah suatu keterbatasan yang kita warisi atau kita dapatkan,‎ karena adanya suatu peristiwa yang terjadi, ‎di mana kita tidak punya kuasa menolaknya.

Di dunia ini tidak ada manusia yang sempurna, ‎baik itu secara 

-fisik, 

-emosi 

-atau intelektual,‎

karena itulah ‎tak seharusnya kita bermegah dan membanggakan diri kita sendiri.

Bila kita merasa memiliki banyak kelemahan, tidak seharusnya kita menjadi takut dan pesimis,‎

karena sesungguhnya semua orang pasti punya kelemahan.

Mungkin saat ini kita merasa berada dalam kelemahan,‎ semuanya itu ada satu hal yang harus kita perhatikan, ‎iaitu kelemahan bukanlah masalah utama,‎ yang terpenting adalah apa yang kita kerjakan ketika menyadari bahwa ada kelemahan dalam diri kita.

Ada kalanya TUHAN mengizinkan ada kelemahan dalam hidup kita,‎ dengan tujuan agar kita Belajar Rendah Hati dan juga menunjukkan kuasa-Nya atas kita.

TUHAN tidak pernah terkesan dengan orang yang merasa dirinya pintar, kuat dan mampu dengan kekuatan sendiri,

tapi DIA sangat tertarik kepada orang yang menyedari dan mengakui keterbatasan, ketidak berdayaan, dan kelemahannya.

ingatlah, walaupun kita memiliki kelemahan, tapi TUHAN tidak bisa di batasi oleh keterbatasan kita.

Saat kita izinkan, TUHAN bekerja melalui kelemahan kita, ‎dan DIA akan membentuk kita jadi bejana yang luar biasa.

Kita adalah benar2 tanah liat dan TUHAN penjunannya.

"Apabila bejana, yang sedang dibuatnya dari tanah liat di tangannya itu, rusak, maka tukang periuk itu mengerjakannya kembali menjadi bejana lain menurut apa yang baik pada pemandangannya."

(Yeremia 18: 4).


(Pelindung yang kekal)


Di musim Penghujan, kita sangat memerlukan payung sebagai pelindung agar kita tidak kehujanan.

Di saat musim kemarau, kita juga sangat memerlukan payung untuk melindungi kita dari sengatan matahari.

Payung dapat menjaga, melindungi kita dari basah kuyup karena Hujan atau karena sengatan panas Matahari.

Payung dapat membuat kita nyaman dari masalah sengatan Matahari dan tempias/percikan air hujan.

Tetapi Payung tidak dapat menghentikan air  hujan.

Payung juga tidak dapat menghentikan panas Matahari.

Payung adalah gambaran pelindung yang terbatas, tetapi dengan "DOA" kita punya pelindung yang tidak terbatas, sebab dengan "DOA" kita tidak hanya melepaskan kita dari masalah Hujan dan panas terik Matahari, tetapi dapat melepaskan kita dari segala masalah badai hidup yang datang menimpa kita.

"Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya.”

(Matius 21: 22)

-Tuhan pencipta Hujan.

-Tuhan pencipta Matahari.

Dengan berdoa kepada Tuhan, maka kita boleh melakukan perkara-perkara yang besar dan ajaib.

Doa adalah kekuatan dan pelindung kita, karena orang-orang yang percaya kepada Tuhan, akan merasa nyaman berjalan bersama-Nya, karena kita tahu melalui Doa kita dekat dengan Tuhan sang pencipta yang melindungi kita, dan firman-Nya yang berkata,_ apa saja yang kita minta dengan iman, kita pasti menerimanya.

"Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu."

(Markus 11: 24)

Doa adalah suatu kekuatan orang Kristen yang percaya kepada Tuhan, sebab banyak orang-orang di luar sana  tidak berdoa kepada Tuhan yang Hidup, atau mereka tidak percaya kepada Kuasa Tuhan.

Dengan doa kita boleh menjalin hubungan yang erat, dekat dengan Tuhan, sebab Tuhan tidak hanya sebagai pelindung, Dia juga penolong, Juruselamat yang kekal.

Mari jangan pernah berhenti berdoa, sebab hanya melalui doa kita boleh memperoleh apa yang kita inginkan.

"Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.”

(Matius 26: 41)


(Pikiranmu menentukan kehidupanmu)


Anda tidak akan pernah sukses, jika anda tetap berpikir bahwa kita adalah orang yang gagal.

Anda tidak akan pernah menjadi seorang pemenang, jika anda tetap berpikir bahwa anda adalah seorang yang kalah. 

Sadarilah ada benih Kerajaan di dalam anda, ada potensi Penguasa di dalammu.

Pikiran negatif adalah dasar tindakan dan perbuatan negatif.

Pikiran negatif ini di akibatkan karena ketiadaan iman, karena‎ itu bangunkan iman dahulu.

Apa saja yang anda kerjakan dengan terburu-buru pasti hasilnya mengecewakan, namun‎ apa saja yang di kerjakan dengan sungguh-sungguh hasilnya pasti menggembirakan.

Latihlah pikiran anda untuk selalu memikirkan hal-hal yang Baik dan Benar.

‎anda adalah apa yang anda pikirkan;‎ jangan pernah berpikir negatif, tak ada untungnya, merugikan diri anda sendiri, tetapi sentiasalah berpikiran positif.

Belajarlah untuk berpikir dahulu, baru bertindak,‎ bukan bertindak dahulu baru berpikir.

karena itulah Kunci untuk terhindar dari Jerat Kehidupan dan tetap kokoh menjalani hidup.

"Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita,"

(Efesus 3:20)



(Karena kekosongan Waktu)


Gosip adalah adalah hiburan yang paling mudah dan murah bagi orang tertentu.

Menjelek-jelekkan dan menceritakan tentang orang lain adalah termasuk gosip.

Di zaman sekarang ini banyak kita lihat orang-orang yang suka mencari-cari berita-berita miring untuk di ceritakan kembali kepada orang lain dengan menambah dan mengurangi kebenarannya.

"Orang yang curang menimbulkan pertengkaran, dan seorang pemfitnah menceraikan sahabat yang karib."

(Amsal 16: 28)

Memperkatakan hal  orang di belakang itu adalah termasuk gosip juga.

Kenapa seseorang boleh menggosip..?

Itu karena tidak ada kegiatan atau karena sedang bosan. Ketika mereka merasa bosan dengan hidupnya, atau tidak memiliki  kegiatan yang boleh menyibukkan hati dan pikiran mereka, maka mereka akan mencari bahan untuk digosipkan.

Karena ketika orang tersebut menceritakan sesuatu yang tidak baik tentang orang lain, ada rasa kepuasan tersendiri baginya.

"Jagalah lidahmu terhadap yang jahat dan bibirmu terhadap ucapan-ucapan yang menipu;"

(Mazmur 34: 14)

Pada umumnya Gosip juga muncul dari seseorang yang banyak waktu kosong, sehingga karena kekosongan waktu itu, banyak orang yang suka menceritakan tentang orang yang tidak di sukainya.

Kekosongan waktu tidak di manfaatkan dengan baik, 

betapa indahnya jika seseorang yang mempunyai waktu kosong di pergunakan untuk berdoa, membaca firman, memuji, menyembah atau Memuliakan Tuhan.

Mari belajar menggunakan waktu dengan belajar 

-menjaga lidah,

-menjaga perkataan -atau menjaga hati, agar hati kita menjauh dari menggosip.

"Awasilah mulutku, ya Tuhan, berjagalah pada pintu bibirku!"

(Mazmur 141: 3).


(Jujur adalah kunci setiap kebaikan)


Jadikanlah kesalahan dan kegagalan menjadi kekuatan besar agar hidup terasa semakin bermakna serta jalan menuju kesuksesan.

Ukuran kekayaan seseorang terletak dari kualitas hatinya yang terpancar dari pikiran dan wataknya.

Jujur adalah kunci setiap kebaikan,

 ....sebagaimana ....

dusta adalah kunci setiap kejelekan.

Tidak usah dihitung berapa banyak kebaikan  yang telah kita perbuat untuk orang lain, sebab hanya akan membangkitkan  kesombongan,

 .......tapi........

hitunglah berapa banyak kesalahan yang telah kita perbuat, mungkin itu Dapat membantu kita untuk segera memperbaikinya.

-Dimana ada ujian disitu ada jalan,

-Dimana ada kebaikan disitu ada keberkatan,

-Dimana ada kesabaran disitu ada ganjaran,

-Dimana ada kesulitan disitu ada kemudahan.

-Hidup ini indah, jika kita bisa menghargainya,

-Hidup ini mudah, jika kita bisa bersyukur,

-Hidup ini bahagia, jika kita bisa menikmati.

Pandemi masih berlangsung jangan bosan untuk:

-1. Pakai double masker ,

-2. Sering cuci tangan,

-3. Selalu jaga jarak,

-4. Rutin olahraga,

-5. Sering minum air hangat,

-6. Hidup berpola hidup sehat,

-7. Setiap hari minum vitamin,

-8. Jangan malas berjemur.

-9. Tetaplah berdoa._


MEMBUANG PIKIRAN NEGATIF


PIKIRANMU MENENTUKAN KEHIDUPANMU.


Anda tidak akan pernah SUKSES,

Jika anda tetap berpikir bahwa kita adalah orang yang GAGAL.


Anda tidak akan pernah menjadi seorang PEMENANG,

Jika anda tetap berpikir bahwa anda adalah seorang yang KALAH.

Sadarilah ada benih Kerajaan di dalam anda, ada potensi Penguasa di dalammu.


PIKIRAN NEGATIF adalah DASAR TINDAKAN dan PERBUATAN NEGATIF.‎


Pikiran negatif ini di akibatkan karena ketidak adaan IMAN, karena‎ itu BANGUNLAH IMAN dahulu.

Apa saja yang anda kerjakan dengan ceroboh dan ter-buru² pasti hasilnya mengecewakan, namun‎ apa saja yang di kerjakan dengan sungguh² hasilnya pasti menggembirakan.


Latihlah Pikiran anda untuk selalu memikirkan Hal² yang Baik dan Benar.

ANDA ADALAH APA YANG ANDA PIKIRKAN;‎

JANGAN PERNAH BERPIKIR NEGATIF, ‎TAK ADA UNTUNGNYA, ‎MERUGIKAN DIRI ANDA SENDIRI,

TETAPI SENANTIASALAH BERPIKIR POSITIF.‎

BELAJARLAH UNTUK BERPIKIR DAHULU, BARU BERTINDAK,‎

BUKAN BERTINDAK DAHULU, BARU BERPIKIR,‎

karena itulah Kunci untuk terhindar dari Jerat Kehidupan dan tetap kokoh menjalani hidup.


Efesus 3:20

"Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita,"

PENYUCIAN, PEMURNIAN, PENGUJIAN HIDUP


Pada dasarnya tak ada orang yang gemar hidup dalam kesukaran dan kesesakan,‎

Orang suka sesuatu yang menyenangkan dan longgar dalam hidupnya,‎

Sama seperti para murid di sekolah, ‎tidak suka dengan yang namanya pekerjaan rumah, ‎apalagi test atau ulangan di kelas.

Seandainya semuanya itu tak ada, ‎sekolah akan menjadi taman hiburan,‎

Kelas akan menjadi arena bermain, ‎pelajaran seperti menonton film kartun, dan‎ yang di hasilkan hanyalah generasi hura² tanpa masa depan.

Demikian juga hidup kita dengan TUHAN,‎

semua nilai kebenaran dan perubahan hidup hanya terjadi jika proses penyucian, pemurnian, dan pengujian di jalankan terus menerus dalam hidup kita.


Orang yang Bijaksana akan dapat memahami maksud ujian yang TUHAN kerjakan, ‎mampu menarik pelajaran dari ujian yang di lewati.


Orang Bijaksana selesai lewati ujian, p‎asti makin bijaksana, ‎karena makin terlatih dalam pengertian;‎

jika lulus, pasti ada wisuda dan pengangkatan ke next level.


👉Bersukacitalah dalam Pengharapan,‎

👉Bersabarlah dalam Kesesakan,‎

👉Bertekunlah dalam Doa,‎

~bahkan di saat kita sendiri dalam kesedihan dan duka,‎

TUHAN selalu dan tidak pernah sedetikpun menjauh darimu.


JADILAH BIJAKSANA DAN PAHAMI ISI HATI TUHAN MENGIJINKAN SEMUA PERISTIWA DALAM HIDUP KITA.


Daniel 12:10

Banyak orang akan disucikan dan dimurnikan dan diuji, tetapi orang-orang fasik akan berlaku fasik; tidak seorang pun dari orang fasik itu akan memahaminya, tetapi orang-orang bijaksana akan memahaminya.


PERBUATAN JAHAT DAN PERBUATAN BAIK‎


Suatu hari di sebuah desa, ada sebuah keluarga yang punya 2 anak.


Anak pertama:

Patuh, rajin, dan sangat baik pada orang tua maupun pada yang lain.


Anak kedua:

Bandel, kesana kemari, pergaulan yang kurang baik, ‎hingga akhirnya kabur dari rumah karena tidak tahan di marahi terus oleh ayahnya.


Walaupun di rumahnya ada 1 anak yang baik, ‎namun sang ayah tetap memikirkannya.


Sampai akhirnya ‎si anak yang kabur tersebut sadar dan balik pulang ke rumah.

Sang ayah merasa senang sekali,

serta malah menjadi lebih bangga padanya daripada anaknya yang pertama.

Si anak pertama yang tadinya baik sekali menjadi Iri hati, dengki dan penuh kebencian terhadap adiknya, ‎karena ia merasa di lupakan, s‎edangkan si adik jadi penurut dan baik sekali terhadap siapapun juga,

karena sudah tertanam kesadaran  dalam dirinya.

Terkadang Orang yang Baik bisa berubah menjadi kurang Baik, karena‎ kurangnya pendalaman Keyakinan, ‎apalagi merasa dirinya sudah baik dari yang lain,‎

Namun kebalikkannya t‎erkadang orang yang sudah salah jalan sampai hancur lebur, ‎malah lebih bisa memahami hidup, ‎menjadi lebih sopan, lebih menghargai dan lebih bijaksana, ‎karena dia telah mengalami bagaimana pahitnya kehidupan sebelumnya.


BARANGSIAPA YANG MENINGGALKAN PERBUATAN JAHAT DAN MENGGANTINYA DENGAN PERBUATAN BAIK,

MAKA ORANG TERSEBUT AKAN MENERANGI DUNIA INI, SEPERTI SINAR BULAN YANG TERBEBAS DARI AWAN.


Matius 5:14, 16

Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."


Posting Komentar untuk "Renungan Mazmur 133:103 BE A HAPPY FAMILY"