Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Renungan Yesaya 26:12 Kedamaian sejati ada dalam Tuhan


 

(Masalah Adalah Proses)


Tuhan menggunakan setiap masalah dalam hidup kita sebagai sebuah proses. 

Tuhan tidak pernah kalah dengan situasi dan keadaan.

Tuhan kita adalah Tuhan yang berkuasa dan berdaulat atas segala -situasi, 

-keadaan, 

-penguasa di udara dan seluruh alam semesta.

Tuhan mengizinkan masalah agar kita bertumbuh.

Bertumbuh dalam hal apa ?

-Bertumbuh dalam pengenalan kita akan Dia.

-Bertumbuh untuk semakin serupa dengan-Nya,

-Bertumbuh dalam karakter dan kepribadian kita.

-Bertumbuh dalam pengalaman dengan-Nya.

-Bertumbuh dalam kapasitas kita. 

Tuhan _perlu membuat kita bertumbuh, karena tanpa pertumbuhan tidak ada buah yang dihasilkan dan pohon itu akan ditebang.

Tuhan akan dan perlu menggunakan tantangan juga masalah untuk membuat kita terus bertumbuh dan tetap bertumbuh.

Ketika kapasitas kita diperluas, maka Tuhan akan mempercayakan hal yang lebih baik untuk kita kelola untuk kemuliaan-Nya.

Jadi.. tetap bersemangat berjalan di luar kenyamanan kita hari ini, karena itulah proses bertumbuh, berjalan bersama Tuhan di luar zona nyaman kita.

-Selamat mengalami Tuhan, 

-selamat bertumbuh.


(Kedamaian sejati ada dalam Kristus Tuhan)


"Ya TUHAN, Engkau akan menyediakan damai sejahtera bagi kami, sebab segala sesuatu yang kami kerjakan, Engkaulah yang melakukannya bagi kami."

(Yesaya 26: 12)

Hanya di dalam KRISTUS TUHAN, kedamaian sejati dapat menjadi kenyataan.

Sebab sesungguhnya untuk memiliki damai sejahtera sejati itu tidak memerlukan biaya yang mahal, karena damai sejahtera tidak ada hubungannya dengan berapa besar Uang atau kekayaan yang dimiliki, di mana kita tinggal, atau dalam situasi yang bagaimana.

Damai sejahtera yang sejati adalah hasil sebab akibat.

Damai sejahtera yang sejati akan kita dapatkan, 

-ketika kita hidup benar,  

-ketika hati kita bersih,

 -dan terbebas dari segala kejahatan.

Sekalipun kita sedang dalam pergumulan hidup yang berat, sekalipun kita tinggal di tengah situasi yang gawat, tetapi kalau kita tetap menjaga hidup kita seturut dengan kehendak TUHAN, maka damai sejahtera yang sejati akan kita rasakan.

"Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran adalah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya."  (Yesaya 32:17)


 

 1 Jari Vs 3 Jari


Ada peribahasa yang mengatakan, semut di seberang lautan tampak,GAJAH di pelupuk mata tak tampak..


A r t i n y a, KESALAHAN  sendiri 'tidak terlihat' s e d a n g k a n kesalahan orang lain yang keciiil saja di besar besarkan...


Kecenderungan manusia selalu membenarkan diri sendiri dan menyalahkan orang lain.


Kita pun tanpa sadar juga sering tidak mau disalahkan atau dikritik, t e t a p i dengan mudahnya kita mencari kambing hitam, menyalahkan orang lain...


Memang mudah menilai keburukan atau kesalahan orang lain, yang sulit adalah menilai diri sendiri


Menjadi komentator atau kritikus lebih gampang daripada melakukannya...


K e t i k a kita menguji atau memeriksa diri sendiri, berarti kita melihat segala sesuatu dari diri kita dengan jujur dan menyeluruh.. 


Kita bisa menyadari kelemahan, b a h k a n kesalahan kita sendiri, t e t a p i karena sang EGO begitu kuaaattt, m a k a kita tetap ngotot untuk membenarkan diri...


I n g a t l a h, pada waktu  menunjukkan jari kita kepada orang lain, dan menyalahkannya, h a n y a satu jari yang mengarah ke orang itu,s e d a n g k a n  3 jari yang lainnya mengarah kepada diri kita sendiri...


Marilah kita belajar memeriksa diri kita sendiri terlebih dahulu k e t i m b a n g menyalahkan orang lain...


         ( Matius 7 : 3 - 5 )


 TIDAK PANDANG BULU


Ketika seorang pemimpin telah menjalin hubungan yg sangat baik dengan bawahannya, maka ia akan sangat disayangi dan dihormati. 


Mereka akan bekerja bukan lagi hanya untuk mendapatkan kenaikan gaji.., pangkat.. a t a u karena takut pada pimpinan..,t e t a p i karena kasih dan untuk kemajuan dan kepentingan bersama.

  

Ada kata-kata bijak yg berkata, "Untuk memimpin diri sendiri gunakan otak anda. Untuk memimpin orang-orang lain gunakan hati anda." 


Sudahkah anda menjadi pemimpin di keluarga.., kantor..,  masyarakat.., pemerintahan.. dengan menggunakan hati?


Belajarlah untuk bisa menjalin relasi yg baik dengan orang-orang di sekitar kita dan dengan bawahan juga. 


Jangan biarkan perbedaan status menjadi penghalang untuk menjalin relasi yg lebih baik dengan mereka. 


A p a p u n kedudukan mereka, mereka adalah para sahabat yg perlu dikasihi juga. 


Karena itu belajarlah untuk tetap mengasihi orang-orang bawahan kita termasuk pembantu.., supir.., tukang kebun.. dan orang-orang yg bekerja untuk kita. 


Jadikan hati kita seperti hati YANG MAHA KUASA, hati yg mau menerima siapa saja sebagai sahabat, tanpa memandang derajat masing-masing orang.. 


            BE A WISE LEADER !


              ( Yakobus 2 : 1 )


 JANGAN BUKA CELAH        


Hati adalah tempat yg rentan untuk bertumbuhnya benih2 yg tidak baik , oleh karena itu kita harus selalu Menjaga Hati dengan se baik2 nya


Hati yg telah dirasuki benih yg jahat tidak akan mendatangkan untung , m a l a h orang yg berhati jahat akan tidak disukai orang


Dalam hati yg jahat tersimpan benih kecurigaan.., iri hati .., balas dendam..,kesombongan.., amarah..,ketidak pedulian.., takut disaingi..,minta dihormati.., korupsi..,tipu muslihat.., daaan masih banyak lagi hal negatif yg mendekam di dalamnya..


Sedikiiit saja terbuka kesempatan, m a k a benih2 itu akan menancapkan akarnya dan bertumbuh lebat seperti benalu.., daan akhirnya menguasai dan mengendalikan hidup kita...


K a r e n a itu setiap hari Jaga dan Bersihkan hati kita, jangan sampai benih2 jahat itu kita beri kesempatan untuk masuk , a p a l a g i bertumbuh dalam hati kita...


Jangan buka celah sedikitpun, karena sekali dikasih angin, m a k a ia akan merajalela dan menguasai hidup kita..


         KEEP YOUR HEART !


             ( Amsal 4 : 23 )


  SELALUUUU S A L A H ....


Dalam minuman kopi , pada dasarnya terdiri dari 3 unsur , yaitu : Kopi..., Gula...dan Rasa...


Jika kopi terlalu Pahit, Gula lah yang disalahkan, karena terlalu sedikit, sehingga Rasa nya jadi Pahit...


Jika kopi terlalu Manis, Gula lagi yang disalahkan, karena terlalu banyak gula, sehingga Rasanya menjadi Manis..


Jika takaran Kopi dan Gula seimbang sehingga rasanya pas, m a k a yang dipuji adalah Kopi.., semua orang akan berkata Kopinya Mantapppp...


Kemana Gula yang punya andil sehingga rasa kopi menjadi mantap ????


Begitulah Kehidupan ; Orang tidak akan pernah mengingat dan menghargai kebaikan kita..., mereka hanya akan melihat kelemahan kita...


W a l a u p u n demikian, tetaplah berbuat baik sampai akhir...


Kebaikan tidak memerlukan pengakuan...

Tidak perlu memamerkan kebaikan kita...


S e k a l i p u n manusia tidak menghargai kebaikan kita,  n a m u n Tuhan akan memperhitungkannya....


              ( Galatia 6 : 9 )


   ANDA PUNYA MASALAH ???


Saat menghadapi masalah, setiap manusia pasti memerlukan jawaban yg tepat dan rindu mendapat jalan keluarnya...


Jangan pernah mengandalkan manusia, karena mereka pun punya masalah juga..., s e l a i n itu kemampuannya terbatas...


Andalkan Tuhan saja , k a r e n a Dia tidak pernah mengecewakan orang yg mau berharap padaNya.


Utarakanlah semua masalah kita h a n y a kepadaNya melalui D O A...


Jangan pernah meremehkan Doa..., s e b a b saat kita berdoa dengan kesungguhan..., m a k a Tuhan bukan hanya mendengar..., t e t a p i juga akan Menjawab doa2 kita....


S e k a l i p u n yg kita harapkan belum terlihat oleh Pandangan..., PERCAYALAH bahwa kita sudah mendapatkannya.., pada waktunya kita pasti memperoleh yg terbaik...


Seberat apa pun tantangan yg terjadi ..., HADAPI LAH..., jangan tawar hati.., tetaplah Berdiri Teguh.., s e b a b Tuhan adalah Penolong Dan Jawaban dalam setiap persoalan....


            I BELIEVE !


       ( Yeremia 33 : 3 )


Posting Komentar untuk "Renungan Yesaya 26:12 Kedamaian sejati ada dalam Tuhan"